
HAPPY READING😘
Hari ini Bayu sudah siap untuk berangkat ke SWIS, tak lupa dia meminta izin pada Mami nya sebelum berangkat.
'' Bawa Mawar kembali ya nak, Mami menunggu kalian! Maafkan Mami ya, Mami gak bisa jemput bareng.'' ucap Mami Rosa sambil mengelus rambut Bayu.
Bayu mengangguk dan mencium tangan Mami nya dengan takzim. Setelah itu Bayu mencium kening Sang Mami denga penuh cinta dan kasih sayang, Lalu Bayu melangkahkan kaki nya keluar menuju mobil dimana Radit sudah menjemput nya.
'' Bos saya do'a kan supaya Nona Mawar mau pulang ya Bos.''
'' Iya Dit, kamu do'a kan saja ya. Aku sungguh tidak sabar ingin segera bertemu bidadari ku!''
Radit mengangguk, dia tersenyum bahagia melihat aura kebahagiaan terpancar dari wajah Bos nya.
Saya berharap anda selalu bahagia Bos, semoga Nona Mawar mau untuk pulang kembali kesini.
Bayu memasuki bandara Halim dengan senyum bahagia nya, bahkan selama di dalam mobil sampai menaiki pesawat Bayu terus menyunggingkan senyum nya, dia tidak sabar ingin segera memeluk tubuh istri Alien nya itu.
Pesawat pun pergi meninggalkan kota padat itu.
****
Daniel sudah berada di depan bandara untuk menjemput Bayu, dia terus memperhatikan orang-orang yang keluar dari pintu. Dan tak lama Daniel melihat sepupunya berjalan keluar.
Bayu menghampiri Daniel yang sedang melambaikan tangan nya, lalu mereka berpelukan dengan erat.
'' Gimana kamu sudah siap? Tapi sebelum bertemu dengan nya kau sebaiknya mandi dahulu ya! Kau tidak mau kan bertemu dengan Mawar dalam keadaan bau badan!'' tanya Daniel saat mereka sudah di dalam mobil.
'' Iya Niel, aku mau siap-siap untuk menjemput istriku.''
'' Tapi Bay! Aku hanya mau mengingatkan sesuatu kepadamu, saat nanti kau bertemu dengan Mawar, kau jangan kaget ya.''
'' Kaget? Kenapa aku harus kaget Niel?'' tanya Bayu heran.
'' Kau akan tau sendiri nanti, tapi satu hal Bay, Mawar juga mencintaimu!''
Mobil pun sampai di apartemen Daniel, mereka turun dari mobil lalu melangkah menaiki lift menuju lantai 20.
Malam pun tiba.
Mawar mematut dirinya di depan cermin, dia sangat deg-deg an kala Daniel menelpon nya bahwa Bayu akan ke rumah nya malam ini. Hati Mawar berdetak dengan kencang, dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Bayu yang masih sah sebagai suami nya! Tapi Mawar juga sangat Nervous takut Bayu akan kecewa karena merasa di bohongi.
Daniel dan Bayu baru sampai di halaman kediaman Yunanda, terlihat raut wajah bingung dari Bayu, dia sangat bingung sebab Daniel membawanya ke sebuah Mansion mewah. Bahkan lebih mewah dari rumah nya.
'' Niel tunggu dulu! Kenapa kau membawaku ke sebuah Mansion? Apa Mawar bekerja disini?'' bingung Bayu saat mereka turun dari mobil.
Bahkan Bayu melihat begitu banyak penjaga dia tidak bisa menghitung nya.
__ADS_1
Daniel menarik tangan Bayu untuk masuk, saat sudah di dalam mereka di sambut oleh Brayn. Bayu sangat kaget saat melihat Brayn ada di hadapan nya, tentu Bayu sangat ingat kalau Brayn selalu mengaku Mawar sebagai adik nya.
