
Happy Reading😘
Pagi ini semua sudah bersiap untuk pulang ke indonesia. Bahkan Mobil pun telah di siapkan untuk mengantar mereka ke bandara.
Mawar baru saja selasai bersiap. Tiba tiba Brayn masuk kedalam kamar nya. Dia hanya menatap Kakak nya lewat pantulan cermin saja, Mawar melihat sepertinya Brayn ingin mengungkapkan sesuatu pada nya.
'' Ada apa Kak?''
'' Eum, ini, Kakak mau tanya! Anak buah Kakak kamu habisi?''
'' Nggak, tapi.... Gak tahu deh James, ngapain mereka!''
'' Hah, kamu serahkan mereka pada James?' kaget Brayn.
Mawar mengangguk. '' Ya, karena dalam kejadian kemarin, aku di bantu James.''
Brayn terlihat membuang napas nya dengan kasar. Bukan apa, hanya saja. Anak buah nya itu, adalah anak buah terbaik Brayn. Dan Brayn sudah janji pada mereka, kalau mereka tak akan celaka.
'' Kenapa Kak?'' heran Mawar saat melihat wajah lesu Brayn.
'' Gak papa! Hanya saja, Kakak sudah berjanji, jika mereka tak akan mati.'' ujar Brayn.
'' Tenang saja. Mereka hanya di beri pelajaran sedikit kok! James tidak akan membunuh mereka.''
Brayn menatap Mawar dengan serius, mencari kebohongan di sana.Tapi, Mawar terlihat meyakinkan. Dan itu, membuat hati Brayn lega.
Setelah selesai, Mawar dan Brayn turun ke bawah. Dan di sana semua orang sudah berkumpul, tapi ada yang aneh. Sebab Mama dan Mami menatap Mawar dengan penuh tanya.
'' Kenapa Mama dan Mami, menatap ku seperti itu?'' tanya Mawar saat dia sudah sampai di bawah.
'' Kamu mau pecat Feli Nak? Kenapa? Apa karena Feli, kerja nya kurang bagus?'' tanya Mami.
Mawar akhirnya paham. Kenapa 2 Momy itu menatap Mawar seperti itu. Ternyata Feli sudah mengadu, kalau dia akan di pecat. Baru saja Mawar akan membuka mulut tiba tiba, Feli bersimpuh di kaki nya.
'' Saya mohon Nona. Tolong jangan pecat saya! Jangan celakai keluarga saya!'' pinta Feli dengan air mata nya.
'' Sayang, kenapa kamu mau celakai keluarga Feli?'' tanya Mama
'' Huuufff. Jadi dia sudah ngadu pada kalian?'' ujar Mawar.
'' Bangunlah! Aku bukan tuhan, yang pantas mendapatkan persimpuhan! Aku memecat mu, karena kesalahan mu! Kau pun, sudah tau bukan?'' ucap Mawar pada Feli.
'' Nak, jika Feli salah tolong maaf kan dia!'' pinta Mama.
__ADS_1
'' Aku tidak bisa memaafkan sebuah penghianatan Ma! Mama tahu aku kan?'' jelas Mawar.
'' Penghianatan?'' ucap Semua serempak.
Mawar mengangguk. '' Dia, mencoba menjadi pelakor di dalam rumah tanggaku! Dia juga, memasukan obat perangsang pada minuman suamiku! Apa aku akan diam saja?'' jelas Mawar.
Semua orang menatap tak percaya pada Feli. Mereka tak menyangka, jika wajah selugu Feli bisa melakukan hal sekotor itu.
'' Apa kau yakin Sayang?'' ucap Mama.
'' Ya, karena aku mempunyai bukti nya! Tapi, walau begitu. Aku tak mau berlaku kasar padanya Ma! Aku akan memecat nya saja. Dan Mami, tolong nanti Feli di antarkan ke yayasan lagi aja ya Mi!'' pinta Mawar.
'' Terus gimana dengan Arthur, sayang?'' tanya Bayu.
'' Aku bisa mengurusnya Mas! Lagian kan ada Mami juga. Ada banyak pelayan juga kan, di Mansion!'' jelas Mawar.
Semua mengangguk paham. Tapi, Feli tetap saja memohon agar tidak di pecat. Tapi Mawar, tetap kekeuh pada pendirian dan keputusan nya. Mawar, bukanlah orang gampang untuk goyah. Mawar tipikal orang yang kokoh dalam pendirian, jika sudah berkata tidak maka tidak.
Mobil pun melaju meninggalkan Mansion menuju bandara. Setelah sampai.Mawar dan yang lain segera menaiki Jat. Tapi baru saja Mawar akan menaiki tangga, tiba tiba dari arah samping dia mendengar seseorang memanggil nya.
'' James!''
Mawar Kaget saat melihat sahabat baik nya itu, berada di bandara.
'' Hai, How Are You?'' tanya James sambil memeluk tubuh Mawar.
