Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Sebuah Rencana


__ADS_3

HAPPY READING😘


Siska terus menunduk, dia tidak berani menatap wajah wanita di hadapan nya. Siska semakin menangis tersedu-sedu kala mengingat kejahatanya dulu pada Mawar.


'' Mawar aku... Aku minta maaf atas segala kejahatan ku selama ini sama kamu.'' sesal Siska.


Mawar tersenyum dia menggenggam tangan tangan kurus di hadapan nya.


'' Sis dengarkan baik-baik ya! Aku memang sakit hati karena ulahmu dulu padaku, yang hampir membuat nyawaku hilang. Tapi.... Aku sudah memaafkan mu.'' ucap Mawar dengan lembut.


Siska mengangkat wajah nya, menatap wanita cantik di hadapan nya dengan tatapan tak percaya.


'' Dengar Sis, kejahatan mu dulu itu karena kamu terlalu di butakan rasa iri dan cemburu! Hingga membuat kamu jatuh kedalam jurang dosa. Bagiku itu adalah masa lalu, dan aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kamu meminta maaf kepadaku.'' ujar Mawar dengan suara lembut nya.


Siska tak pernah menyangka jika Mawar akan memaafkan kesalahan yang pernah dia buat pada nya. Padahal Brayn saja sebagai Kaka nya tidak pernah bisa memaafkan kesalahan nya pada Mawar.


'' Aku mau tanya sesuatu padamu, tapi kumohon jawablah dengan jujur.'' Siska mengangguk ragu.


'' Apa luka ini semua Kakak ku yang membuatnya?''


Siska nampak ragu untuk berucap, dia menautkan kedua tangan nya dengan gelisah.


Dan itu semua tak luput dari penglihatan Mawar.


'' Sis, aku tahu kamu pasti takut jika mengatakan kebenaran nya padaku! Sekarang tatap aku, lihat wajahku Sis.'' Siska menatap wajah Mawar.


'' Aku akan menolong mu, jika kau bersedia bercerita semua nya pada ku! Aku sungguh tidak tega melihat mu seperti sekarang. Hatiku sakit Sis, melihat kamu seperti ini karena ulah Kakak ku. Jadi kumohon terbuka lah?'' ucap Mawar


'' Sebenar nya...'' Siska menghentikan ucapan nya, dia bimbang tapi melihat tatapan tulus Mawar membuat nya yakin untuk cerita. Siska menarik napas nya lalu membuangnya secara perlahan.


'' Aku pikir pernikahan kami akan bahagia, tapi di malam pertama ku dan Brayn, dia malah menyiksaku. Kau ingat tentang dahiku yang benjol dulu? Itu karena ulah Brayn. Aku sakit War, sakit hiks! Jiwa dan ragaku hancur. Aku tahu aku salah karena aku sudah berniat membunuh mu, tapi apa aku tidak pantas memiliki kesempatan ke dua? Apa aku tidak pantas untuk bahagia?


Jika pun Mas Brayn memasukan ku penjara, maka aku akan sangat senang hati menerima nya. Tapi dia malah membuat aku hidup bagaikan di neraka! Dia, dia, dia sengaja menyiksaku hiks untuk membalaskan dendam nya, karena aku pernah berniat jahat padamu.


Apa dayaku War? Aku hanya bisa pasrah saat tubuh dan batin ini di siksa oleh nya, aku sadar mungkin ini adalah karma bagiku karena sudah jahat padamu. Pernah terlintas di benaku untuk mengakhiri hidup ini, tapi aku sadar jika dosa ku sudah banyak, aku takut jika Tuhan tidak mau menerima ku hiks.


Aku bingung War, bagaimana bisa aku keluar dari sini! Rasanya aku sudah tidak sanggup lagi hiiiks hiiiks. Jika tuhan memberi pilhan padaku, maka aku akan memilih mati sekarang ketimbang terus menerus mendapat siksaan dari nya, aku sudah tidak kuat War, aku cape, aku lelah huhuhuuuuu.....


Setiap hari aku selalu berdo'a agar tuhan mendatangkan seorang malaikat yang akan membawa ku pergi dan meninggal kan penderitaan ini. Aku capek hiiiks aku cape War, cape.....''


Mawar menangis mendengar ucapan Siska, dia tidak menyangka jika Kakak nya yang dia sayangi itu bisa berbuat keji seperti itu pada istrinya sendiri.


Mawar memeluk Siska dengan erat, mencoba menyalurkan kekuatan pada Siska. Dada nya bergemuruh hebat menahan amarah yang bergejolak. Dia tidak akan tinggal diam saja melihat kekejaman Kakak nya.


'' Apa Mama dan Papa tahu akan hal ini?'' tanya Mawar

__ADS_1


Siska menggeleng lemah.


Mawar sudah menduga nya, Brayn pasti menutupi semua nya dari Papa dan Mama nya. Mawar sekarang paham kenapa Brayn memilih tinggal terpisah dari Mama dan Papa, itu agar dia bisa leluasa menyiksa Siska. Mawar merasa bersalah karena sudah menceritakan kejadian dulu pada Kakak nya. Jika saja dia tahu akan seperti ini, maka Mawar tentu tidak akan memberitahu Kakak nya.


'' Lalu luka ini kenapa?'' tanya Mawar menunjuk luka di pelipis Siska.


'' Mas Brayn marah, karena ada yang mengirim coklat untuku tadi pagi.'' jelas Siska


Mawar melipat kening nya dengan tatapan heran.


'' Coklat?'' Siska mengangguk


''Siapa pengirim nya?'' Siska terlihat gusar untuk menjawab nya.


'' Kau tak perlu takut Sis, aku tidak akan memberitahu Kakak.'' tenang Mawar


'' Dia..... Dia adalah pria yang ku kenal beberapa bulan terakhir! Aku dan dia kenal secara tidak sengaja, dia menolongku yang hampir pingsan.'' jelas Siska


Mawar mengangguk paham.


'' Siapa nama nya?'' tanya Mawar kembali


'' Dia bernama Daniel.'' jawab Siska


Dan sontak mata Mawar membulat, dia berpikir kalau orang yang di sebut Siska adalah sepupu suami nya.


Siska menatap wajah Mawar dengan heran, sebab Mawar tahu dan mengenal Daniel.


'' Iya, darimana kau tahu?'' heran Siska


'' Dia adalah sepupu Mas Bayu.'' Siska menutup mulut nya tak percaya, dia pikir dunia ini sangatlah sempit.


'' Apa kau dan Daniel ada hubungan?'' selidik Mawar.


'' Tidak, tapi..... Beberapa waktu lalu Daniel pernah menyatakan perasaan nya padaku! Tapi ku tolak sebab aku sadar, jika aku sudah bersuami. Tapi Daniel tidak perduli akan statusku! Aku hanya tidak mau jika dia berada dalam masalah karena aku.'' jelas Siska


Mawar mengangguk, kemudian senyuman tipis terbit di bibir nya. Senyuman itu seolah menandakan jika Mawar sudah mendapatkan ide.


'' Kapan Kak Brayn pulang biasanya?''


'' Dia akan pulang sore, kadang malam hari.'' lirih Siska


'' War, aku mohon jangan bilang pada Kakak mu jika aku cerita soal tadi, dan juga Daniel. Aku hanya takut jika....'' Siska menghentikan ucapan nya


'' Jika.... Kak Brayn semakin menyiksamu?'' tebak Mawar, dan di balas anggukan oleh Siska.

__ADS_1


'' Kau tenang saja, aku tidak akan memberitahukan nya pada Kakak. Sekarang aku tanya padamu? Apa kamu mau bebas dari sini?'' Siska menatap wajah Mawar dengan binar bahagia, lalu mengangguk dengan cepat.


'' Baiklah, aku akan membebaskan mu besok! Apa kau bisa bertahan malam ini?'' tanya Mawar


Siska mengangguk dengan cepat.


'' Nanti malam akan ada makan malam di rumah, aku sangat yakin jika Kak Brayn tidak akan mengajak mu.'' Siska menunduk dengan lemah.


Dia tahu akan hal itu, Brayn tidak pernah membiarkan nya untuk bertemu keluarganya.


'' Apa setiap malam Kakak menyiksamu?'' Siska mengangguk pelan.


'' Baiklah, malam ini akan ku buat Kakak tidak menyiksamu. Kau harus kumpulkan tenaga buat besok, karena besok aku akan membuat dia stres untuk mencarimu.'' ujar Mawar dengan tatapan penuh emosi


Siska memeluk tubuh Mawar dengan bahagia, dia tidak menyangka jika Mawar akan menolong nya. Dia tidak menyangka jika malaikat penolong nya adalah Mawar.


'' Makasih, karena kamu mau menolongku! Padahal aku jahat sama kamu.'' ucap Siska


'' Setiap manusia itu pernah melakukan kesalahan dan dosa. Dan kau pun sudah mendapatkan balasan nya! Sekarang aku akan membuat balasan untuk Kakak tersayangku karena sudah mendzolimi istrinya.'' jelas Mawar


'' Ya sudah aku pulang dulu ya! Siapkan tenagamu untuk besok, dan besok kau harus keluar dari rumah ini jam 9? Tunggu lah di persimpangan jalan komplek, kau akan tahu nanti.'' jelas Mawar


Kemudian dia melangkah menuju pintu kamar.


'' Jangan membawa apa-apa cukup tubuhmu saja.'' ingat Mawar dan di balas anghukan oleh Siska.


Mawar melangkah menuju dapur dimana pelayan sedang memasak.


'' Mb.'' panggil Mawar pada pelayan itu.


'' Iya Nona Muda.'' pelayan itu melangkah mendekat kearah Mawar.


'' Apa di sini ada cctv.'' tanya Mawar sambil melihat ke setiap sudut rumah.


'' Setahu saya tidak Nona Muda. Tuan Brayn tidak memasang Cctv di rumah ini.'' jawab nya


Bodoh! Kamu sangatlah Bodoh Kak.


'' Hem baiklah, ingat jangan bilang kalau saya kesini paham.'' tekan Mawar dengan nada mendominasi


Pelayan itu mengangguk.


Mawar pun masuk kedalam mobil, lalu dia melakukan hal yang sama pada penjaga di gerbang untuk tidak melaporkan kedatangan nya pada Brayn.


Bersambung.....

__ADS_1


JANGAN LUPA JEJAK KALIAN YA BUAT OTHOR TAMBAH SEMANGAT😉😊


__ADS_2