Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Saran Somplak Mawar


__ADS_3

HAPPY READING😘


Hari ini Mawar tengah bersiap-siap untuk pergi bersama Mami mertua nya ke SWIIS. Setelah sarapan dia naik ke atas untuk mengambil tas nya, Mawar tidak membawa pakaian nya sebab di Mansion nya sudah ada.


Radit datang bersama Sandra untuk mengantar Mawar dan Mami Rosa ke bandara. Tak lama Bayu dan Mawar turun dari lift menghampiri semua orang yang sudah berkumpul di ruang tamu. Mawar sempat terkejut kala melihat Sandra di samping Radit.


Untuk apa dia kesini? batin Mawar


'' Eh Kaka cantik ada di sini? Mau jadi supir juga Ka buat aku sama Mami?'' tanya Mawar dengan wajah polos nya.


Sandra melotot mendengar ucapan Mawar, sedangkan Radit dan Bayu hanya terkekeh.


'' Aku sih gak mau, tapi nih Ular Conda maksa-maksa aku, kalau nggak bakal di laporin aku!'' kesal Sandra.


Mawar dan Bayu saling melirik heran.


'' Di laporin kenapa San?'' tanya Bayu


'' Itu Bos, kemarin dia nendang pisang emas saya, ya dia harus tanggung jawab lah.'' jawab Radit


'' Oh jadi yang nendang Ular Conda kamu itu Sandra.'' ujar Bayu dan di angguki oleh Radit.


Tapi seketika Radit sadar akan ucapan Bos nya, dia melotot menatap Bos nya.


'' Apa Bos, Ular Conda? Maksud Bos punya saya Ular Conda begitu?'' tanya Radit tak percaya


'' Ya saya sih hanya mengulang yang di katakan Sandra tadi.'' elak Bayu


Radit menatap tajam mata Sandra, dia tidak terima pisang emas nya di namakan Ular Conda. Dia gak mau kalau julukan nya sama kayak Bos somplak nya.


'' Ka Sandra kasian banget loh Ka, pasti Om Radit Ular nya kesakitan saat Kaka tendang? Kalau mau cepet sembuh aku tau Ka obat nya.'' ucap Mawar.

__ADS_1


Sandra yang mendengar Mawar tahu obat nya sontak berbinar bahagia, dia berpikir jika Ular Radit sembuh, maka dia tidak harus mengobati nya lagi dan tidak harus masuk penjara.


'' Apa War kasih tau dong?'' antusias Sandra dengan tak sabar.


'' Gampang Kak, Kaka Cantik tinggal cium aja tuh wajah Om radit, di jamin sembuh deh.'' ucap Mawar enteng


Sandra menatap tajam Mawar dia tidak menyangka jika Mawar meminta nya untuk melakukan hal itu.


'' Ya Mawaaaar, gila ya Lo? Mana bisa dia itu bukan Suami gw tau. Gw gak mau nyium dia, yang ada rabies mah iya.'' kesal Sandra


'' Bisa Ka tinggal nikah aja, beres kan!''


Sementara Bayu dan Radit terbahak-bahak mendengar ucapan yang keluar dari mulut polos Mawar, dan Sandra menekuk wajah nya dengan kesal. Dia merutuki Mawar di dalm hati nya.


Kalau gw suruh nikah sama ni Nenek Lampir ya gak masalah juga, lumayan kan tiap hari bisa indehoy hehe. batin Radit


****


Saat ini Mawar dan yang lain sudah berada di bandara, Bayu pun ikut mengantarkan Mami dan istri nya ke SWIIS.


'' Kemungkinan 2 atau 3 hari Dit, kamu jaga kantor dulu ya!''


Radit mengangguk paham, lalu Sandra memeluk Mami Rosa tanda perpisahan, dia juga turut memeluk Mawar.


'' Cewe aneh, gw seneng Lo sama Bayu sudah kembali bersama, gw do'a kan semoga Lo sama Bayu bisa langgeng ya.'' ucap tulus Sandra


'' Iya Kak terimakasih, aku juga do'a kan supaya Kakak dan Om Radit segera menikah Aamiin.'' ujar Mawar sambil mengusap wajah nya.


