Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Kepergok Arthur


__ADS_3

Happy Reading😘


Siang ini Mawar, Bayu dan Arthur bersama Cesa sudah berada di bandara. Mereka akan menjemput Mami yg baru saja pulang dari liburan nya di rumah Daniel yg berada di jerman.


Mawar dan kedua anak nya menunggu di dalam mobil. Sedangkan Bayu turun menjemput Mami di loby.


'' Oma....'' seru Arthur dan Cesa, saat Mami Rosa masuk kedalam mobil.


'' Hallo cucu cucu kesayangan Oma... Bagaimana kabar kalian hem?'' tanya Oma sambil memangku Cesa di jok belakang.


'' Baik Oma, Arthur kangen banget sama Oma!'' ucap Arthur.


'' Oma juga sayang! Kamu gimana Beby, kangen gak sama Oma?'' tanya Oma menjawil pipi Cesa


Cesa mengangguk. '' Kangen Oma.''


Mobil pun melaju meninggalkan bandara. Dan selama di dalam mobil, Arthur dan Cesa selalu bertanya pada Mami Rosa, sehingga membuat Mami Rosa sedikit pusing di buat nya.


Sedangkan Mawar dan Bayu tersenyum melihat kebahagiaan keluarga kecil nya. Mereka berharap kalau kebahagiaan itu, akan mereka rasakan selama nya.


Tiba tiba Hp Mawar berbunyi, dan ternyata dari Papa nya Mawar.


'' Hallo, Pa.''


'' Emang ada apa Pa?''


'' Eum, begitu! Yasudah nanti aku usahakan secepat nya untuk pulang Pa.''


Setelah telpon terputus, Mawar menaruh kembali Hp nya di dalam tas.


'' Siapa sayang?'' tanya Bayu.


Mawar menoleh pada suaminya. '' Papa, Mas! Dia nyuruh aku, kamu dan anak anak untuk pulang secepat nya ke swiss.'' tutur Mawar


'' Ada apa? Apa terjadi sesuatu?'' heran Bayu dengan cemas.


Mawar mengangkat kedua bahu nya. '' Aku juga gak tahu Mas? Papa cuma bilang, kalau aku, kamu dan anak anak harus cepat pulang! Katanya ada hal penting.'' jelas Mawar.


'' Ya sudah, kita pulang besok! Aku takut ada apa apa lagi sama Papa Mama?'' ujar Bayu


Mawar menganggukan kepala nya. Saat lampu merah mobil pun berhenti. Mawar memandang ke arah samping jalan, seketika mata nya memicing. Dia melihat seseorang yg dia kenal sedang menjajakan jualan nya ke setiap pengendara mobil.


Mawar lalu membuka kaca mobil, lalu memanggil nya. '' Bang tisu.'' teriak Mawar

__ADS_1


'' Sayang, kamu kok beli tisue? Kan ini banyak?'' heran Bayu sambil menunjuk tisue di depan dasboard depan.


Mawar meletakan jari telunjuk nya di bibir.


'' Tisu nya Nona.'' ucap Pria yg berjualan


'' Saya beli semua ya Rif.'' ujar Mawar


Pria itu mendongkak, melihat Mawar. Mata nya memicing melihat Mawar. Sedetik kemudian dia terkejut. '' Mawar....'' kaget pria itu.


'' Hallo Rif, apa kabar?'' tanya Mawar


'' Baik War! Wah sudah lama gak ketemu ya? Kamu makin sukses dan cantik!'' puji Arif.


Eeekhhm


Bayu berdehem dengan tatapan tajam nya pada Arif.


Lampu hijau pun menyala, dan Mawar segera menyerahkan uang merah 5 lembar pada Arif. Kemudian mobil pun melaju meninggalkan Arif, yg menatap kepergian Mawar.


'' Siapa dia?'' tanya Bayu dengan tatapan menyelidik.


'' Dia Arif Rahman Mas! Dia teman sewaktu SMA aku dulu, dia teman kelas ku Mas.'' jelas Mawar


Mami dan Mawar terkekeh mendengar ucapan Arthur. Sedangkan yg di ledek mendelik tajam menatap Arthur dari kaca spion.


'' Kamu itu masih kecil. Gak pantas bicara seperti itu?'' ketus Bayu


'' Arthur udah gede Dad! Arthur bahkan pernah melihat Dady sama Momy, menempelkan bibir satu sama lain di ruang tamu, saat malam. Terus Arthur pernah lihat Dady minum susu kaya yg dede Cesa lakuin.'' tutur Arthur


Ckiiitt


Bayu menginjak rem mobil nya. Dia benar benar kaget saat mendengar ucapan Arthur. Sedangkan Mawar, wajah nya sudah merah seperti tomat rebus yg siap di sambal.


