Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Peringatan Untuk Feli


__ADS_3

Happy Reading😘


'' Kami.....''


'' Kalau kalian menunggu teman kalian memadamkan lampu di sini, maka kalian buang buang waktu saja! Teman dan Bos kalian, sudah ku ringkus!'' ujar Mawar dengan tegas.


Mereka terperangah kaget, mendengar ucapan Mawar. Mereka tak menyangka jika Bos dan teman mereka sudah di ringkus.


Mau tak mau, mereka meletakan pistol di bawah. Mereka tak mau mati sia sia di tangan Mawar, sebab mereka tahu, siapa Mawar dan bagaimana kepintaran nya.


Mawar memberi kode pada anak buah nya untuk membawa 2 orang itu. Lalu mereka di ringkus, dan di bawa ke markas James, untuk di beri pelajaran.


Acara pun Kembali ceria, setelah terjadi insiden yang menegangkan tadi. Kemudian Tante Amel dan Om Rudi melangkah kearah Mawar. Mereka mengucapkan banyak terima kasih pada Mawar, sebab karena nya. Acara itu dan anak mereka selamat.


'' Istri Mas memang is the best!'' puji Bayu sambil merangkul pinggang Mawar.


'' Jangan aneh aneh! Ini di tempat umum.'' ingat Mawar.


Mami mendekat bersama Baby Ar, yang sedang menangis karena kehausan. Mawar kemudian izin kepada orang tua Daniel, untuk meninggalkan pesta. Lalu Bayu membawa Mawar kesalah satu kamar di hotel tersebut.


Mawar pun segera menyusui Baby Ar, hingga Baby Ar tertidur lelap.


'' Sayang, bagaimana dengan Kak Brayn?'' tanya Bayu saat Mawar sedan mengancing kebaya nya kembali. Tapi di tahan oleh Bayu.


Mawar paham, apa yang di mau suaminya tersebut. Akhirnya Mawar duduk dengan Bayu yang tidur di atas pangkuan nya, meminum Asi nya dengan lahap.


'' Aku sudah mengurung nya Mas. Aku juga sudah membius nya dengan dosis tinggi.'' jawab Mawar sambil mengelus rambut Bayu.


'' Lalu, kapan akan sadar.''


'' Setelah 16 jam.''


Bayu mengangguk paham. Sementara itu mulut nya masih meminum Asi. Sedangkan Mawar menguap berkali kali, dia sangat ngantuk. Sebab semalam kurang tidur, karena harus menjaga Baby Ar yang lumayan rewel.


Bayu melihat Mawar memejamkan mata nya. Membuat nya tersenyum tipis. Setelah itu dia menyudahi kegiatan nya di 2 pabrik kenyal itu. Lalu membenarkan posisi Mawar, dan menyelimutinya.

__ADS_1


Kemudian Bayu turun kembali ke bawah, untuk bergabung di pesta.


Sore hari acara sudah selesai. Mawar dan keluarga nya pun, sudah kembali ke Mansion Yunanda. Sebab, pernikahan Daniel di adakan di salah satu hotel Yunanda di swiss.


Kini Mawar dan Sandra sedang makan salad buah di sofa, dengan di temani darkor pavorit mereka. Yaitu So joong ki. Sementara itu, 2 Momy dan Papa nya, sedang bermain bersama Baby Ar.


Sedangkan Bayu dan Radit. Asik bermain Game di Hp mereka.


'' Nak, Kakak kamu bagaimana?'' tanya Papa.


'' Nanti juga bangun Pa, tenang saja!'' jawab Mawar.


Papa memang sudah tahu tentang rencana Brayn, karena Mawar yang memberitahu nya sebelum acara pernikahan Daniel di laksanakan.


Awal nya Papa tak percaya, hingga Mawar memberikan bukti, isi percakapan antara Brayn dan anak buah nya. Akhirnya Papa pun percaya, Papa ingin melarang Brayn. Tapi Mawar mencegah nya, Mawar mengatakan jika urusan Brayn, biar dia saja yang menghandle.


Makan malam pun telah tersedia, kini Mawar dan keluarganya sedang makan malam di meja. Juga ada Radit dan Sandra. Mereka makan dengan di selingi tawa, saat melihat kelucuan Baby Ar.


