
...*Di luar kastil koral...
di waktu yang bersamaan di saat Chyntia dan Rudra sednag melawan Raja Undead dengan sangat sengit.
seluruh pasukan Revolusioner masih lah berjuang dalam mengalahkan para pasukan Undead yang jumlahnya sangat banyak.
semakin lama waktu perang. maka semakin banyak pula korban yang akan berjatuhan dalam perang.
Abaddon, sebagai pimpinan pasukan Revolusioner. dia hanya membantu sedikit sedikit di dalam Medan perang.
walaupun tidak terlalu banyak membantu, tetapi dia tidak ingin kekalahan dari perang kali ini adalah pihak umat manusia.
jika manusia kalah. maka dia tidak bisa membangun sebuah kerajaan yang megah untuk Raja nya. jika dia tidak bisa membangun sebuah kerajaan yang megah, maka misinya gagal.
"Hm.. jadi.. mereka berhasil" ucap Abaddon
hubungan kontrak jiwa antara Abaddon dengan Gaskins. kini sudah lenyap secara penuh. dalam artian lain, Gaskins mati.
dan.. setelah melewati berbagai cobaan untuk umat manusia.. setelah 10 jam 34 menit 22 detik.
seluruh Undead yang ada di Medan perang, secara tiba tiba saja. mereka semua mati.
"huh? apa yang terjadi?"
"ada apa ini?"
"Hey! bantu yang terluka!!"
"mereka semua mati?"
"bukan kah mereka memang sudah mati?"
"apakah kita menang?"
seluruh orang bertanya tanya akan hal aneh yang terjadi di Medan perang kali ini. seluruh Undead yang mereka lawan tiba tiba saja terjatuh.
"SEMUANYA TENANG!!" ucap Abaddon dengan sangat keras
Abaddon berteriak dengan sangat keras di tengah tengah keributan yang di buat oleh pasukan Revolusioner.
di saat semuanya tenang. terbuka lah pintu masuk gerbang kastil koral.
*CREAAAK
seluruh orang melihat ke arah kastil yang terbuka itu.. dan yang keluar adalah.. Four Great Power..
*Trak Trak Trak
mereka semua saling membopong satu sama lain. kondisi mereka juga sangat parah dan harus segera di obati.
melihat yang keluar adalah Four Great Power, seluruh pasukan Revolusioner mulai menjatuhkan senjata mereka.
__ADS_1
mereka bersujud kepada Tuhan karena diberikan keselamatan, dan juga masih diberikan kesempatan.
tangisan air mata yang berlinang di mata mereka kini mulai berjatuhan. para prajurit tidak tahan untuk mengeluarkan air mata mereka.
Four Great Power pun berjalan menuju tempat Abaddon berdiri.
"kami menyelesaikan apa yang anda perintah kan, pimpinan. saat ini, kemenangan sudah berada di sisi kita." ucap Rudra
"bagus! kaki ini, kita meraih kemenangan dengan skor yang sangat tipis. pasukan penentu kita, Four Great Power. mereka sudah meraih kemenangan mutlak bagi kita semua." ucap Abaddon
...perang Holocaust gelombang 2.. Berakhir.....
...*3 hari kemudian...
tepat setelah 3 hari perang besar melawan pasukan Undead. kini seluruh orang yang selamat berkumpul di aula utama desa utama.
di hari pertama setelah perang. seluruh orang membuatkan makan yang sangat luas untuk para pahlawan yang berjuang di pasukan Revolusioner.
di hari kedua, seluruh orang sibuk mendiskusikan suatu hal dengan keluarga mereka sendiri.
ada 2 pilihan yang harus di pilih.
"aku akan membangun sebuah kerajaan yang sangat luas! bahkan dari ujung tanah sampai ujung nya lagi. aku, akan membuat seluruh orang menikmati kedamaian."
itu adalah kata kata yang diucapkan oleh Abaddon. dia (Abaddon) meminta seluruh warga untuk mengajukan pilihan mereka.
Abaddon memberikan 2 pilihan.
...Yes or No (iya atau tidak)....
"Kami setuju untuk membangun kerajaan yang damai dan tentram. untuk seluruh kehidupan keluarga kami."