Mami tergelak mendengar ucapan Arthur, dia benar benar merasakan sakit perut karena ucapan Arthur.


'' Kapan kamu lihat?'' kaget Bayu pada anak nya.


'' Malam malam Dad, 1 minggu yg lalu.'' jelas Arthur sambil memainkan game di tangan nya.


Bayu menundukan kepala nya. Dia benar benar malu pada Mami nya. Sedangkan Mawar sedari tadi memalingkan wajah nya pada samping kaca.


'' Bay, Bay! Mangkan nya, kalau mau indehoy itu ya di dalam kamar. Jangan di ruang tamu, bikin malu saja. Ck kc ck...'' ledek Mami

__ADS_1


'' Duh, pipi Mami sampai pegal nih hahaaaa..'' ujar Mami sambil menepuk nepuk pipi nya.


Bayu kembali menjalankan mobil nya, tanpa membalas ledekan sang Mami. Dan setelah itu tak ada pembicaraan lagi, tapi Mami masih terdengar terkekeh.


Mobil pun sampai di Mansion, Mawar segera menggendong Cesa dan menidurkan nya di kamar. Setelah itu, Mawar kembali ke kamar nya dan melihat Bayu sedang bersiap untuk mandi.


'' Kamu sih Mas! Arthur kan jadi lihat. Bagaimana kalau nanti dia malah penasaran?'' ketus Mawar.


'' Kok kamu nyalahin aku sih? Kan kamu juga menyukai nya sayang?'' ledek Bayu.


'' Au ah. Lain kali, jangan di ruang tamu lagi! Kalau di lihat orang gak enak.'' kesal Mawar


'' Ya sudah, kalau gitu kita lakuin di kamar mandi yuk!'' ajak Bayu dengan seringai nackal nya.


Mawar melepaskan tangan Bayu yg mulai menjalar ke area area terlarang, membuat Mawar menggigit bibir nya. '' Jangan mulai deh!'' kesal Mawar saat tangan Bayu berhasil menyusup kedalam baju nya.


'' Tapi aku mau ini? Aku haus...'' bisik Bayu di telinga Mawar, membuat Mawar menggelinjang geli saat napas hangat Bayu menerpa daun telinga nya.


Bayu segera mendorong tubuh Mawar ke dinding, lalu menyatukan bibir mereka. Setelah 2 menit pertarungan antar bibir itu, Bayu pun megarahkan wajah nya di dada Mawar, kemudian meminum Asi bagaikan anak bayi.


Setelah puas, Bayu menggendong Mawar kedalam kamar mandi dan memulai olahraga nya di dalam sana. Membuat suara sexy Mawar bercampur dengan suara gemericik air Shower.


1 Jam sudah mereka melakukan olahraga di dalam sana. Setelah memakai pakaian Mawar mengambil Hp nya, dan menelpon seseorang disana. Dan ternyata itu adalah Pilot pribadi Mawar. Mawar memerintahkan untuk melakukan penerbangan besok siang ke swiss.


'' Telpon siapa sayang?'' tanya Bayu sambil menggosok rambut nya dengan handuk.


''Telpon Pilot aku Mas! Untuk keberangkatan besok.'' ujar Mawar sambil mengambil alih handuk di tangan Bayu, dan menggosok rambut suaminya.


'' Kira kira Papa mau bicara apa ya Sayang?'' tanya Bayu.


Mawar menggeleng.'' Entahlah Mas, aku pun tak tahu? Tapi yg pasti, itu sangat penting! Biasanya kalau tidak terlalu penting banget, Papa tak akan memintaku pulang.'' jelas Mawar.


'' Tapi kamu yakin, kalau Papa mau bicara? Bukan terjadi apa apa kan?'' cemas Bayu


'' Aku juga gak tahu Mas? Tadi sih Kak Brayn bilang nya sih gitu? Ada hal penting yg mau di bicarakan kata nya.'' jelas Mawar sambil menyisir rambut Bayu.


'' Apa Kakak kamu gak bilang, apa gitu?''


'' Nggak Mas! Karena Kak Brayn juga belum tahu apa yg mau di bicarakan Papa! Kak Brayn bilang, kalau Papa akan memberi tahu jika kita sudah sampai di Swiss.'' jelas Mawar


Bayu pun mengangguk paham. Kemudian mereka turun ke bawah untuk makan siang bersama.


Bersambung.....

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS😘


__ADS_2