
Keesokan harinya, Guren dan Minnie mulai bersiap siap untuk datang ke acara pernikahan.
"kau siap? Guren?" tanya Minnie
"ya! mari berangkat!" jawab Guren dengan percaya diri
karena mereka tidak punya mobil, jadi, mereka pun memesan mobil jemputan. lalu di dalam mobil Guren dan Minnie mulai membicarakan mengenai rencana mereka.
"jadi, rencana mu itu akan berhasil?" -Minnie
"ya, percaya padaku" -Guren
"bagaimana bisa? rencana kita hanya duduk duduk saja sampai akad nikah di mulai?" -Minnie
"tenang saja, kau akan tahu nanti" -Guren
"terserah kau!" -Minnie
setelah beberapa menit, akhirnya mereka telah sampai di Ren Building
"ini adalah gedung yang sangat besar ya.." -Guren
"ini gedung milik salah satu dari 4 keluarga besar di dunia" -Minnie
"Minnie, kenapa kau mengetahui banyak hal?" -Guren
"apa kau tidak tau jurusan ku saat di sekolah?"
-Minnie
"ah, kau seorang Arkeologi" -Guren
"hmph... mari kita masuk" -Minnie
saat mereka berada di depan gerbang, Guren dan Minnie memberikan tiket undangan untuk memasuki Gedung.
"Sialan, apa ini? besar sekali dan sangat megah!?" ucap Guren dengan tatapan bersinar sinar
"bukan kah ini mahal!" ucap Minnie yang terkejut
"mari kita cari tempat duduk dulu" ucap Guren
setelah mereka mendapatkan tempat duduk, acara pernikahan pun di mulai dengan sangat megah.
[Hadirin sekalian, dimohon untuk semuanya tenang. acara pernikahan akan di mulai sesuai urutan yaitu:
kedatangan pengantin pria dan wanita
kedatangan para keluarga besar
akad nikah
pemberian hadiah
......sekian dari saya]...
lalu semua nya mulai membicarakan tentang 4 keluarga besar.
"apakah keluarga besar sehebat itu? sampai sampai mereka membicarakan nya?" ucap Guren
__ADS_1
"aish kau tidak tau? siapa yang tidak tau di seluruh dunia tentang mereka" -Minnie
"ha..? kenapa?" -Guren
"4 keluarga besar adalah keluarga yang mencakup seluruh ekonomi dunia, sebenarnya Negara Pusat Dunia ini sendiri di dirikan oleh 4 keluarga itu sendiri!" -Minnie
"woah, berarti mereka kasta tertinggi di dunia?" -Guren
"ya.. mereka memiliki hak khusus, bahkan Hunter peringkat SS masih di bawah mereka" -Minnie
...[baiklah, kita akan menyambut kedatangan pengantin pria dan wanita] ...
setelah pembawa acara melakukan pidato pembukaan. para pengantin pria dan wanita pun ikut datang.
*CREAAK
mereka mulai memasuki gedung, semua orang ikut bersorak sorak kepada mereka.
saat pengantin pria dan wanita memasuki ruangan, semua orang yang ada di ruangan mulai bertepuk tangan.
Guren dan Minnie pun ikut bertepuk tangan karena terpaksa, lalu tidak lama Lucia melihat Minnie dan langsung menghampiri nya.
"Minnie, kau datang??" ucap Lucia
"ya, aku datang Lucia. mengapa kau mau menikah dengan pria seperti itu?" -Minnie
tidak lama pengantin pria datang menghampiri mereka, dia bernama Hanza Landa dari keluarga bangsawan tingkat 3 (rendah) di Negara Pusat Dunia.
"hallo, aku adalah calon suami Lucia. kalian siapa?" ucap Hanza memperkenalkan diri
"calon suami? calon suami nya adalah orang ini!" ucap Minnie
"apa yang kau bilang?" -Hanza
"dia Guren!" -Minnie
Lucia yang mendengar hal itu langsung terkejut.
