
Happy Reading😘
Mak othor sibuk banget🙏jadi agak telat up nya😊
'' Tuan kita mau kemana?'' tanya Feli saat mobil melaju membelah jalanan yang lumayan ramai. Tapi Pria di sebelah Feli, tak menjawab nya sama sekali. Dia terus pokus menyetir, nmembuat Feli berdecak sebal.
'' Tuan, kalau anda mau nyulik saya. Percuma saja! Saya bukan orang kaya.'' ketus Feli
Pria itu menarik tipis sudut bibir nya.
'' Saya gak minat buat nyulik kamu!''
'' Lah terus, kita mau kemana?'' tanya Feli lagi.
Tapi pria itu malah kembali terdiam, membuat Feli semakin kesal dan menghentakan kaki nya. Dia pun diam saja akhirnya, membiarkan pria di sampingnya memberhentikan mobil mewah nya. Hingga mobil pun, berhenti di sebuah apartemen.
Dia mau apa ya, bawa aku ke apartemen? Jangan jangan dia.....
Feli berpikir kalau Pria itu, membawa Feli ke apartemen karena ingin melecehkan Feli. Seketika wajah Feli ketakutan, keringat dingin mulai menetes di dahi nya.
Pria itu melihat ke arah Feli, dan mengeryit heran. Melihat wajah ketakutan Feli.
'' Kau kenapa?''
'' Tu-tuan, anda mau apa bawa saya kesini Anda gak bermaksud buat kurang ajar kan?'' delik Feli dengan takut.
Bukan nya menjawab, pria itu malah tertawa terbahak bahak. Membuat Feli heran di buatnya.
'' Kenapa anda tertawa?'' heran Feli
'' Bagaiamana aku gak ketawa, kau mengira aku akan melecehkan mu begitu? Hahahaaaa. Bahkan kau itu bukan selera ku!''
Feli membulatkan mata nya mendengar ucapan pria di samping nya. Hati nya bertambah kesal pada pria itu.
'' Heh, gini gini, body aku goals ya!'' ketus Feli
'' Sudah turun saja, ganti bajumu itu! Nanti kau masuk angin.'' ucap pria itu sambil membuka pintu mobil.
Tapi Feli tak bergeming. Dia masih takut, jika pria itu melakukan hal kurang ajar padanya. Pria itu kemudian membuka pintu mobil Feli, menarik Feli untuk keluar.
Feli sempat berontak, tapi Pria itu langsung menggendong Feli dan membawanya kedalam apartemen nya.
__ADS_1
'' Kau... Berani sekali kau menggendongku! Awas aku mau keluar.'' ketus Feli sambil menyingkirkan badan kokoh di hadapan nya.
''Kau ini, sudah di tolong bukan nya terima kasih. Malah marah marah!'' tukas Pria tampan di hadapan Feli.
'' Menolong?'' beo Feli.
'' Kau bilang, kau habis di jambret. Terus mencari kerjaan begitu?'' Feli mengangguk cepat.
'' Tadinya aku mau mempekerjakan mu di kantorku yang ada di sini, tapi kalau kau tidak mau ya sudah!'' ucap Pria itu sambil berlalu dari hadapan Feli.
Wajah Feli seketika berbinar, saat mendengar kalau pria di hadapan nya akan mempekerjakan nya di kantor. Tentu dia sangat senang, dan langsung menyusul pria itu kedapur.
'' Aku mau! Tapi.... Aku tidak pandai dalam urusan kantor?'' jujur Feli.
'' Hm, kau lulusan apa?''
'' SMA Tuan!'' Pria itu manggut manggut sambil memikirkan sesuatu.
'' Baiklah, kau akan bekerja di restoran punyaku di sini. Dan kau boleh menempati apartemen ini, karena aku harus kembali ke jerman!''
'' Tapi Tuan, kenapa anda begitu baik pada saya?'' heran Feli.
'' Aku di minta seseorang untuk memberimu pekerjaan!''
'' Ada, kau tak perlu tahu! Sekarang kau ganti bajumu, dan tolong bikinin aku kopi susu!'' titah pria itu.
Feli mengangguk paham. Tapi saat pria itu akan meninggalkan dapur, Feli menghentikan nya.
'' Maaf Tuan, boleh saya tahu nama anda?'' tanya Feli
'' James, namaku James!''
Kemudian pria itu berlalu masuk kedalam kamar.
