
HAPPY READING😘
Siang ini Siska keluar rumah untuk menenangkan pikiran nya, dia melangkah menyusuri pasir pantai dengan kaki polos nya. Dia merasa lebh baik berada di pantai. Mata nya menatap kosong dengan langkah pelan.
Siska menyesali sikap nya dulu pada Mawar, seharusnya dia bisa meminta maaf pada Mawar atas kejahatan nya dulu. Tapi entah kenapa rasa gengsi begitu besar di dalam dirinya hingga kata itu sangat sulit untuk di ucapkan. Siska menatap kosong pada kehidupan nya sekarang, sungguh tidak pernah dia bayangkan jika rumah tangga nya akan seperti sekarang.
Roda kehidupan memang berputar, begitu pun dengan karma. Dia sudah menuai apa yang dia tanam. Dan saat ini Siska sedang menuai atas kejahatan nya dulu pada Mawar. Dia sadar jika saat dulu dirinya sangatlah jahat pada Mawar. Tapi itu dilakukan sebab Siska begitu cemburu pada rival nya itu.
Jika waktu bisa di putar, maka dia tidak akan melakukan hal keji dan gila itu. Tapi sayang nya waktu tidak akan pernah bisa di putar kembali, sekarang hanya akan ada penderitaan dan penyesalan yang dia terima dan rasakan dalam hidup nya. Entah sampai kapan penderitaan itu akan berlansung dan sampai kapan juga dia harus menahan semua sakit itu di tubuh nya. Siska hanya bisa berharap agar penderitaan nya saat ini cepat untuk berlalu.
Tes
Air mata nya mengalir deras mengingat semua perlakuan kasar Brayn pada dirinya. Bahkan Brayn tanpa belas kasih menyiksa tubuh nya setiap hari, saat ini bahkan kepala nya terasa sangat pusing. Tapi dia mencoba untuk kuat dan tegar.
Bruk
Siska terkejut saat tubuhnya menabrak tubuh seseorang, dan ternyata dia adalah seorang Pria.
'' Maafkan saya Tuan, saya benar-benar tidak sengaja.'' Siska merasa bersalah karena jalan dengan pikiran kosong.
'' Tidak apa Nona, lain kali anda harus hati-hati. Dan jangan jalan dengan pikiran kosong.'' ingat Pria itu
Siska mengangguk, lalu melangkah kan kaki nya setelah mengucapkan maaf. Tapi baru 2 langkah badan nya oleng, untung Pria yang dia tabrak tadi sigap menahan tubuh nya.
'' Anda tidak apa-apa Nona?'' tanya Pria itu.
Siska menggeleng, tapi wajah nya tidak bisa berbohong. Saat ini wajah nya bahkan sangat pucat, bagaimana tidak! Siska dari pagi bahkan belum makan, dia sama sekali tak berselera untuk makan.
Pria itu kemudian membawa Siska duduk di tempat duduk, lalu memanggil pelayan di sana dan memesan 2 minuman.
Siska tidak menolak nya, saat Pria di hadapan nya memberikan minuman pada nya. Karena jujur saat ini tenggorokan nya sangat kering.
__ADS_1
'' Apa kita kerumah sakit saja Nona? Sepertinya anda sedang tidak baik-baik saja?'' tawar Pria itu
'' Tidak usah Tuan, saya tidak apa. Terima kasih karena sudi menolong saya! Kalau begitu saya pamit dulu Tuan.'' Siska berdiri tapi seketika terhenti saat perut nya mengeluarkan bunyi yang begitu nyaring.
Krruuuuk Krrruuuuk
Pria di hadapan Siska tersenyum saat melihat wajah pias nan malu Siska. Kemudian dia meminta Siska untuk duduk kembali, lalu dia memanggil pelayan dan memesan makanan.
Siska awal nya menolak, tapi Pria itu memaksa. Akhirnya Siska menyetujuinya karena dia juga merasa perut nya sangat lah perih dan minta untuk di isi.
Setelah makanan datang, Siska langsung melahap makanan di hadapan nya dengan sangat lahap, seperti orang yag 1 tahun tak makan. Pria di hadapan nya tersenyum melihat Siska makan dengan lahap, dia memandang wajah Siska dengan senyum tipis nya.
Gadis ini begitu cantik, dia sangat lucu saat sedang makan seperti itu!
