INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 117. Perjalanan Abaddon (persiapan perang gelombang 2)


__ADS_3

setelah Abaddon mengadakan rapat bersama dengan Four Great Power. Abaddon pun kembali menyusun rencananya dengan baik.


untuk menyusun kembali seluruh rencana nya. dia memanggil Gaskins yang sedang berada di kastil koral.


pertemuan Abaddon dengan Gaskins sangat lah rahasia. dikarenakan cepat atau lambat, seluruh orang akan mengetahui bahwa Gaskins adalah Raja dari para Undead.


tentu saja, saat Gaskins akan berperan menjadi Raja Undead, dia akan menggunakan wujud Undead nya langsung.


selama ini.. wujud Gaskins yang di lihat oleh para penduduk desa adalah ilusi semata yang di buat oleh Abaddon.


begitu juga Abaddon, dia membuat ilusi seakan-akan dirinya adalah manusia paruh baya yang tampan.


dengan menghilangkan sihir ilusi. wujud dari Gaskins dia akan kembali di lihat menjadi Undead oleh seluruh orang.


...*di suatu tempat...


"saya menghadap kepada anda, tuan." ucap Gaskins dengan berlutut


"lama tidak bertemu ya, Gaskins." ucap Abaddon menyapanya


"senang melihat anda kembali setelah sekian lama tidak bertemu dengan anda" -Gaskins


"iya.. sebelum sebelumnya aku memberikan mu perintah untuk bebas melakukan apapun untuk memerintah kan seluruh prajurit Undead yang ku buat." -Abaddon


"maafkan saya tuan.. jika anda tidak menyukai kepemimpinan yang saya pimpin, maka saya akan berhenti untuk memimpin seluruh Undead yang ada." -Gaskins


"tidak tidak. kau salah paham, Gaskins. aku sungguh terkejut dan kagum akan rencana yang kau buat itu. aku tidak berpikir kau akan membantu ku melakukan serangan dadakan tanpa komando dari ku." -Abaddon


"sungguh senang rasanya.. saya berterimakasih karena anda memuji saya.."


-Gaskins


"benar, aku akan segera melakukan serangan perang ke kastil koral. aku sudah hampir kehabisan waktu untuk membangun kerajaan yang besar untuk RAJA ku" -Abaddon


"Raja akan senang dengan mu, tuan. saya akan memberikan dukungan penuh untuk anda."


-Gaskins


"terimakasih. kalau begitu, aku akan memberitahukan rencana selanjutnya untuk mu dan untuk ku. mungkin saja, ini adalah terakhir kali kita berbicara seperti ini, Gaskins."


-Abaddon


"Saya terima itu, tuan. tugas saya hanyalah melayani anda sampai saya mati." -Gaskins

__ADS_1


"baiklah.. dengarkan baik baik.." -Abaddon


"baik tuan!" -Gaskins


setelah itu, Abaddon pun memberitahukan seluruh rencana yang ia pikirkan.


inti dari rencana Abaddon adalah.. Abaddon akan membangkitkan Undead dengan jumlah ratusan ribu banyak nya.


agar seimbang melawan para manusia, Undead yang banyak akan membawa seluruh alur pertempuran menjadi lebih besar.


untuk rencana selanjutnya, lebih baik tidak diberitahukan. karena akan membawa spoiler.


"itu lah, kau hanya perlu menjalankan tugas yang kuberikan kepada mu itu." -Abaddon


"baik, saya laksanakan." -Gaskins


Gaskins pun menundukkan kepalanya.


"saya persembahkan seluruh yang saya miliki kepada anda." -Gaskins


"baiklah! ku terima persembahan mu itu!!"


-Abaddon


dengan begitu, ini akan menjadi percakapan terakhir kalinya antara Abaddon dengan Gaskins.


...*Markas pasukan Revolusioner...


"anda memanggil saya? pimpinan?" tanya Rudra


"benar.. aku ingin kau ikut bersama ku ke suatu tempat, Rudra." jawab Abaddon


setelah itu, Abaddon pun membawa Rudra ke suatu tempat yang sangat jauh dengan menggunakan sihir teleportasi.


*WHOOSH


mereka berpindah entah kemana, Rudra juga tak mengetahui tempat yang mereka tuju itu.


sekarang ini.. mereka sedang berada di atas.. singkatnya mereka terbang.


"woah! aku terbang!" ucap Rudra dengan sangat terkejut


"kau tidak terbang, bodoh. ini adalah sihir ku yang membuat dirimu menjadi ringan, agar aku bisa mengangkat nya lebih mudah." ucap Abaddon

__ADS_1


"oh.." ucap Rudra dengan kekecewaan


"lihat itu.. Rudra, inilah yang ingin kau tunjukkan kepada mu.." ucap Abaddon


Rudra yang penasaran pun melihat apa yang ingin ditunjukkan kepada Abaddon.


dan sungguh mengejutkan.. Rudra sangat terkejut akan hal itu..


"apa.. apa apaan ini.." ucap nya dengan sangat terkejut


lebih dari 100 ribu Undead.. berkumpul tepat di bawah mereka berdua terbang.


"pimpinan.. apa itu..?" ucap Rudra dengan sangat terkejut


Abaddon pun kembali ke pasukan Revolusioner untuk membahas nya lebih lanjut.


*WHOOSH


"Kumpulkan seluruh pasukan" ucap Abaddon kepada Rudra


"Siap!!"


...*3 jam kemudian...


seluruh orang telah berkumpul di aula utama markas besar pasukan Revolusioner.


seluruh pasukan yang sudah sembuh dari peperangan, ada lebih dari 100 ribu anggota yang berkumpul di aula utama.


"senang kalian berkumpul.. aku akan langsung menjelaskan intinya saja! waktu sudah tidak lama lagi"


Abaddon tanpa basa basi. langsung menyampaikan informasi kepada seluruh anggota pasukan Revolusioner


jumlah perbandingan pasukan Revolusioner dan pasukan Undead, kurang lebih mereka itu sama jumlah nya.


jadi, dengan begitu Abaddon bisa melakukan perang dengan tenang.


"selesai.. tanggal dan waktunya sudah ku sampaikan.. kalian harus melakukan perpisahan dengan orang tercinta. perang kali ini.. akan menjadi perang yang bahkan jauh lebih besar dari sebelumnya" ucap Abaddon


"BAIK! PIMPINAN!"


dan dengan Begitu.. Abaddon pun semakin dekat lagi dengan keberhasilan nya dalam misi.


...TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2