Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Benar Firasat Mawar


__ADS_3

Happy Reading😘


Malam ini Bayu pulang agak telat. Karena banyak berkas yang harus dia cek akhir akhir ini. Sebab kerja sama nya dengan sebuah perusahaan ternama di negara A. Membuat Bayu sangat sibuk, dan extra time.


Bayu melangkahkan kaki nya menuju kamar. Tapi saat membuka pintu kamar, Bayu tak mendapati sosok sang istri. Dan ternyata Mawar sedang ada di balkon kamar nya.


Bayu melangkah, dan memeluk istri tercinta nya dari belakang. Tangan nya terulur untuk mengusap perut sang istri.


'' Kamu sudah pulang Mas?'' tanya Mawar.


'' Ck, kalau aku belum pulang, lalu siapa yang memelukmu hem?'' decak Bayu


'' Ya, siapa tahu saja pangeran arjuna dari pandawa!''


'' Mimpi..'' ledek Bayu.


Tapi Mawar tak menjawab nya, dan itu membuat Bayu heran. Biasanya Mawar akan menjawab ledekan nya, sampai mereka adu mulut. Tapi ini, Mawar diam saja.


'' Ada apa sayang?''


Mawar menghela napas nya dengan kasar.


''Mas, apa kamu sedang sibuk akhir akhir ini?'' tanya Mawar.


Bayu berpikir jika Mawar menanyakan itu, karena dia rindu dengan Bayu. Dan akhirnya Bayu menganggukan kepala nya.


'' Iya sayang, kerjasama ku dengan perusahaan dari negara A. Membuatku sangat sibuk akhir akhir ini! Jadi maaf ya, kalau akhir akhir ini aku jarang menjenguk lubang belut mu.'' ujar Bayu sambil memegang area sensitif itu.


Mawar mendelik mendengar ucapan Bayu. Entah kenapa, Mawar sangat heran pada Bayu. Karena yang ada di otak suaminya itu, hanya ada selan..gkangan saja.


'' Mas, bukan itu! Kamu itu ya, kenapa sih di otak kamu itu, hanya ada gua gua dan gua saja? Heran aku!'' cebik Mawar.


'' Lah terus, kenapa kamu nanyain soal alu sibuk atau nggak? Kalau bukan untuk ku colok?'' ujar Bayu dengan prontal.


'' Emang kalau aku nanya waktu kamu, itu hanya untuk colok mencolok saja? Ck, sepertinya aku harus beli proklin deh...''


'' Buat apa?'' bingung Bayu


'' Buat bersihin otak kamu! Biar bersih dan suci kembali..'' ketus Mawar.


''Emang aku baju apa? Ya terus, kamu kenapa nanyain waktu aku?'' kesal Bayu, sebab ia di samakan dengan pakaian kotor.


Tapi kan wajar wajar saja pikirnya, jika di otak nya hanya ada gua gua dan gua. Toh, itu pun cuma 1 gua saja.


'' Mas, aku mau pulang hari ini juga ke Swiss...''


Bayu membulatkan kedua mata nya, saat mendengar ucapan Mawar.

__ADS_1


'' Loh, bukan nya kita akan kesana minggu depan? Ini aku lagi kejar waktu sayang, biar nanti beres.'' ujar Bayu


'' Mas, perasaanku tak enak Mas. Aku merasa akan terjadi sesuatu pada keluargaku disana!'' jelas Mawar.


'' Sayang, mungkin itu hanya pikiran kamu saja! Kamu kan sekarang lagi hamil, mungkin bawaan bayi..''


Mawar menggeleng cepat. '' Tidak Mas, kamu tak akan paham jika pun ku jelaskan.'' ujar Mawar sambil berlalu masuk kamar.


'' Yasudah, jelaskan sama Mas. Apa yang membuat kamu gelisah?'' Bayu menciba menenangkan sang istri.


'' Mas, perasaanku akhir akhir ini tak enak. Aku kepikiran Mama di sana Mas!''


'' Apa sudah di telpon?''


Mawar mengangguk. '' Sudah, tapi tetap perasaanku tak enak! Mas, ikatan batin anak dan ibu itu kuat Mas. Aku merasakan firasat yang buruk. Pliss, izinin aku pulang besok.'' pinta Mawar.


Bayu melihat raut wajah kecemasan pada Mawar. Dia juga tak mungkin menolak nya, sebab jika pun iya. Mawar akan nekat untuk pulang. Selama pernikahan nya dengan Mawae, dalam 4 tahun ini. Bayu sudah memahami, bagaimana kepribadian istri nya itu.


