
setelah terbentuk nya sebuah pasukan Revolusioner. semua warga semakin hari semakin menjunjung tinggi pembentukan sebuah kerajaan.
menurut mereka, membentuk kerajaan akan lebih aman dan terjaga jika ada sesuatu bahaya terjadi.
tidak banyak orang yang akan pergi dari tanah kebebasan untuk berlindung diri, tetapi, daratan lain tidak se-damai tanah kebebasan.
di Daratan Britania, di sana mereka akan saling menghormati jika mereka satu kasta, terdapat perbedaan besar antara kasta rakyat biasa dan kasta bangsawan.
banyak sekali orang yang membenci para bangsawan, karena direndahkan, di hina, di lecehkan, bahkan ada yang lebih parah lagi.. untuk itu, banyak rakyat yang pindah ke tanah kebebasan untuk mencari kedamaian.
Pasukan Revolusioner menjanjikan pembangunan sebuah kekaisaran yang meliputi seluruh Tanah kebebasan. jika di ukur, maka kekaisaran kali ini akan 8 kali lebih besar dari 3 kekaisaran yang berada di Britania.
Abaddon, sang pemimpin pasukan Revolusioner, dia menjanjikan kekaisaran yang damai, tanpa adanya perang ataupun kekacauan. dia juga akan mengeksekusi mati jika ada seseorang yang melanggar undang undang yang telah di buatnya.
seluruh undang undang berisi tentang perdamaian dan tanpa adanya kekerasan.
tentu saja, hal itu hanyalah untuk mendapatkan kepercayaan dari para rakyatnya, setelah terdirinya sebuah kekaisaran yang megah dan mewah, dia akan menciptakan sebuah fraksi bangsawan yang berada langsung di bawah dia sendiri.
"Semua sudah sangat matang.. sepertinya Gaskins sudah sampai di sana? baiklah, saatnya menjalankan langkah selanjutnya.."
Abaddon tersenyum jahat.
*3 Hari kemudian
"BERITA BERITA!!!"
seseorang berlari sangat kencang ke tengah area terbuka.
"ada apa ini?"
"hey kau mengganggu diriku!"
"kenapa kau!?"
semua orang bertanya tanya apa yang dia lakukan.
dengan nafas yang terhela dia mengatakan "DESA GUAINA! DESA GUAINA! DIA DI SERANG OLEH UNDEAD ITU!!!!"
*!!!
"APA!"
"BAGAIMANA MUNGKIN!"
"KITA TIDAK AMAN!"
"WAAGGGHHH"
semua orang menjadi ketakutan, mereka semua sangat sangat terkejut.
Abaddon, dia berada di dalam sebuah kedai. setelah mendengar berita itu dia pun menjadi tersenyum.
Abaddon pun keluar dari kedai.
"apa! kita memang tidak bisa membiarkan undead itu bertindak seenaknya saja!" ucap Abaddon
dia memberikan hasutan kepada seluruh warga untuk menjadi anggota Revolusioner, dan akan diberikan kekuatan olehnya.
"mari kita bersatu! mau sampai kapan lagi kalian akan bertindak seperti ini ha!! tidak ada yang bisa kalian lakukan selain berperang! apakah kalian hanya akan menunggu ajal kalian di cabut!" ucap Abaddon
dia terus berpidato di seluruh orang orang.
mereka yang beberapa hari lalu menolak mentah mentah tawaran milik Abaddon, kini setuju akan berperang bersama dengannya.
kebanyakan dari mereka adalah seorang pemuda yang hidup sendiri, seorang ayah yang harus melindungi keluarganya, seorang ksatria yang tidak bisa diam saja jika ada warga di sakiti, dan seorang penyihir yang harus membantu para pejuang.
kini, Pasukan Revolusioner menjadi sangat banyak. mereka akan bersiap pergi dari desa. namun, akan menunggu waktu berselang 3 hari.
3 hari, digunakan untuk beberapa pejuang yang akan berpisah dengan keluarganya, bisa jadi mereka mati di peperangan atau selamat.
namun, Abaddon pun memutuskan untuk melatih para pasukan Revolusioner.
dia membagi 10 kelompok divisi dalam penyerangan kali ini, yang mana 1 divisi mereka terdiri dari 30 orang.
artinya, Abaddon pun membagi dirinya menjadi 10 kembaran dengan kekuatan 1/100 dari aslinya.
__ADS_1
Abaddon akan memperpanjang waktu 7 hari untuk pergerakan nya. dia mengatakan bahwa, Undead itu juga akan membentuk pasukan.
*di kedai toko
"UAHK! hey paman Eas, apakah kau ikut menjadi anggota Revolusioner?" tanya Abaddon
"tidak tidak, aku lebih baik menunggu kemenangan mu dari pada ikut berperang" ucap paman Eas
Abaddon pun heran dengan perkataannya
"mengapa kau menunggu ku?" tanya dirinya
"aku tidak memiliki kekuatan.. lagipula aku sudah tua.. hoho.."
"baiklah kalau begitu.."
Abaddon hanya terdiam.. dan dia bergumam "manusia itu aneh.."
Paman Eas yang mendengar Abaddon bergumam pun bertanya "ada apa..?"
"ah! tidak tidak.."
mereka berdua pun melanjutkan minum mereka.
di saat sedang minum bersama Paman Eas dan kawan kawan lainnya.
Gaskins datang ke dalam kedai.
*CREEEK
dia membuka kedua pintu toko kedai.
semua orang melihat dirinya.
