INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 41. Berkumpul dengan para wanita


__ADS_3

Licht sangat bersemangat untuk bertemu dengan teman teman ku.


sesampainya di tempat Minnie, Licht sangat di buat terkejut.


"Guren! kau berteman dengan 3 Queen?!!" ucap licht dengan sangat kesal


"aku mengenal Minnie dan Lucia, tapi aku belom kenal dengan Lamiris" ucap ku kepadanya


"kuhhggg aku sangat kesal!!"


"Redakan amarah mu licht"


"ini teman mu?" ucap Minnie bertanya


"benar, dia adalah Lichtenstein. hey licht, berkenalan lah dengan mereka" ucap ku memperkenalkan licht


tiba tiba saja Licht sudah berada di meja makan bersama dengan Lamiris dan Lucia


"eh?" ucap ku terheran heran


di meja makan, licht terlihat sudah seperti orang paling keren di dunia.


"jika kalian membutuhkan bantuan ku, aku siap untuk membantu. jangan terlalu sungkan!" ucap licht dengan nada tegas


"i-iya ba-baiklah" ucap Lucia


"kau Licht? salah satu kandidat King? tidak kusangka kau berteman dengan kandidat King lainnya" ucap Lamiris


"jadi, kau mengetahui situasi yang ada di sekolah?" ucap licht bertanya


"tentu saja" ucap Lamiris menjawab


lalu aku dan Minnie ikut ke dalam perbincangan.


"hey, mari kita sambil makan bukan?" ucap ku kepada mereka


"benar"


"baiklah"


"mari makan"


kami semua mengobrol kan tentang apa yang terjadi di universitas.


"Lamiris, apakah kau tahu King of Destruction??" ucap ku bertanya kepadanya


"aku tahu dan juga akhir akhir ini King of Destruction tidak datang ke universitas dengan alasan bahwa dia ada urusan keluarga, padahal dia sibuk memperluas anggota geng nya" ucap Lamiris menjelaskan


"Geng??" ucap licht bertanya tanya


lalu aku melirik kepada licht


'apa yang akan kau lakukan selanjutnya, Licht? mari kita lihat' ucap ku dalam hati


"benar, Geng milik King of Destruction itu Geng Destruction. mereka berdiri sejajar dengan Geng Potpourri Bar dan saling menjatuhkan untuk kekuasaan penuh di provinsi ini" ucap Lamiris


Minnie melirik tajam ke arah licht.


'minnie memang sudah tahu identitas asli licht bukan?' ucap ku dalam hati


"bukan kah Rolly semakin berbahaya??" ucap Lucia dengan khawatir


"tenang saja, aku akan melindungi kalian" ucap Rolly dengan bangga


"hey, kau adalah salah satu kandidat King. bahkan semua King pun tidak akan berani menyinggung Rolly" ucap Lamiris


"tenang saja"


perbincangan terus berlanjut sampai bel kelas berbunyi


*Kriingg


bunyi bel kelas


"aku dan licht akan kembali ke kelas dahulu" ucap ku kepada mereka


"baiklah, hati hati lah" ucap Minnie dan Lucia


"ya"


aku dan licht kembali ke kelas.


setelah sampai di kelas, kami menjalani kelas seperti biasa kami.


pada saat selesai kelas, kami mendapatkan kabar mendesak.


*Bruk


suara bantingan pintu


"Guren! gawat!" ucap Minnie dengan terburu buru


"ada apa Minnie? aku terlihat buru buru sekali?" ucap ku kepadanya


tiba tiba saja datang Rion


"Guren- hm? ada minnie?" ucap Rion


"kalian berdua ada apa?"


"Guren, Lucia dalam bahaya, dia di culik!" ucap Minnie


"kau tahu minnie??" ucap Rion bertanya


*...


aku hanya bisa terdiam


"apa!?" aku tidak bisa berkata lagi


"mari kita bicarakan dengan tenang" ucap licht memenangkan suasana


"benar, kalian semua duduk terlebih dahulu"

__ADS_1


lalu setelah mereka duduk, mereka menjelaskan situasi nya kepada ku.


"Guren, aku mendapatkan kabar dari mata mata ku. bahwa Queen of Perfection, Lucia telah di culik. aku ke sini untuk memberi tahu mu" ucap Rion menjelaskan


"di culik?? kalau Minnie, apa laporan mu?"


"aku melihat Lucia sedang di bawa ke suatu tempat oleh salah satu teman nya King of Destruction, dia di masukan ke suatu mobil dan di bawa pergi" ucap Minnie menjelaskan


"Rion, mata mata mu tahu siapa pelakunya?"


"ya, dia adalah King of Destruction"


*!!!


seketika aku hampir saja mengeluarkan aura dari dalam tubuhku.


untung saja aku bisa menenangkan diri.


"apa yang akan kau lakukan Guren??" ucap licht bertanya


"kau tahu markas besar dari King of Destruction??"


"aku mengetahui nya, itu ada di pabrik terbengkalai 100 dari belakang universitas"


"aku akan pergi kesana!"


"!!"


semua nya kaget


"apa yang kau katakan!? kita harus bersama sama!" ucap Rion dan licht


"ya.. tapi ini adalah masalah ku sendiri, sudah pasti dia menargetkan kan diriku"


"kita bisa bersatu bukan??" ucap licht


"aku juga memiliki pasukan, walaupun tidak sebanding dengan pasukan King of Destruction" ucap Rion


"aku akan memanggil teman teman Hunter ku" ucap Minnie


mereka semua berusaha menyemangati diri ku.


namun..


