
HAPPY READING😘
Hari ini pun tiba, dimana Brayn akan melangsungkan ijab qobul. Semua sudah berkumpul di sebuah hotel, dihadiri keluarga Brayn dan beberapa kolega bisnis sebagai saksi pernikahan mereka. Hotel di dekor dengan elegan tapi sedikit mewah.
Semua sudah siap menyaksikan Brayn mengucap ijab qobul. Dan yang menjadi wali Siska ialah wali hakim, sebab Siska sebatang kara. Kedua orang tua nya sudah meninggal 4 tahun yang lalu.
SAH
Pernikahan itu pun sudah sah, kini mereka sudah sah menjadi kekasih halal.
Mawar dan Sandra menggandeng Siska untuk menuju tempat ijab. Kemudian Siska duduk di samping Brayn, wajah nya sangat cantik di tambah senyum bahagia nya tak pernah pudar dari wajah nya.
Brayn lalu mencium kening Siska, kemudian menyematkan cincin pada jari manis wanita yang sekarang bergelar Istri nya.
Mereka berdiri di pelaminan, menyalami para tamu yang mendo'a kan rumah tangga mereka. Sedangkan Mawar kini sedang menyantap makanan di sebuah meja.
'' Sayang, kamu kok aku perhatiin dari 2 hari yang lalu doyan makan ya?'' tanya Bayu
'' Emang gak boleh ya kalau aku doyan makan?'' Mawar melirik Bayu dan mengangkat satu alisnya.
'' Ya boleh sayang, hanya saja aku heran! Kan gak biasanya kamu doyan begini?'' Bayu menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
'' Aku juga gak tahu Mas, akhir-akhir ini aku doyan banget makan?'' heran Mawar
'' Mungkin karena dua hal..'' timpal Sandra lalu menarik kursi dan duduk di samping Mawar. Dan Radit pun duduk di samping Bos nya.
'' Apa?'' tanya Mawar penasaran
'' Satu, kamu sedang hamil? Dua kamu memang rakus?'' ucap santai Sandra
Mawar menghentikan makan nya, dia menatap Sandra dengan tatapan penuh tanya. Sedangkan Bayu wajah nya terlihat bahagia, mata nya berbinar.
'' Kamu serius San, kalau Mawar sedang hamil?'' antusias Bayu
__ADS_1
'' Ya kan kemungkinan, belum tentu 100% kan? Apa kamu sudah kedatangan tamu bulanan War?'' Sandra menatap Mawar yang sedang memikirkan sesuatu.
'' Harusnya sih 1 minggu yang lalu Kak? Tapi biasanya juga telat sih..'' cuek Mawar, walaupun hati nya juga penasaran
'' Ya sudah, kalau gitu kamu coba aja tespack! Siapa tahu kan memang bener, kalau anak katak nya Bayu sudah tumbuh.''
Bayu melotot ke arah Sandra, dia tidak terima jika kecebong nya di samakan dengan katak.
'' Heh cewek bahlul, enak saja kamu namain kecebongku dengan katak.'' marah Bayu
'' Looh apa bedanya? Kan kamu bilang kecebong! Itu artinya anak katak dong?'' jawab Sandra
Bayu memikirkan ucapan Sandra, lalu dia menggaruk leher nya dengan bingung.
Bener juga ya kata si cewek bahlul ini, kecebong kan anak katak! Jadi....
'' Ya tetep beda lah, ini tuh kecebong branded You Now...'' Bayu tak mau kalah dari Sandra
'' Au ah sekarepmu bae.''
Acara sudah selesai, Brayn berpisah dengan keluarganya, karena dia akan langsung mengajak Siska untuk pulang ke rumah yang sudah di beli nya. Sedangkan Mawar dan yang lain pulang ke Mansion.
Hari sudah malam, karena acara pernikahan Brayn di adakan habis magrib. Dan sekarang jam menunjukan pukul 21:00
Siska sangat senang saat melihat rumah mewah di depan nya, dia turun dari mobil dengan Brayn berjalan di hadapan nya. Siska sangat bahagia karena Brayn sengaja membeli rumah untuk mereka. Walaupun tidak sebesar Mansion Mertua nya, tapi itu cukup untuk Siska.
'' Sampai kapan kamu akan diam di situ, ayo masuk.'' ujar Brayn dengan datar.
Siska pun melangkah ke arah Suami nya, mengekor di belakang punggung tegap di hadapan nya itu. Kemudian tiba lah mereka di sebuah kamar yanga sangat mewah, Siska sangat menyukai kamar itu, walaupun cat nya mendominasi warna abu-abu.