'' Aku gak mau nikah sama Pria otak mesum itu, yang ada aku bisa di gempur tiap malam.'' ketus Sandra


Mawar ingin menjawab tapi dia urungkan karena mendengar nama nya di panggil untuk segera memasuki Jet nya. Akhir nya Mawar pamit pada Sandra dan Radit, lalu mereka pun masuk ke bandara.

__ADS_1


Sedangkan Radit dan Sandra kembali ke mobil, mereka menunggu Jet yang di tumpangi 3 orang itu lepas landas, baru mereka akan pergi.


Sandra sedari tadi sibuk dengan benda pipih di tangan nya, dia sedang membalas chat dari manager nya dan akan melakukan poto shot nanti sore. Sandra cuek saja kala mendengar deheman dari pria di samping nya itu. Dia sama sekali tidak perduli.


Sedangkan Radit, merasa kesal karena di abaikan oleh Sandra, dia tersenyum menyeringai jail. Radit akan mengerjai Sandra karena sudah berani mencuekan nya.


'' San awas ada cicak di baju kamu.'' teriak Radit


'' Waaaaahh cicaaaak, mana, mana cicak nya Dit? Usir-usir Dit.'' ucap Sandra dengan takut sambil mengibas-ngibas tangan nya.


'' Itu tuh di bahu belakang kamu.'' jawab Radit sambil menyeringai.


'' Waaaaahh Radiiiit, tolong usir aku takut.''


Sandra terus mengibas-ngibas kan tangan nya ke pundak nya, sampai dia akhirnya loncat dan duduk di pangkuan Radit. Dia terus meminta Radit untuk mengusir hewan menjijikan itu dari tubuh nya. Sedangkan Radit mematung saat Sandra tiba-tiba loncat dan duduk di pangkuan nya, bahkan Pisang emas nya sudah bereaksi, kala Sandra duduk dengan tidak tenang di atas senjata itu.


Sandra tidak sadar kalau saat ini bahkan wajahnya hanya berjarak 3 senti dari wajah Radit, saat Radit mengatakan kalau cicak nya sudah tidak ada, Sandra baru sadar kalau saat ini posisi nya sangat lah intim. Paha nya terekspos jelas, karena dia memakai drres di atas lutut.


Sandra dan Radit sama-sama terpesona oleh pandangan masing-masing, bahkan mereka tidak sadar jika saat ini bibir mereka hampir menempel. Sandra bisa merasakan hembusan nafas berbau mint menerpa wajah nya, bahkan dia bisa mencium wangi parfum maskulin Radit.


Sandra segera sadar saat bibir nya menempel dengan Radit, di buru-buru mengangkat badanya dari tubuh Radit, tapi Sandra kaget karena Radit menahan pinggang ramping nya. Dia menatap mata indah Radit dengan heran dan malu. Tentu saja Sandra saat ini sangat malu.


'' Tetaplah begini, atau aku akan melahap mu sekarang'' ucap Radit dengan purau


Sandra tidak membantah, dia bisa merasakan napas Radit memburu menerpa wajah cantik nya, dia juga bisa merasakan sesuatu yang keras di bawah sana tepatnya di area yang dia duduki. Radit menyalakan mobil nya dan meninggalkan area bandara.


Sedangkan sandra menaruh kepalanya di bahu Radit, dia tidak sanggup jika harus menatap wajah Radit saat ini, karena wajah Sandra sudah merah padam bagai tomat matang. Dia sangat malu dengan posisinya saat ini, tapi dia juga tidak punya pilihan lain. Bahkan Sandra bisa merasakan degup jantung Radit yang sangat kencang.


Dan itu semua juga tak jauh berbeda dengan nya, Sandra pun merasakan hal yang sama. Dia merasakan jantung nya memompa lebih cepat dari biasa nya. Dan Radit bisa merasakan itu, dia bisa merasakan detak jantung wanita yang sedang duduk di pangkuan nya saat ini. Bahkan Radit juga bisa merasakan empuk nya buah semangka Sandra saat memeluk nya.


Radit mengusap rambut Sandra dengan lembut, dia tersenyum kala Sandra tidak menolak saat tangan nya mengelus rambut indah nya itu.

__ADS_1


Bersambung.....


JANGAN LUPA SENDAL JEPIT NYA GUYS😉


__ADS_2