Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Gas Beracun


__ADS_3

Setelah melakukan pemanasan pada bibir mereka. Feli segera melepas dan mendorong tubuh James. Hingga membuat James terdorong beberapa langkah.


Feli menatap pria tampan di hadapan nya. Rasanya masih tak percaya, saat mendengar pria itu melamar Feli. Rasa, masih tak mungkin bila di pikir secara logika.


'' Kenapa anda mau saya menikah dengan anda?'' heran Feli.


'' Karena aku jatuh cinta padamu! Aku tak pernah merasakan perasaan ini, pada siapapun. Kecuali satu orang!'' jujur James


Feli mengerutkan kening nya, saat mendengarJames pernah merasakan nya pada seseorang selain dirinya. Ada rasa penasaran di hati Feli.


'' Siapa?'' tanya Feli dengan ragu.


'' Ada! Aku tak mau membahas nya. Yang pasti sekarang apa jawaban mu?'' James melipat tangan nya di dada, lalu tatapan mata nya, memandang gadis yang sedang bingung di hadapan nya itu. Membuat James tak sabar dengan jawaban gadis itu.


'' Huuuhh, mau ku tolak juga percuma! Kau akan memaksa.'' ujar Feli tak punya pilihan.


'' Anak pintar.'' James mengacak rambut Feli dengan gemas.


Kemudian mereka melangkah ke ruang tv, dan menghabisakan malam itu dengan menonton drakor kesukaan Feli, di temani James yang tidur dengan kepala di pangkuan nya.


___________


Saat ini Bayu sedang membujuk anak sulung nya, agar tak tidur dengan nya dan Mawar. Sebab malam ini, Bayu akan meminta jatahnya pada Mawar, dan diaakan menengok anaknya di dalam sana.


Tapi Arthur tetap ngotot, untuk tidur bersama Momy dan Dady nya. Membuat Bayu beringsut kesal, dengan tingkah sang anak yang sangat keras kepala.


'' Lihat anakmu, dia sangat keras kepala!'' kesal Bayu pada Mawar.


'' Dia anakmu juga Mas! Lagian, kekeras kepalaan nya itu, menurun dari kamu? Dan kalau kepala gak keras, mana bisa ngebentuk wajah tampan begini?'' ujar Mawar sambil mengusap wajah Arthur.

__ADS_1


Bayu mengacak rambutnya dengan prustasi. Dia yang tadinya sudah bersiap akan menerkam Mawar, tiba tiba pintu di ketuk. Dan ternyata, itu adalah Arthur, yang ingin tidur bersama nya.


...Sabar ya Jon! Kamu malam ini libut dulu. Nanti kita tengok setelah aman....


Bayu kemudian melangkah menuju pintu, dia berniat keruang kerja nya saja, sambil menunggu Arthur tertidur dengan pulas.


Hingga jam sudah menunjukan pukul 22.30 malam. Bayu kembali ke kamar, dan ternyata Anak dan istrinya sudah tertidur pulas. Namun Saat dia melihat wajah lelah Mawar, Bayu menjadi tak tega untuk meminta jatah malam nya pada Mawar.


Akhirnya Bayu hanya menahan hasraat nya, dan mengecup kening istri dan anak sulung nya. Kemudian Bayu membaringkan tubuh nya di samping Arthur. Namun, baru saja Bayu akan memejamkan mata nya tiba tiba...


Duuutt proottt


Bayu seketika duduk kembali di ranjang. Lalu melihat anak sulungnya, yang tidur membelakangi nya. Dan seketika Bayu menutup hidung dengan kedua tangan nya.


Ya tuhan! Anaku makan apa sih, sampai bom nya bau banget? Apes banget dah gw hari ini? Udah gak dapet jatah sekarang malah di kasih gas beracun.


Kemudian Bayu duduk di tepi ranjang, untuk menetralkan penciuman nya kembali. Namun sepertinya nasib sial hari ini sedang menimpa Bayu. Saat di sedang mengibas ngibas tangan nya, mengusir bau gas Arthur. Naas, Arthur membalik badan nya kemudian menendang Bayu hingga jatuh tersungkur kelantai.


Bayu bangkit, lalu menatap wajah Arthur yang terlelap dengan nyenyak.


Ya ampun. Dulu emak nya yang bikin pinggangku patah, dan mendorongku dari atas kasur. Sekarang anak nya? Ya tuhan! Apa anaku juga yang satu akan membuat pinggangku patah juga untuk yang ke tiga kali nya....


Bayu kemudian berjalan ke arah sofa. Lalu membaringkan tubuh nya disana. Dia tak mau tidur di sebelah Arthur, karena Bayu tidak mau patah pinggang untuk yang ketiga kalinya.


Pagi pun datang.


Mawar mengerjapkan mata nya, menetralkan cahaya yang masuk kedalam mata indah nya. Dia menatap sang anak yang masih tertidur dengan pulas. Namun Mawar heran dan bingung. Melihat sisi ranjang Arthur yang nampak kosong.


Mawar kemudian bangkit. Dan melihat Bayu tidur di atas sofa. Mawar melangkah mendekat ke arah Bayu. Dia menatap heran suaminya itu, sebab Bayu malah tidur di sofa dan bukan nya di ranjang di samping Arthur.

__ADS_1


'' Mas, bangun! Sudah siang.'' Mawar menggoyangkan tubuh Bayu. Hingga membuat sang empu melek, dan duduk di sofa.


'' Jam berapa?'' tanya Bayu yang masih memejamkan mata nya.


'' Jam 6.30 pagi Mas! Kamu mandi gih.'' titah Mawar.


Bayu bangkit dan langsung menuju kamar mandi. Tapi Mawar menghentikan langkah nya.


'' Eh Mas, tunggu dulu. Semalam kenapa kamu tidur di sofa? Kan samping Arthur masih lega?'' heran Mawar.


'' Gimana aku gak bobo di sofa, semalam itu aku di bom sama gas beracun Arthur! Belum hilang baunya, eeh, sudah di tendang nih pinggang ku sampai jatuh ke bawah.'' kesal Bayu.


Mawar terkekeh mendengar penuturan Bayu. Dia ingin tertawa terbahak bahak, tapi di tahan nya. Sebab ada Arthur yang masih tidur.


'' Kamu di kentutin Arthur?'' tanya Mawar sambil terkekeh geli.


'' Bagus, malah di ketawain? Bukan nya kasihan, suami kena musibah. Eh, malah di ketawain?Seneng ya kamu, lihat suami menderita?'' cebik Bayu dengan kesal.


Mawar langsung menghentikan tawa nya. Dia menatap suami nya, yang terlihat sangat kesal.


'' Mas, maklum lah. Orang tidur mana sadar!''


'' Dulu kamu bikin aku patah pinggang! Sekarang Arthur? Kalian seperti sengaja!'' decak Bayu.


'' Nama nya juga anak dan Ibu Mas! Mungkin pinggang Mas itu, punya daya tarik Mas! Sampai minta selalu di patahin?'' celetuk Mawar.


Bayu melotot mendengar ucapan sang istri. Lalu melangkah dengan kesal ke dalam kamar mandi.


'' Anak dan emak memang sama 11 12. Sama sama menyebalkan!'' gerutu Bayu.

__ADS_1


Bersambung....


JANGAM LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN GUYS😉


__ADS_2