
HAPPY READING😘
Hari ini adalah hari pernikahan Sandra dan Radit. Tepat sudah, 1 bulan usia Baby Ar. Kini Mawar sudah berada kembali di kediaman Wijaya 1 minggu yang lalu. Dan dia sedang bersiap untuk keacara ijab qobul di rumah Sandra.
Mawar menggendong Baby Ar, kedalam mobil dam duduk di samping kemudi. Baby Ar yang sangat aktip. Bahkan sudah pinter mengoceh, sehingga membuat Mami dan Bayu gemaz.
Hari ini Mawar bersama Mami memakai kebaya berwarna pink muda. Hingga mobil pun sampai di pekarang rumah Sandra setelah menempuh 40 menit perjalanan. Rumah Sandra sangat ramai oleh para tamu undangan, mau dari keluarga nya atau pun keluarga Radit.
Bayu turun menggandeng Mawar, sedangkan Mami menggendong Baby Ar. Bayu menyalami kedua orang tua Sandra dan di ikuti oleh Mawar.
'' Nak Bayu, apa kabar?'' tanya Tante Mala Mama Sandra.
'' Alhamdulillah Tan, Baik! Kenalkan ini istri saya , Mawar.'' Mawar mencium tangan Tante mala.
''Mawar Tan!''
'' Saya Tante Mala. Waaah, istri kamu cantik sekali Bay! Pintar kamu dalam memilih?'' puji nya.
'' Iya dong tan, udah cantik servis nya juga bagus!'' celetuk Bayu
Aaaagghhhh
Mawar menginjak kaki Bayu, dengan hels nya. Membuat Bayu meringis dan menatap tajam Mawar. Tapi Mawar menatap lebih tajam dari Bayu. Sedang Tante Mala, hanya terkekeh melihat sepasang suami istri itu.
'' Maaf Tan, suami saya memang otak nya lagi kongslet. Jadi, agak geser separuh!''
Bayu meleotot mendengar ucapan Mawar.
'' Iya gak papa Nak.'' kekeh Tante Mala.
'' Oya, anak kalian mana? Gak di ajak?'' sambung nya lagi.
'' Ada kok Tan, tuh sama Mami!'' jawab Bayu
Mami Rosa mendekat, setelah Bayu memanggilnya. Kemudian Mami dan Tante Mala saling peluk dan cipika cipiki.
'' Ros, gimana kabar kamu? Waaah, cucunya tampan sekali mirip Bayu!'' ujar Tante Mala sambil mengusap pipi Baby Ar.
'' Alhamdulillah, aku baik Mal. Iya nih, memang mirip Bayu! Tapi mata nya ke Mawar.''
__ADS_1
'' Nama nya siapa?''
'' Namanya, Arthur Samuel Wijaya!'' jawab Bayu.
'' Wah, nama yang gagah!''
Acara pun di mulai, Radit juga sudah duduk di hadapan penghulu. Peluh menetes dari dahi Radit, sebab dia sangat gugup. Dengan sekali hentakan napas. Radit akhirnya resmi menjadi suami Sandra.
Setelah itu, Sandra datang dengan di gandeng Mama dan Adik nya. Setelah duduk di sebelah Radit. Sandra mencium tangan Radit, kemudian Radit mengecup kening nya. Lalu mereka memasangkan cincin satu sama lain.
Kini 2 mempelai itu, sedang berada di pelaminan untuk menerima ucapan selamat dari para tamu undangan. Tamu yang datang, hanya dari keluarga Saja. Dan nanti malam baru acara resepsi dengan tamu bisnis dan teman teman mereka.
Mawar dan Bayu melangkah ke pelaminan untuk mengucapkan selamat.
'' Selamat ya Bro, akhirnya nikah juga! Jadi dong tar malem pecah telor!'' ledek Bayu.
'' Jadi dong Bos, saya juga gak mau kalah dari Bos!'' ujar Radit.
Sedangkan Sandra sudah menahan malu, mendengar ucapan 2 pria gesrek di samping nya.
