
Setelah Belial pergi dari hadapan Abaddon, datang seseorang ke dalam tenda milik Abaddon.
"Ketua, ini sudah 1 jam, apakah anda sudah siap?" tanya orang itu
"iya, kau tunggu di luar, aku akan segera pergi" jawab Abaddon
"siap!"
orang itu pun keluar dari tenda Abaddon.
Abaddon pun keluar dari dalam tenda miliknya.
melihat Abaddon keluar dari tenda, seluruh anggota pasukan Revolusioner pun sangat senang.
"maaf membuat kalian menunggu, aku sudah melakukan persiapan untuk melakukan teleportasi." ucap Abaddon kepada mereka
"Mohon bantuannya ketua!!" ucap seluruh anggota pasukan secara serentak
"baiklah! aku akan melakukan teleportasi nya! kuharap semuanya diam!" ucap Abaddon menenangkan suasana
seluruh suasana yang awalnya meriah. kini setelah mendengar ucapan dari Abaddon, semuanya pun terdiam.
setelah semuanya terdiam, Abaddon mulai melakukan jurus perpindahan tempat (teleportasi) secara singkat.
walaupun Abaddon bisa melakukan teleportasi tanpa menggunakan rapalan mantra yang menyulitkan. tetapi untuk melakukan itu, dia membutuhkan kekuatan penuhnya.
"TERWUJUD LAH!" Ucap Abaddon dengan keras
itu adalah kata kata terakhir dari mantranya.
seketika, tanpa mereka semua sadari, mereka sudah berada di desa utama.
"woah! bagaimana bisa seperti ini"
"ini hebat sekali"
"bukan kah kita berada di jarak yang sangat jauh?"
"sungguh kekuatan yang hebat"
"bahkan penyihir agung dan Demi-God tidak akan bisa melakukan hal ini"
semua orang sangat terkejut akan kekuatan Abaddon. mereka tidak menyangka, bahwa akan berpindah tempat secara singkat dari jarak yang sungguh jauh.
'Hmph! dasar kalian ini, untuk apa kalian menyamakan aku dengan mahkluk yang kalin sebuh sebagai Penyihir Agung dan Demi-God? mereka hanya lah sampah dan seorang setengah Dewa, bodoh.' ucap Abaddon dalam hati nya
__ADS_1
ini sudah termasuk sebagai rencana dari Abaddon, semakin dia menunjukkan kekuatan miliknya. semakin banyak orang yang akan percaya kepadanya.
karena di tanah kebebasan ini, sudah bukan tanah yang bebas dari hal keji dan berbagai hal lainnya.
tanah mereka juga sudah di serang oleh mahkluk Undead tak dikenal.
"ketua! seluruh orang menunggu anda di dalam desa" ucap bawahan Abaddon
Abaddon pun menganggukan kepalanya.
dia pun masuk ke dalam desa untuk bertemu dengan ratusan ribu rakyat yang menunggunya.
setelah memasuki desa, Abaddon pun pergi ke atas Mimbar (panggung) untuk melakukan salam kepada seluruh orang.
'uh.. sungguh jumlah yang menakutkan' ucap Abaddon dalam hati
setelah naik Mimbar, dia terkejut akan jumlah dari seluruh rakyat yang berkumpul di hadapan nya.
tidak berjumlah Ratusan ribu orang, melainkan jutaan orang sedang berkumpul di hadapannya.
"aku senang kalian berkumpul di sini, aku yakin kalian juga sudah mengetahui kondisi tanah kebebasan milik kita semuanya. Tanah ini sekarang bukan lah tanah yang bebas dari penjajahan, perbuatan keji, peperangan, dan lain hal sebagai nya.
sekarang ini, tanah Kebebasan telah di serang oleh mahkluk Undead yang memiliki kekuatan melampaui pikiran manusia. aku, Abaddon di sini membentuk sebuah pasukan untuk melakukan serangan balik kepada mahkluk aneh yang telah menyerang tanah kebebasan kita.
apakah di antara kalian ada yang berpikir untuk berdiam diri dan menunggu kematian untuk datang menjemput kalian? tidak bukan! kalian ingin hidup damai dan bebas bukan?! jika kalian ingin hidup damai dan bebas seperti sebelum sebelumnya.. MAKA KITA HARUS MEMUSNAHKAN SELURUH PENJAJAH!!!"
