
Happy Reading😘
1 minggu sudah berlalu, tapi kejadian yang di takutkan Mawar dan James, belum juga kejadian. Saat ini Mawar sedang berada di supermarket untuk belanja susu ibu hamil. Dia dikawal oleh salah satu orang kepercayaan James.
Setelah selesai, Mawar pulang menaiki mobil yang di bawa supir pribadi Wijaya. Namun di tengah jalan Hp nya berdering. Dan ternyata itu adalah James.
'' Ya James, ada apa?''
'' Princess, gawat, gawat Princess!'' panik James.
'' Gawat? Ada apa James? Apa yang terjadi?''
'' Suami mu, dia di culik oleh anak buah Steven!'' ujar James.
'' APA!'' kaget Mawar.
'' Dimana Mas Bayu sekarang?'' sambungnya dengan nada khawatir.
'' Akan ku serlok.''
Tak lama setelah telpon terputus, James mengirim lokasi nya pada Mawar. Dia segera menyuruh supir untuk menuju ke tempat dimana Bayu di sekap.
Selama dalam perjalanan Mawar begitu khawatir dengan keadaan Bayu, dia terus menghubungi No Bayu, tapi tak aktip. Begitu pun dengan Radit, membuat Mawar mengusap wajah nya dengan kasar.
'' Tunggu aku Mas, aku gak akan biarin kamu celaka!'' gumam Mawar dengan tangan terkepal.
'' Tak akan ku maafkan kau Farah, akan ku buat kau menyesal karena sudah mengusiku.'' geram Mawar.
Setelah menempuh perjalanan 25 menit, mobil pun sampai dan parkir tak jauh dari tempat Bayu di sekap. Mawar menatap gudang tua yang terbengkalai, dan dia segera turun dari mobil, dengan sebuah senjata yang selalu dia bawa di balik punggung nya. Namun saat Mawar turun, tiba tiba tangan nya di tarik oleh seseorang. Dan ternyata itu adalah James.
'' Bagaimana bisa Suamiku di culik James?'' tanya Mawar di balik semak.
'' Tadi kata Riko, saat Bayu keluar dari kafe sehabis metiing. Tiba tiba ada seseorang yang memukul pundak Bayu, Riko sudah mencoba melindunginya, tapi bahunya di tembak!'' jelas James.
'' Kenapa Sepupumu itu masih nekat James? Sungguh, aku tak akan mengampuninya!'' geram Mawar dengan sorot mata yang begitu tajam.
'' Tapi Princess, kau sedang mengandumg?'' cemas James.
'' Terlanjur James, aku sudah di sini! Dan aku akan tidak akan mengampuni mereka, jika mereka berani melukai Mas Bayu sedikit saja?'' ancam Mawar.
James mengangguk, dia paham dengan perasaan Mawar saat ini. James memberikan aba aba pada anak buah nya, untuk menyerang gudang itu. Sedangkan James dan Mawar menunggu dahulu, mencari celah saat anak buah Steven lengah.
Terdengar suara riuh di dalam gedung itu. Suara orang yang sedang bertarung, dan tentu saja itu adalah pertarungan antara anak buah James dan anak buah Steven.
'' Stev, siapa mereka?'' tanya Farah.
'' Mereka adalah anak buah sepupu ku! Aku tak tahu kenapa sepupu ku itu, ikut campur dengan masalah ini?''
__ADS_1
Ya, Steven dan Farah bekerja sama dalam penculikan Bayu saat ini. Dan Farah lah yang meminta bantuan Steven untuk membunuh Bayu selama ini.
Dia sangat dendam pada Bayu, karena gara gara Bayu, tubuh Farah di nikmati oleh seorang OB. Dan dia tidak terima, ketika Bayu menginjak nginjak harga dirinya. Farah berjalan kearah Bayu, yang sudah babak belur.
'' Kau akan habis malam ini Bayu Wijaya!'' ucap Farah.
James masuk kedalam gudang, dan dia melihat sepupunya sedang berdiri tak jauh dari Bayu. James juga melihat wanita yang sedang memegang pistol di tangan nya, berdiri di samping Bayu.
'' Wah, ternyata kau datang ya sepupu?'' ucap Steven dengan senyum smrik nya.
'' Sudah ku bilang, jangan melawanku Stev!''
'' Aku tak takut padamu?'' tantang Steven.
James tersenyum miring, terlihat seperti seringai mematikan di wajah nya. Kemudian dia melirik kearah Farah, dan menunjuk wanita itu.
'' Kau, yang berada di balik semua ini! Aku pastikan, kau akan mati di tangan dewi kematianmu malam ini.'' ujar James, sambil tersenyum penuh misteri.
