INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 39. Secuil Kekuatan Lord Of Darkness


__ADS_3

*Sesampainya di kelas


"licht, apakah King of Destruction itu geng Destruction??" ucap ku bertanya kepadanya


"benar, aku belajar di universitas ini hanya untuk menepati janji ku kepada Alvin. tidak disangka sangka bahwa Rolly menjadi King pertama di sini" ucap licht


"apakah identitas mu tidak diketahui oleh Rolly?"


"tidak, kurasa dia sudah tahu aku berada di sini"


"ini cukup buruk bukan?"


"ya.. tapi kami memutuskan untuk tidak saling senggol, namun akhir-akhir ini Rolly mulai melakukan pergerakan"


"hm.."


*Ringg Ringg


tiba tiba saja ada yang menelepon ku


"hm? licht, aku angkat telepon dulu"


"baiklah"


aku keluar kelas untuk menjawab telepon.


telepon itu berasal dari Villas.


"ada apa Villas???" ucap ku bertanya kepadanya


"[boss, sore nanti kau harus datang ke sini]" ucap Villas


"ada apa?"


"[Gate yang ingin kita serang 3 hari lagi, gate itu terjadi Dungeon break]"


"DUNGEON BREAK!? ini berbahaya"


"[memang benar gate yang terjadi Dungeon break ini adalah Disaster, bisa suatu negara yang hancur]"


"kalau begitu kau siap siap, aku akan melaju dengan cepat kesana"


"[kita mengurusnya sekarang? tidak sore hari saja?]"


"kalau sore hari, berapa banyak nyawa yang akan melayang? kita memang bukan pahlawan, tapi kita bisa menyelamatkan mereka"


"[baik bos, aku akan menunggu mu]"


*Tut


aku menutup telepon dari Villas


lalu aku berlari ke atas gedung universitas, di sana aku mengeluarkan sayap kegelapan milik ku.


lalu terbang dengan kecepatan tinggi menuju Villas.


tidak memakan waktu lama, aku datang kepada Villas.


aku mendarat dengan bebas.


*duakkk


tanah tempat ku mendarat hancur dalam radius 100 meter.


"boss! anda datang" ucap Villas


"tidak usah buang waktu!" ucap ku


aku memegang pergelangan tangan Villas dan melesat kembali ke tempat Dungeon break terjadi.


"Villas! dimana Gate nya!?


"di Selatan"


*fyuus


dengan kecepatan maksimal aku berhasil sampai di tempat dalam waktu kurang dari 10 menit.


setelah sampai, aku langsung mendarat dan membunuh semua monster yang ada.


"monster monster ini.."


aku mengeluarkan pedang tingkat tinggi yang kumiliki


*Sriing


aku menebaskan pedang ku ke arah seluruh monster yang ada.


di sisi lain, Villas tampak sudah memulai perburuan nya


"hahaha, ini lah yang kutunggu tunggu!!" ucap nya


Villas dengan menggunakan tangan kosong membantai seluruh monster yang ada.


monster monster yang berada di luar gate memiliki rank Hazard, bagaimana jika di dalam?


mungkin saja itu Calamity atau yang lebih tinggi.


Villas mengeluarkan mode: Wrathful


seketika dia diselimuti oleh api panas yang mencapai suhu 500°C


aku yang melihat Villas bertarung merasa bangga.


"dia sangat hebat"


aku sedang berada di depan Gate, dan aku masuk.


*Di dalam Gate


setelah aku memasuki Gate, aku terheran heran oleh tempat itu.


"tempat apa ini? bebatuan??"

__ADS_1


cuma ada 1 jalan di dalam bebatuan ini.


aku mengikuti jalan itu sampai ujung dan menemukan sesuatu.


"apa ini??"


saat aku membuka gerbang itu, di sana gelap.


secara tiba tiba banyak obor yang nyala dengan sendirinya.


"apa ini? hm? tulisan??"


aku terheran heran.


tiba tiba saja Addison ikut angkat bicara.


"ini tulisan tangan kuno"


"apa? tulisan tangan kuno lagi?"


"ya.. dan aku merasakan ada sesosok mahkluk di sini"


"apa?"


tiba tiba saja mahkluk itu keluar dari belakang tulisan kuno itu.


"selamat datang!!" ucap mahkluk itu


*!!


aku terkejut


aku terkejut bukan karena dia memiliki tubuh 4 meter dan 4 lengan, melainkan dia bisa berbicara.


"siapa kau?"


"ya.. setelah sekian lama akhirnya ada penantang juga, aku telah lelah berada di sini"


"apa?"


"dia adalah mahkluk yang ditangkap oleh Dewata Tertinggi" ucap Addison berbicara dalam hati


'jadi dia sama seperti mu?' ucap ku membalasnya dalam hati


"ya.. mungkin dia adalah mahkluk yang kalah saat perang besar, dan dia tertangkap lalu di masukkan ke sini, dalam gate ini"


'lalu apa artinya ini?'


"mungkin saja.. gate ini adalah gate Great Disaster"


*!!


aku sedikit kaget


'apakah mahkluk itu sekuat itu?'


"dia bisa bersanding dengan mu"


*...


"hey, siapa kau?" aku bertanya kepadanya


"aku adalah seorang mahkluk yang telah lama di kurung"


"apakah karena Dewata Tertinggi?"


seketika, mahkluk itu mengeluarkan hawa membunuh yang sangat luar biasa


*bhuss


lalu aku juga melakukan hal yang sama, mengeluarkan aura membunuh ku.


