
HAPPY READING😘
Saat ini di kantor WIJAYA GROUP sedang ramai oleh tatapan kasihan pada salah satu karyawan di sana.
Bagaimana tidak, saat ini di depan kantor WIJAYA GROUP sedang berdiri seseorang di bawah terik matahari, menghadap bendera merah putih dengan kaki di angkat satu, dan kedua tangan di telinga.
Orang itu tak lain dan tak bukan adalah Radit Asisten Bayu CEO di perusahaan WIJAYA GROUP.
Radit di hukum oleh Bayu karena dia sudah meledek Bayu tadi pagi, Radit di minta berdiri di bawah panas nya matahari yang mulai meninggi, dengan kaki di angkat satu dan kedua tangan di telinga.
Di balik jendela Bayu tersenyum puas melihat Radit menekuk wajah nya kesal. Bayu tahu pasti Radit saat ini sedang kepanasan, tapi Bayu membiarkan Radit di sana, bahkan Bayu meminta satu Security untuk mengawasi Radit.
Itulah hukuman untuk mu Dit, mangkan nya jangan macam macam kepadaku hahaha
Jam menunjukan pukul 11 siang, Radit sudah sangat gosong berjemur di bawah terik matahari. Dia bahkan tak di berikan minum sama sekali oleh Bayu.
Sialan Bos tak berhati, bisa bisa nya dia menjemurku di sini sampai gosong huhuhu. Emang dia pikir gw ini jemuran basah apa, mana gak ada yang mau ngasih minum lagi, di tambah malu nya gw saat semua karyawan menatap gw seperti itu, hancur sudah wibawa dan karisma gw huhuhu. Emak tolong lah anakmu ini.
Bayu melihat Radit mengusap keringat nya sedari tadi, dia pun menelpon Security untuk meminta Bayu ke ruangan nya.
Security itu pun menyampaikan tugas nya, dan sangat terlihat wajah lega Radit, dan Security itu memberikan 1 botol air putih, Radit langsung meneguk air putih itu sampai tandas.
Radit melangkah memasuki kantor, semua mata memandang nya kasihan, sebab tubuh Radit sudah sedikit coklat karena di jemur bak cucian basah.
Tok Tok Tok
Radit pun masuk ke ruangan Bos nya, berdiri di hadapan Bayu dengan wajah kesal nya. Menatap Bos nya dengan kesal.
'' Hahaha kenapa kamu menatap saya seperti itu Dit.!'' Tanya Bayu pada Radit
''Menurut anda Tuan Muda, apa saya harus berterima kasih karena anda sudah menjemur saya seperti cucian basah dan membuat kulit saya menjadi gosong begini.'' Sindir Radit pada atasan nya itu.
Tapi Bayu malah menjawab nya dengan tawa nya, bagaimana tidak tertawa, saat ini kulit Radit berwarna kecoklatan, walaupun tidak menurunkan kadar ketampanan nya tapi tetap saja bagi Bayu itu hal yang lucu, karena Radit memiliki kulit putih bersih, dan sekarang kulitnya kecoklatan gara-gara di jemur Bayu.
''Mangkan nya Dit, jangan meledek ku. Masih untung aku hukum kamu berjemur, bagaimana kalau aku hukum kamu buat spongbob banci hem...'' Jelas Bayu dengan menaikan satu alis nya dan tersenyum miring.
''Bos gak lucu.'' Kesal Radit
''Kenapa, apa kamu pikir aku bercanda, kamu tau kan aku gak pernah bercanda dengan omongan ku.'' Jawab Bayu dengan wajah serius.
Gila kali kalau gw harus spongbob banci, iiiih geli banget, di bayar 100 milyar juga gw ogah.
__ADS_1
Radit bergidik ngeri saat membayangkan dia spongbob punya banci.
Tawa Bayu pecah kala melihat raut wajah Radit yang sedang memikirkan omongan nya tadi, padahal Bayu hanya bercanda saja dengan ucapan nya tadi. Walaupun Bayu kesal pada Radit, tapi dia tidak mungkin menyuruh Radit yang jomblo karatan itu untuk melakukan hal itu wkwkwk.
''Gimana Dit, gimana rasanya di jemur di depan semua orang dan di lihat oleh semua karyawan kantor. Pasti malu kan, saat harga dirimu jatuh hem? Itu lah yang ku rasakan tadi pagi Dit.'' Jelas Bayu pada Asisten nya itu.
Radit hanya menunduk tak berani menatap wajah Sang Bos, karena yang di katakan Bayu memang benar.
***
'' Mi, Mawar mau ke supermarket sebentar ya Mi, mau beli sesuatu.'' Pamit Mawar pada Mami mertua nya.
Setelah itu Mawar keluar di antar supir pribadi Mami Rosa, mobil pun keluar dari Mansion itu.
Tak lama setelah kepergian Mawar, datang lah sebuah mobil lamborgini merah memasuki kediaman Wijaya.
