Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Archa ( jadian )


__ADS_3

Happy Reading😘


'' Ca, kita sudah sampai.'' ucap arthur sambil melepas steatbelt, namun pas pria itu menoleh ternyata Caca sudah tertidur lelap.


Arthur tersenyum lalu mengusap pipi mulus Caca, yg begitu pules dalam tidur nya. Dia memandangi kecantikan gadis itu dengan mata yg tak berkedip, sebab jika sudah bangun maka jangankan untuk mengagumi, melihat lama sedikit saja sudah di omeli.


'' Kenapa kau begitu imut hem? Seperti marmut saja? Kalau gitu aku akan memanggilmu marmut saja ya, gadis klemot.'' gumam Arthur sambil terkekeh kecil.


Kemudian dia keluar dan menggendong Caca masuk ke apartemen nya. Caca memang tak pulang ke Mansion, sebab ia malu pada pelayan yg ada di sana. Jadi Arthur membawa Caca ke apartemen nya.


Ting


Pintu lif di buka dan Arthur berjalan menuju pintu apartemen nya, dengan susah payah ia membuka kunci dan akhirnya berhasil. Lalu dia membawa Caca ke kamar dan membaringkan nya di kasur.


Setelah itu dia pergi ke kamar mandi yg ada di kamar itu, untuk membersihkan dirinya. Saat Arthur berada di kamar mandi, Caca sadar dan membuka mata nya.


''Duh, ternyata aku udah sampe! Eh, tapi kenapa ada di sini? Tadi kan masih di mobil?'' bingung Caca saat melihat kamar yg dia tempati tadi siang.


'' Apa Tuan menggendongku sampai sini? Tapi, mana mungkin?'' gumam Caca.


Kemudian dia berjalan ke ruang ganti dan hendak mengganti gaun nya, dengan piyama yg Arthur sudah siapkan di lemari. Caca mulai membuka seleting belakang nya, dan gaun itu pun melorot dari tubuh nya.


Kini Caca hanya memakai hot pants dan kemben berwarna hitam. Namun kemben itu tak menutup semua dada Caca, sebagian menyembuk keluar.


Caca tidak sadar jika di belakang nya sudah ada seseorang yg berdiri menatap dirinya dengan tatapan penuh hasr*t, siapa lagi kalau bukan Arthur.


Dia tadi selesai mandi namun tak mendapati Caca di atas kasur, dan Arthur hanya memakai handuk yg melilit di pinggang nya. Dan saat dia masuk ke ruang ganti, Arthur terpaku saat melihat Caca membuka gaun nya.


Dengan susah payah dia menelan saliva nya saat gaun itu melorot di tubuh putih Caca. Arthur ingin berpaling namun mata nya malah ingin terus menatap tubuh sexy Caca yg hanya terbungkus kemben dan hotpants saja.


Arthur merasakan panas di dalam tubuh nya akibat pemandangan indah nan erotis yg membangkitkan jiwa kelaki lakian nya. Bahkan si joni sudah tegak berdiri di bawah sana. Bohong jika Arthur tak tergoda, dia adalah pria normal yg pastinya akan merespon saat melihat pemandangan indah itu.


Tangan Caca beralih membuka pengait kemben nya, dan itu semakin membuat Arthur panas dingin. Penutup itu pun lepas dari tubuh Caca, Arthur membukatkan mata nya saat menatap 2 buah pepaya yg masih menggantung begitu indah.


Ya ampun, dia bener bener tak sadar? Aaagghh, kenapa sangat indah.


Caca membuka lemari dan hendak mengambil piyama tidur nya tapi ternyata, piyama itu di taruh di lemari paling atas sehingga Caca tak bisa menggapai nya.


Caca pun mengambil kursi dan memanjat, satu tangan nya mengambil piyama sedangkan 1 tangan nya menutup 2 buah pepaya itu. Walaupun tak bisa tertutup, hanya bisa menutup bagian tengah nya saja.


