INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 120. Perjalanan Abaddon (perang Holocaust gelombang 2)


__ADS_3

tepat setelah Rudra dan anggota Four Great Power lainnya memasuki aula utama tahta raja Undead.


mereka berempat disambut dengan hangat oleh Gaskins, yang berperan sebagai raja Undead. dalang dari semua kekacauan di tanah kebebasan.


namun, dalang sebenarnya bukan lah Gaskins. melainkan seseorang yang mengendalikan kekacauan sebenarnya.


"nah.. bergabung lah dengan ku.. oh serangga kecil yang imut." ucap Gaskins


"kau.. sengaja melakukan hal ini..?" ucap Rudra


"benar! hahaha! mari kita mulai mulai dan akhiri saja semua ini benar!!" ucap Gaskins dengan sangat bersemangat


dengan amarah yang menggebu gebu, Rudra sudah sangat terpancing emosi oleh sifat dari Gaskins itu.


namun.. sebelum Rudra kehilangan kendali, dia dihentikan oleh Chyntia.


"hentikan! Rudra! kau jangan terpancing oleh dirinya!" ucap Chyntia dengan sangat tegas


Rudra yang sadar bahwa dia sedang dipancing pun langsung menenangkan dirinya.


"aku tidak menyangka bahwa aku akan terpancing emosi begini.." ucap Rudra


lalu, Chyntia pun menegaskan "lebih baik kita melawan dirinya bersama, dikarenakan akan sangat sulit untuk kau mengalahkan nya sendiri, Rudra."


"benar! kalau begitu aku meminta bantuan darimu, Chyntia. kita akan bekerjasama untuk mengalahkan mahkluk itu!" ucap Rudra dengan penuh tekad


*Prok Prok Prok


Gaskins bertepuk tangan


dia sangat kagum akan tekad para anggota inti dari Pasukan Revolusioner, yang di pimpin Abaddon langsung.


"haha! bagus! aku menyukai tekad kalian!" ucap Gaskins


"tidak perlu memuji ku! dasar Undead yang hina!" -Rudra


"maaf maaf.. aku hanya iri dengan kalian karena bisa dekat dengan diri-nya" -Gaskins


"ha? "Dirinya" ? katamu? siapa itu?" -Rudra


"LUPAKAN! KALAU BEGITU MARI KITA MULAI PERTEMPURAN INI HAHAHHA!!!!" -Gaskins


setelah mendeklarasikan perang secara langsung kepada Rudra. Gaskins pun meloncat tinggi dari tahta nya dan menyerang Rudra dan Chyntia secara langsung.


tidak tanggung-tanggung, Gaskins menyerang Rudra hanya bermodalkan tangan kosong nya saja. dia beranggapan bahwa pedang yang dimiliki Rudra adalah pedang biasa.


*BHUUUSS


bentrokan pedang Rudra dengan tangan Gaskins pun menghasilkan sebuah gesekan percikan api.


namun, tetap saja, senjata milik Rudra jauh lebih unggul dibandingkan tangan Undead biasa milik Gaskins.


*SHRIING


tangan Gaskins pun terpotong


dia sempat terkejut akan senjata milik Rudra itu. senjata mana saja tidak akan berpengaruh bagi Undead sempurna yang diciptakan oleh Abaddon, terkecuali.

__ADS_1


"jadi begitu.. itu adalah artefak Harta Ilahi ya? jadi kau juga memilikinya ya?" ucap Gaskins dengan sedikit terkejut


"artefak Harta Ilahi? apa itu?" ucap Rudra dengan sedikit kebingungan


"Cari tahu saja sendiri, dasar bodoh!!!" ucap Gaskins dengan marah


Gaskins pun menyambungkan tangannya kembali dengan sangat mudahnya. seperti tidak pernah terjadi apa apa.


tidak hanya itu, dia juga mengeluarkan bola sihir api yang sangat besar dan juga sangat lah panas.


"sebuah sihir! Undead memiliki kekuatan sihir!" ucap Rudra yang sangat terkejut


"tidak mungkin! Undead memiliki sihir! sihir tingkat tinggi serta tanpa sebuah rapalan mantra? benar benar di luar dugaan!" ucap Chyntia yang ikut terkejut


wajar baginya terkejut. dikarenakan dirinya juga seorang penyihir yang berbakat. bisa di bilang, Chyntia adalah jenius di antara para jenius.


dengan bakat milik Chyntia, dia bahkan bisa mempersingkat sebuah rapalan sihir dan menyesuaikannya dengan dirinya.


bakatnya sudah di bilang mustahil oleh para penyihir agung sekalipun. dalam seluruh sejarah penyihir, yang diperkirakan hanya Chyntia sajalah yang dapat melakukan hal itu.


