Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Menyelidiki


__ADS_3

HAPPY READING😘


Pesawat mendarat dengan sempurna di bandara Halim. Radit sudah menunggu Bos nya di loby Bandara. Setelah itu mereka masuk kedalam Mobil dan menuju Mansion.


'' Dit, bagaimana bisa terbakar hah?''


'' Beberapa hari ini ada orang yang selalu mengintai kantor kita Bos. Lalu pas kejadian kemaren, salah satu karyawan kita melihat orang asing dengan pakaian tetutup, sedang membawa jerigen Bos. Dan di perkirakan jerigen itu berisi bahan bakar? Nah pas karyawan kita mau menangkap nya, dia terluka karena luka tembak di bahu kirinya Bos? Lalu orang misterius itu langsung membakar kantor.'' jelas Radit


'' Lalu dimana satpam nya? Kenapa gak ada penjagaan, dan membiarkan orang itu masuk?'' heran Bayu


'' Satpam di bius Bos pakai gas tidur, di pos penjagaan.'' jawab Radit.


Terlihat Bayu memijit pelipis nya, dia benar-benar pusing saat ini.


'' Apa, pelakunya Bagas?'' tebak Bayu


'' Saya kurang tahu Bos? Tapi kenapa tidak minta tolong Nona Mawar saja Bos? Dia kan pandai melacak Bos?'' usul Radit


'' Gak bisa Dit. Mawar baru saja pulih sehabis dari rumah sakit! Aku gak mau membuat nya stres dan itu akan berdampak buruk bagi anak dan istriku.'' jelas Bayu


'' Hah, rumah sakit? Nona kenapa Bos?'' kaget Radit


'' Dia bertengkar sama Brayn, sampai mengalami kram dan pendarahan, karena terlalu emosi.'' lirih Bayu dengan wajah sendu


'' Sabar ya Bos, saya ikut prihatin.''


Bayu mengangguk, lalu tak ada pembicaraan lagi di dalam mobil. Mereka larut dalam pikiran nya Masing masing. Jalanan ibu kota memang selalu ramai oleh lalu lalang kendaraan. Membuat mobil yang di tumpangi Bayu, mengalami sedikit terkena jebakan macet.

__ADS_1


Mobil sampai di Mansion Bayu. Dan Radit kembali ke kantor untuk bekerja. Sedangkan Bayu, dia memilih untuk beristirahat sejenak, guna melepas penat dan pusing di kepala nya.


Kenapa masalah hidup ku tak habis habis? Siapa juga yang membakar kantor ku? Kalau dia Bagas, kemungkinan juga. Tapi, kata Mawar badan Bagas sudah di tanam bom?


Bayu mengacak rambut nya dengan prustasi. Dia sungguh pusing, memikirkan hal itu. Kemudian, dia melangkah ke kamar mandi guna mengguyur seluruh tubuh nya, dengan air dingin. Agar otak dan badan nya kembali fresh, dan bisa berpikir.


Sedangkan di tempat lain. 2 orang sedang makan di sebuah kafe sambil membicarakan hal yang serius.


'' Bagaimana? Apa ada yang tahu?''


'' Tidak ada Bos, semua aman terkendali. Saya yakin Bos tidak ada yang bisa melacak saya Bos?''


'' Bagus, setelah ini jalankan rencana kedua.''


Orang yang diminta itu pun mengangguk pada orang yang di sebut Bos.


Orang itu menganggukan kepala nya.


Bayu, Bayu. Kita lihat saja nanti, apa yang akan ku perbuat kepadamu dan keluargamu? Ini belum seberapa Bayu, aku akan membuat hidupmu menderita hahahaha.


Orang itu meminum kopi nya, lalu tersenyum menyeringai.


'' Aku sudah tidak sabar melihat rencana kedua ku, kau akan menyesal BAYU WIJAYA.'' gumam nya dengan senyum smrik.


🍀🍀🍀🍀


Mawar terlihat gelisah di dalam kamar. Pagi ini dia merasakan perasaan yang tak enak, entah itu perasaan apa. Tapi yang pasti Mawar sangat yakin, jika akan ada hal buruk yang terjadi nanti.

__ADS_1


Mawar kemudian mengambil Hp nya, lalu menekan no hp seseorang. Tak lama telpon pun tersambung.


'' Hallo James.'' Mawar berniat meminta bantuan sahabat nya itu.


'' Hallo Princess, How Are You Today?''


'' No, James. Help me pllis.''


'' Why? Apa ada masalah Princess?''


Mawar kemudian menceritakan perihal kebakaran kantor Bayu, dan juga tentang kegelisahan nya pagi ini.


'' Aku tidak bisa melacak nya James, pikiran ku sedang kalut. Kau kan tahu, kalau aku tak bisa berpikir dengan jernih, saat pikiran ku sedang sembraud.'' jelas Mawar


'' Ok Princess, kau tak usah khawatir. Aku akan membantumu melacak orang itu? Kamu jangan banyak pikiran ok. Kamu ingat, saat ini kamu sedang mengandung. Jadi, kamu harus rilex.'' jelas James


'' Iya James. Thank You Somuch. Aku gak tahu lagi, jika gak ada kamu?''


'' No Problame Princess, kita kan Best Friend. So harus saling membantu kan?'' ucap James di sebrang sana


James juga mengatakan, jika dia akan mengirim orang kepercayaan nya untuk menjaga Bayu. Setelah telpon terputus Mawar melangkahkan kaki nya turun kebawah untuk sarapan pagi.


Dia benar benar bersyukur, karena mempunyai sahabat sebaik James. Entah akan seperti apa jika dia tak mengenal James, mungkin saat ini dirinya sudah pusing 7 keliling. Mawar sangat yakin, jika James akan menemukan pelakunya. Sebab James lebih jago dari Mawar soal melacak dan meretas.


Bersambung.....


JAGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA BUAT OTHOR😊BIAR TAMBAH SEMANGAT💪💪

__ADS_1


__ADS_2