Arthur semakin tak bisa mengontrol hawa panas dalan dirinya. Bahkan napas nya sudah naik turun, menandakan hasr*t yg begitu menggebu gebu dalam dirinya.


Caca yg hendak turun tak sengaja terpelset dan terjengkang ke belakang. Arthur yg melihat itu segera menangkap tubuh Caca dengan tangan 1 di pinggang, dan yg satu menangkup buah pepaya itu.


Caca terbeliak kaget saat tubuh nya di tangkap oleh Arthur. Dia segera mundur dan membalikan badan nya. Dia benar benar malu saat ini, apalagi Dada nya terpampang jelas di hadapan Arthur tadi.


''Tuan, anda sedang apa di sini?'' kesal Caca sambil memunggungi Arthur.


Namun tak ada jawaban dari pria itu. Dan tiba tiba ada sebuah tangan yg melingkar di perut Caca, dan itu adalah Arthur.


'' Tuan, apa yg anda lakukan?'' panik Caca

__ADS_1


'' Kenapa kau begitu ceroboh hem? Harusnya kau menutup pintu saat ganti baju.'' ucap Arthur dengan suara yg begitu serak menahan hasr*t.


'' Saya, gak tahu kalau anda masih di sini? Saya pikir andaa......'' Caca begitu gugup dengan keadaan nya sekarang.


'' Tuan, lepaskan saya! Sa-ya mau ganti baju.'' lirih Caca sambil mengigit bibir bawah nya.


'' Diam lah, kau harus nya bertanggung jawab karena sudah membangunkan seekor singa yg sedang tertidur.'' suara purau Arthur di telinga Caca.


'' Tapi Tuan, saya.... Saya....'' Caca terlihat begitu malu untuk mengatakan jika dirinya saat ini tak memakai baju. Apalagi Caca saat ini bisa merasakan jika kulit punggung nya menyentuh dada bidang nan hangat milik pria itu.


Arthur semakin tak bisa mengontrol dirinya saat kulit nya bersentuhan dengan kulit lembut Caca. Kemudian dia mengendus wangi tubuh gadis itu yg mebuat Caca menggelinjang geli.


'' Tuan kenapa anda aaahhh ......'' Caca menjerit kaget saat Arthur menye....sap ceruk leher Caca.


'' Tuan, a-pa y-ang anda laku-kan?'' lirih Caca dengan suara yg tertahan.


Ada desiran aneh saat Arthur melakukan itu di leher nya. Caca mengigit bibir bawah nya mencoba menahan sesuatu yg keluar dari mulut nya itu.


Arthur bukan nya berhenti, tapi malah semakin menggila. Dia membuat beberapa tanda dibagin leher Caca, membuat wanita itu benar benar lemas, dia merasakan lutut nya seperti tak bertenaga saat ini.


'' Tuan, aaahhhhh, stoop.'' lirih Caca


Mendengar suara tertahan Caca membuat Arthur semakin menggila, dia pun tak tahu dengan apa yg terjadi pada dirinya saat ini. Arthur hanya mengikuti naluri kejantanan nya.


Tangan Caca terasa lemas hingga jatuh dari menutup bagian depan nya. Arthur segera membalik tubuh Caca dan mendaratkan bibir nya di bi..bir Caca. Meny..esap nya dengan penuh hasr*t. Caca ingin menolak sentuhan lembut itu, namun tubuh nya malah berkata lain.


Caca merasa ia tak bisa mengendalikan tubuh nya saat ini. Sehingga Caca mengalungkan tangan nya di leher Pria itu, dan membuat Arthur semakin terbakar panas nya hasr*t. Kemudian Arthur menarik pinggang Caca sehingga badan mereka menempel tak berjarak 1 senti pun.


Tangan Arthur semakin nackal menjalar ke arah perut Caca dan mulai merambat ke atas sana. Caca melenguh saat tangan Arthur mere...mas 1 buah pepaya milik nya, Caca meremas rambut Arthur saat merasakan desiran yg begitu menggebu saat tangan Arthur bermain di atas puc*k coco cips itu.


