Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Rencana Untuk Pertemuan


__ADS_3

HAPPY READING😘


Pagi ini cuaca di SWIS sangat dingin sehingga membuat Mawar masih betah berada di bawah selimut tebal nan halus. Mawar terganggu kala ada yang menoel-noel pipi nya.


Dia membalikan badan nya supaya tidak di ganggu, tapi sepertinya orang itu tak mau berhenti. Orang itu meniupi telinga Mawar yang membuat Mawar kesal dan hampir melayangakan tinju Arjuna nya pada wajah orang itu. Untung saja orang itu bisa menepis serangan Mawar.


'' Aduh... Apa sih James? Ini tuh masih pagi Came On...'' kesal Mawar karena terganggu tidur nya


Orang yang mengusik tidur Mawar adalah James.


'' Bangun ayo, ini sudah siang Prince Sudah jam 7, semua menunggu di bawah untuk sarapan.'' jawab James


'' Tapi aku masih ngantuk''


'' Kau ini kaya beruang kutub saja? Ayo bangun atau nanti ku gendong hem?'' ancam James


Mawar pun terpaksa bangun, dia membuka mata nya dan berjalan dengan gontai ke arah kamar mandi. James yang melihat sahabat nya itu hanya terkekeh.


Jika suami mu menyakitimu dan dia benar-benar tidak mencintaimu, maka jangan salahkan aku Princes jika suami mu itu akan ku buat tinggal tulang saja. batin James


Semua sudah berkumpul di meja makan, hanya tinggal menunggu Sang Princes datang. Dan tak lama Mawar datang dengan wajah kesal nya, bukan nya jelek dengan wajah cemberut tapi malah membuat nya semakin cantik dan imut.


'' Why Honey? Itu muka nya kenapa di tekuk begitu, kayak kanebo kering saja?'' tanya Brayn


Dan di balas tatapan tajam oleh Mawar, semua terkekeh melihat Mawar kesal seperti itu.


Saat Mereka sudah selesai makan, tiba-tiba bik Irah memberitahu kalau di depan ada tamu yang mau bertemu Mawar.


'' Siapa Bik?'' tanya Mawar


'' Katanya, nama dia Daniel Nona.'' jawab Bik Irah


'' Oh begitu, suruh dia masuk Bik, dan tolong bikin kan minuman ya!''


Dan di balas anggukan oleh Bik Irah.


Setelah meminum susu hangat nya, Mawar ke depan dan di ikuti Brayn. Saat Mawar sampai dia melihat Daniel sedang duduk di ruang tamu dengan menggunakan jeans di padu kemeja navy. Membuat nya terlihat tampan.


'' Hallo Ka Daniel, apa kabar?'' ucap Mawar sambil mengulurkan tangan


'' Hai, alhamdulillah baik.'' jawab Daniel menyambut uluran tangan Mawar.


'' Maaf ya nunggu lama.''


'' Oh tidak kok, santai saja.''

__ADS_1


'' Aku senang Kaka berkenan singgah ke gubuk aku.''


'' Ah jangan suka merendah War, istana kok di bilang gubuk.'' kekeh Daniel


'' Di minum dulu ka.'' ucap Mawar setelah Bik Irah menaruh minuman di meja.


Daniel pum meminum minuman itu.


'' Em dia siapa War?'' tanya Daniel sambil melirik Brayn di samping nya.


'' Oh ini, kenal kan, dia Kaka aku nama nya Brayn Yunanda! Kamu bisa panggil Brayn saja.'' ucap Mawar memperkenalkan Kaka nya pada Daniel.


Daniel pun mengulurkan tangan nya, dan di sambut oleh Brayn dengan terbuka.


'' Eeum War, apa kamu sudah memberi tahu nya?'' tanya Daniel ragu


Mawar paham dengan arah pembicaraan Daniel.


'' Iya Kak sudah, dan Papa Mama mau bertemu dengan Mas Bayu secepatnya! Apa Ka Daniel bisa bantu aku?''


'' Oh tentu.. Tentu bisa, Always.''


'' Kamu mau aku bantu apa?'' tanya Daniel


'' Aku mau Ka Daniel membawa Mas Bayu dan Mami kesini Kak, bisa kan?''


'' Bilang saja Kaka sudah menemukan aku, supaya Mas Bayu dan Mami percaya dan mau kesini.'' jelas Mawar


'' Ok siap.''


'' Tapi Kak, jangan bilang dulu siapa aku! Biar nanti aku yang mengatakan nya sendiri ya.!''


Dan dibalas anggukan oleh Daniel.


Setelah 30 menit Daniel bertamu, dia pun pamit pada Mawar karena harus ke kantor nya untuk Metiing. Mawar lalu mengantar Daniel sampai depan halaman. Setelah mobil Daniel pergi Mawar pun masuk kembali dan menuju taman dimana semua sahabat nya berada.


