Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Bertemu Kembali


__ADS_3

Happy Reading😘


Sudah 1 minggu lama nya Mama Mawar di rawat di RS. Dan masih belum sadar juga, beliau masih betah dengan tidur panjang nya, yang entah kapan bangun kembali. Mawar dan keluarga nya selalu menantikan itu.


Sahabat Mawar juga masih di Swiss. terkecuali Angel dan Karen. Mereka harus pulag karena tugas. Sedangkan yang lain masih stay menemani Mawar. Mereka khawatir pada Mawar, sebab semalam perut nya mendadak keram.


Hari ini juga Bayu akan datang ke Swiss. Dia akan menyusul anak dan istrinya itu.


'' James, bagaimana urusan Dion? Aku baru ingat, maaf tak terpikir soal dia!'' tanya Mawar pada James, di sela sela sarapan nya.


'' Kau tenang saja. Dion sudah meninggalkan dunia ini untuk selama nya!'' ucap James, dengan santai.


Uuhuuk uuhuuk


Feli seketika tersedak makanan nya, saat mendengar James menghabisi orang.


'' Nih minum Sayang! Mangkan nya makan itu pelan pelan.'' ujar James sambil memberikan air putih pada kekasihnya itu.


'' Kau menghabisi dia dengan cara apa?'' tanya Boy penasaran.


'' Bukan aku yang menghabisi nya, tapi anak buahku!'' tukas James.


'' Sama saja paijo! Kan dia anak buahmu, lalu kau bos nya. Mereka pasti mendengarkan mu. So, kesimpulan nya kau yang membun*h.'' jelas Boy.


'' Ya, aku gak neko neko sih. Aku cuma nyuruh mereka menikmati tubuh nya dulu, sebelum seluruh tubuh itu di kuliti. Apalagi, sebelum senjata nya putus.'' jelas James


Semua mata yang ada di meja makan itu melotot menatap James. Lebih tepat nya tatapan kaget tak percaya.


'' Maksudmu, kau menyuruh anak buah mu buat itu...'' tanya Katty


James mengangguk. '' Gila, gila. Kau benar benar Gila James.'' ujar William sambil menggelengkan kepala nya.


'' Kenapa aku? Kan yang menikmati 2 anak buah ku dan si Dion itu? Lagian, harusnya dia itu berterima kasih padaku! Karena aku sudah memberikan nya kenikmatan sebelum tuh nyawa pindah ke ner*ka?'' tutur James.


Mawar hanya diam saja. Dia tak perduli mau bagaimana James menghabisi Dion. Yang Mawar mau, adalah kematian Dion. Ya, walaupun tadi dia juga sangat kaget sebab James meminta anak buah nya untuk menikmati tubuh Dion.


*******


Hari ini Radit sangat sibuk. Sebab ia harus meatiing bersama beberapa klien. Sedangkan Bayu sudah berangkat ke swiss tadi pagi. Jadi, mau tak mau Radit harus menghandle semua nya.


Radit juga sudah bercerai dengan Sandra. Walaupun selama persidangan, Sandra selalu menolak dan tak mau berpisah. Tapi Radit tak perduli lagi, bagi Radit sebuah penghianatan tak akan bisa di maafkan.

__ADS_1


Apalagi penghianatan itu, membuahkan hasil. Ya, walaupun Sandra sempat menjelaskan perihal kehamilan nya, dan kejadian yang tak di sengaja itu pada Radit. Tapi tetap saja, Radit tak mentoleransi nya.


'' Harusnya saat kau bilang kau tidur dengan dia, tanpa sengaja. Seharusnya kau jujur padaku! Tapi kau malah membohongiku, dan malah melanjutkan hubungan kalian? Bahkan kau sampai tinggal bersama laki laki itu?'' sindir Radit waktu di persidangan.


Kini Radit sudah berada di sebuah cafe untuk metiing bersama klien nya.


30 menit sudah, akhirnya Metiing selesai. Dan Radit harus ke restoran yang lain, untuk.metiing kembali. Hari ini menjadi hari tersibuk bagi Radit. Dia juga ingin menyibukan diri nya, pada pekerjaan nya untuk melupakan Sandra.


Bohong jika Radit tak ingat pada Sandra. Bahkan Cinta itu masih ada di hati Radit, walau hanya setitik. Tak akan mudah bagi seseorang untuk melupakan orang yan pernah singgah, dan menempati hati nya.


Apalagi orang itu, pernah menemani hari hari nya. Dan menjadi bagian di hidup nya. Sandra adalah cinta pertama Radit, dia bahkan belum pernah berpacaran. Tapi, bukan nya bahagia bersama cinta pertama nya, Radit malah nelangsa.


' Benar kata pepatah, Cinta tak harus memiliki. Dan orang yang kita nikahi, belum tentu dia jodoh kita?' batin Radit.


Sore hari, saat Radit sedang berhenti di lampu merah, selepas pulang dari Metiing nya bersama Klien. Mata nya tertuju pada gadis yang sederhana namun cantik, yang sedang membantu seorang nenek nenek untuk menyebrang.