Dan disana juga ada Feli. Mawar sengaja mengajak Feli ke swiss, guna menunjukan pada nya, jika Mawar bukan lah orang sembarangan dan mudah untuk di tikung.


Feli melihat senyuman di keluarga Bayu dan Radit. Melihat keluarga Mawar bukan orang sembarangan, membuat nyali nya sedikit menciut untuk menaklukan Bayu.


Setelah makan malam selesai, dan Mawar juga sudah memompa Asi nya untuk Baby Ar. Kemudian dia menyuruh Bik Irah untuk meminta Feli agar menemui nya di atap.


Feli yang di suruh seperti itu, tidak punya pilihan lain. Dia mengikuti wanita paruh baya yang mengantar nya untuk bertemu dengan Mawar. Hati Feli berdetak kencang, dia bingung kenapa Mawar memanggilnya.


Mereka pun sampai di atap. Dengan Mawar yang sedang meminum Juz alpukat nya. Mawar menyuruh Feli untuk duduk di hadapan nya, sementara Bik Irah, kembali ke bawah.


'' Maaf Nona, ada apa Nona memanggil saya?'' tanya Feli sedikit gugup.


'' Saya orang nya gak suka basa basi ya Fel!''


Mawar kemudian menyenderkan badan nya, pada sandaran Sofa. dan mengangkat kaki nya hingga bertumpu pada kaki satunya lagi. Saat ini Mawar mengenakan hot pants dan thankntop. Membuat tubuh sexy dan putih mulus itu, begitu indah.


Mawar menatap Feli, yang di landa kegugupan. Dia melihat Feli meremas jari jari tangan nya, membuat Mawar tersenyum tipis.

__ADS_1


'' Begini Fel, kamu itu cantik! Umur kamu 1 tahun di bawah saya. Tapi, apa tidak ada laki laki lain yang kamu taksir selain suami orang?'' tanya Mawar to the point.


Feli terkejut dengan ucapan Mawar. Dia melihat Mawar dengan tatapan bingung dan takut.


'' Ma-ksud, anda ba-bagaiman No-na?''


'' Huufff. Saya tahu, jika selama ini kamu mencoba merebut Mas Bayu dari saya? Dan saya juga tahu, kamu yang sudah mencampurkan obat perangsang pada minuman suami saya? Sayang banget loh, kamu itu cantik padahal! Tapi, kenapa kamu mau merusak rumah tangga orang? Dan merebut yang bukan milik kamu?''


Glek


Feli menelan ludah nya dengan kasar. Dia tidak tahu, jika Mawar selama ini mengetahui kelakuan nya.


'' Kenapa diam? Kamu pikir saya gak tahu?'' cebik Mawar.


Mawar kemudian mencondongkan badan nya ke arah Feli.


'' Dengar ya, semut seperti kamu itu, mampu buat saya singkirkan dengan mudah! Tapi harusnya kamu beruntung, karena saat ini, kamu masih ku izinkan bernapas. Aku tahu tentang mu dan keluargamu di kampung, kamu itu adalah tulang punggung bukan?


Jika Kamu masih mau hidup, maka berhentilah membuat rumah tangga orang hancur.'' tekan Mawar lalu berdiri.


Feli yang mendengar Mawar mengetahui keluarganya, seketika menjadi takut. Dia kemudian bersimpuh di kaki Mawar.


'' Saya mohon Nona, jangan apa apakan keluarga saya!'' pinta Feli.


'' Saya tidak akan mencelakai keluarga kamu. Tapi, setelah dari sini. Kamu bisa mencari pekerjaan lagi!''


'' Ampun Nona, jangan pecat saya. Saya mohon!'' pinta Feli dengan menangis.


'' Saya tidak suka dengan seorang penghianat, bagi saya tidak ada toleransi untuk sebuah penghianatan.''


Mawar menarik kaki nya lalu melangkah pergi, meninggalkan Feli yang masih bersimpuh di lantai dengan tangis nya.


Kenapa aku begitu bodoh!


Bersambung.....

__ADS_1


JANGAN LUPA JEJAK NYA MY READERS😘


__ADS_2