Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Asam Pedas


__ADS_3

Happy Reading😘


Hari terus berganti bulan. Kini kandungan Mawar sudah memasuki bulan ke 8.


Saat ini semua keluarga, dari Mawar maupun Bayu sedang berkumpul di Mansion Yunanda. Ya, Mawar dan Bayu serta Mami nya. Saat ini sedang berada di Swiss. Orang tua Mawar ingin, supaya Mawar melahirkan disana. Karena kondisi perut Mawar yang membesar. Dan sebentar lagi akan melahirkan. Membuat kedua orang tua nya was was.


Mereka ingin Mawar melahirkan di Swiss bukan tanpa alasan. Mereka hanya takut, jika nanti ada apa apa pada Mawar dan kandungan nya. Sebab, penculikan Bayu beberapa bulan yang lalu, membuat mereka begitu khawatir akan keselamatan Mawar.


Kalau di Mansion Yunanda, banyak pengawal dan juga pelayan. Jadi keselamatan sangat terjamin. Bayu juga setuju dengan usulan mertua nya, dia juga tidak mau membuat keselamatan anak dan istrinya dalam bahaya.


'' Mas, kita beli kereta bayi ya? Aku mau keluar!'' rengek Mawar.


sudah 1 bulan ini dia Mansion, tapi Mawar tidak di perbolehkan untuk keluar oleh Papa nya. Demi keselamatan nya dan kandungan Mawar.


'' Sayang, nanti saja ya!'' bujuk Bayu.


Mawar merengut kesal, dia pergi meninggalkan Bayu dengan menghentakan kaki nya.


Mami menyuruh Bayu untuk membujuk Mawar, dan menyusul nya ke kamar.


Ceklek

__ADS_1


Bayu melihat sang istri duduk di tepian ranjang, dengan wajah di tekuk. Dia tahu, jika saat ini Mawar sedang kesal padanya. Kemudiam Bayu duduk di samping nya, mencoba meraih tangan itu. Tapi malah di tepis kasar oleh Mawar.


''Sayang, Mas tahu kalau kamu bete di rumah terus! Tapi mengertilah, ini semua demi kamu dan anak kita!'' ujar Bayu sambil mengusap perut Mawar.


'' Ya, kan bisa di kawal? Pengawal kan banyak Mas! Apa guna nya pengawal 40 orang?'' kesal Mawar.


Bayu tersenyum, lalu mengecup pipi sang istri. Menarik nya dalam dekapan tubuh nya, memberikan rasa nyaman pada kekasih hatinya itu. Mawar yang mendapat perlakuan itu, selalu tak bisa menolak nya. Bagi Mawar, pelukan itu selalu membuat nya nyaman.


Dalam dekapan yang begitu nyaman. Mawar tersenyum jail, dia seolah menemukan ide yang bisa membuat bete nya hilang.


'' Mas, aku boleh gak minta seauatu?'' tanya nya.


'' Apa sayang? Always, aku kabulkan!''


Bayu mengangguk.


Mawar menarik tangan Bayu ke bawah, dan Bayu mengikuti Mawar dengan bingung. Tapi dia tak mau membantah, baginya kebahagiaan Mawar adalah yang utama.


Setelah sampai dapur, Mawar melepaskan tangan Bayu. Kemudian menyuruh Bayu untuk duduk. Sementara itu Mawar berjalan ke arah kithcen. Dia membuat rujak mangga muda dengan sambal kacang yang begitu pedas.


Setelah jadi, Mawar meminta Bayu memakan nya.

__ADS_1


Glek


Mampus gw, mana masuk nih mangga muda ke mulut gw? Dari luarnya saja sudah kelihatan kecut! Apalagi kalau masuk mulut?


Bayu bergidik melihat mangga muda dengan sambal kacang di depan nya. Dia sempat menolak, tapi Mawar ngotot ingin Bayu menghabiskan rujak tersebut. Mau tak mau, Bayu harus memakan nya.


Dia memasukan rujak itu dengan coel sambel kedalam mulut nya. Pas mangga itu dia kunyah. Mata nya melotot sempurna, lalu berubah menjadi merem melek dengan badan bergetar memahan asam dan pedas.


Dia segera meminum air di gelas hingga tandas.


'' Sayang, udah ya! Ini kecut banget huweeek, Mas gak sanggup sayang!'' iba Bayu.


'' No! Harus di habiskan. Tadi kan Mas yang bilang, kalau Mas mau menuruti kemauan aku?'' ucap Mawar dengan senyum kemenangan.


Bayu pun pasrah, dia kembali memakan mangga muda itu dengan mata yang terus merem melek menahan kecut. Jika tak habis, Mawar mengancam tak akan memberikan jatah nya selama 2 minggu. Dan Bayu mana bisa menahan selama itu? Mau tak mau, dia pun memakan semua rujak asam itu.


Auto bolak balik kamar mandi ini mah gw..


'Lagian, suruh siapa bikin aku kesel! Jadi kan aku kerjain kamu Mas! Maaf ya my phiton ku sayang.' batin Mawar dengan senyum tipis nya.


Bersambung....

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😘


__ADS_2