Mawar duduk di gajebo yang ada di tengah-tengah hamparan taman bunga itu yang bermekaran dengan sangat indah.


Mereka bercerita tentang masa-masa kuliah dan sangat terlihat jelas kebahagiaan di wajah mereka, kala mengingat kenangan indah itu. Bahkan James sudah menyiapkan gitar yang akan menemani keseruan mereka.


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di kediaman Wijaya. Bayu sedang duduk di ranjang nya sambil mengelus poto pernikahan nya dengan Mawar, bahkan pipi nya sudah basah oleh air mata. Bayu terlihat lebih kurus karena selama ini Bayu kurang menjaga pola makan nya, karena terus memikirkan dan mencari keberadaan Mawar.


Sudah satu bulan lama nya Bayu mencari Mawar, bahkan detektip handal pun tidak bisa mencari keberadaan Mawar. Mawar bagaikan hilang di telan bumi tanpa jejak sekecil apapun.


Jelas saja detektif tidak bisa melacak dan menemukan Mawar, karena mereka tidak tahu siapa yang sedang mereka cari saat ini. Mawar adalah seorang detektif juga dan dia adalah mantan anggota CIA. Mawar peretas terbaik di dunia, mangkannya tidak ada yang bisa membobol data-data nya dan keluarganya.

__ADS_1


Kamu dimana sayang, apa kamu baik-baik saja saat ini? Aku merindukan mu, sangat merindu kan mu! Aku berharap kita masih bisa bertemu Sayang. Saat nanti aku menemukan mu, aku tidak akan melepasmu kembali.


Saat Bayu sedang menangisi semua kenangan nya bersama Mawar, tiba-tiba Hp nya berdering. Bayu pun mengambil Hp nya yang berada di meja samping ranjang. Dan ternyata yang menelpon adalah sepupunya.


'' Hallo.'' ucap Bayu dengan serak, setelah mengangat telpon nya.


'' Hallo Tuan Muda, Lo kenapa habis nangis hah?'' tebak Daniel


'' Ada apa?''


'' Wiiih santai Bro! Udah Lo gak usah nangis lagi, masa Lo cengeng amat sih! Kalau Mawar tahu Lo cengeng begitu, nanti Lo di ketawain sama dia .'' ledek Daniel


'' Udah gak usah basa basi, Lo ada apa telpon Gw.?''


'' Santai, gw nelpon Lo karena gw mau nyampein sesuatu?''


'' Sesuatu apa?'' tanya Bayu penasaran


'' Lo sama Mami Lo, harus ke SWIS.''


'' What, Lo gila, ngapain gw sama Mami harus kesana hah?'' bentak Bayu


'' Selow Bro, emang Lo gak mau ketemu sama Mawar hem?''


'' Apa... Apa maksud Lo? Ma-Mawar sudah ketemu? Lo yakin, Lo gak bohong kan?'' tanya Bayu dengan bahagia


'' Iya gw udah nemuin Mawar, mangkan nya Lo sama Mami Lo ke SWIS. Ya itu pun kalau Lo mau sih!'' goda Daniel


'' Iya- iya gw bakal kesana, tapi kayak nya Mami nggak bisa?'' jelas Bayu


'' Loh kenapa? Padahal Mawar mau ketemu sama Mami Lo juga?''


'' Mami lagi kurang sehat Niel, gw gak mungkin bawa Mami kesana! Tapi nanti gw bakal bawa Mawar pulang, pasti Mami senang.'' ucap Bayu dengan semangat


'' Ya sudah, kalau gitu Lo saja sendiri ok. Nanti gw jemput Lo di bandara! Tapi sebelum pergi, Lo rapihin dulu tuh wajah Lo! Masa mau ketemu Mawar wajah nya kusut begitu.'' ucap Daniel


'' Iya bawel, yaudah gw mau siap-siap daah.''


Bayu mematikan telpon nya, lalu melangkah ke arah cermin, dia melihat jenggot nya mulai tumbuh menghiasi wajah tampan nya. Bayu segera mencukur nya dan dia pun akan menelpon Radit agar menghandle pekerjaan nya dahulu.


Bayu sempat bingung karena Mawar berada di SWIS, tapi dia tidak mau ambil pusing. Yang penting sekarang Bayu bahagia karena akan bertemu dengan ratu hati nya.


Sedangkan di sebrang kota sana, Daniel tersenyum menatap langit indah. Dia sangat bahagia mendengar suara Bayu yang begitu antusias dan bahagia, Daniel paham kalau Bayu pasti sangat bahagia karena akan berjumpa dengan Mawar kembali. Sebagai sepupu, Daniel tentu merasakan nya juga.


Bersambung......

__ADS_1


JANGAN LUPA SANDAL JEPIT KALIAN YA😊😉


__ADS_2