INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 139. Rencana.


__ADS_3

sebelum Edzard benar benar menyusun rencana bersama dengan para manusia manusia jenius itu.


dia pergi untuk mendatangi tempat Gartia berada, dia sungguh ingin bertanya tentang keberadaannya kepada Gartia.


...*Di suatu tempat di kastil kerajaan...


*WHUS WHUUS


Edzard menyelinap ke sela sela kastil kerajaan


setelah menggunakan jurus , Edzard yang sudah menemukan keberadaan Gartia pun langsung mendatanginya.


*TOK TOK TOK


Edzard mengetuk pintu kamar Gartia


"iya tunggu siapa?" tanya Gartia dari dalam pintu


kemudian, Gartia pun membukakan pintu kamarnya, dia sungguh terkejut melihat Edzard yang sudah berada di depan pintu kamarnya.


"Edzard.. mengapa.. kau ada di sini?" tanya Gartia dengan sangat terkejut


"bisakah aku masuk? aku ingin mengobrol berdua dengan mu" ucap Edzard kepadanya


"baik- baiklah.. silahkan masuk ke dalam.." ucap Gartia mempersilahkan nya masuk


kemudian, Edzard pun masuk ke dalam kamar Gartia.


Gartia dan Edzard mulai berbicara satu sama lain tentang masalah kali ini.


"aku tak tahu apa yang kau pikirkan Gartia.. sebenarnya apa mau mu? apakah kau benar benar puas dengan semua ini? aku masih bisa membawa mu pergi dari sini--" -Edzard


"cukup!" -Gartia


ini pertama kalinya.. Gartia membantah perkataan Edzard untuk pertama kalinya.


tidak pernah terpikirkan oleh Edzard bahwa Gartia akan melakukan hal seperti ini.


"maafkan aku Gartia.. aku hanya ingin mendengar jawaban mu.." tanya Edzard dehan serius


"Edzard.. saat ini.. aku akhirnya bisa kembali bertemu dengan ayah kandung ku.. aku juga bisa bertemu dengan adik adik ku.. dan juga, saat ini keluarga ku juga membutuhkan bantuan ku.." jawab Gartia kepadanya


"aku tau apa yang ingin kau katakan.. tetapi, jika kau ingin pergi, maka aku akan siap kapan pun kau meminta bantuan dariku. selamat tinggal Gartia, semoga kau berbahagia." ucap Edzard


kemudian.. dia pergi tanpa meninggalkan jejak suara sedikitpun.. di tempat yang hening ini, Gartia menangis dalam diam.


...*kedai toko...


kembali ke kedai toko, Edzard pergi ke kastil kerajaan hanya sendirian, sedangkan di kedai toko ada 5 orang jenius- tidak, jika ditambahkan dengan Merlin maka dia juga menjadi salah satu orang jenius itu.


Merlin juga termasuk kategori orang jenius super, umurnya saat ini hanyalah 30-33 tahun, tahun yang muda untuk seseorang dewasa.


tapi bakat yang dimiliki Merlin memang lah tidak sebanding dengan bakat orang orang- tidak, bakat Merlin memang tak bisa disandingkan dengan monster monster itu.




Peramal terhebat sepanjang sejarah, Nostradamus.




Biksu monster, Rasputin.

__ADS_1




Thumberlina si otak jenius super, Darwin.




Dokter gila, Marcel.




Pedang taring tajam, Clara.




Penyihir Agung, Merlin.




saat ini, mereka sedang berdiskusi tentang rencana mereka saat ini. bersama dengan Satan yang ikut di sana, dia (Satan) juga memberikan beberapa saran kepada para manusia manusia jenius itu.


"baiklah, kita sudah menetapkan rencana nya. sekarang tinggal kau meramalkan nya, Nostradamus. bisakah kau ramalkan seluruh rencana ini?" -Merlin


"baiklah itu tidak masalah" -Nostradamus


kemudian, Nostradamus mulai meramalkan seluruh isi rencana tersebut, berhasil atau tidaknya itu tergantung sama ramalannya.


"Tidak masalah, aku melakukan ini hanya untuk Raja, dia menyuruhku untuk membantu kalian jika kalian memerlukannya." -Satan


"tapi, bukankah rencana ini terlalu gila? jika ingin bermain main, jangan melakukan hal yang segila ini kan?" -Marcel


"Tidak perlu khawatir Marcel, kita hanya perlu mengikuti arusnya saja." -Rasputin


setelah beberapa menit, akhirnya Nostradamus menyelesaikan ramalannya tersebut.