Radit terus memperhatikan gadis itu. Hingga di sebrang jalan, gadis itu pergi untuk menjajakan kue nya kembali kepada orang orang. Radit tak sadar, jika bibir nya sudah tertarik ke atas.


Saat lampu sudah hijau, Radit segera mengikuti gadis itu. Hingga tiba di sebuah taman, yang ada danau nya.


Radit pun tak paham, kenapa dia bisa mengikuti gadis itu. Padahal Radit baru sekali bertemu dengan nya. Tapi Radit merasa, gadis itu punya magnet yang mampu menarik dirinya.


Setelah memarkirkan mobil nya, Radit turun dan mengedarkan pandangan nya pada seluruh penjuru taman. Mata nya awas melihat keberadaan gadis itu. Dan ternyata, dia sedang duduk bersender di sebuah pohon di dekat danau.


'' Tak baik, jika seorang gadis melamun sendirian di tempat sepi begini! Nanti di culik jin baru tahu.'' ujar Radit


Gadis itu menoleh ke samping. Dan mendapati, Radit yang duduk di sebelah nya. Dia terkejut saat tahu jika pria tampan yang duduk di sebelah nya adalah orang yang dia tolong dulu.


Ya, orang yang di ikuti Radit dari tadi adalah Melati, gadis yang pernah menolong Radit. Saat Radit mabuk.


'' Anda ngapain di sini?'' tanya Melati


'' Aku sedang berjalan jalan saja! Eh, malah ketemu orang yg sedang melamun.'' dusta Radit


'' Saya tidak melamun, hanya sedang...''


'' Sedang memikirkan sesuatu.'' potong Radit


Melati mendelik mendengar ucapan Radit. Lalu berdiri dan hendak pergi meninggalkan Radit.


'' Kau mau kemana?'' tanya Radit

__ADS_1


'' Saya harus menjajakan kue saya kembali. Masih banyak.'' jawab Melati sambil berlalu.


Tapi Radit menahan tangan nya. Membuat Melati kaget, dan sontak melihat kearah Radit.


'' Ini sudah mau hujan, sebaiknya kau pulang ''


Melati melepaskan tangan nya, yang di pegang Radit. '' Maaf Tuan, saya tidak bisa. Saya harus menjajakan kue ini. Permisi''


Dan Melati kembali melangkah, tapi lagi lagi Radit mencekal nya. '' Ayo ku antar.'' Radit menarik tangan Melati menuju mobil nya.


Melati yang di tarik pun tak terima, dia berontak dan berusaha melepaskan tangan nya. Tapi tenaga Radit lebih besar dari nya. Dan belum juga mereka sampai di mobil, hujan sudah turun membasahi bumi.


Radit dan Melati kelimpungan saat hujan tiba tiba turun. Lalu Melati menarik Radit untuk berteduh di bawah pohon. Dan itu pun tak bisa melindungi mereka dari tetesan air hujan.


Kemudian Radit membuka Jaz nya. Membuat Melati memalingkan wajah cantik nya. Melati pikir jika Radit akan membuka baju nya.


'' Maaf Tuan, anda kenapa buka baju di sini?'' ketus Melati.


'' Heh, aku tak buka baju. hanya jaz saja!'' jawab Radit.


Melati menengok kesamping dan ternyata benar. Dia bernapas lega, setidaknya mata suci nya tak ternoda dengan tubuh kekar Radit.


Tapi seketika Melati di buat terkejut, oleh tingkah Radit. Bagaimana tidak, saat ini Radit menutupkan Jaz nya di atas kepala Melati dan dirinya. Sehingga badan mereka menempel dan tanpa jarak. Membuat Melati merona malu, sebab baru ini dia begitu dekat dengan pria.


'' Kita ke mobil. Kayak nya hujan tak akan berhenti.'' ujar Radit.


Melati tak menjawab nya, dia masih menetralkan degup jantung nya, yang berpacu cepat. Dan Radit menuntun tangan Melati agar memegangi ujung Jas satunya. Sedangkan Radit menarik pinggang Melati agar mendekat ke arah nya, dan tak kehujanan.


Melati semakin gugup saat tangan kekar itu memeluk pinggang nya, tapi Melati tak punya pilihan lain. Dan akhirnya mereka setengah berlari kearah mobil Radit, dengan jantung melati yang makin berdebar kuat.


Bruk


Pintu mobik di tutup saat Radit dan Melati sudah masuk kedalam nya. Radit segera melempar Jaz basah nya ke belakang Jok. Bahkan kemeja nya basah karena terkena hujan. Membuat badan kekar dan perut sispack nya terbentuk jelas di balik kemeja basah nya.


Melati memalingkan wajah nya kesamping jendela. Dia tak mau melihat badan kekar Radit. Sedangkan Radit sendiri, tersenyum tipis saat Melati merona malu.


Melati



Bersambung...

__ADS_1


JANGAN LUPA JEJAK NYA GUYS😘


__ADS_2