"terimakasih, jangan ada yang ikut campur. soalnya ini adalah masalah ku dan aku tidak akan melibatkan kalian" ucap ku dengan senyum


"Guren.."


aku berdiri dari tempat duduk ku


"baiklah, ini sudah saat nya aku pergi!"


"kau yakin? Rolly memiliki lebih dari 2000 anggota" ucap licht


"aku sangat yakin!"


lalu aku pergi dari sana dan menuju tempat Rolly


aku pergi ke parkiran untuk mengambil CB250T.


*bvroom brvooom


aku mulai berangkat


*PABRIK TERBENGKALAI


"Rolly, kau sampah!" ucap Lucia yang telah di ikat


"tenang lah, aku tidak akan menyentuh mu" ucap Rolly


"boss boss!! seseorang pengendara motor datang!!" ucap anak buah Rolly


"dia datang?"


dengan santainya, aku memasuki daerah pabrik terbengkalai.


dan di sana ada lebih dari 2000 orang.


"banyak orang ya" ucap ku kepada mereka semua


mereka semua mulai melontarkan tatapan tajam kepada ku


"lepaskan Lucia, dan aku akan tinggal!" ucap ku kepada Rolly


"baiklah, hey lepaskan ikatannya!" ucap Rolly


mereka semua mulai melepaskan ikatan Lucia dan memberikan nya kepada ku.


"Lucia, kau tidak apa apa?" ucap ku kepadanya


"Guren, larilah!"


"mengapa? aku hanya menjemput mu, sekarang kau pergi dengan motor kesayangan ku"


"kau harus ikut!"


"pergilah"


"Guren…"


"jagalah motor ku"


"baik!"


lalu Lucia pun pergi dengan motor CB250T


"huh, sekarang aku bisa bebas.." ucap ku sambil bernapas lega


lalu seluruh anggota geng Destruction mulai berkumpul di depan ku.


walaupun mereka tidak mengepung ku dari kiri kanan dan belakang.


mereka semua berkumpul di depan ku.

__ADS_1


seolah olah mereka sangat banyak.


sedangkan Rolly ada di paling belakang bersamaan dengan 5 anak buah utamanya.


*…


aku terdiam


"kenapa kau diam? apakah kau sangat ketakutan??"


"ahahha"


"ahahaha"


semua mulai meledek ku.


dengan sangat tenang, aku melihat mereka dengan tatapan tajam.


"DESTRUCTION!!!!!" ucap Rolly memerintahkan semua untuk menyerang


"WAHGGGGGGG" mereka semua lari ke arah ku dengan penuh teriakan


"ya ampun, hanya fisik ku saja sudah cukup mengalahkan kalian" ucap ku sambil berjalan ke arah mereka


walaupun mereka lari, aku hanya dengan santai berjalan ke arah semuanya.


lalu setelah mereka semua sampai di depan ku persis, aku memukul mereka satu demi satu.


*buak


*akh


*buk bak


*bruak


*Duk


"HIYAA MATILAH" dia meloncat sambil melakukan tinju padaku


aku menghindari nya dengan mudah dan memukulnya kembali


aku bisa dengan mudah menghindari pukulan mereka dan memikul balik.


aku mulai memakai pukulan, tendangan, bahkan menangkap dan melemparkan mereka ke gerombolan mereka


Rolly merasa cemas.


"cih, sepertinya aku harus menggunakan itu"


Rolly menelpon seseorang


aku masih menikmati pertarungan dengan para anggota geng itu.


di balik ketenangan yang kumiliki, aku bisa menikmati dan merasakan rasa dari kegembiraan bertarung.


sampai sampai..


"ha, ha, haha, ahahhahahaha" aku tertawa lepas


semua anggota geng yang melihat itu terdiam


"sial, dia sudah mengalahkan setengah dari kita. apakah dia akan menggila??"


"ini luar biasa, kalian!! datanglah padaku!" ucap ku kepada mereka semua


mereka dengan rame rame mendatangi ku


lalu aku mulai bersiap untuk menghantam mereka


"hahaha majulah!!!"


dengan rasa kegembiraan yang luar biasa aku menghabisi semuanya


di sisi lain, Rolly muali merasakan kekhawatiran


"dimana semua bantuan yang ku panggil??"


"boss, mereka hampir kalah" ucap salah satu 5 pasukan utama Rolly


"kalian hadang lah dia sampai bantuan datang"


"baik bos"


lalu 5 pasukan utama Rolly pun mulai turun tangan


aku yang melihat nya langsung menyerang nya


aku lebih memilih untuk menghancurkan mereka 1 per 1


dengan cepat aku mendatangi mereka


"dari dirimu!!!"


"!!"


*buakk


semua nya kaget, hanya dengan 1 pukulan bisa mengalahkan salah satu 5 pasukan utama geng Destruction.


*!!


"satu lagi!!"


*buak


*bruuk


satu per satu dikalahkan, sampai pada saat aku hanya berhadapan dengan Rolly.


"hey~ inilah saat nya kau kalah!!"


"hebat!!"

__ADS_1


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2