INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 89. kedatangan Astaroth


__ADS_3

setelah pertarungan Gartia dengan Kisaragi, aku menganalisis apa kekuarangan dari Kisaragi.


'hm.. kekuatan sihir memang Kisaragi memang sudah di luar pikiran manusia.


lagipula sekarang dia ini adalah mahkluk abadi berpangkat Lesser Grade Immortal. jadi, mungkin dia tidak memerlukan bentuk sihir.


aku hanya perlu meningkatkan kekuatan Kisaragi sampai Low Grade Immortal dan sedikit memberikan panduan jurus fisik.' ucap ku dalam hati


aku berpikir, jika aku memberikan pelatihan fisik, bukan kah itu akan menganggu kekuatan sihir miliknya.


"hah, apa yang harus kulakukan" ucap ku sambil menghela nafas


saat ini, aku dan Satan sedang berada di atas atap kedai toko.


sambil berpikir apa yang harus kulakukan agar Kisaragi semakin kuat.


"Raja, mengapa kau sangat ingin dia menjadi kuat?" tanya Satan kepada ku


"saat menjalankan misi dari ku nanti di Daratan Gracia, dia memerlukan kekuatan untuk menjaga dirinya sendiri" ucap ku kepadanya


lalu, Satan pun menawarkan dirinya untuk menjadikan Abaddon guru dari Kisaragi.


"bagaimana jika anda menunjuk Abaddon sebagai guru bagi Kisaragi? itu akan sedikit membantu" ucap Satan memberikan saran


"Abaddon sedang menjalankan tugas penting dariku, itu akan menjadi waktu yang sangat lama.


mengingat dia akan menaklukkan sebuah daratan besar di tanah kebebasan." ucap ku kepada Satan


tidak ada cara lain untuk melatih Kisaragi.


tidak ada yang bisa kulakukan, walaupun sekarang dia adalah mahkluk Immortal.


dia bisa di bunuh oleh kultivator tahap dunia puncak.


"Raja, aku menyarankan anda melatih nya kepada Astaroth" ucap Satan


"Astaroth? memangnya dia bisa sihir?" tanya ku kepadanya


"dia mampu menggunakan sihir, tapi jauh di bawah Abaddon. dia sangat membenci sihir, jadi dia tidak ingin menggunakan sihir selamanya.


walaupun begitu, jika diperintahkan oleh anda, dia akan menggunakan sihirnya demi anda, Raja kami" ucap Satan


"aku tidak menyangka bahwa Astaroth bisa menggunakan sihir, sekuat apa bila ia bertarung dengan kekuatan penuh? tentunya dengan sihirnya" ucap ku bertanya kepadanya


Astaroth, mungkin mampu membunuh Dewata Tertinggi dengan mudah dan gampangnya.


seperti yang dilakukan Satan, dia hanya perlu menusukkan tangannya kepada Dewata Tertinggi dan dia mati akibat itu.


Astaroth mungkin bisa melakukannya, tapi, jika dia memakai kekuatan penuhnya.


sekuat apa? bisa membunuh 10 Great God di waktu yang bersamaan? bagaimana jika dia memakai kekuatan sihirnya?


apakah dia bisa bersanding dengan.. Saint God? atau yang lebih tinggi lagi?


tanpa pikir panjang aku langsung memanggil Astaroth.

__ADS_1


"JAWAB PERINTAH KU! ASTAROTH!" ucap ku berteriak


orang orang di kedai bisa mendengar suara ku.


Gartia, Kisaragi, dan 3 murid ku juga keluar dari kedai untuk melihat ku.


di sana, mereka melihat Astaroth dengan aura yang luar biasa di sekeliling nya.


Gartia dan Kisaragi, merasakan aura dari Astaroth.


*!!!!!


*!!!!!


mereka berdua berkeringat dingin.


benar benar aura yang luar biasa.


tampaknya, yang merasakan syok lebih berat adalah Kisaragi.


selain dia sudah menjadi mahkluk abadi, dia juga memiliki hubungan dengan ku.


dengan kata lain, Kisaragi, juga memiliki hubungan dengan Astaroth.


"huhk uhh.."


Kisaragi tampak sangat terjerat.


Satan menyembunyikan aura nya dengan sangat baik.


begitu juga dengan Beelzebub.


mereka bertiga pun, melepaskan aura nya secara bebas.


"Menghadap Raja!" ucap Astaroth


karena aura bebas Beelzebub dan Satan.


Kisaragi melihat Beelzebub dengan sangat terkejut.


"kuhk"


"penyihir tua, apa yang terjadi pada mu?" tanya Gartia dengan heran


"tekanan.. tekanan ini.."


Kisaragi, untuk pertama kalinya.


merasakan tekanan yang seperti ini.


dia seperti, mahkluk kecil yang di tatap oleh 4 mahkluk tak tertandingi.


aku menghampiri Kisaragi.


"Kisaragi.. untuk saat ini kau akan berlatih sihir dengan Astaroth" ucap ku kepadanya

__ADS_1


seketika, Astaroth pun terkejut dengan pernyataan ku.


dia heran mengapa aku mengetahui bahwa Astaroth bisa memakai sihir.


"lama tidak bertemu, Astaroth" ucap Beelzebub


"Beelzebub, sepertinya kau sangat senang berada di sini. begitu juga dengan kau, Commander." ucap Astaroth


Satan dan Beelzebub tersenyum.


"kau.. ingin bertarung?" tanya Astaroth


"badan kaku.. sudah lama tidak berolahraga" ucap Satan


"cukup." ucap ku menghentikan pertarungan


"Raja, apa yang membuat anda memanggil saya?" Astaroth bertanya pada ku


"kau, bisa menggunakan sihir bukan? walaupun sedikit, latihlah dia" ucap ku menunjuk Kisaragi


Astaroth menatap tajam Kisaragi.


"bisakah kau hentikan tatapan itu?" ucap ku kepadanya


"sungguh tidak sopan! menunjukkan tatapan itu kepada sang Raja" ucap Beelzebub


"cukup! Beelzebub, kau hanya memancing amarahnya" ucap ku kepadanya


"maafkan saya, Rajaku, saya akan mengajarkan nya dengan sepenuh nya" ucap Astaroth


"baiklah, semoga kau tidak mengecewakan diriku" ucap ku kepadanya


"baik Rajaku"


aku membawa Astaroth dan juga Kisaragi ke celah dimensi ku.


aku menggunakan tempat itu untuk melatih Kisaragi.


jika Astaroth bisa membuat Kisaragi naik menjadi Low Grade Immortal, maka dia memenuhi ekspektasi ku sebagai Perintah Tuhan.


"baiklah, Gartia, sekarang kita akan lanjut ke reruntuhan kuno, masih banyak reruntuhan kuno" ucap ku kepadanya


"baiklah, kalau begitu beson kita akan bersiap siap" ucap Gartia


...TO BE CONTINUED...


semuanya untuk para pembaca setia dari novel Incomparable: Lord Of Darkness


saya ingin meminta maaf sedalam dalamnya, dikarenakan chapter kali ini kata katanya sangat pendek.


maaf, karena saya sedang tidak enak badan.


saya sudah menyempatkan waktu istirahat saya untuk menulis novel chapter kali ini.


jadi saya mohon maaf sedalam dalamnya.

__ADS_1


jangan lupa like yang banyak ya, buat memberikan saya semangat untuk melanjutkan perjalanan dari Edzard Wesley.


#Clayrown


__ADS_2