
Ronde selanjutnya dimulai.
ronde kali ini pertarungan Garou yang merupakan peringkat 17 dari 20 kandidat juara melawan peringkat 13 dari 20 kandidat juara.
'peringkat lawan lebih tinggi, apa yang akan dia lakukan? apakah dia akan menyerah? murid ku tidak seperti itu, bukan?' ucap ku dalam hati
kedua peserta mulai bersiap siap untuk memulai pertandingan.
"ini pertandingan Garou, yang artinya.."
aku melihat Gartia yang sedang berjudi.
"dia benar benar melakukan nya, dasar maniak" ucap ku
...[Pertandingan Dimulai!!!]...
pertandingan pun dimulai, Garou langsung menerjang untuk melancarkan serangan terhadap musuh nya.
namun, musuhnya berhasil menghindari serangan itu dengan sangat mudahnya.
setelah menghindari serangan milik Garou, dia juga menyerang balik Garou.
Garou berhasil menghindari serangan itu, namun dia sempat kehilangan keseimbangan nya.
melihat itu, musuh memanfaatkan kesempatan itu dan mengeluarkan jurus serangan.
dia mengangkat pedang nya dan..
"Dash Berlin!!" ucap musuhnya
dia menebaskan serangan nya dengan arah vertikal.
hasil dari tebasan itu menghasilkan angin yang kencang berupa tebasan.
Garou pun mencoba untuk menahannya namun dia menyadari bahwa dia tidak bisa menahannya.
jadi, dia memutuskan untuk mengenai nya.
*crat
Garou bisa menghindari serangan itu, namun bahu kanannya terluka akibat serangan yang kena padanya.
*di sisi lain, tempat Edzard.
aku melihat Garou yang tertebas oleh serangan pedang.
aku tampkan sedikit khawatir.
"uh, apa yang dia pikirkan?" ucap ku dengan khawatir
"ada apa ini! mengapa Garou terluka!!" ucap Gartia dengan marah
"tenanglah Gartia, ini adalah Colloseum, jadi wajar saja dia terluka" ucap ku kepadanya
"tcih" Gartia mendecikan lidah nya
'menurut ku, Garou memang tidak bisa menahan serangan itu karena dia kehilangan keseimbangan, namun dia bisa menggunakan jurus lain untuk mengadu dengan jurusnya.
mungkin dia tidak akan terluka jika dia memakai strategi itu.
atau jangan jangan..' ucap ku dalam hati
sepertinya aku mengerti apa yang Garou lakukan.
dan benar saja..
*kembali ke arena
karena bahu kanannya terluka, Garou akan sulit untuk menggunakan tangan kanannya.
jadi, dia memindahkan pedang nya ke tangan kirinya.
"kau bisa tangan kiri..?" tanya musuh Garou
"heh, aku tidak bisa menggunakannya" ucap Garou dengan tersenyum
mendengar itu, musuh Garou pun tersenyum jahat.
dia langsung menerjang ke arah Garou untuk memulai serangan.
__ADS_1
Garou berhasil menahan dan menangkis serangan bertubi tubi milik musuhnya.
menurut musuh, Garou memang tidak pandai jika memainkan pedang di tangan kiri.
itu hanyalah pendapat sebelah mata.
karena itu, Garou sangat diremehkan oleh musuhnya.
musuhnya tampak bermain main oleh dirinya.
serangan demi serangan dilancarkan oleh musuh nya.
Garou tetap menangkis serangan itu dan terlihat sangat sulit untuk memainkan pedang nya.
setelah Garou terpojokkan, musuh ya langsung mengeluarkan jurus yang sama.
"Dash Berlin"
kali ini, Garou tidak bisa menghindari serangan itu..
*CRAAT
Garou terluka parah di bagian dada.
pedangnya terlempar ke sisi kanannya.
jarak yang lumayan jauh untuk orang yang terluka.
setelah menerima serangan itu, Garou masih bisa berdiri dan berjalan menuju pedang nya.
namun, dia terjatuh karena hal yang tak diketahui.
musuhnya mulai menghampiri nya.
dia tampak sangat mengejek Garou akan hal itu.
Garou tak bisa berkata kata.
menurut musuh, dia sudah berada di akhir kemenangan.
sekali lagi, itu hanya menurutnya.