Sipat dan watak nya. Semua Bayu sudah paham dan tahu. Jadi, ia pun menganggukan kepala nya, tanda setuju. Mawar yang melihat itu, segera memeluk tubuh sang suami. Lalu menghujani nya dengan kecupan, di seluruh wajah Bayu.


Pagi pun datang.


Saat ini Mawar sedang bersiap siap untuk berangkat ke bandara, dia juga sudah memberitahu Arthur. Tapi sayang, Bayu tak bisa menyusul nya. Dia akan menyusul 2 hari lagi. Jadi Mawar, pergi bersama Arthur dan Mami Rosa.


Setelah siap, mereka pun berangkat ke bandara. Dan Arthur lah yang paling antusias, ketika tahu akan berangkat ke swiss hari ini.


Bukan tanpa alasan. Karena Bayu juga yang meminta James untuk menemani Mawar. Sebab, Bayu akan merasa tenang jika Mawar dalam perlindungan sahabat nya itu. Walaupun Bayu masih rada cemburu ketika melihat kedekatan James dan istrinya itu.


Tapi saat ini, Bayu mengesampingkan egonya dahulu.


'' Aku titip 3 orang yang sangat berharga di hidupku! Jaga mereka. Aku percayakan mereka padamu....'' ucap Bayu pada James.


'' Tenang saja, aku akan jaga mereka. Kau tak perlu cemas!'' jawab James sambil menepuk pundak Bayu.


Lalu mereka semua masuk kedalam Jat milik James. Kemudian Jat itu pun lepas leanding dari bandara. Bayu menatap kepergian Mawar, dengan hati yang cemas. Sebab Mawar pergi dalam keadaan hamil.


******


'' Mam! Mama mau kemana? Kok sudah rapih begitu?'' tanya Papa


'' Ini Pa, Mama ada arisan di rumah temen. Jadi Mama mau kesana.''


'' Apa perlu Papa temani?''


'' Nggak usah Pa! Mama kan di antar sopir.''


'' Yasudah, hati hati di jalan! Kalau ada apa apa, Mama hubungi Papa ya.''

__ADS_1


Mama mengangguk, lalu mencium tangan Papa dan berlalu keluar rumah.


Mobil pun pergi meninggalkan Mansion Yunanda. Mama melihat jalanan yang sedikit lenggang dari lalu lalang kendaraan.


Setelah 15 menit perjalanan, sopir Mama terlihat panik. Dan itu membuat Mama bingung.


'' Ada apa?'' tanya Mama


'' Nyonya, rem mobil blong Nyonya!'' ucap Sopir itu dengan panik.


'' Apa! Bagaimana bisa? Emang kamu gak cek?'' panik Mama.


'' Sudah Nyonya. Tadi subuh sudah saya cek, dan baik baik saja! Ini saya gak tahu, kenapa tiba tiba blong?'' ujar Sopir prubadi Mama.


Mama terlihat panik. Lalu dengan tangan gemetar dia merogoh tas nya. Dan menelpon Papa.


'' Hallo Ma.''


'' Papa! Tolong Mama Pa, rem mobil Mama blong. Mama takut!''


'' Apa! Bagaimana bisa Ma?''


'' Gak tahu Pa.. Mama takut hiiiks.''


'' Mama tenang ya, Sebisa mungkin Mama keluar dari mobil itu. Cari pinggiran yang bukan aspal Ma.''


'' Tapi Pa!''


'' Cepat Ma..'' teriak Papa.


Lalu Papa memutuskan telpon. Kemudian Papa menelpon anak buah yang menjaga istrinya dari belakang. Dan ternyata benar, mobil yang di tumpangi istrinya Blong.


Papa kemudian menyuruh anak buah nya untuk Stanbuy. Karena Mama akan melompat.


'' Nyonya melompatlah, saya akan arahkan mobil ini ke pinggir.'' ujar sopir itu.


'' Tapi bagaimana dengan kamu?'' tanya Mama


'' Jangan pikirkan saya Nyonya! Keselamatan anda lebih Penting... Saya akan menyelamatkan diri, setelah Nyonya.''


Mama mengangguk. Lalu mobil pun di arahkan ke pinggir jalan yang sedikit berumput. Mama membuka pintu mobil nya, lalu menelan ludah nya dengan kasar. Dia harus melompat dari mobil, untuk pertama kali nya.


'' Bissmillah.'' ucap Mama


Lalu Brugh


Bersambung.....

__ADS_1


JANGAN LUPA JEJAK NYA YA GUYS😘


__ADS_2