*bhuss


aura kami bentrok satu sama lain, karena bentrok aura ini seluruh area sekitar hancur akibat bentrokan aura.


"seukuran manusia bisa mengeluarkan aura seperti ini? luar biasa, lagi pula.. KENAPA KAU MENGETAHUI DEWATA??"


mahkluk itu menyerang ku dengan kecepatan tinggi.


melihat itu aku tidak tinggal diam, aku juga menerjang kepada mahkluk itu dan melakukan adu pukulan.


"buk buk


*buak


aku terkena pukulan nya


"uhg, tangannya banyak sekali"


saat adu pukulan, aku sangat tidak di untung kan karena tangan dia itu 4.


aku lebih memilih untuk membuat jarak dan memikirkan sesuatu.


tiba tiba mahkluk itu mengambil 4 senjata nya yaitu Kapak, Pedang, Perisai, Tombak.


"hm.."


aku lebih memilih menggunakan tinju yang dilapisi oleh aura kegelapan milik ku.


mahkluk itu mulai maju, dia mulai menebaskan pedang dan kapaknya, menusuk tombak nya.


lalu saat aku menghindari itu semua, tiba tiba saja aku aku di dorong oleh sesuatu, itu adalah perisainya.


baginya ke-4 senjata itu adalah kombinasi yang luar biasa.


"Addison, apa yang harus kulakukan?"


itu pertarungan mu, kau hanya perlu fokus dan konsentrasi"


"konsentrasi?"


lalu aku mulai menenangkan diri ku dan menyejukkan hati ku, lalu mahkluk itu menyerang dengan Pedang, Kapak, dan tombak miliknya.

__ADS_1


aku yang telah mendapatkan ketenangan kali ini mendapatkan jurus Absolute Serenity.


jurus ini memungkinkan kan ku untuk menghindari seluruh macam serangan dan juga secepat apapun serangan itu.


jurus ini bisa kugunakan hanya saat aku tenang.


*sfoo woosh


"kenapa kau bisa menghindari nya!!"


dengan tersenyum aku menjawab pertanyaan itu "ahh~ apakah kau ketakutan??"


seketika mahkluk itu menyerang ku dengan cara membabi buta, tentunya kecepatan nya bertambah.


namun akurasi nya menurun drastis, yang artinya adalah Ketenangan adalah kunci kemenangan


aku bisa menghindari serangan itu dengan sangat mudah, lalu juga memulai pukulan demi pukulan kepada mahkluk itu.


*ukh uhg


aku memukul perutnya, dadanya, dan juga wajahnya.


kekuatan ku juga di lapisi oleh aura gelap, jadi itu akan terasa sangat menyakitkan.


setelah memukulnya secara terus menerus tanpa henti.


aku mengeluarkan Sword Of Darkness.


"pe-pedang itu.. pedang itu adalah pedang milik Lord Of Darkness.. kau.. siapa kau sebenarnya"


mahkluk itu sangat ketakutan melihat pedang yang ku ciptakan dari kegelapan ini.


tiba tiba saja mata muncul di atas kepala ku dengan aura yang sangat mengerikan dan mencekam, bahkan aku merasakan ketakutan itu.


"a-a-apa.. i-itu?" ucap ku bergetar dan berkeringat dingin


"i-i-itu, L-L-Lord of Darkness!!" ucap mahkluk itu dengan sangat ketakutan


lalu Addison berbicara "tenang lah Guren, aku hanya sedang menghibur diriku"


"k-k-uh"


mahkluk itu melarikan diri sekencang mungkin


"ahhhgggggg" dia berteriak histeris


bukan hanya di dalam Dungeon, tapi aura milik Addison tersebar luas hingga seluruh Dunia.


bahkan mereka juga mengetahui nya


*di suatu tempat


ada 5 mahkluk yang sedang bertekuk lutut di hadapan sesosok mahkluk yang sedang duduk.


"!!!!"


"aura ini, apakah milik dia?"


orang itu hanya diperlihatkan siluetnya saja, tidak dengan bentuk aslinya.


walaupun dia terlihat tenang, dia sangat takut akan kebangkitan orang itu.


kembali ke pertarungan


Addison hanya dengan auranya saja bisa membunuh sesosok mahkluk yang berada di tingkat Great Disaster.


padahal Addison hanya dengan menatapnya.


setelah membunuh mahkluk itu, Addison menghilangkan mata nya dan dunia kembali tenang.


"Addison, sekuat apa dirimu??"


"aku sangat kuat, tidak seperti pikiran mu"


*....


aku tediam


tiba tiba saja Villas masuk kedalam gate


"boss!!" ucap Villas


"ada apa?"


"apakah kau baik baik saja?"


"seperti yang kau lihat.."


"mengapa tadi aku merasakan aura yang sangat menakutkan, bahkan aku saja sampai hampir pingsan"


"sampai keluar gate?"


"benar, apakah itu aura milik mu??"


Villas bertanya dengan mata bersinar sinar


"itu bukan milikku"


"lalu itu punya siapa?"


"lupakan saja, mari pulang"


"baik bos"


di sisi lain di tempat Addison


"kekuatan ku memang bukan milikmu, tapi sebentar lagi itu akan menjadi milik mu" ucap Addison dengan senyumannya


...TO BE CONTINUED...


*Ilustrasi mata Addison


__ADS_1


ilustrasi di ambil dari google


__ADS_2