"hm? Yo Gaskins! sudahkah kau menyelesaikan tugas yang ku berikan?" tanya Abaddon
"tuan, aku sudah melakukan nya. apakah ada perintah baru?" ucap Gaskins kepada Abaddon
Paman Eas bertanya tanya, dja heran tugas apa yang diberikan Abaddon kepada Gaskins.
'tugas? ada ada saja, dia di sini bersenang senang huh, giliran anak buahnya dia suruh bekerja. biarkan lah, lagipula mereka ini masih muda' ucap Paman Eas dalam hati
lalu, di saat yang bersamaan. dia merasakan perasaan yang sangat membuatnya nostalgia.
*!!!!!
tekanan energi ini.. tekanan energi yang bisa membuat Abaddon terdiam.
semua yang berada di bar melihat tingkah laku Abaddon seperti itu pun bertanya tanya.
"ada apa?"
"hey.. kau baik baik saja..?"
"apakah kau pingsan dengan mata yang terbuka?"
mereka semua bertanya tanya, Abaddon menghiraukan hal itu.
yang dia rasakan adalah.. 9 dari 10 The Commandments.. dia merasakan bahwa 9 mahkluk itu sedang berkumpul..
'Sialan.. The Commandments sedang berkumpul.. tidak salah lagi ini energi mereka.. tidak salah lagi.. sepertinya mereka sedang melakukan asik asik (pertempuran). apakah aku harus kesana!? sialan! tapi ini tugas pribadi ku, sebelum aku selesai, aku tidak boleh meninggalkan Tanah kebebasan'
Abaddon sangat bingung..
dia merasakannya karena dia terhubung dengan mereka.
9 Perintah Tuhan sedang berkumpul, sedangkan dirinya berada di toko kedai.
'tidak diragukan lagi.. energi kegelapan yang bergelonjak tak terkendali ini.. mereka memang sedang berkumpul..'
setelah beberapa waktu.. Abaddon pun memutuskan untuk tetap berada di tanah kebebasan.
dia yakin, walaupun The Commandments saat ini sedang menjadi sangat lemah, tetapi tidak mungkin untuk membunuh mereka semudah itu.
jadi, dia memutuskan untuk tetap tinggal.
__ADS_1
"uh.. aku tiba tiba tidak enak badan.. aku akan pergi ke kamar.." ucap Abaddon yang berjalan pergi
biasanya, saat Abaddon pergi, maka Gaskins akan pergi.
tetapi.. Gaskins hanya terdiam dengan kepala yang tertunduk.
matanya melotot dan tak berkedip sama sekali..
dia terlihat sangat sangat ketakutan
'apa itu, mengapa.. mereka sangat mengerikan.. mahkluk apa itu.. kegelapan..? mahkluk yang menatap ku itu.. adalah kegelapan?'
dia sangat sangat terkejut.
dia juga bisa merasakan hawa keberadaan para The Commandments, sama halnya dengan Kisaragi.
jika Kisaragi bisa merasakan setiap keberadaan dari The Commandments, itu karena dia terhubung langsung dengan Edzard Wesley.
untuk Gaskins, dia hanya bisa merasakan keberadaan The Commandments jika di situasi tertentu.
seperti saat mereka berkumpul, atau salah satu dari mereka berada di dekat Gaskins atau jika seorang The Commandments sedang marah atau emosional.
saat sedang termenung, seseorang menyadarkan dirinya.
"hey Gaskins, kau tidak ikut Abaddon?"
*!!
dia pun sadar dari termenung nya.
"tuan? dimana dia?" tanya Gaskins
"dia kembali ke kamarnya"
setelah diberitahu kan, Gaskins segera pergi ke kamar Abaddon.
*TOK TOK TOK
dia mengetuk pintu kamar.
"Masuklah.." ucap Abaddon
"maafkan saya meninggalkan anda.. tuanku.." ucap Gaskins dengan berlutut
"tidak masalah, kau merasakan nya juga bukan? aura yang sangat mengintimidasi dari mereka?" -Abaddon
"benar.. sangat mengerikan.. aku hampir mati hanya dengan hawa keberadaan nya.. siapa mereka sebenarnya tuan?" tanya Gaskins
"mereka adalah mahkluk yang setara dengan diriku. kami terikat satu sama lain, itu artinya mereka juga terikat dengan dirimu. kami berjumlah 10 mahkluk yang tercipta dari kegelapan, kami berada di bawah langsung Sang Penguasa Absolute Kegelapan"
"Sang penguasa absolute kegelapan?"
"ya.. jika aku adalah tuan mu.. maka dia adalah tuan ku.."
"tuan dari mu? apakah dia kuat?"
"sungguh sangat kuat.. kau harus menghormati dirinya melebihi apapun, bahkan lebih dari diriku"
"baiklah tuan.."
"baiklah.. setelah kau menghancurkan Desa GUAINA itu.. aku akan membangun sebuah kastil nya."
Abaddon, dengan jarak yang sangat sangat jauh, dia membangun sebuah kastil yang berada tepat di ujung tanah kebebasan.
*GRRDD GRRDD GRRRD
gempa yang sangat kencang terjadi, gempa ini bukan berasal dari tanah, melainkan dari sihir Abaddon.
*BRUAAAKK
keluar sebuah kastil yang sangat tinggi.
kastil yang terbuat dari bebatuan koral.
ini akan menjadi pertahanan milik Gaskins nantinya.
__ADS_1
"sudah saat nya memulai langkah berikutnya"
...TO BE CONTINUED...