'' Aku baru saja akan berangkat ke indonesia!''
'' Untuk apa?''
'' Ada bisnis di sana, tepatnya di Bali.'' jelas James sambil mengingat nama kota nya.
'' Owh, yasudah kalau begitu, kamu bareng yuk sama kita! Aku juga mau pulang ke indonesia!'' ajak Mawar.
'' Nggak.. '' teriak Bayu yang baru saja datang.
Bayu melihat Mawar di peluk oleh James, membuat hatinya panas. Jadi Bayu memutuskan untuk turun kembali dari Jat dan menghampiri Istri dan Sahabat nya.
'' Loh, kenapa Mas?'' heran Mawar.
'' Gak, aku gak mau dia mencari kesempatan!'' tolak Bayu sambil merangkul pinggang Mawar.
'' Hahahaaa... Kau pencemburu sekali!'' gelak James.
__ADS_1
'' Mas, udah deh. Kamu itu, jangan kelewat cemburu! Pokok nya James ikut kita, tidak ada penolakan!'' tegas Mawar.
'' Sayanga, tapi kan...''
'' Nggak! Kamu itu kenapa sih? Sudah kenal James juga! Masih aja cemburu, aneh?'' kesal Mawar sambil menarik tangan James memasuki Jat.
Bayu tak terima di marahi oleh Mawar hanya karena Pria bule itu. Kemudian Bayu menyusul Mawar dan James yang duduk berdampingan.
Dan itu, membuat Bayu semakin marah.
''Sayang, apa apaan sih! Kenapa duduk sama dia?'' kesal Bayu.
'' Udah ya Mas! Aku lagi males berdebat, kamu duduk di depan nih, sebelah Mami.'' jelas Mawar.
Mau tak mau, Bayu akhirnya duduk di kursi depan Mawar. Dia menatap sengit pada James. Tapi James, tak perduli. Dia bersikap acuh pada Bayu. Padahal dalam hati James, dia tertawa melihat kekesalan Bayu.
Ck, dasar pencemburu akut! Sebelum kamu mengenal Princess, aku lebih dulu mengenal nya. Dan aku lebih dulu menyukai nya. Tapi sayang, Princess hanya menganggapku sahabat! Tapi, melihat nya bahagia dengan mu membuat ku rela melepaskan Princess.
James Alexsander, adalah pria tampan berusia 23 tahun, keturunan Jerman dan Belanda. Dia bersahabat dengan Mawar, sejak mereka bertemu di UNSAN. James bahkan pernah menyatakan perasaan nya pada Mawar, tapi sayang. Mawar hanya menganggap nya sebagai sahabat.
James juga tak mau jika Mawar menjauh darinya, akhir nya dia hanya memendam perasaan itu sendiri. Sampai pada akhirnya, Mawar lulus kuliah dalam waktu 1 tahun, dan mereka harus berpisah, walaupun masih sering video call lewat Hp. Sekuat tenaga James melupakan Mawar. Tapi sayang, perasaan itu sangat kuat dan tidak mudah hilang.
Bukan tak banyak wanita yang mendekati James. Bahkan sangat banyak. Tapi James, tak pernah bisa melupakan perasaan nya pada Mawar. Itu kenapa, James selalu ada di saat Mawar membutuhkan nya. Bagi James, melihat orang yang dia cintai tersenyum saja. Sudah membuat hatinya bahagia. Walaupun James, harus mengorbankan perasaan nya.
'' James. Aku dengar, kalau Angel berada di palestina?'' tanya Mawar.
'' Iya, dia di tugaskan untuk jadi relawan disana! Tapi kemaren sempat menghubungi aku, dia minta tambahan beberapa dokter, dan tenaga medis untuk membantunya di posko!'' jelas James.
'' Iya, aku tahu itu! Sebenarnya, Angel juga memintaku membantunya untuk merawat semua korban korban disana! Tapi kamu tahu kan, saat ini aku masih menyusui Arthur! Jadi, aku gak bisa. Padahal, aku ingin sekali membantunya menangani korban korban disana...'' ujar Mawar.
'' Jangan di paksakan! Angel juga paham kok!'' jawab James sambil menepuk tangan Mawar.
'' Eh, singkirin tuh tangan! Gw bogem baru nyaho Lu!'' ancam Bayu.
James terkekeh, lalu menyingkirkan tangan nya pada tangan Mawar. Sedangkan Mami dan Mawar hanya menggelengkan kepala melihat 2 Pria di samping mereka.
'' Nak, kenapa kamu mau bantu teman kamu? Kan pasti korban korban di sana, terluka parah?'' tanya Mami heran.
'' Loh, Tante gak tahu siapa Mawar?'' ujar James.
Mami menggeleng cepat.
'' Sebenar nya Mawar itu....''
__ADS_1
Bersambung......
JANGAN LUPA TEKAN LIKE, VOTE DAN FAV NYA YA GUYS UNTUK MAWAR😘