Saat Mami Rosa sedang membaca majalah, tiba-tiba salah satu pelayan datang.
'' Maaf Nyonya, di depan ada tamu, beliau ingin bertemu dengan Nona Mawar.'' Ucap pelayan itu
Wajah Mami Rosa mengeryit heran, dia penasaran dengan tamu yang ingin menemui menantunya itu. Sebab Mawar tidak pernah keluar, jadi sangat tidak mungkin punya kenalan di kota.
Mami Rosa menyuruh pelayan itu untuk mempersilahkan tamu itu masuk.
Mami Rosa pun mempersilahkan Pria itu untuk duduk, Mami Rosa masih heran dengan Pria di hadapan nya ini.
Sebenar nya ada hubungan apa Mawar dengan pria ini.
''Maaf Tuan, anda tahu dari mana alamat rumah ini.'' Tanya Mami Rosa dengan heran.
Pria itu tersenyum ramah '' Maaf Nyonya, jika kedatangan saya mengagetkan anda. Sebelum nya perkenalkan nama saya Brayn Yunanda, anda bisa memanggil saya dengan Brayn.'' Ucap Brayn pada Mami Rosa
'' Ok perekanalkan saya Rosa Wijaya, panggil saya Rosa. Maaf Tuan, anda belum menjawab pertanyaan saya.'' Jelas Mami Rosa
'' Memang nya siapa yang tidak tahu keluarga Wijaya Bu Rosa, keluarga anda sangat terpandang bukan, karena Wijaya Group ada lah perusahaan terbesar di 2 negara.'' Ujar Brayn dengan tersenyum
'' Anda terlalu berlebihan Tuan, Maaf ada perlu apa anda mencari menantu saya.'' Tanya Mami Rosa to the point
'' Jadi benar kalau Mawar adalah menantu dari kediaman Wijaya.'' Tanya Brayn
'' Betul, dan anda ada urusan apa Tuan.'' Tanya Mami Rosa lagi.
__ADS_1
'' Sebenar nya saya kesini untuk bertemu Mawar, sebab saya yakin kalau Mawar adalah orang yang selama ini saya cari...'' Jawab Brayn
'' Orang yang anda cari...'' Ucap heran Mami Rosa
'' Benar Nyonya, Mawar adalah Adik saya yang kabur dari rumah, dan kami sedang mencari nya sudah 7 bulan ini.'' Jelas Brayn dengan wajah sendu.
Mami Rosa dapat melihat raut kesedihan dari wajah Pria di hadapan nya itu.
'' Tapi Tuan, Mawar itu adalah anak sahabat saya, dan orang tuanya sudah meninggal. Bahkan ayah nya baru beberapa bulan yang lalu meninggal, dan menitipkan Mawar pada saya, itu kenapa Mawar saya nikah kan dengan anak saya Bayu.'' Jelas Mami Rosa.
'' Meninggal, orang tua? Maaf Nyonya, kalau boleh tahu orang tuanya bernama siapa.'' Tanya Brayn
'' Nama Ayah nya Hendra, dan Ibunya Susi, Ibu nya Mawar meninggal saat Mawar berumur 5 th, sedangkan ayah nya baru beberapa bulan yang lalu.'' Jelas Mami Rosa lagi.
Brayn sangat terkejut mendengar penjelasan dari Mami Rosa, dia sangat yakin kalau Mawar itu adalah orang selama ini dia cari.
Sedangkan di tempat lain, Mawar baru keluar dari supermarket.
Setelah mobil yang di tumpangi Mawar sampai di halaman Mansion, Mawar pun turun tapi matanya menyipit heran, karena ada mobil mewah berwarna merah yang terparkir di halaman itu.
*Ini mobil siapa ya, perasaan di sini gak a*da mobi lamborgini warna merah deh? Apa ada tamu ya, mungkin tamu atau saudara Mas Bayu.
Mawar pun melangkah kedalam rumah, tapi saat akan melewati ruang tamu Mami Rosa memanggil nya, Mawar pun berbelok dan dia melihat seorang Pria membelakangi nya, Mawar merasa kenal dengan perawakan Pria itu, tapi dia tidak ingat.
Mawar pun melangkah menghampiri Sang Mertua.
''Nak, ini ada tamu yang mencari kamu.'' Ucap Mami Rosa.
'' Siapa Mi.'' Tanya Mawar
Dan saat Pria itu berdiri dan berbalik. Seketika mata Mawar melotot, membulat sempurna, bahkan raut wajah terkejut nampak di wajah nya, bahkan belanjaan yang dia pegang jatuh ke lantai karena saking terkejut nya. Badan Mawar seketika menegang, dia sangat gugup.
'' Ka- kamu.'' Ucap Mawar dengan gugup
Mami Rosa
Daniel Wiyaya Sepupu Bayu
__ADS_1
Bersambung......
JANGAN LUPA YA TINGGAL KAN SENDAL JEPIT NYA😁