
Happy Reading😘
Brayn melenguh merasakan pusing di kepala nya. Dia menatap bingung, pada ruangan itu.
'' Aku dimana?'' gumam Brayn sambil memegang kepala nya yang sangat pusing.
Brayn kemudian mengingat ingat, kejadian kenapa dia ada di sana. Dan seketika, mata nya membulat sempurna. Dia ingat, kalau terakhir dia bersama Mawar di kamar itu. Lalu saat Brayn akan berbalik ke luar, tiba tiba dia merasakan sesuatu menusuk leher nya. Setelah itu Brayn tak ingat apa apa lagi.
'' Ya, aku yakin! Pasti Mawar yang membiusku?'' ujar Brayn dengan kepalan tangan nya.
Brayn sangat marah pada Mawar, dia benar benar murka pada Adik nya itu. Apalagi jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Brayn kemudian keluar dari kamar hotel itu, dan menuju parkiran untuk pulang ke Mansion. Brayn yakin, jika acara nya sudah selesai.
Sedangkan anak buah, yang Mawar perintahkan menjaga Brayn. Sudah pulang, karena Mawar yang meminta nya. Mawar memang sengaja, menyuruh anak buah yang menjaga Brayn untuk pulang, karena Mawar yakin Kakak nya akan sadar tengah malam.
Brayn mengemudikan mobil nya dengan penuh amarah. Saat ini, dia hanya ingin bertemu Mawar dan memaki nya. Meluapkan kekesalan pada Adik satu satunya itu.
Brayn juga mencoba menelpon ketiga anak buah nya. Tapi nihil, nada telpon tidak tersambung. Selalu operator yang menjawab nya.
Jangan jangan, mereka gagal karena Mawar. Apa Mawar tahu tentang rencana ku?
'' Aaaaghhhhhh, siaaal....''
Brayn memukul setir mobil nya dengan marah.
'' Jika memang Mawar menghentikan rencanaku, maka itu artinya Siska dan pria itu masih hidup! Aaagghhhh, kenapa kamu harus ikut campur sih dek.''
Mobil sampai di Mansion Yunanda. Brayn segera memasuki Mansion dengan langkah lebar, dan napas memburu. Dia benar benar naik pitan saat ini. Emosinya sudah tak bisa di bendung lagi.
Brayn menggedor kamar Mawar, dia benar benar emosi saat ini.
Dugh dugh dugh
'' Mawar, keluar kamu!'' teriak Brayn.
Dugh dugh dugh
Mama dan Papa yang sedang tertidur, seketika terbangun saat mendengar teriakan Brayn. Bahkan Feli pun bangun.
Mawar yang sedang di atas perut Bayu, seketika menghentikan gerakan nya. Dia meraih baju nya dan memakai nya kembali.
'' Siapa sih sayang? Kok, sampai gedor gedor gitu? Ganggu saja!'' gerutu Bayu dengan kesal. Sebab kegiatan panas nya harus terhenti.
'' Sabar Mas, tahan dulu! Sepertinya itu Kak Brayn. Dia pasti mau marah sama aku.''
Mawar melangkah ke arah pintu. Tapi, Bayu mencekal tangan nya. Dia khawatir kalau istrinya di celakai oleh Kakak nya.
'' Sayang, jangan ya?''
'' Gak apa apa Mas. Tenang saja!''
Dugh dugh dugh
'' Mawar Buka!'' bentak Brayn.
Ceklek
__ADS_1
Pintu pun terbuka. Mawar menatap Kakak nya dengan cuek. Kemudian Brayn segera menarik tangan Mawar ke lantai bawah.
'' Duh, apaan sih Kak! Lepasin..'' pinta Mawar saat Brayn menarik tangan nya dengan paksa.
'' Ada apa sih ini, eh Brayn, Adekmu kenapa di seret?'' panik Mama
Brayn tak menggubris ucapan Mama nya, dia terus menarik tangan Mawar sampai ke lantai satu. Setelah itu, Brayn menghempaskan tubuh Mawar ke sofa.
Feli kaget, saat melihat Mawar di dorong oleh seorang Pria tampan.
Bayu dan yang lain baru tiba di lantai satu. Mereka terkejut, saat melihat Brayn mendorong Mawar ke sofa.
'' Brayn, apa apaan kamu hah? Kenapa sikap kamu kasar, pada Adikmu?'' bentak Papa
'' Papa tanya kenapa? Tanya sama anak Papa! Kenapa dia bius aku?'' geram Brayn, dengan penuh emosi menatap Mawar.
' Oh, jadi dia Kakak nya Non Mawar! Tampan juga.' batin Feli.
Mawar berdiri di bantu Bayu. Bayu yang tidak terima istrinya di perlakukan dengan kasar oleh Brayn, akhirnya dia maju. Tapi Mawar mencegah nya, menggeleng kan kepala nya.
'' Biar aku saja Mas, tenang saja aku bisa!'' bisik Mawar dengan yakin.
'' Apa perlu aku beberkan sebab musabab nya, kenapa aku sampai bius Kakak?'' ujar Mawar dengan tersenyum miring.
'' Kamu itu kurang ajar sekali Hah? Apa maksud kamu? Kamu kan tahu, kalau Kakak mau menghadiri pernikahan wanita sialaan itu? Kenapa kamu menembak Kakak?'' teriak Brayn dengan emosi.
Prok prok prok.
'' Kakak bilang apa tadi? Menghadiri! Oh, mungkin lebih tepatnya, menghadiri kematian Daniel dan Siska! Iya kan?''
'' Kamu jangan asal ya, kalau ngomong!'' bentak Brayn.
