Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Archa ( saringan tahu)


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Caca memijit kaki nya yg terasa sangat pegal. Dia duduk di atas ranjang dengan helaan napas lega, sebab sudah tak lagi berdiri di atas pelaminan dengan heels tinggi. Acara belum selesai, namun Arthur membawa Caca ke kamar hotel, sebab dia tak tega melihat istrinya kelelahan dan terus memijat kaki nya.


Arthur yg melihat Caca terus menerus memijat kaki nya, dia pun melangkah maju dan menggantikan tangan Caca.


'' Eh, gak usah sayang! Aku bisa sendiri?'' tolak Caca tak enak.


'' Gak papa! Kamu kan cape?'' ucap Ar


'' Emang kamu gak cape?''


'' Cape sih? Cuma udah biasa aja! Mending sekarang kamu mandi, rendem air hangat gih. Biar badan nya enakan! Nanti kan, kita mau ritual?'' titah Ar pada Caca.


'' Ritual? Ritual apa?'' bingung Caca


Ar menyeringai, lalu membisikan sesuatu di telinga istrinya. Yg mana membuat Caca menegang dengan wajah merah merona seperti kepiting rebus.


'' Iiiisshh, apaan sih! Mesyum banget deh?'' kesal Caca


''Tapi kamu suka kan? Buktinya kamu suka sentuhan tangan aku? Apalagi kalau aku.....'' Ar menggantung ucapan nya, membuat Caca semakin malu dan berlalari masuk kedalam kamar mandi.


'' Ck, ternyata godain istri seru juga!'' gumam Ar terkekeh geli.


25 menit, Caca pun keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan baju handuk. Lalu dia berjalan ke arah koper untuk mengambil baju ganti. Namun saat dia membuka koper itu, Caca terperangah kaget. Saat melihat isi di dalam nya semua lengrie.


Caca kembali menutup koper nya dengan kesal.


'' Bagaimana bisa, baju ku berubah jadi baju saringan tahu begitu? Mana tipis banget lagi?'' gerutu Caca


Ar masuk kedalam kamar dengan handuk di kepala nya. Dia mandi di kamar nya Daniel, saat Caca mandi tadi. Kemudian Ar melangkah ke arah Caca dengan dahi mengerut heran.


'' Why, Baby?'' tanya Ar


'' Gak papa! Kamu ada salin gak Sayang? Aku pinjem.''

__ADS_1


'' Buat apa?'' bingung Ar


'' Ya biat di pakai lah? Masa buat di makan?'' ketus Caca.


''Lah, itu kan koper kamu! Harusnya ada baju ganti nya dong?''tunjuk Ar pada koper Caca


''Gak ada! Isinya saringan tahu semua?''


Ar bingung dengan ucapan istrinya tersebut. Lalu dia membuka koper Caca dan mata nya seletika membulat sempurna. Namun tak lama seringai mesyum menghiasi wajah tampan nya.


'' Buat apa kamu pakai baju itu?'' ucap Ar


'' Nah, iya! Aku gak mau Sayang. Apalagi model saringan tahu begitu?'' kesal Caca


'' Betul! Buat apa coba? Toh pada akhir nya itu akan ku robek juga, dan kamu tak akan memakai apapun?'' jawab Ar dengan enteng.


Caca menoleh ke arah suaminya, lalu menatap tajam bak elang betina. Namun Ar tak perduli, dia malah mendorong tubuh Caca hingga jatuh di atas ranjang, dengan Ar di atas nya.


'' Kamu miliku saat ini sayang! Aku akan membuatmu melayang.'' ucap Ar dengan suara yg purau.


' Gawat lampu bahaya nih?' batin Caca


Caca dan Ar berperang lidah 1 sama lain, saling melu..mat dan menghi...sap bergantian. Menimbulkan suara yg begitu nyaring namun sangat erotis. Tangan Ar tentu sudah mendapatkan apa yg dia mau dan cari.


Permainan tangan Ar membuat Caca menggelinjang hebat. Hingga saat wajah Ar di depan 2 buah pepaya muda itu, tubuh Caca melengkung saat merasakan geli tapi Nikmat saat lidaah lembut Ar menyapu, melu..mat bahkan meng...hisap coklat muda nya nya.