'' K-kau... Kenapa kau ada di sini?'' tanya Bayu bingung
'' Selamat datang di rumah ku.'' jawab Brayn
Bayu melirik ke arah Daniel, tapi sepupunya malah mengangkat bahu nya.
'' Sudah ayo duduk dulu, kau kesini untuk bertemu seseorang kan?''
Bayu tak menjawab dia masih bingung dengan keadaan saat ini, lalu mata nya tertuju pada Foto keluarga yang terpajang di ruang keluarga. Dan disana ada Istrinya Mawar di rangkul oleh Brayn, Bayu berpikir kalau itu adalah Adiknya Brayn yang dulu di tunjukan Foto nya.
Tak lama Mama dan Papa Mawar datang, Daniel menjabat tangan orang tua Mawar, dan Daniel menyenggol lengan Bayu agar melakukan hal yang sama. Bayu sangat kaget saat tahu dengan siapa dia berhadapan, siapa yang tidak kenal dengan pemilik YUNANDA GROUP. Bayu tahu karena dia juga bekerja di dunia bisnis.
'' Tu-tuan anda....?'' kaget Bayu
'' Hallo selamat datang di kediaman Yunanda.'' sapa Papa Yunanda
'' Jadi kau yang bernama Bayu Angga Wijaya? CEO dari perusahaan Wijaya Group.'' sambung nya lagi.
Bayu melirik Daniel meminta penjelasan dari nya, bukan kah Bayu dan Daniel akan bertemu dengan Mawar tapi kenapa Daniel membawanya bertemu dengan seorang pembisnis besar. Sangat terlihat jelas raut bingung dari wajah Bayu.
'' Be-benar Tuan, saya CEO dari WIJAYA GROUP.'' jawab Bayu
'' Silahkan di minum dulu.'' ucap Mama Sofia kla pelayan membawakan minuman.
'' Kamu pasti kesini untuk mencari seseorang, benar?'' tanya Papa Yunanda
'' Benar Tuan, tapi...''
'' Tapi kenapa?''
'' Tapi sepertinya saya salah tempat Tuan.''
'' Apa kau mencari wanita yang berada di Foto itu?'' tunjuk Papa Yunanda pada foto Mawar
'' Be-benar Tuan, tapi rasanya tidak mungkin istri saya berada di sini.'' jawab Bayu ragu
'' Kenapa tidak mungkin? Apa wajah mereka berbeda?''
Bayu diam dia melihat foto Mawar di dinding, memang sangat mirip bahkan tubuh nya pun sama dengan Mawar. Tapi Bayu ragu kalau itu istrinya, Bayu tahu kalau istri nya bukan berasal dari orang kaya, apalagi keluarga Yunanda. Bagi Bayu itu mustahil, tapi kenyataan nya wajah dan tubuh di foto itu sangat lah mirip.
Papa Yunanda yang melihat Bayu terus memperhatikan foto Mawar, akhirnya menyebutkan nama putri nya dan itu sukses membuat Bayu terkejut bahkan sampai menahan nafas nya.
'' Dia adalah Putri kesayangan saya, nama nya adalah Mawar Yunanda. Putri satu-satunya keluarga Yunanda.'' ucap Papa Yunanda
Daniel menepuk punggung Bayu pelan, memberikan kekuatan pada sepupunya itu.
__ADS_1
Bayu begitu syok, pasalnya waktu menikahi istrinya nama itu lah yang Bayu sebut. Tapi dia tidak pernah berpikir jauh tentang istrinya, Bayu bingung kenapa Mawar membohongi nya, dia ingin segera bertemu dengan istrinya itu sekaligus mendengar penjelasan nya karena sudah membohongi Bayu dan Mami nya.
'' Sudah ku bilang jangan kaget.'' bisik Daniel
'' Jadi kau-''
Daniel mengangguk tanda meng'iya kan pertanyaan Bayu.
Lalu Papa Yunanda menyuruh pelayan memanggil Mawar untuk turun ke bawah.
