INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 18. Istirahat Santai


__ADS_3

Setelah menyelesaikan Gate yang berada di tingkat Great Disaster.


Guren dan Villas memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati keindahan danau yang indah.


Guren dan Villas sedang menunggu jemputan dari Rumia untuk menjemput kami yang berada sangat jauh dari Negara Pusat.


"Villas, bagaimana cara mu mengalahkan musuh itu?" tanya Guren kepada Villas


"Dengan mengerahkan seluruh energi yang ku punya pada pukulan terkuat milik ku, aku mengincar kepalanya saat dia lengah" jawab Villas


"bukan kah dia pengguna pedang? apa kau bisa menghindari serangan pedang itu?" ucap Guren


"ini adalah kedua kalinya aku respect kepada beberapa mahluk yang pertama kau yang bisa mengalahkan ku, yang kedua mahluk itu" ucap Villas


"bagaimana bisa kau respect?" -Guren


"saat dia mengetahui bahwa aku tidak bisa berpedang, dia membuang seluruh peralatan nya dan memilih untuk tangan kosong" -Villas


"itu luar biasa, harunya dia lawan yang lebih baik dari ku saat bertarung dengan mu waktu itu" -Guren


"boss, anda masih yang terbaik.." -Villas


"kalau begitu Villas, apa kau masih bisa bergerak?" -Guren


"masih boss, pertarungan dengan mahkluk itu hanya menghabiskan seluruh energi milik ku"


-Villas


"kau masih bisa berburu atau kau lelah?"


-Guren


"aku masih bisa berburu.. memangnya kenapa boss?" -Villas


"pertarungan ku dengan boss mahkluk itu menghabiskan banyak tenaga, aku tidak bisa berburu lagi.." -Guren


"baiklah boss, aku akan berburu. sampai jumpa, jaga diri mu boss." -Villas

__ADS_1


'aih, aku menipu seseorang lagi. padahal aku lagi malas saja sie, hihi.' ucap Guren dalam hati


setelah beberapa jam menunggu lama, Villas datang membawa seekor harimau yang sangat besar.


"Villas, yang kau bawa itu harimau? sungguh sangat baik.." -Guren


"boss, jangan jangan kau tidak suka daging harimau?" -Villas


"aku suka saja, sekarang aku akan mencari kayu untuk tempat nya.." -Guren


"aku akan mencari bahan bahan nya boss, anda tinggal sebutkan saja apa bahannya" -Villas


"tidak tidak, kau duduk saja dan jangan mengikuti ku.. mengerti??" -Guren


"baik boss" -Villas


Guren pun mulai mencari bahan bahannya, mulai dari kayu, batu, dan yang lainnya. setelah itu, dia sampai di tepi danau lagi untuk membuat peralatan.


"bagaimana cara mu membuat peralatan boss?" -Villas


"aku menggunakan kekuatan kegelapan ku untuk menciptakan apapun" -Guren


"bukan kah itu hebat boss?" ucap Villas


"ya.. namun aku masih belom menyempurnakan kekuatan sesungguhnya" ucap Guren kepadanya


"boss, jika kau bisa menciptakan apapun hanya dengan pikiranmu.. kau bisa membuat mahkluk dari kegelapan mu juga?" -Villas


mendengar itu, Guren pun terdiam menyadari bahwa omongan Villas itu benar, bahkan dia pun tidak menyadari itu dan tidak tahu bisa atau tidak nya membuat mahkluk dari kekuatan kegelapan nya.


Guren yang ingin bertanya kepada Addison, namun ada Villas di sini. itu akan membuat dirinya terlihat aneh jika berbicara di sini, di depan Villas.


"Villas, bisakah kau membawa daging beruang?" tanya Guren kepadanya


"bisa saja, namun akan Berjam jam jika aku mencarinya" jawab Villas


"tidak perlu, di belakang danau ini adalah rawa rawa. jika kau masuk ada goa kering, itu ada beruang" -Guren

__ADS_1


"baiklah boss, aku akan kesana!" -Villas


setelah itu, Villas pergi ke sana. dan Guren pun mulai berbicara dengan Addison


"Addison, apakah yang dikatakan Villas benar??" tanya Guren kepadanya


"orang itu luar biasa, seperti yang ku bilang sebelumnya. ini adalah jurus rahasianya" ucap Addison


"apakah aku juga bisa melakukan sebagai macamnya?" -Guren


"kau kira saja, lalu coba saja, dan pikirkan. bagaimana cara ku mengalahkan para Dewa, Dewi, dan Malaikat. ada Malaikat, Dewa, Dewi yang sangat besar dan ada juga yang normal seukuran manusia" -Addison


"terimakasih, kau bisa diam" -Guren


"kau marah karena tidak mengerti apa yang ku maksud?" -Addison


tidak lama datang lah Villas dengan membawa beruang.


"boss, aku sudah datang. dan ini daging beruang yang kau ingin kan" -Villas


setelah itu, mereka pun makan dengan sangat lezat daging harimau dan beruang.


"makanan mu sangat enak boss" ucap Villas


"makan lah" ucap Guren


Guren dan Villas masih menikmati makanan mereka, dengan sangat lahap. setelah selesai, kami mulai membuat api unggun untuk penerangan.


mereka mengobrol apa saja selama sepanjang malam. di tengah obrolan kami, datang lah Rumia membawa helikopter di tengah malam begini


"tuan, boss. anda di sanaa??" ucap Rumia


melihat rumia yang menjemput mereka, Guren dan Villas pun naik ke atas helikopter dan pulang bersama mereka


"kau sedikit terlambat, Rumia." ucap Guren


"maaf boss, aku harus menentukan koordinat nya agar tepat" ucap Rumia

__ADS_1


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2