*di sisi lain
"bagaimana ini bagaimana ini, hey Edzard! tidak bisakah kau membantunya?" tanya Gartia dengan khawatir
"dia sudah dewasa, kau tenang saja" ucap ku kepadanya
"dewasa apanya! kau tidak lihat dia berdarah darah seperti itu!" ucap Gartia
"lihat itu.. dia masih bisa sedikit sedikit menggerakkan bahu kanannya, namun ada sesuatu yang disembunyikan dari itu, bahu kanannya memang terluka.
namun, itu tidak terlalu parah bukan? mengapa dia sampai menggunakan tangan kirinya untuk melakukan tangkisan? saat tertebas tadi, aku melihatnya. Dia dengan sengaja melempar pedangnya ke arah kanannya, lalu dia berjalan ke arah pedang nya. cih cih cih.. dia sangat licik.." ucap ku kepada Gartia
"aku sedikit mengerti maksud mu, tapi dia kan memang terluka!" ucap Gartia
"haha Gartia, tenang lah, lihat siapa yang keluar jadi pemenang" ucap ku kepadanya
"di saat seperti ini kau memikirkan menang!?" ucap Gartia dengan kesal
"mau bertaruh dengan ku?" ucap ku dengan lantang nya
"mati kau!" ucap Gartia sambil pergi
aku tetap memperhatikan pertarungan dengan seksama.
*di arena
Garou tampak sangat kelelahan.
musuh nya masih lah mengoceh dengan tidak jelas kepadanya.
"kau ngomong apa!" ucap Garou
"huh??" musuh kebingungan
"lihat! apakah kau berpikir kau sudah menang? brengsek?" ucap Garou
"huh? kau? menang? aku memang menang! sedangkan kau kalah!" ucap musuh dengan bangganya
__ADS_1
"heh, kau berpikir kau menang? apa alasan nya?" ucap Garou bertanya
"alasan? memangnya aku memerlukan alasan untuk menang!" ucap nya dengan lantang
"semua yang kita lakukan memerlukan alassn" ucap Garou
"hm.. kalau begitu.. alasan ku menang adalah karena.. aku lebih kuat dari mu!"
Garou tersentak diam..
"karena kau kuat? kau berpikir seperti itu? sungguh lucu" ucap Garou dengan senyuman
"huh?!"
musuh tampaknya sangat kesal terhadap Garou
"lihat! bagaimana diriku menang!" ucap Garou
beberapa detik setelah mengatakan kalimat tersebut, tiba tiba saja..
*SHRIINGGG
musuh tertebas tebas oleh serangan Garou.
"AHK"
"one hundred sword slashes, itu adalah nama jurusnya" ucap Garou
*CRAAT
musuh tertebas tebas oleh 100 tebasan dalam 1 gerakan milik Garou.
"kahh! bagaimana bisa kau menggunakan tangan kanan mu!" ucap musuh dengan kesal dan amarah
"heh, bertarung tidak hanya mengandalkan otot, bodoh~" ucap Garou menunjukkan jari tengahnya
Gartia dan yang lainnya melihat itu menjadi senang dan tampak tidak khawatir kembali oleh Garou.
"hebat juga kau.. Garou.." ucap ku memuji nya
saat ini, Garou telah menjadi contoh bagi setiap petarung yang ada.
bahwa di pertempuran tidak hanya mengandalkan fisik, otot, dan kekuatan.
tetapi mengandalkan seluruh nya.
strategi, kecerdasan, dan cara pemahaman musuh.
di dalam pertarungan tadi, dia sengaja menggunakan tangan kirinya dan mengabaikan tangan kanannya.
semua orang menganggap tangan kanannya tidak bisa digunakan dalam pertempuran.
jadi itu dia hanya memakai tangan kirinya yang tidak mahir.
saat memakai tangan kirinya, dia membuat musuhnya untuk meremehkan dirinya.
setelah itu dia memperhatikan gerakan musuhnya.
setelah di analisa, gerakan milik musuh ternyata gerakan yang sama dan terus berulang ulang.
itu adalah salah satu kelemahan musuh dan Garou telah memahami nya.
saat tertebas, dia sengaja melempar pedangnya ke arah kanan.
setelah tertebas dia berjalan ke arah pedang nya, agar tidak dicurigai masih bisa bertahan. dia sengaja terjatuh dan pura pura sakit.
melihat Garou tidak bisa bertarung, musuh nya menghampiri nya dan mengejek ejek dirinya.
'Rata rata orang kuat itu sangat mudah di provokasi, sama seperti "mereka" bukan' ucap ku dalam hati
setelah musuhnya berpikir Garou tidak bisa bertarung, dia membuka pertahanan nya dan melemahkan dirinya.
di saat seperti itulah dia menyerang musuh nya menggunakan salah satu dari 3 teknik terkuatnya.
"aih, dia sangat pintar, ahahaha itu baru murid ku" ucap ku dengan bangga
kali ini, peserta ujian hanya tersisa 100 orang.
apakah Garou akan bertahan sampai 10 besar? atau akan kegeser pada ronde berikutnya?
__ADS_1
"hah, aku sangat menantikan nya"
...TO BE CONTINUED...