
Happy Reading😘😘
Nanti othor akan bikin season 2 dari cerita Istri polos Tuan Bayu😘Kalian setuju cerita nya di sambung di sini atau di bikin season 2😘Othor butuh jawaban nya nih😁
Arthur sedang mengerjakan pekerjaan nya di samping kolam renang, dan itu adalah tempat Favorit Arthur saat berada di rumah. Pelayan mengantarkan kopi pesanan Arthur kemudian melenggang pergi.
'' Nah, Ca! Kamu bersihkan kolam renang ya, sampai bersih.'' titah kepala pelayan di sana
Arthur tak perduli dengan 2 pelayan itu, dia pokus ke laptop nya.
'' Tapi Buk, saya takut terpeleset. Saya gak bisa berenang Buk!'' tolak Caca dengan wajah takut menatap kolam renang.
'' Ya kamu hati hati Ca, jangan sampai jatuh.''
Kepala pelayan itu pun pergi dari sana, kini hanya Caca dan Brayn yg ada di area kolam renang. Caca menatap kolam renang dengan perasaan cemas dan takut
'' Kalau takut ya gak usah kerja, gitu aja kok repot.'' celetuk Arthur sambil mengotak ngatik laptop nya.
Caca seketika menoleh ke arah sumber suara. Hati nya mendadak kesal dengan ucapan pria tampan di pojok sana.
'' Kata siapa aku takut? Aku gak takut.'' jawab Caca dengan lantang.
Arthur tersenyum miring mendengar itu, lalu kembali meledek gadis 18 tahun yg baru lulus SMA itu.
'' Kalau gak takut kenapa diam saja?'' tantang Arthur.
'' Ini juga mau aku kerjain kok!'' ketus Caca
Dasar es balok, tampan sih! Tapi sayang nyebelin kayak kanebo kering.
Caca mulai membersihkan kolam renang itu dengan hati hati, setiap langkah nya dia selalu pelan pelan takut jika nanti akan terpeleset dan malah tercebur kedalam kolam renang. Apalagi lantai disana sangat licin karena terkena air.
__ADS_1
Arthur yg melihat pergerakan lambat dan hati hati Caca dengan ekor mata nya, tersenyum miring meledek. Dia heran mana ada jaman sekarang cewek gak bisa berenang. Dan takut jatuh kedalam kolam renang, padahal kolam itu hanya setinggi pundak Arthur.
Caca terus berjalan dengan perlahan mengitari kolam renang itu, membersihkan daun daun kecil yg ada di permukaan nya. Tapi saat Caca mengeser kaki nya agak maju untuk menggapai daun kering di tengah kolam, tiba tiba kaki nya terpeleset dan....
Byuuurrr
Tubuh Caca jatuh kedalam kolam renang, dan apes nya dia jatuh di bagian kolam yang dalam. Sehingga Caca tak bisa berdiri. Arthur yg melihat itu cuek saja, dia pikir Caca hanya pura pura tercebur dan pura pura tenggelam.
'' To-long....'' ucap Caca dengan suara terengah
Sedangkan Caca tangan nya terus menggapai permukaaan air dengan tubuh naik turun terus, ia benar benar tak bisa berenang. Hingga akhirnya Caca kehabisan tenaga dan tenggelam.
'' Ck, apa gadis itu beneran tenggelam? Kenapa dia tak muncul muncul?'' heran Arthur.
'' Menyusahkan..'' gerutu Arthur lansung berjalan ke arah kolam dan..
Byuuurr
Arthur langsung menekan dada Caca agar pasokan udara masuk kedalam paru paru nya, dan agar air di paru parunya juga keluar.
'' Hey gadis aneh, bangun! Jangan mati di rumah ini..'' ujar Arthur sambil menekan terus dada Caca.
Shhiiiitt
Apa iya aku harus memberikan nya napas buatan? Tapi itu sama saja aku mencium nya? Dan itu adalah ciuman pertama ku! OMG, Tuhan masa aku harus memberikan ciuman pertama ku pada gadis ini....
Arthur terus menekan dada Caca tapi tak ada respon, akhirnya dia tak punya pilihan lain. Dia harus memberikan gadis itu napas buatan. Lalu Arthur mulai mendekatkan bibir nya pada bibir Caca, dan mulai memberikan nya napas buatan.
