
HAPPY READING😘
Pagi datang menampakan keindahan yang begitu sempurna, udara yang dingin membuat 2 orang yang berada di bawah selimut masih enggan membuka mata nya, sementara 2 pengantin semalam sedang berolahraga pagi di dalam Bathub di kamar mandi.
Sandra mengerjapkan mata nya, menatap sekeliling kamar yang dia tiduri. Mata nya melirik ke samping dimana seorang Pria tampan sedang memeluk nya dengan bertelanjang dada. Sandra tersenyum kala mengingat hal semalam, dia mengusap wajah tampan itu dengan jari tangan nya, bibir nya bahkan tersenyum lebar. Pikiran nya menerawang ke dalam kejadian semalam.
Flasback on
Radit mencium bibir nya dengan penuh kelembutan membuat Sandra terbuai akan sentuhan lembut nan kenyal di bibir nya. Lama mereka saling bertukar saliva hingga membuat has..rat Sandra bangkit dan tanpa dia sadari tangan nya membuka kancing kemeja Radit satu persatu hingga lepas dari tubuh atlentis nya, dan menampilkan roti sobek yang begitu indah di pandang
Saat mereka sudah di liputi has..rat yang menggebu, dan membuat Radit lupa dan akan melakukan penyatuan. Tiba-tiba Sandra menghentikan nya, Sandra sadar kalau yang mereka lakukan memang salah dan tidak harus terjadi.
Radit menekuk wajah nya dengan kesal, lalu melangkah ke kamar mandi untuk mendinginkan tubuh nya yang sedang di landa panas..
Flasback off
Sandra mengigit bibir nya kala mengingat adegan semalam dengan Radit.
'' Kamu mikirin apa Sayang? Atau kamu mau kayak semalam lagi hem.'' goda Radit yang sudah duduk di ranjang.
'' Ka-kamu kapan bangun?'' kaget Sandra, sebab dia tidak mengetahui Pria tampan itu bangun.
'' Sudah dari tadi Sayang semenjak kamu senyum-senyum sendiri dan menggigit bibir kamu...'' goda Radit sambil menaik turunkan alis nya.
Wajah Sandra merah bak kepiting rebus, dia sangat malu kala tertangkap basah sedang mengingat kejadian yang memabukan semalam. Sandra segera bangkit dan berlari menuju kamar mandi. Dan Radit yang melihat itu terkekeh geli.
__ADS_1
Kamu sangat lucu Sayang, aku gak sabar ingin segera menghalal kan mu.
Sementara di kamar lantai 3, dua pengantin baru, baru saja selesai memakai pakaian nya. Mereka keluar kamar untuk sarapan bersama keluarga nya. Bayu menggandeng tangan Mawar sampai di meja makan.
'' Pagi semua.'' sapa Mawar
'' Pagi.'' jawab Semua yang ada di ruang makan.
'' Eh pengantin baru, jam segini kok sudah bangun sih?'' goda Brayn
'' Apaan sih ka, aku sama Mas Bayu itu bukan pengantin baru lagi tahu!'' kesal Mawar.
Semua yang ada di sana hanya terkekeh melihat Adik Kakak itu saling meledek. Lalu tak lama Radit dan Sandra pun bergabung di meja makan. Saat mereka sedang makan tiba-tiba Brayn berbicara yang membuat semua diam.
'' Pa, Ma, 2 minggu lagi aku akan menikahi Siska!'' ucap Brayn
'' Kenapa cepat sekali Bray? Kayak nya kamu itu sudah gak sabar ya mau menyusul Adik kamu?'' tanya Papa
'' Bukan begitu Pa, Brayn rasa umur Brayn sudah cukup untuk menikah.'' jawab Brayn.
'' Ya sudah kamu atur saja, Papa merestui kamu, kalau memang pilihan kamu sudah tepat.'' ujar Papa.
Brayn mengangguk paham.
Setelah semua selesai makan, Mawar menarik tangan Kakak nya menuju ruang keluarga. Wajah Mawar terlihat kesal menatap pria tampan itu.
__ADS_1
'' Kak, Are You Crazy? Kakak akan menikahi Siska? Kata Kakak, Kaka marah sama dia?'' kesal Mawar.
Brayn tersenyum mendengar ucapan adiknya itu, lalu dia mengusap rambut Adik tersayang nya itu.
'' Kakak memang marah dan benci pada nya Dek, Kaka memang sengaja menikahinya karena...'' Brayn tidak melanjutkan ucapan nya.
'' Jangan bilang Kaka menikahi Siska hanya untuk membalas dendam, karena ulah nya pada ku?'' tanya Mawar sambil mengangkat satu alis nya dengan dahi mengkerut.
'' Pintar.'' Jawab Brayn sambil berlalu ke luar ruangan.
'' Sebentar lagi dia kesini, Kaka gak akan larang jika sikap jailmu itu di lakukan pada nya.'' ucap Brayn lalu menutup pintu kaca itu.
Mawar tersenyum kala Kaka nya mengizinkan nya, dia akan mengerjai Siska seharian ini. Senyum jail bahkan menghiasi wajah cantik nya.
Mawar bergabung di ruang tamu dan duduk di sebelah Bayu, dia mendengar kalau Bayu akan pulang hari ini ke indonesia. Mawar awalnya tidak setuju, tapi Bayu tidak bisa meninggalkan pekerjaan nya begitu saja. Akhirnya Mawar pun setuju tapi dia meminta Mami nya untuk menemaninya di SWISS dulu, tapi ternyata Mami nya juga akan pulang bersama Bayu.
Mawar ingin ikut, tapi dia masih ingin disana sampai pernikahan Kakak nya di gelar nanti, Bayu dan Mami nya mengerti dan mengizinkan Mawar untuk menyusul nanti.
Mawar juga meminta Sandra agar menemaninya di Mansion, dan pulang bersamanya nanti ke indonesia. Bayu akan pulang sore hari bersama Mami dan Radit. Untung saja Mansion wijaya sudah di renovasi dalam 2 minggu ini, bahkan Mawar meminta pengawal terbaik nya untuk menjaga Mami nya di Mansion nanti, sehingga kejadian beberapa waktu yang lalu tidak akan terjadi kembali.
Saat mereka sedang mengobrol untuk membahas pernikahan Brayn, tiba-tiba ada suara seorang perempuan datang ke ruang tamu. Dan ternyata dia adalah Siska. Brayn sengaja mengundang Siska ke Mansion untuk membahas pernikahan nya bersama keluarga nya, sementara Brayn pergi ke kantor.
Semenjak Brayn mengetahui kejahatan Siska, Brayn berubah jadi dingin dan cuek, tapi Siska tidak mau melepaskan Brayn sebab dia tidak mau membuang tambang emas nya saat ini.
Mawar tersenyum simpul kala pandangan nya beradu dengan calon Kaka Ipar nya itu, dia sengaja meminta Sandra untuk tinggal dahulu karena Mawar ingin Sandra membantunya mengerjai Siska nanti.
__ADS_1
Bersambung.....