Ya, pria yang menolong Feli adalah James, sahabat Mawar. Dia baru saja bertemu dengan salah satu klien nya di jakarta, sebelum terbang ke bali. Tapi di tengah jalan, James hampir menabrak seseorang. Dan ternyata, dia adalah Baby Sister anaknya Mawar dan Bayu.
Saat di dalam mobil, James mengirim pesan pada Mawar kalau dia menemukan mantan Baby sister nya, dalam keadaan basah kuyup Dan di jambret. Dan Mawar yang mendengar itu, langsung meminta James, untuk memberikan pekerjaan pada Feli, termasuk tempat tinggal.
Setelah mengganti baju, Feli kemudian membuatkan kopi untuk James. Dan menaruh kopi itu di depan James.
'' Oh ya, besok akan ada asistenku yang akan membawamu ke restoran. Dan dia akan menunjukan pekerjaan mu di sana!'' jelas James.
__ADS_1
'' Baik Tuan, terimakasih banyak.'' ucap tulus Feli.
James hanya mengangguk, tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar laptop. Kemudian terdengar pintu di ketuk. Feli segera melangkah membuka pintu, dan ternyata ada pria tampan di hadapan Feli.
Pria itu langsung masuk tanpa mengucapkan apapun pada Feli. Membuat wanita 19 tahun itu, berdecak sebal.
'' Apa pria ber jaz selalu songong?'' gerutu Feli.
Dia melangkah ke ruang tamu, dan ternyata James dan pria tadi bersiap untuk pergi.
'' Kau boleh tinggal di sini, soal gajihmu nanti akan ku tranfer setiap bulan!'' ujar James.
'' Baik Tuan, tapi kan ATM saya kena jambret?'' bingung Feli.
'' Nanti akan di urus!'' ujar James sambil berlalu pergi dari apartemen.
Feli hanya memandang 2 pria tampan itu, keluar dari apartemen yang akan dia tempati. Feli menatap kagum pada setiap interior di dalam apartemen itu, hingga mulut nya tak henti tersenyum.
'' Mimpi apa aku semalam? Hingga, bisa tinggal di tempat mewah ini? Tapi, siapa yang meminta Tuan James memberiku pekerjaan? Apa, Nona Mawar? Kan dia teman nya Tuan James?'' heran Feli dengan pikiran nya.
Kemudian Feli masuk kedalam kamar, yang hanya ada satu di sana. Dia merebahkan tubuh nya di atas kasur empuk itu, menatap langit langit kamar yang begitu mewah.
Jika benar Nona Mawar, maka aku tidak pantas mendapatkan ini! Aku sudah jahat pada nya. Aku mencoba merusak rumah tangga nya. Tapi, jika memang Nona. Maka sungguh mulia hatinya, dia mau menolongku padahal aku sudah jahat pada nya.
Sedangkan di tempat lain. Mawar baru saja selesai menerima telpon dari James sahabatnya. Dia mengatakan, jika Feli sudah di berikan tempat tinggal dan pekerjaan.
Mawar memang marah pada Feli, tapi Mawar bukanlah orang yang pendendam. Dia tahu, jika Feli adalah tulang punggung keluarga. Maka dari itu, Mawar meminta James untuk memberikan Feli pekerjaan di kantor atau restoran nya. Dan James, selalu menuruti apa yang Mawar mau.
Bagi James, selagi itu membuat Mawar senang dan bahagia. Maka James akan lakukan itu.
'' Kenapa kamu mau menolong nya?'' tanya Bayu saat Mawar duduk di sisi nya.
''Aku kasihan pada nya Mas. Dia adalah tulang punggung keluarganya! Ayah nya sedang sakit keras, dan ibunya hanya buruh cuci. Sedangkan Feli, harus menghidupi ke empat adik nya itu.
Dia juga harus membiayai obat obatan Ayah nya! Itu kenapa, aku meminta James untuk memberinya pekerjaan!'' jelas Mawar
'' Tapi sayang! Dia kan sudah jahat pada kita?'' heran Bayu.
'' Orang jahat itu, berhak mendapatkan kesempatan kedua Mas. Aku tahu, kenapa dia sampai nekat. Mungkin, dia hanya ingin keluarga nya berkecukupan!''
'' Ya, apapun itu! Tapi yang pasti, Mas bangga punya istri seperti kamu. Sangat baik, dan perduli pada sesama!'' puji Bayu
__ADS_1
Mawar hanya tersenyum malu, saat di puji oleh sang suami.
Bersambung.....