Bayu terlihat begitu tegang dan gugup, keringat bahkan keluar dari pelipis nya. Dia sudah tidak sabar ingin melihat bahkan memeluk tubuh istri nya.
Sedangkan Mawar sedang mengatur nafas nya agar tenang, tidak di pungkiri bahwa Mawar pun sangat gugup. Dia bahagia karena akan bertemu pangeran nya, tapi hati nya begitu sangat kencang berdetak kala Mawar menuruni tangga.
Mawar membuka pintu ruang keluarga dengan anggun, mata nya tertuju pada sosok yang duduk di sebelah Daniel. Sosok itu langsung berdiri kala Mawar menutup pintu kaca itu! Pandangan mereka bertemu, ada raut kerinduan terpancar dari mata kedua nya. Bayu bahkan sudah meneteskan air mata nya melihat istri polos nya berdiri di hadapan nya. Dia berjalan mendekat ke arah Mawar, lalu langsung memeluk erat tubuh Mawar, Bayu menangis haru kala merasakan bisa memeluk tubuh istri nya kembali.
Dan Mawar pun membalas peukan Bayu, dia menenggelamkan kepalanya di dada Bayu, cukup lama mereka berpelukan hingga Bayu melepaskan pelukan itu karena deheman dari Papa Yunanda, bahkan Mama Sofia, Daniel dan Brayn sampai menitikan air mata haru.
Bayu melonggarkan pelukan nya, menatap wajah cantik istrinya, Bayu tidak perduli dengan perbedaan istri polos nya, dia menghapus air mata yang keluar dari mata indah milik Mawar, mencium kening nya dengan penuh kerinduan. Lalu memeluk nya kembali seakan tak ingin melepas kan nya walau hanya 1 detik.
'' Mas rindu kamu sayang.'' ucap Bayu dalam pelukan nya.
Mawar hanya diam tak menjawab, dia merasa suara nya tercekat di tenggorokan nya saat ini.
'' Mas mohon jangan pergi lagi, Mas gak bisa hidup tanpa kamu.'' ucap Bayu dengan suara purau nya
'' Mas janji akan selalu membahagiakan kamu, jangan pernah meninggalkan Mas sayang! Mas akan mati bila tak ada kamu.''
Mawar yang mendengar ucapan Bayu semakin mengeratkan pelukan nya, bahkan kemeja hitam Bayu sudah basah oleh air mata Mawar.
'' Jawab lah sayang jangan diam saja, apa kau tak rindu dengan Mas?'' tany Bayu saat menatap wajah sendu Mawar.
Bayu mengangkat dagu Mawar agar dia bisa melihat mata indah istrinya, terlihat jelas kerinduan di kedua mata yang penuh dengan cairan bening itu. Mawar mengatupkan bibir nya tak sanggup berkata-kata, dia ingin mengucapkan hal yang sama tapi seakan suaranya tak mampu keluar, hanya air mata nya yang mengalir deras.
'' A-aku....'' Mawar tak sanggup berucap dia langsung memeluk tubuh kurus suami nya. Mawar merasa bersalah pada Bayu, karena kepergian nya membuat tubuh Bayu terlihat kurus.
Suasana di ruangan itu menjadi sangat haru, semua orang menagis melihat 2 mausia yang di pertemukan kembali, mereka bisa merasakan kebahagiaan dan kerinduan dari diri Mawar dan Bayu. Mawar bahkan terus terisak di dada bidang Bayu, dia sangat merindukan suami nya, tapi gara-gara ego nya malah membuat tubuh suami nya menjadi kurus.
Mama Sofia bangkit dari duduk nya, lalu menghampiri Anak dan menantunya, mengusap rambut keduanya dan meminta agar Bayu membawa Mawar untuk duduk dahulu.
Bersambung.....
Ini Mawar saat bertemu Bayu
JANGAN LUPA SENDAL JEPIT NYA 😊
__ADS_1