"apa! bahkan kau saja yang notabene nya adalah seorang jenius diantara para jenius, tidak bisa melakukan sebuah sihir tanpa rapalan sebuah mantra!" ucap Rudra yang terkejut


"aku bahkan tak tahu.. tapi dia bisa melakukannya.." -Chyntia


"haha! berputus asa lah di hadapan ku! aku akan memberikan kalian sebuah tawaran sekali lagi untuk bergabung dengan ku! bagaimana!"


-Gaskins


"tidak akan! kita akan mengalahkan mu dengan tangan kita sendiri..!!" -Rudra


"yeah! mendapatkan lawan yang jauh lebih kuat membuat ku sangat bersemangat" -Chyntia


*WHOOS


Gaskins melemparkan bola sihir apinya ke arah Chyntia dan Rudra


melihat itu, Chyntia sedang bersiap siap dan mulai merapalkan sebuah mantra sihir pelindung untuk mereka berlindung.


"berlindung di belakang! Rudra!" ucap Chyntia


namun, Rudra menolak mentah mentah perlindungan dari Chyntia.


"tidak! kau lebih baik menyimpan tenaga dan energi sihir mu! aku memiliki rencana untuk itu!" ucap Rudra


tanpa berpikir panjang, Chyntia pun menyetujui apa yang dikatakan oleh Rudra. dia pun segera mundur ke belakang Rudra.


dirinya percaya kepada pemimpin dari Four Great Power.


"Deviant sword style: Slash!"


dengan jurus berpedang milik nya yang dipelajari dari Abaddon. Rudra mampu menghasilkan tebasan aliran pedang menyimpang dengan sangat jauh.


*WHOOS


bahkan bola sihir api milik Gaskins terpotong menjadi 2 akbita tebasan yang dilancarkan oleh Rudra.


"apa!" ucap Gaskins dengan sangat terkejut

__ADS_1


Rudra, hanya dengan sekali melihat nya saja. dia melihat Abaddon mengeluarkan jurus itu hanya sekali, dan sekarang dia bisa mempelajari nya dengan sangat sempurna.


namun, ada perbedaan jauh diantara daya serang kekuatan mereka berdua. masih ada perbedaan sebanyak 1:10 kekuatan antara Rudra dan Abaddon.


melihat itu, Gaskins pun mengeluarkan sebuah pedang yang dahulu juga diberikan Abaddon kepada dirinya.


*SHING


dia berniat sangat serius ingin membunuh Rudra. dia segera meloncat dengan sangat cepat ke arah Rudra.


Rudra juga tidak tingggal diam saja. dia juga loncat dengan kecepatan suara menuju kearah Gaskins.


*WHOOS


*WHOOSSS


mereka berdua pun saling menebaskan pedang mereka satu sama lain.


*BOOOOMMMM


sebuah ledakan benturan energi pedang diantara mereka berdua sangat lah dahsyat. bahkan Chyntia pun tidak berani untuk ikut serta dalam pertempuran itu.


dia lebih memilih untuk menunggu kesempatan datang dan membantu Rudra secara pelan pelan jika ada peluang.


*SHRING PRANG PRANG


pertarungan mereka sangatlah sengit. pedang mereka saling beradu sangat kencang, cepat, dan juga sangat lah kuat.


bahkan udara disekitar mereka sudah terlihat seperti badai tersendiri. kecepatan yang dimiliki Rudra sangatlah tidak normal.


pedang mereka yang saling beradu menyebabkan kerusakan kerusakan yang cukup parah di tempat sekitar mereka bertarung.


walaupun terlihat seimbang, di pertengahan jalan nya pertarungan. Rudra mulai sedikit lengah, akibat dirinya mulai terlihat sedikit kecapean.


kesempatan itu dimiliki oleh Gaskins, dan dia langsung berniat menyerang Rudra dengan tebasan nya yang sangat kuat.


"Explosion!!"


seseorang mengucapkan mantra rapalan sihir.


*DUAAARR


secara mengejutkan, tubuh tengkorak Gaskins langsung meledak entah disebabkan oleh hal apa.


Rudra yang menyadari bahwa dirinya telah dibantu oleh Chyntia pun berterima kasih.


"terimakasih.. Chyntia.." ucap Rudra


"tenang saja.. aku akan menjadi support mu di sini, berjuang lah dengan sangat kuat! Rudra!" ucap Chyntia


"ya!"


"huhuhu.. tidak disangka sangka, aku mengira bahwa kau lah yang lengah. ternyata kau masih memiliki teman ya.. kalau begitu mari kita mulai pertarungan keduanya!" ucap Gaskins


"kapan pun!"


"kapan pun!"

__ADS_1


ucap mereka berdua secara serentak.


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2