Baryn melepas jas nya, lalu melangkah ke kamar mandi. Sedangkan Siska duduk di meja rias untuk melepas pernak pernik di kepala nya.
20 menit Brayn keluar dengan wajah yang segar nan tampan dengan rambut basah yang masih menetes mengenai wajah bersih nya. Siska sampai menelan ludah nya kala melihat Suaminya itu hanya menggunakan handuk untuk menutupi benda di bawah sana.
__ADS_1
'' Kenapa kau melihat ku seperti itu, apa otakmu sedang traveling ke mana-mana hah?'' tanya Brayn dengan nada dingin.
'' Hehe nggak ko Sayang, kamu itu sama istri jangan galak-galak apa sih? Kan kita sudah menikah?'' ucap Siska sambil mengalungkan tangan nya pada leher Brayn.
Tapi di luar dugaan, Brayn malah mendorong tubuh Siska sampai wanita itu tersungkur kelantai. Tentu saja hal itu membuat Siska kaget. Dia tidak menyangka jika Pria yang dia cintai bisa sekasar itu, padahal selama ini Siska mengenal Brayn dengan sikap lembut nya.
Dia tidak pernah berbuat kasar pada Siska, seperti apa yang barusan di lakukan nya. Siska menatap Brayn berjalan ke arah lemari, dia tak percaya dengan apa yang di lakukan Brayn. Dan Brayn sama sekali tak berniat menolong nya sama sekali.
'' Sayang, apa yang kamu lakukan hah? Kenapa kamu mendorongku seperti tadi?'' kesal Siska
Brayn melangkah menghampiri istrinya setelah memakai baju nya, dia menyunggingkan senyum mengejek pada wanita di hadapan nya. Lalu mencengkram dagu Siska dengan erat, sehingga membuat sang empu meringis kesakitan.
'' Kamu dengar ya, jangan kamu pikir kamu sudah menjadi istriku! Kamu bisa seenaknya di sini, aku akan membuatmu hidup bagaikan di neraka.'' Brayn menghempaskan wajah Siska sehingga membuat Siska sedikit mundur.
Air mata Siska mengalir tanpa bisa di bendung lagi, dia tidak percaya jika Baryn bisa sekasar itu pada nya.
'' Apa salahku Sayang, kenapa kamu berubah begini? Kenapa kamu jadi sangat kasar padaku? Apa kau tidak mencintai aku hiks?'' tanya Siska dengan air mata yang sudah mengalir deras.
Hati nya sakit kala Brayn, laki-laki yang dia sangat cintai memperlakukan nya dengan sangat kasar. Padahal selama ini hubungan mereka baik-baik saja, tapi kenapa setelah menikah Brayn menjadi orang yang sangat kasar.
Brayn kemudian menjambak rambut Siska sampai membuat Siska mendongkak ke atas.
'' Kau dengar wanita licik, jangan harap aku akan berbuat baik padamu! Setelah apa yang kau lakukan? Jika kau berani melarikan diri, dan mencoba mengadu pada orang tuaku dan keluargaku. Maka siap-siap lah, aku akan menyiksamu lebih dari ini PAHAM....'' Brayn menghempaskan kepala Siska dengan keras.
Duugh
Kepala Siska terbentur lantai, hingga membuat jidat nya membiru. Kemudian Brayn melangkah keluar dari kamar dengan seringai jahat nya. Dia sangat puas karena sudah memberi pelajaran pada Istrinya itu.
Ini baru permulaan wanita licik, aku akan membuat hidupmu di ambang nyawa hahaha..
Siska menangis tersedu-sedu, dia sangat hancur bahkan hatinya hancur 10x lipat, Dia menangis meratapi nasib nya kini. Siska pikir setelah menikah, dia dan Brayn akan hidup bahagia dan akan menjalani kehidupan yang romantis.Tapi sekarang angan-angan itu runtuh menjadi debu, Brayn bahkan menyiksa nya di malam pengantin mereka. Harus nya belaian lembut yang Siska rasakan sekarang, tapi malah sebuah penyiksaan yang dia dapat kan.
Apa salahku padamu Mas, kenapa kamu memperlakukan ku seperti ini hiks. Aku pikir malam ini akan menjadi malam yang bahagia bagi kita? Tapi aku salah, justru malam ini menjadi malam yang tidak akan terlupakan olehku. Malam di mana kamu menyakiti diriku Mas. Kenapa kamu melakukan ini padaku? Apa salahku Mas hiks Apa......
__ADS_1
Bersambung.....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN BUAT OTHOR CANTIK😂😂