"Guren! kau bernar benar Guren? benarkah itu kau?" -Lucia
"aku adalah Guren. lama tak bertemu, Lucia." -Guren
"Siapa kau?? apakah kau teman dari Lucia juga?" -Hanza
"tenang lah, dia adalah orang yang kucintai. dan aku akan membawanya kembali, dan tidak akan menikah dengan seorang seperti mu." -Guren
"baiklah, aku tidak akan melupakan ini. ayo Lucia, kita menuju aula" ucap Hanza sambil menarik tangan Lucia
"sampai jumpa, Minnie dan Guren" -Lucia
...[Acara selanjutnya adalah menunggu kedatangan 4 keluarga besar] ...
setelah menunggu beberapa lama, akhirnya salah satu dari 4 keluarga besar datang, yaitu keluarga Hendricks.
Keluarga Hendricks diwakilkan oleh blogger Hendricks, dengan tepukan tangan yang meriah. dia datang dan duduk di kursi VIP.
"itu adalah keluarga Hendricks, walaupun yang Terendah dari 4 lainnya. keluarga mereka tidak bisa diremehkan" -Minnie
di lanjutkan dengan keluarga Walton yang di wakili oleh Martin Walton, anak dari ketua biro asosiasi, Arsy Walton. dengan sambutan yang meriah dia duduk di kursi VIP.
"itu adalah Martin Walton, dan dia anak dari ketua asosiasi Hunter" ucap Minnie
"jadi itu anak ketua asosiasi" ucap Guren
__ADS_1
"kau tahu?" -Minnie
"kekekke lihat lah, ini akan semakin menarik" -Guren
lalu datang lah keluarga Rothschild yang diwakili oleh Mina Rothschild, dengan sambutan yang meriah dia duduk di kursi VIP.
"hey, untuk apa kursi VIP 3 di bawah dan 1 di atas?" ucap ku bertanya kepada minnie
"itu untuk keluarga besar ke 4, itu adalah keluarga terbesar di antara 4 keluarga" ucap Minnie
"begitu" -Guren
lalu datang lah keluarga besar terakhir, sekaligus adalah keluarga terbesar di antara 4 keluarga besar lainnya.
dia adalah Keluarga Rendra.
keluarga Rendra di wakili oleh Rasca Rendra dan juga Rheindz Rendra sebagai adiknya Rasca.
"haha, meriah sekali ini" ucap Rasca
"kakak, jangan bertingkah yang tidak tidak" ucap Rheindz
'orang itu masih saja seperti itu' ucap Guren dalam hati
"itu adalah keluarga Rendra, keluarga yang sangat kaya. bahkan gedung ini milik mereka" -Minnie
Rasca pun mulai menduduki kursi yang tersedia di paling atas, kursi VVIP yang hanya dimiliki olehnya.
lalu Hanza mulai bertekuk lutut di hadapan para perwakilan keluarga besar
[Dengan segalanya, saya akan menikah dengan Lucia Nirza, saya harap anda memberikan kemudahan] ucap Hanza
"mengapa bertekuk?" ucap Guren yang bertanya kepada Minnie
"ini adalah Negara Pusat Dunia, tempatnya di kuasai oleh para bangsawan. jadi jika bangsawan ingin menikah maka harus ada persetujuan dari 4 keluarga besar" ucap Minnie
semuanya di awali dengan Hanza yang bertekuk lutut di hadapan mereka yang memiliki kekuasaan absolute.
"aku setuju, ku lihat kau.. dengan kasihan" ucap Blogger
"hey blogger, kau main setuju saja?" Tanya Rasca
"tuan, ini hanyalah pernikahan untuk mereka" ucap Martin
"ya tuan, ini tidak masalah bagi kita bukan?" ucap Blogger
"tapi wanita itu cantik sekali.. apa kalian tidak merasa begitu? maksudku apakah kalian ingin menyia nyiakan nya?" ucap Rasca
"saya mohon kemurahan tuan Rasca" ucap Hanza
"kakak, ayolah, jangan main main.." ucap Rheindz dengan khawatir
"baiklah" ucap Rasca
"apakah tuan Rasca tidak menemukan jodohnya? huhu" ucap Mina
"Mina, kau saja masih.. seperti itu bukan.. ahahaha" ucap Rasca
"aku tidak ingin berurusan dengan keluarga Rendra, aku setuju dengan pernikahan ini" ucap Mina
ke tiga dari empat keluarga besar sudah setuju dengan acara pernikahan kali ini.. hanya tersisa Rasca saja yang belum memberikan jawaban nya.
...TO BE CONTINUED...
__ADS_1