dia juga menyatakan bahwa setelah penjajahan berakhir, dia bersama dengan pasukan Revolusioner akan membangun sebuah kerajaan yang megah dan nyaman untuk seluruh rakyatnya.
dengan seluruh kata katanya itu membuat sebagian besar orang merasa yakin akan keteguhan Abaddon.
sebagian besar nya lagi tidak menyetujui akan terjadinya pembangunan sebuah kerajaan. mereka berpikir bahwa jika membangun kerajaan maka akan membuat tanah Kebebasan sama seperti Britania dan Gracia.
namun, dengan akal nya yang melebihi apapun, Abaddon mampu menyangkal seluruh keluhan yang di alami oleh seluruh penjuru rakyat.
setelah Berjam jam melakukan pidato, akhirnya seluruh rakyat setuju akan ide dari Abaddon. mereka juga mendukung Abaddon yang ingin melakukan pembangunan kerajaan.
entah bagaimana caranya, Abaddon mampu meyakinkan seluruh orang yang berada di sana. untuk meyakinkan seluruh orang dengan jumlah jutaan bukanlah hal kecil.
'haah, akhirnya selesai juga. ini sangat melelahkan ya ampun' ucap Abaddon dalam hati nya
keluh kesah yang dirasakan nya sangatlah besar. lebih baik bertarung dengan jutaan orang dari pada berpidato.
"hm.. aku ingin bertanya sesuatu, bukankah lebih baik kita pergi ke daratan lain untuk hidup damai?" ucap seseorang
"apakah kau yakin begitu?" -Abaddon
__ADS_1
"iya, daratan Gracia adalah tempatnya seluruh orang kejam berkumpul, bukankah lebih baik kita pergi ke daratan Britania"
"benar juga ya.."
"apa yang kau ucapkan bener juga"
"hm.."
akibat kata kata nya, seluruh orang jadi kurang yakin akan pembangunan kerajaan. mereka lebih baik pergi dari tanah kebebasan dan pergi ke daratan Britania.
di saat seluruh orang sangat berisik akan hal itu, Abaddon pun menenangkan suasana.
"tenang lah!!"
dengan menggunakan hempasan gelombang udara, seluruh orang pun terdiam setelah mendengar Abaddon.
"aku mendengar kabar, saat ini Britania sedang mengalami krisis yang sama seperti apa yang kita alami, apakah kalian masih ingin kesana?" tanya Abaddon kepada mereka
seluruh orang yang mendengar itu pun tidak mempercayai kata kata dari Abaddon. semuanya kacau dan bertengkar satu sama lain akan perkataan dari Abaddon.
namun, di tengah tengah kericuhan itu, Paman Eas menenangkan mereka semua, dia naik ke Mimbar dan berteriak "DIAM!"
*!!
seluruh orang terkejut.
"aku adalah Eas Lowsen, aku yakin kalian mengetahui diriku. aku juga sudah menerima informasi bahwa 3 Kekaisaran dan 7 kerajaan di Britania melakukan kerjasama.
ini dikarenakan seorang mahkluk yang datang entah darimana membuat kekacauan di Britania, dalam kurun satu Minggu, 1/4 dari Britania di ratakan oleh tanah" ucap paman Eas
setelah mendengarkan kata kata dari paman Eas, kini seluruh orang terdiam tanpa bersuara.
Paman Eas adalah orang yang sangat dihormati akan penyebaran informasi di tanah kebebasan, seluruh orang mengetahui namanya.
"jika paman Eas mengatakan itu, maka kejadian di Britania adalah hal yang benar"
"ya! berarti kita harus berjuang sendiri untuk tanah Kuta ini"
"Britania sedang berjuang! kita juga berjuang!"
dengan kata kata singkat dari Paman Eas, seluruh orang kembali yakin kepada Abaddon.
mereka mendukung Abaddon secara penuh.
dengan mendapatkan dukungan penuh, kini Abaddon hanya perlu melakukan langkah terakhir nya.
__ADS_1
'waktu yang di tunggu tunggu telah tiba'
...TO BE CONTINUED...