' Shiiit, kenapa bibirnya begitu lembut dan manis? Awas kau gadis aneh, kau sudah merebut ciu..man pertama ku! Maka ku pastikan kau akan mendapatkan balasan nya, kau tak akan ku biarkan lolos setelah mengambil kesucian bibirku.' batin Arthur saat men...cium bibir Caca.
Uuuhhuuukk uuhuuuukk
__ADS_1
Caca terbatuk dan mengeluarkan air dari mulut nya. Arthur duduk di samping Caca dengan wajah yg kesal. Caca yg sudah sadar segera duduk dan saat dia melihat Arthur di samping nya Caca terkejut, dia melihat pakaian Arthur juga basah kuyup.
'' Tu-tuan Mu-da.....'' ucap Caca dengan gugup
Arthur mencondongkan badan nya ke arah Caca. '' Hey gadis aneh, kau harus bertanggung jawab karena sudah mengambil ciu..man pertama ku?'' tekan Arthur.
Mata Caca membulat mendengar ucapan Arthur, dia kemudian memegang bibir nya sendiri lalu menatap pria tampan di hadapan nya itu.
'' Ciuman? Ma-maksud Tuan tadi saya....''
'' Kau pikir? Dengar ya, aku tak akan membiarkan mu lolos gadis kecil.'' ancam Arthur lalu berdiri dan pergi meninggalkan Caca yg masih terbengong.
Aku dan Tuan..... Aaaghhh, gila! Kenapa aku pake tenggelam sih? Dan apa dia bilang tadi, ciuman pertama nya? Emang dia pikir dia saja. Itu juga yg pertama bagiku! Huhuhuuuuu Ibu.... Bibirku sudah tak suci lagi.
Caca kemudian masuk kedalam rumah dan mengganti pakaian nya, dia tak henti memegang bibir nya terus. Caca memang merasakan seauatu menempel di bibir nya saat tak sadar, dia bermimpi seorang pangeran tampan sedang mencium nya, tapi ternyata itu bukan mimpi. Itu adalah nyata, dan memang pangeran tampan yg mencium nya.
Setelah mengganti pakaian nya, Caca di suruh untuk membersihkan kamar tamu di lantai satu dan Caca pun akhirnya menurut. Karena mau menolak pun tak bisa, sebab ia disana bekerja. Walaupun Caca merasa badan nya pegal dan lelah tapi Caca berusaha untuk kuat.
Caca harus bekerja di sana sebab ia harus mencari uang untuk ibu nya yg sedang sakit keras. Dulu Bibi nya Caca bekerja di Mansion Wijaya, tapi karena sudah tua jadi dia berhenti.
Dan kebetulan Caca sedang mencari pekerjaan, akhirnya Bibi menawarkan untuk bekerja di Mansion mewah itu. Dan gajih nya juga sangat cukup untuk berobat ibu nya Caca dan membayar sekolah kedua adik nya. Dan juga makan sehari hari.
Caca 1 minggu sekali akan pulang ke rumah nya, untuk menengok keadaan ibu dan kedua adik nya. Caca memiliki Adik perempuan yg 1 kelas 2 SMP dan 1 Adik cowok lagi kelas 4 Sd. Dan Caca adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Ayah Caca sudah meninggal 3 tahun yg lalu karena kecelakaan tabrak lari.
Sehingga ibu Caca harus banting tulang untuk mencari napkah dengan berjualan gorengan keliling, untung saja waktu itu Caca sekolah mendapatkan beasiswa jadi gratis.
Caca harus menggantikan ibu nya mencari napkah. Sebab ibu nya Caca sakit dan karena terlalu cape juga. Dan Saat Bibi nya Caca menawarkan pekerjaan di Mansion Wijaya, Caca langsung menerima nya.
Dan Caca sangat Bersyukur sebab semua tuan rumah di Mansion itu begitu baik pada Caca. Mawar, Mami, Cesa maupun pelayan disana baik pada Caca. Caca sangat betah bekerja di sana. Hingga gajih nya dia selalu ia gunakan untuk menebus obat ibunya, dan membayar tunggakan sekolah adik adik nya, sehingga kedua adik Caca bisa melanjutkan belajar nya kembali.
Bersambung.....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS