INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 90. City of Hate I


__ADS_3

kami pun melakukan perjalanan untuk menuju 1 dari 3 kota kuno yang sudah diketahui.


jarak antara kota kuno dengan kami tidak terlalu jauh, mungkin saja sekitar 5 hari perjalanan tanpa henti.


berarti, jika kami melakukan istirahat di perjalanan kami.


7 hari, kami akan sampai di sana selama 7 hari.


setelah keluar dari kota, kami melewati gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke arah samudra.


bersama mereka kami bertualang.


'eh? aku merasa sedan. menyanyikan lagu' ucap ku dalam hati


setelah 3 hari.


aku merasakan adanya keanehan.


Gartia, orang itu tidak pernah bicara dengan ku.


aku pun menghampiri nya untuk mengajaknya bicara.


"hey Gartia, apa yang membuat mu murung?" tanya ku kepadanya


dia menolehkan kepalanya kepada ku.


"kau tidak tahu?" tanya Gartia


*?


aku terbingung dengan apa yang dia katakan.


maksudnya apa.. ya..?


aku bertanya tanya kepada diriku sendiri.


"a..apa maksudmu?" tanya ku kepadanya


"lupakanlah, lagi pula itu tidak penting" ucap Gartia


"hey.. jika ada sesuatu yang ingin kau katakan, katakan saja, aku tidak masalah apapun itu" ucap ku kepadanya dengan hati hati


jika dia masih seperti ini, maka aku sendiri tidak akan pernah tenang.


"mengapa kau.. membawa penyihir tua itu?" tanya Gartia


"penyihir tua? apa yang kau maksud itu Kisaragi?" aku membenarkan perkataannya


"iya itu" ucap nya dengan cuek


"baiklah, Kisaragi adalah orang yang baru kutemui.


aku memerlukan nya untuk rencana kedepannya di daratan Gracia nantinya.


saat kita sampai di reruntuhan kuno, maka aku akan mengeluarkan nya yang sedang berlatih dengan Astaroth.


saat itu dia akan pergi ke daratan Gracia untuk melakukan suatu hal, sekaligus melaksanakan rencana dari diriku" ucap ku menjelaskan kepada Gartia


"jadi begitu, kau sangat sigap" ucap Gartia


"aku menganggap itu pujian" ucap ku kepadanya


kami melanjutkan perjalanan berhari hari.


dengan memburu monster untuk kita jadikan makanan.


dan juga lain lainnya.


akhirnya, setelah beberapa hari.


kami telah sampai di reruntuhan kuno.


"monster monster di luar sudah mati, sepertinya itu memang ulah 3 kekaisaran yang ingin memasuki tempat ini" ucap ku sambil melihat tumpukan mayat


mau itu mayat monster dan mayat manusia ada di sana semua.


jumlah mayat manusia 3 kali dari jumlah mayat monster, yang artinya mereka kalah, bukan?


"sudah saat nya"


aku mengeluarkan Kisaragi dan juga Astaroth yang sedang berlatih di pecahan dimensi.


"bagaimana pelatihan kalian?" ucap ku bertanya kepada Kisaragi

__ADS_1


"hebat! aku bahkan naik menjadi Low Grade Immortal" ucap Kisaragi dengan senang nya


"baguslah jika kau senang" ucap ku kepadanya


"Saya, Astaroth, telah berhasil membantunya naik menjadi Low Grade Immortal" ucap Astaroth


"kerja bagus, Astaroth, kau bisa melanjutkan pekerjaan mu" ucap ku kepadanya


dia berlutut dan berpamitan dengan ku.


setelah itu dia pun pergi begitu saja.


kami juga berpisah dengan Kisaragi yang akan melanjutkan perjalanan menuju daratan Gracia untuk mengambil barang miliknya.


sekaligus melakukan rencana yang aku buat.


'aku yakin, sisa dari reruntuhan pasti ada di daratan Gracia' ucap ku kepadanya


"baiklah, saat nya kita memasuki reruntuhan ini.." ucap ku dengan penuh keyakinan


kami pun mulai memasuki city of hate.


di dalam terasa sangat pengap dan gelap.


bagaikan malam hari tanpa bulan.


aku menyalakan api dan memberikan satu per satu kepada mereka.


seperti yang kuduga, keadaan di sini sangat sepi, mungkin karena sudah di jajah oleh 3 Kekaisaran.


ini akan semakin membosankan.


selama berjam jam kami tidak menemukan monster sekalipun.


Baru saja mengatakan hal seperti itu.


datang segerombolan monster monster tingkat tinggi


"wah wah wah, hanya monster tingkat tinggi berani untuk datang kesini hah?!!" ucap ku dengan nada tinggi


murid murid ku dan Gartia bersiap untuk bertempur.


sedangkan aku hanya menonton dari belakang, melihat perkembangan mereka seperti apa dan kekuarangan mereka seperti apa.


jika ada kekurangan di antara murid ku, maka aku perlu mengisi kekurangannya.


dia sudah bersiap siap untuk bertempur.


monster dengan jumlah yang sangat banyak muncul.


lebih dari ribuan monster ada di sini, walaupun hanya tingkat tinggi, tetapi jika jumlahnya puluhan bukan kah itu sedikit berlebihan.


maka dari itu..


"Satan dan Beelzebub, bantu mereka. tidak perlu ikut campur dalam pertarungan cukup lihat jika ada yang dalam bahaya maka bantulah" ucap ku memberikan Perintah


"**Baik Rajaku"


"Baik Rajaku**"


ucap mereka dengan serentak.


jika sudah seperti ini, maka akan lebih aman bagi murid murid ku dan juga Gartia.


untuk Gartia tidak usah dipedulikan, karena tidak ada monster tingkat legendaris.


"aneh" ucap ku dengan heran


aku berpikir pikir mengapa tidak ada monster tingkat legendaris, sedangkan menurut 3 kaisar, monster legendaris dengan jumlah banyak ada di sini.


untuk saat ini, aku hanya memperhatikan pertarungan Garou terlebih dahulu.


dengan hasil latihan nya dan juga pertarungan melawan Grimshaw.


dia dengan cepat menebas monster monster yang ada di sekitarnya.


walaupun dengan versi nerf dariku, itu tidak sempurna.


namun, dengan otaknya dalam pemahan dia bisa mengubah sedikit dari yang ku ajarkan.


"sungguh murid yang berbakat" ucap ku dengan puas


dengan memakai jurus pedang yang disempurnakan sendiri oleh Garou, dia juga merasakan hal yang sama.

__ADS_1


yaitu dia puas dengan hasil yang dia ciptakan sendiri.


'tidak kusangka, aku bisa menyempurnakan jurus yang diberikan oleh master, apakah master akan menyukai ini?' ucap Garou dalam hati


dia terus bertanya tanya, membuat pencapaian baru yang bisa di raih oleh dia sendiri membuat dirinya bangga.


begitu pun aku, Edzard Wesley bangga dengan Garou.


...----------------...


......


adalah jurus ciptaan dari Garou, yang merupakan mengambil inspirasi dari . karena tidak bisa memakai jurus jurus mahkluk abadi, dia akhirnya merubahnya menjadi jurus nya tersendiri.


dengan mengandalkan 5 gerakan cepat dan kuat, Garou merubahnya menjadi gerakan cepat dan penuh energi.


dengan itu, serangannya bukan lagi menggunakan ketajaman pedang agar menjadi kuat dan menebas apapun.


Garou hanya perlu menyalurkan energi nya ke pedang dan membuatnya sangat tajam, sehingga dia hanya perlu kecepatan yang sangat cepat untuk menebas lawannya.


di tambah dengan gerakan pedangnya yang sangat sulit ditebak oleh mahkluk fana manapun, karena gaya berpedang ini mengambil langsung dari mahkluk abadi.


...----------------...


dengan begitu, Garou bisa menggunakan jurusnya dengan sangat sempurna.


namun, masalahnya karena energi nya, jika dia terus menyalurkan energi nya ke pedang, maka energi itu akan habis.


energi Garou tidak seperti milik ku dan Satan, energi dia sangat terbatas, apalagi dia adalah mahkluk fana.


*SHRING


*SHRING


*SHRING


"uhk"


Garou terhenti di gerakan ketiga


1 gerakannya mencakup banyak monster.


dia sudah melakukan teknik ini sebanyak 3 kali


dan ini keempat kalinya, namun gagal.


"Garou, kekuarangan mu adalah boros energi.


bisakah kau hemat sedikit dengan energi mu?" ucap ku yang sudah berada di samping nya.


"mas-master, maafkan aku karena tidak pandai memakai energi. karena ini, aku jadi boros energi dan tidak dapat bergerak" ucap Garou yang terkejut karena kedatangan ku


aku sedikit mengangkat tangan ku ke atas dan..


*SWOOOSH


ada beberapa lumayan banyak energi yang berkumpul di tangan ku.


lalu menepukkannya ke punggung Garou.


"PRAK


"ahhk"


aku bisa mengumpulkan energi dengan menyerap beberapa mayat monster yang sudah di bunuh, lalu membersihkan nya menjadi energi murni secara sekejap.


*BHUUS


lalu mengisikannya ke dalam tubuh Garou.


seketika, Garou pun kembali berenergi kembali.


"master! kau sangat hebat!" ucap Garou


"tentu saja, kau bisa bertarung kembali dan cobalah hemat energi mu" ucap ku memberikan saran


"bagaimana caranya?" ucap Garou


"gunakanlah saat keadaan genting saja" ucap ku dengan simple nya


karena mendengar itu, Garou langsung mengerti apa yang kukatakan.


dia langsung melanjutkan pertarungan nya untuk melawan monster tingkat tinggi.

__ADS_1


"baiklah, saat nya melihat yang lain" ucap ku pergi dari tempat itu


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2