
Happy Reading😘
Siang ini Mawar dan Mami sedang membuat kue di dapur. Mereka sedang membuat kue khas kota ambon. Yaitu bika ambon, kue kesukaan Mami dan Bayu. Sedangkan Arthur sedang tidur siang di kamar nya.
Saat mereka sedang sibuk dengan tepungdi mana mana. Tiba tiba, dari arah ruang tamu datang lah sepasang kekasih. Yaitu, James dan Feli.
Feli sebenar nya rada sungkan menginjakan kaki nya kembali ke Mansion itu. Tapi James, terus memaksanya. Dan pada akhirnya Feli mau. Tapi selama dari gerbang, Feli terus menunduk.
Mami yang melihat James langsung menyurunya duduk di kursi meja makan.
'' Waah, ternyata lagi pada sibuk!'' ujar Jamws saat melihat dapur yang begitu berantakan.
'' Tau nih James, Mami tiba tiba mau bika ambon. Kayak lagi ngidam.'' ucap Mawar sambil mencuci tangan nya.
Mami Rosa melihat mantan Baby Sister cucunya itu, duduk di sebelah James. Dahinya mengkerut heran, saat tangan James menggenggam tangan Feli.
'' Kalian pacaran?'' tebak Mami.
James langsung mengangguk, sementara Feli semakin menunduk.
'' Iya Tante! Bahkan kami akan menikah.'' jelas James.
'' Wooow, secepat itu? Waah, tak kusangka kau gercep sekali James.'' puji Mawar
'' Apa itu gercep?'' heran James.
'' Gerak cepat! Masa itu saja tak tahu, kau ini CEO tapi bahasa begitu saja tak mengerti. Dasar payah!'' ledek Mawar.
__ADS_1
'' Apa! Aku bukan nya payah. Tapi memang aku tak paham dengan bahasa alien mu itu.'' kesal James, sambil mencebikan bibir nya.
Setelah kue jadi. Mawar meminta pelayan untuk membawakan nya ke ruang keluarga. Untuk di cicipi oleh James dan Mami.
'' Gimana enak kan?'' tanya Mawar.
'' Yahh, lumayan lah. 30% dari 100.'' ucap James
Puk
Mawar melempar kacang yang akan dia makan, pada dahi James. Dia tak terima jika masakan nya di sebut kurang enak. Padahal Maqar sudah masak cape cape.
'' Kau ini ya. Harusnya tadi ku masukan saja sianida pada kue itu, jika saja ku tahu kau akan datang.'' ketus Mawar
Sementara itu James hanya terkekeh mendengar ucapan sahabat, sekaligus wanita yang ada di hatinya itu. James akan menyimpan rapat rapat perasaan itu, dia tidak akan memberitahukan nya pada siapapun.
Feli melihat ke akraban Mawar dan James, membuat hatinya sedikit cemburu. Tapi Feli sadar, jika Mawar dan James memang dekat, karena mereka sahabat baik.
'' Momy, aku atut Mom!'' ucap Arthur yang tiba tiba datang langsung memeluk tubuh Mawar.
'' Takut kenapa sayang Momy! Arthur mimpi buruk?'' Arthur mengangguk.
'' Althul mimpi, kalau Oma Sofi minta tolong Mom! Soalnya mobil nya, masuk ke julang.'' jelas Arthur.
Degh
Dada Mawar berdetak kencang, saat Arthur mengucapkan itu. Entah kenapa perasaan nya merasa tak enak. Mawar menatap James dengan tatapan cemas, tapi kemudian dia menepis perasaan itu.
__ADS_1
'' Arthur tenang saja. Oma Sofi sama Opa baik baik saja! Kita kan akan kesana minggu depan.'' jawab Mawar mencoba menenangkan Arthur.
'' Tapi Mom! Itu jelas banget Mom. Althul mau ketemu Oma Sofi Mom..'' rengek Arthur.
'' Hey Boy. Jangan khawatir ok! Ancle akan bawa kamu nanti ke rumah Oma Sofi. Sekarang kita main tembakan mau. Nih, Ancle beliin banyak mainan buat kamu!'' ajak James sambil menyerahkan beberapa mainan yang di bawa nya tadi.
Arthur mengangguk bahagia. Kemudian James mengajak Arthur untuk bermain tembak tembakan bersama. Sementara itu, Mawar menjadi cemas dengan ucapan Arthur barusan.
Ia mencoba menelpon Mama nya, tapi tak kunjung di angkat. Membuat Mawar semakin cemas dan khawatir. Dia takut, jika mimpi Arthur adalah sebuah tanda atau firasat.
Mami menggenggam tangan Mawar, mencoba menenangkan menantunya itu. '' Kamu tenang saja sayang! Mami yakin, jika Mama kamu baik baik saja. Mungkin saat ini Mama kamu sedang tak memegang hp. Mangkan nya tak angkat telpon kamu!'' tenang Mami.
Mawar mengangguk. Tapi hatinya masih cemas. Soalnya dia juga pernah begitu, mimpi sesuatu yang buruk pada keluarga nya.Dan ternyata itu adalah sebuah tanda. Dan tak lama, apa yang Mawar mimpikan itu ternyata kejadian.
Setelah mengajak main Arthur. James kemudian melangkah ke arah Mawar, yang sedang mencoba menelpon seseorang.
'' Princess, apa Tante Sofi belum bisa di hubungi?'' tanya James
Mawar mengangguk, dia terlihat cemas.
'' Kau tenang saja! Aku akan menelpon anak buah ku yang ada di sana untuk memantau Mama mu.'' Mawar mengangguk mendengar ucapan James.
'' Thank's James.''
James mengangguk. Lalu menelpon anak buah nya untuk menjaga Mama Sofi.
Bersambung....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS😘