'' Aku, Asal! Realy! Bukan nya, itu pakta nya ya Kak? Udah, Kakak gak usah berkelit. Kakak pikir aku gak tahu, rencana Kakak dan 3 anak buah Kakak?'' ucap Mawar sinis.
Brayn kaget, dia tak menyangka jika Mawar mengetahui rencana nya. Rasanya tak ada guna nya lagi Brayn mengelak.
'' Oh, jadi kamu sudah tahu!''
'' Yups, dan seharus nya Kakak juga tahu, jika aku mengetahuinya maka, sudah pasti akan ku gagalkan bukan?''
'' Gak semudah itu! Kakak yakin jika mereka sudah mati!'' ujar Brayn sedikit ragu.
'' Ckckck, Kakak, Kakak! Kakak itu, kenal aku berapa lama? Kalau hanya untuk mengetahui rencana Kakak dan anak buah Kakak itu sangat mudah bagiku!''
Brayn di buat naik pitan oleh ucapan Adik nya.
'' Kenapa Kakak mau bunuh Daniel dan Siska? Bukan nya, Kakak sudah tanda tangan di atas materai, kalau Kakak gak bakal ganggu Siska?''
'' Persetan dengan itu! Aku akan habisi wanita itu, bersama Suaminya. Dan kamu, akan Kakak kasih perhitungan.'' Ucap Brayn dengan marah.
PLak.
Papa menampar pipi Brayn, hingga membuat cairan merah keluar dari sudut bibir Bryan.
'' Kenapa kamu begitu jahat hah? Papa gak pernah mendidik kamu menjadi orang pendendam!'' bentak Papa.
__ADS_1
'' Pa, apa salah? Aku hanya mau nyawa di balas nyawa!'' marah Brayn sambil mengelap sudut bibir nya.
Mawar membuang napas nya dengan kasar. Lalu melangkah mendekat kearah Brayn. Mawar langsung memeluk tubuh Brayn dengan erat.
'' Kak, aku sudah memaafkan Siska. Biarkan dia tenang dengan suaminya! Plis Kak, jangan pernah menyimpan dendam di hati Kakak, aku sedih melihat Kakak seperti ini! Hatiku hancur Kak, melihat orang yang aku sayangi menghabisi orang lain.'' lirih Mawar dengan isak tangis nya.
Brayn mematung, mendengar ucapan Mawar. Kemudian tangan nya membalas pelukan sang Adik.
'' Kakak hanya mau keadilan untuk kamu Dek!'' ujar Brayn.
Mawar melepaskan pelukan nya, lalu menatap wajah Brayn.
'' Aku tahu Kak! Kakak ingat, di keluarga kita, tidak pernah ada yang menghabisi orang lain Kak. Kakak adalah orang yang paling ku sayang, Kakak adalah Kakak ku satu satunya. Aku gak mau Kakak hidup dengan tidak tenang, sebab memiliki sebuah dendam!
Kak, pahit manis kita sudah pernah melalui nya bersama! Aku mohon Kak, hentikan. Demi aku! Jika Kakak masih berbuat jahat, maka Kakak akan kehilangan Adik Kakak untuk selamanya.'' ujar Mawar
Brayn segera memeluk Mawar dengan erat, dia gak mau jika sampai kehilangan Adik tersayang nya. Sebab, hanya Mawar lah yang dia punya.
'' Jangan bilang seperti itu dek, Kakak gak mau kehilangan Kamu! Maafkan Kakak.''
'' Jadi, hapus ya! Ingat Kakak, Allah akan membalas semua nya. Jangan balas kejahatan dengan kejahatan kembali. Lagi pun, Kakak sudah menyiksa Siska, itu sudah cukup membuatnya jera.''
Brayn menatap manik mata coklat milik Adik nya, kemudian mencium kening nya.
'' Maaf kan Kakak dik!''
Mawar mengangguk, kemudian mereka berpelukan. Mama dan Papa juga ikut memeluk 2 anak nya.
'' Maafkan Papa, karena sudah menampar kamu!'' sesal Papa.
'' Sakit Pa! Nih bibir Brayn sobek. Nanti kalau gak sexy lagi gimana!'' ngambek Brayn.
Mama mencubit perut anak nya dengan gemas, dia bahagia melihat kedua anak nya akur kembali.
'' Memang nya kalau ngga sexy, mau ngapain. Mau nyium pantat bebek hahahaa...'' ledek Mawar
Bayu yang melihat mereka berpelukan, seketika melangkah dan ingin memeluk. Tapi Brayn menghentikan langkah nya.
'' Mau apa Lo?'' garang Brayn.
'' Ya mau ikut meluk Bang.'' jawab Bayu
'' Nggak, enak aja! Ogah gw di peluk singkong beton!'' cibir Brayn.
Bayu menganga mendengar ucapan Kakak ipar nya.
'' Gw mau meluk istri gw. Bukan Lu Bang! Lagian ya, masih mending gw, singkong beton tapi sudah merasakan gua dunia. Nah Lu, punya batang kelapa aja, belum pernah masuk ke gua.'' ledek Bayu.
'' Sialan Lo.'' kesal Brayn.
Mawar dan kedua orang tua nya tertawa mendengar perdebatan Brayn dan Bayu. Sedangkan Feli menatap Brayn dengan kagum, dua benar benar terhipnotis dengan ketampanan Brayn.
Bagaimana aku bisa mendapatkan dia, jika aku di pecat ya? Lagian dia orang kaya, sedangkan aku....
Bersambung......
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN LIKE DAN FAV NYA YA GUYS😘