Euuuukkk ups
Siska menutup mulut nya dengan telapak tangan nya saat suara memalukan tadi keluar dari mulut nya, dia menggaruk lehernya dengan salah tingkah. Dia sangat malu pada Pria di hadapan nya saat ini, karena sudah bersendawa dengan keras.
'' No problame Nona, anda sepertinya sangat lapar ya?'' kekeh Pria itu
Siska tidak menjawab nya, hanya senyuman yang mewakili rasa malunya saat ini. Bagaimana tidak, dia sudah di tolong, di kasih makan tapi malah sendawa dengan keras.
'' perkenalkan saya Daniel.'' ucap Pria itu sambil mengulurkan tangan nya.
'' Saya Siska Tuan.'' Jawab Siska menyambut uluran tangan Pria tampan di hadapan nya.
'' Sekali lagi terima kasih Tuan Daniel, karena anda sudah mau menolong dan mentraktir saya. Saya tidak punya apa-apa untuk membalas kebaikan anda?'' ucap Siska
'' Tidak masalah Nona, saya ikhlas menolong anda. Saya khawatir sebab wajah anda sangat pucat tadi.'' jelas Daniel
Pria yang di tabrak Siska tadi adalah Daniel, sepupu nya Bayu. Daniel tadi habis melihat salah satu hotel milik nya yang ada di sekitar pantai itu, hingga saat akan pulang Daniel singgah dulu ke pantai di sana. Tapi pada saat dia sedang berdiri menatap lautan yang luas tiba-tiba tubuhnya di tabrak oleh seorang wanita yang sedang melamun.
__ADS_1
Tapi Daniel melihat wajah Wanita yang menabrak nya begitu pucat, dan benar saja baru 2 langkah wanita itu sudah oleng. Untung Daniel langsung menangkap tubuh nya.
Daniel bisa melihat sisi bibir wanita itu membiru, dia ingin bertanya tapi tidak enak, sebab itu bukan urusan nya. Hingga saat perut wanita itu bunyi Daniel begitu kasihan, dia berpikir pasti wanita itu belum makan.
Dan saat melihat wanita itu makan dengan lahap, Daniel terus memperhatikan wajah nya yang lebam di beberapa bagian, dia bisa melihat nya dengan samar karena luka itu di tutupi oleh Makeup. Daniel pikir kalau wanita di hadapan nya saat ini pasti sedang mengalami masalah yang sangat besar, hingga membuat wajah nya banyak luka.
Dia juga berpikir jika wanita itu pasti sudah di aniaya oleh seseorang. Entah kenapa hatinya tergerak untuk menolong wanita di hadapan nya itu, padahal biasanya dia sangat cuek pada orang yang belum di kenal nya.
Tapi ketika melihat wanita itu, Daniel begitu prihatin. Dia ingin bertanya tentang luka di wajah nya, tapi dia tidak enak sebab itu bukan ranah nya. Daniel pun tersenyum saat mendengar wanita itu sendawa dengan keras. Bahkan dia sampai terkekeh melihat wajah malu wanita di hadapan nya itu.
'' Em Tuan Daniel, maaf saya harus pulang sekarang! Saya takut jika suami saya mencari saya Tuan.'' ucap Siska
Jadi wanita ini sudah bersuami, apa luka di wajah nya karena ulah suaminya itu? Jika iya sungguh keterlaluan.
'' Kalau gitu saya antar ya Nona.'' tawar Daniel
'' Tidak usah Tuan, saya tidak ingin merepotkan Tuan Daniel, saya sudah di traktir saja sangat berterima kasih Tuan.'' tolak Siska
Daniel tidak memaksa saat Siska menolak nya, dia paham mungkin Siska takut terjadi fitnah.
Aku tidak mau jika Mas Brayn lihat aku di antar laki-laki lain, maka pasti dia akan semakin menyiksaku.
Siska melangkah menjauhi Daniel, dia kemudian mencari taksi dan pulang ke rumah.
Daniel terus memperhatikan punggung Siska sampai hilang dari pandangan.
'' Aku harap kita bisa bertemu kembali Nona, dan ku harap luka itu bukan dari suami mu.'' gumam Daniel
Lalu dia pun melangakah meninggalkan pantai itu untuk kembali ke kantor nya.
Bersambung.....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA BUAT OTHOR😉 BIAR OTHOR SEMAKIN SEMANGAT💪