"Kami setuju untuk membangun kerajaan yang damai dan tentram. untuk seluruh kehidupan keluarga kami."
"Kami setuju untuk membangun kerajaan yang damai dan tentram. untuk seluruh kehidupan keluarga kami."
ucap seluruh warga dengan serentak.
Abaddon tersenyum.
"baiklah. kalau begitu, aku akan membangun seluruh kerajaan kita ini terbuat dari emas! kita buktikan kepada dunia. bahwa, negara kita adalah negara yang kaya dan tidak akan membeda bedakan ras maupun suku antara sesama manusia!!!"
Abaddon benar benar bersemangat akan hak itu. sembari mengucapkan pidato dengan kalimat kalimat yang terkesan gila.
di belakangnya, muncullah sebuah kastil yang terbuat dari emas. tidak nanggung nanggung, bahkan seluruh sumber daya yang ada di kerajaan yang akan di buat Abaddon adalah emas.
semuanya kaya akan harta, tidak ada yang miskin maupun yang rendah. karena, calon kaisar mereka adalah seseorang yang memiliki kedudukan tertinggi di Seantero Universe.
Abaddon menyerahkan sisa sisa pembangunan seluruh penjuru kekaisaran kepada para Four Great Power.
mereka juga menerima tugas dari Abaddon dengan senang hati.
__ADS_1
Abaddon membangun sebuah kastil yang sangat megah. bahkan terbuat dari emas murni, itu adalah salah satu kekuatan dari Mammon.
"Puas kah dirimu dengan hal ini? Abaddon." tanya Mammon kepadanya
"ini demi sang Raja, jika kau tak ingin membantu ku. maka kau akan di cap sebagai masalah oleh kami." jawab Abaddon dengan sangat tegas
"tidak perlu khawatir, siapapun tidak akan berani untuk mengganggu sang Raja" -Mammon
"iya. kalau begitu kau pergi saja dari sini." -Abaddon
"hey, itu jahat sekali. kau baru saja meminta pertolongan ku kan?" -Mammon
"memang benar. tetapi aku ingin mengejar waktu untuk misi ku kali ini." -Abaddon
"baiklah kalau begitu. aku pergi dulu, jaga dirimu." -Mammon
"terimakasih." -Abaddon
setelah mengucapkan salam perpisahan, Mammon pun pergi dari tempat nya.
...*6 bulan kemudian...
6 bulan sudah terlewat kan sejak terakhir kali perang besar Holocaust gelombang 1 dan gelombang 2 terjadi.
misi yang dilakukan Abaddon untuk Rajanya juga sudah mencapai tenggak waktu yang dijanjikan Abaddon.
kini, seluruh kerajaan yang dijanjikan juga sudah terbangun dengan sangat megah. Abaddon mengumpulkan seluruh warga yang ada untuk berkumpul di tengah tengah kerajaan.
kerajaan yang besar untuk jutaan orang yang berkumpul. itu adalah hal setara.
kerajaan yang dibangun Abaddon adalah kerajaan paling megah, mewah, dan terbesar di daratan manapun.
Abaddon berdiri di atas kastil emas yang dibuat nya. bersamaan dengan Four Great Power yang berada di sisinya.
"aku senang kalian berkumpul di sini. sekarang aku akan menjelaskan struktur kerajaan kita."
*Trak Trak Trak
suara sepatu terdengar dari lorong kastil
Abaddon bersama dengan Four Great Power pergi menuju tempat yang sudah di siapkan oleh pengurus acara.
Abaddon, dengan gagah dan berani. dia berjalan menuju tempat itu. kali ini, dia benar benar akan berpidato depan seluruh orang.
kemudian, Abaddon menjelaskan secara terperinci mengenai seluruh struktur kerajaan yang dia bangun.
"begitulah struktur kerajaan ini. apakah ada pertanyaan lainnya?" tanya Abaddon kepada mereka
lalu, salah satu dari seluruh warga bertanya.
"apa nama dari kerajaan kita ini?" tanya orang itu kepadanya.
__ADS_1
"Namanya adalah.. El-Dorado."
...TO BE CONTINUED...