'' Selamat ya San, semoga nanti malam Lo gak bengek di genjot Radit hahahhaa...'' ujar Bayu
'' Sialan Lo!'' kesal Sandra
'' Makasih War. Gini dong, harusnya do'ain bukan nya ngeledek!'' sindir Sandra pada Bayu.
'' Tapi Kak, hati hati ya. Nanti Rudal nya super jumbo susah lagi nembus pertahanan nya.'' kekeh Mawar.
Sandra menganga mendengar ucapan Mawar sedangkan Radit dan Bayu terkekeh geli.
'' Dasar, Ternyata Lo gak jauh beda PEA nya!'' kesal Sandra.
Mawar meninggalkan pelaminan setelah berhasil membuat Sandra merona malu. Dan menahan kesal.
Baby Ar terus menangis, sebab di sana begitu berisik oleh musik. Jadi Bayu mengajak pulang setelah pamit pada Radit dan Keluarga Sandra. Setelah Masuk kedalam Mobil, Mawar segera membuka kancing depan nya, dan mengeluarkan pepaya jumbo dari sarang nya.
Bayu yang melihat itu, hanya bisa menelan ludah nya dengan kasar. Dia ingin sekali menggantikan posisi anak nya, yang sedang menyedot pabrik susu itu. Tapi apa daya, di dalam mobil itu ada Mami nya, hingga Bayu tak bisa berkutik.
Duuuh, kenapa lagi tuh pepaya makin jumbo? Bikin gw gak bisa nahan aja! Nak, minum nya udah ya. Gantian sama Papa! Papa juga mau nih sayang...
__ADS_1
Mobil pun sampai di halaman Mansion. Mami segera turun karena kebelet.
Mawar menurunkan Baby Ar di dalam Box bayi. Kemudian dia beranjak ke ruang ganti, untuk mengganti kebaya nya. Tapi, Bayu menghalangi nya, dan malah memeluk tubuh Mawar dari belakang.
'' Apaan sih Mas? Aku mau ganti baju.'' kesal Mawar.
'' Akan aku izinin, tapi sebelum servis!''
Mawar membulatkan mata nya.
'' Apaan sih, udah ah awas!''
Mawar mencoba berontak, tapi Bayu memeluk nya dengan erat. Akhirnya Mawar pasrah kalau sudah begini.
'' Kenapa tiba tiba minta servis?''
'' Habis aku tergoda sama pepaya jumbo kamu! Lagian, apa tuh lubang masih belum bersih?''
Mawar tersenyum, kemudian menggeleng. Membuat Bayu lesu.
'' Yasudah ayo, keburu Baby nya bangun!'' ajak Mawar.
Bayu segera membuka kancing depan Mawar, kemudian mulai melahap 2 pepaya jumbo yang begitu manis. Dia seperti bayi besar, yang kelaparan karena seminggu tak makan. Setelah puas dengan itu, Bayu memberi kode untuk Mawar menservis dirinya.
Mawar pun tak bisa membantah. Sebab, mau ngasih hak Bayu juga percuma, karena masih Palang merah bulanan.
Mawar mulai melakukan tugasnya di bawah sana, membuat yang punya mendesaah nikmat. Bahkan sampai merem melek.
Oooohhh Sayang. Kamu memang jago.
Rancau Bayu. Semakin cepat permainan Mawar. Maka semakin jelas rancauan Bayu.
Lebih cepat Sayang, aaahhhh, aku mau keluuaaarr...
Tak lama semburan lava hangat keluar dari dalam senjata itu. Membuat Bayu tersenyum puas, dan lemas.
Ck, dasar pria Mesyum. Sehari kagak servis apa gak bisa? Bisa bisa nih bibir gw maju 10 senti, gara gara mompa tuh Gagang tongkat.
Mawar melangkah ke kamar mandi, untuk membersihkan mulut dan wajah nya.Sementara Bayu, masih terkapar lemas di atas kasur.
__ADS_1
Bersambung.....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😘