"bagaimana hasilnya?" -Merlin


"uh.. aku tak bisa melihat ramalan tersebut.. isinya di dalam hanyalah kegelapan, aku tak bisa melihat kemanapun." -Nostradamus


"yang benar saja.." -Merlin


"hm.. kudengar, Gartia memiliki seorang kakak laki laki. dimana dia saat ini..?" -Satan


"dari informasi yang kudapat.. dia saat ini berada di.. Penjara bawah tanah tepat berada di bawah kastil kerajaan.." -Merlin


"begitukah? kalau begitu aku akan segera kembali.." -Satan


"baiklah, berhati hati lah.." -Merlin


Satan pun pergi. entah apa yang ingin dia lakukan saat ini.


"hm? ada apa? Nostradamus? mengapa kau terlihat cemberut begitu?" -Merlin


"tidak ada." -Nostradamus


"bukan kah sudah jelas? saat ini julukan nya sebagai peramal terhebat sepanjang sejarah telah jatuh, dikarenakan dia tak bisa meramalkan rencana kita tadi." -Rasputin

__ADS_1


"ah! iya juga ya! hahahaha, Kau menyedihkan sekali ya Nostradamus" -Merlin


"hahahah, sepertinya kau harus banyak belajar lagi Nostra" -Marcel


"diamlah kalian.." -Nostradamus


semuanya tertawa terbahak bahak karena kelakuan Nostradamus. mereka semua mengejek Nostra agar lebih banyak belajar lagi.


dikarenakan umurnya yang masih lah di bawah 20 tahun. kelakuannya juga seperti umurnya saat ini, dia sangat lah kekanakan.


setelah beberapa saat, Edzard pun datang ke tempat Merlin dan yang lainnya.


"hm? ada apa dengan kalian? mengapa kalian tertawa terbahak bahak seperti itu?" tanya Edzard dengan lantangnya


"HUAAA tolong aku Edzard" ucap Nostra yang berlari ke adat Edzard


"Hoy hoy, kalian membully seroang anak kecil? apa yang kalian pikirkan saat ini?" tanya Edzard dengan rasa amarah


"te-tenang lah, kami tidak mengejek Nostradamus sedikit pun, kita hanya menertawakan nya sedikit" ucap Merlin membela dirinya


"ya, kita hanya menertawakan nya bukan mengejek nya" ucap Rasputin juga membela diri nya


"tidak! dia meledekku karena aku gagal dalam meramal sesuatu huaa" ucap Nostradamus


"kalian ini..benar benar.." ucap Edzard dengan amarah


...*Di sisi lain, ditempat Gartia...


"aku benar benar tak bermaksud jahat apapun kepadamu, Edzard..." ucap Gartia dengan rasa bersalah


di saat Gartia sedang melihat ke luar jendela kastil, tiba tiba saja ada suara yang memanggil dirinya.


...datang lah ke penjara bawah tanah...


seketika, Gartia pun terkejut dengan kehadiran suara tersebut. dia tak merasakan adanya hawa keberadaan seseorang dimanapun.


...datang lah ke penjara bawah tanah...


suara itu terus menerus terulang ulang di kepala Gartia, akhirnya dia memutuskan untuk datang ke penjara bawah tanah.


...*Penjara bawah tanah...


di penjara bawah tanah banyak sekali penjahat penjahat mengerikan yang di kurung di dalam tempat ini.


lebih dari ratusan ruangan Penjara yang ada di bawah tanah ini. Gartia di suruh oleh suara itu untuk masuk ke bawah tanah terdalam dari penjara.


dan di situ ada pintu besar, dia di suruh untuk membuka pintu itu oleh suara misterius itu.


*CLEAK


Gartia membuka gerbang pintu tersebut


*CREAAAK


Dia mulai membuka pintu tersebut


saat pintu dibuka, Gartia melihat sesosok orang yang sedang dirantai di segala sisi.


"apakah kau yang memanggilku?" tanya Gartia dengan heran


"apakah kau Gartia?" tanya orang itu


"iya aku sendiri Gartia. lalu apa yang membuat mu memanggil ku kemari?" jawab Gartia yang dilanjutkan oleh pertanyaan


"aku adalah Cluster Le Aundria..lebih tepatnya adalah kakak kandung mu.."

__ADS_1


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2