Glek
Farah merasa takut dengan ucapan James, tapi dia tidak mau memperlihatkan nya.
'' Hahaha, yang ada kau dan pria payah ini yang akan mati.'' tantang Farah.
'' Ayo sepupuku, maju hadapi aku!'' tantang James pada Steven.
'' Hahaha.... Steven, Steven, malam ini hiruplah udara sebanyak banyak nya. Karena malam ini, kau akan menutup matamu!'' ucap James.
Steven bangun dan mengeluarkan pistol nya, dan belum sempat pistol itu terarah kepada James. James sudah lebih dulu menembak lengan nya, sehingga membuat pistol jatuh dalam genggaman Steven.
Farah yang melihat itu, tak tinggal diam. Dia mengarahkan pistol nya ke kepala Bayu.
'' Jika kau berani menghabisi dia, maka aku pastikan kepala Bayu akan hancur!'' ancam Farah, saat melihat James mengarahkan pistol nya ke kepala Steven.
James tersenyum miring melihat itu.
'' Aku tak yakin Nona? Justru kepalamu yang akan hancur!'' ujar James.
Farah mulai menarik pelatuk itu dengan perlahan, dia ingin mengatakan jika ucapan nya tidak main main.
Keringat Sudah membasahi tubuh Bayu. Dia tidak takut jika harus mati, dia hanya takut jika meninggalkan Mawar dalam keadaan hamil.
Maafkan Mas sayang, jika malam ini adalah malam terahir Mas. Mas hanya meminta, sebelum Mas pergi! Mas ingin melihat wajah cantikmu.
Bayu memejamkan mata nya, dia pasrah jika harus mati malam itu juga. Tapi saat Farah akan menarik pelatuk nya, dan menembak kepala Bayu. Tiba tiba, tangan Farah di tembak. Dan itu membuat senjata yang di pegang Farah jatuh, dia meringis kesakitan, saat melihat tangan nya mengeluarkan darah segar.
'' Berani kau menyentuh suamiku, maka ku tembak kepalamu!'' ucap seorang wanita yang berjalan dengan penuh amarah.
__ADS_1
Semua anak buah Steven, sudah di ringkus oleh anak buah James.
'' Mawar.'' Kaget Farah.
'' Sayang!'' lirih Bayu.
'' Kau, berani kau melukai ku?'' ucap Farah sambil menahan sakit di tangan nya.
Farah mencoba mengambil senjata di kaki nya, tapi Mawar lagi lagi menembak tangan Farah.
Aaaaghhhh
Farah menjerit saat kedua tangan nya di tembak oleh Mawar. Langkah Mawar kini sudah di depan Farah, menendang pistol itu sampai terlempar jauh. Lalu mengangkat wajah Farah dengan senjata api nya.
'' Aku pikir, selama 1 minggu ini. Kau akan berhenti, tapi ternyata kau tak takut dengan ajal rupanya Ckckck?'' decak Mawar.
Kemudian menghempaskan wajah Farah dengan kasar. Hatinya berdenyut sakit, saat melihat suami tercinta nya babak belur. Air mata nya seketika lolos, saat melihat kondisi Bayu yang memprihatinkan.
'' Berani kau membuat wajah suamiku babak belur!'' geram Mawar.
'' Hahahhaha... Kau jangan sok, kau itu hanya gadis kampung!'' ucap Farah dengan sinis
Mawar menyeringai mendengar ucapan Farah. Kemudian dia mengeluarkan 1 buah senjata api yang berisi racun yang sangat mematikan. Dan hanya Mawar lah, yang mempunyai obat penawarnya.
'' Aku akan membuat mu, merasakan sakit sebelum ajal menjemputmu!'' ujar Mawar.
Di berjongkok, lalu menembak dada Farah.
Aaaagghhhh
'' Cewek Sial*n kau.'' umpat Farah sambil memegang dada nya.
'' Tenang saja, itu bukan lah timah. Tapi itu adalah racun yang sangat mematikan!'' ucap Mawar.
Farah tersungkur kelantai, dia mengerang sakit bahkan mulut nya sudah mengeluarkan busa. Steven yang melihat itu, menelan ludah nya dengan kasar. Dia melihat ke arah wanita, yang mulai berjalan mendekat ke arah nya.
Steven berontak, tapi tenaga nya kalah oleh James.
'' Mau kau apakan dia Princess?'' tanya James.
'' Aku serahkan dia padamu James!'' jawab Mawar.
Lalu melangakah ke arah Bayu, dan membuka tali yang mengikat tubuh suami nya itu. Bayu segera memeluk tubuh Mawar dengan erat, begitu pun dengan Mawar. Dia menangis di pelukan sang suami.
Bersambung......
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😘
__ADS_1