Eeeuuuumhhh


Lenguhan demi lenguham keluar dari mulut Caca tanpa bisa di kendalikan. Dan itu membuat semangat Ar semakin bergelora. Setelah keduanya sudah tanpa sehelai benang pun. Ar duduk di antara dua paha Caca. Lalu penyatuan pun di lakukan nya. Caca menjerit saat merasakan sesuatu yg begitu keras dan tumpul memaksa masuk kedalam tubuh nya.


Tangan mereka saling bertaut satu sama lain. Dengan 3x hentakan akhirnya Ar berhasil membobol gawang pertahanan Caca. Kemudian Ar menciuum bibir sexy Caca, agar sakitnya berkurang.


Hingga malam itu menjadi saksi bagaimana 2 manusia yg sedangdi mabuk cinta sedang melakukan penyatuan, dengan peluh yg membanjiri kedua tubuh polos itu. Dan mereka pun melakukan nya hingga 5 ronde.


Ar walaupun tidak pernah mencetak gol, dan itu pertama kali nya, tapi dia sangat perkasa. Sehingga mampu membuat Caca terkapar lelah dan menyerah dengan senjata suaminya. Keperkasaan Ar itu menurun dari Dady nya, Bayu.

__ADS_1


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Pagi ini Caca bangun dengan tubuh yg begitu remuk. Dia menatap sekeliling dan mengingat kejadian semalam. Kemudian Caca menoleh pada pria tampan di samping nya yg sedang tertidur pulas dengan badan polos nya.


Caca tersenyum saat mengingat keperkasaan suami nya semalam. Sampai Caca memohon berhenti karena sudah tak sanggup lagi.


''Mikirin apa? Kamu mau lagi?'' ucap Ar dengan tatapan menggoda


Caca mencubit tangan Ar yg melingkar di perut nya. '' Dasar.... Emang semalam gak cukup apa? Ini aja badan aku remuk tahu?'' kesal Caca


'' Maaf sayang! Habis tubuh kamu membuat aku ketagihan sih?'' goda Ar


Caca mendelik tajam pada Ar. Namun Ar segera menindih tubuh Caca lagi, lalu kembali menyerang bibir nya. Caca tak bisa menolak nya, dia juga sangat ketagihan dengan sentuhan suaminya tersebut. Dan pagi itu pun mereka kembali berabagi peluh dengan suara lenguh kenikmatan memenuhi seisi kamar hotel mewah itu.


Setelah melakukan ritual itu, dan berlanjut di kamar mandi. Kini Caca dan Ar sedang menunggu sarapan. Rencana nya nanti siang jam 2 mereka akan ke korea untuk melakukan perjalanan honeymoon.


Tak lama makanan pun datang. Caca langsung menyantap sarapan pagi yg bisa di bilang sarapan menjelang siang. Sebab jam sudah menunjukan pukul 10 pagi.


'' Sayang! Kita kan belum beres beres baju?'' tanya Caca di sela sela makan nya.


'' Semua sudah di urus sama asisten pribadi Dady sayang!''


'' Kamu kenapa gak punya asisten pribadi? Biasanya kan orang seperti kamu itu, akan punya asisten pribadi?'' bingung Caca


Ar mengacak rambut istri nya. '' Pintar!'' ucap Ar


'' Belom ada yg cocok sayang! Aku nyari yg laki.''


'' Loh, emang kalau cewe kenapa?'' heran Caca


'' Aku takut saja, jika Cewek akan tidak pokus bekerja dan malah sibuk mengejarku?'' pede Ar


Caca mendengus pelan. '' iiihhh, pede banget jadi orang? Belum tentu cewek itu mau sama kamu? Tapi memang ia sih! Takut nya tuh cewek terpesona lagi, sama ketampanan suami aku? Dan awas saja ya, kalau kamu berani bermain di belakang ku?'' ancam Caca


Ar terkekeh kecil melihat kecemburuan di wajah istrinya itu, bagi Ar itu sangat menggemaskan. '' Kamu tenang saja sayang! Aku tak akan mendua, dan bermain api? Bahkan berpikir pun tidak?'' jawab Ar sambil mencium kening Caca

__ADS_1


Caca pun menghambur kedalam pelukan hangat suaminya. Caca hanya takut jika banyak wanita yg mencoba merebut Ar dari nya. Sebab Caca tahu, jika Suamimya itu sangat tampan bahkan kaya raya. Jadi 100% wanita akan mengejar nya, lebih tepat nya harta nya Ar.


Bersambung........


__ADS_2