Eeemmhhh


Arthur semakin menurunkan ciu...man nya hingga ke bawah dan sampai di 2 buah pepaya yg begitu indah menantang. Arthur segera mela..hap 2 benda kenyal itu, membuat Caca menggelinjang nikmat dan geli. Dia ingin menolak nya namun tubuh Caca seakan menerima perlakuan itu, dan bahkan menginginkan lebih.


Caca berusaha berperang dengan pikiran dan tubuh nya, namun sentuhan lid*h Arthur begitu memabukan, sehingga Caca tak bisa menolak nya.


Caca, ini sudah tak benar! Kenapa tubuhku seolah menerima sentuhan nya? Aaghh, menggelikan namun begitu nikmat. Ayoo Ca, jangan sampai kamu dan dia melakukan itu.


Arthur semakin ke Bawah namun Caca segera menghentikan nya, dia gak mau sampai kalah dengan tubuh nya yg sangat sulit di kontrol.


'' Tuan, hentikan.'' pinta Caca sambil meremas rambut Arthur dengan kuat berharap pria itu berhenti.


Dan benar saja, Arthur berhenti dan menatap manik mata Caca. '' Kenapa?'' tanya Arthur dengan purau.


Caca dapat melihat mata yg sudah di selimuti apai gairah, di kedua mata pria tampan itu.


'' Tuan, jangan! Kita gak boleh melakukan ini, saya mohon'' pinta Caca sekali lagi.


'' Kenapa? Apa kau tak suka?''


Caca menggeleng cepat. '' Saya tak munafik Tuan, saya sangat menikmatinya hanya saja, kita tak bisa melakukan ini.'' jelas Caca

__ADS_1


'' Kenapa Ca?''


'' Karena anda bukan suami Caca, dan kita gak ada hubungan apapun?'' jelas Caca sambil memalingkan wajah nya.


Arthur yg mendengar itu menjatuhkan wajah nya di ceruk leher Caca. Dia pun tak tahu, kenapa dia ingin sekali memiliki gadis di bawah kungkungan nya itu.


'' Maaf, aku tak tahu kenapa tak bisa mengendalikan diriku bila bersamamu! Aku seakan terhipnotis oleh mu.'' jelas Arthur.


Caca termangu mendengar penjelasan Arthur, kemudian dia memegang lengan kokoh Arthur.


'' Tuan, kita tak boleh melakukan ini. Saya gak mau jika nanti sakit.'' ucap Caca dengan sendu.


'' Maksudmu?'' Arthur mengangkat wajah nya dan menatap Caca dengan dalam.


'' Tuan, kenapa anda melakuan ini? Saya hanyalah pelayan anda! Bukan kekasih anda Tuan? Jadi saya mohon, jangan membuat saya semakin tersiksa.'' ucap sendu Caca


'' Kalau begitu, aku akan menjadikan mu kekasihku.'' tutur pria tampan itu.


Caca menatap Arthur dengan tatapan tak percaya. Kemudian terkekeh kecil.


'' Anda jangan bercanda Tuan, kita bahkan beda kasta! Saya gak mau, jika anda mengatakan itu hanya untuk mengambil kesucian saya?''


Arthur menggeleng cepat. '' No, aku tahu mungkin ini mustahil bagimu! Namun ini yg kurasakan salam ini, sepertinya kau memang sudah mencuri hatiku gadis klemot.'' jelas Arthur.


Caca membulatkan mata nya. '' Maksud anda?''


Arthur mengusap wajah Caca, lalu mengecup kening nya. '' Aku mencintaimu Caca, aku mencintaimu! Entah sejak kapan cinta ini tumbuh, namun aku yakin jika hati ini sudah berlabuh padamu? Jangan lagi menghindariku, karena aku tak bisa tidur dengan diam nya dirimu.'' jujur Arthur.


Caca menatap Arthur dengan mulut menganga dan mata membulat. Dia tak percaya jika pria tampan itu menyatakan perasaan nya.


'' Apa aku sedang mimpi?'' lirih Caca


Arthur tersenyum, lalu mengecup bibir Caca.


'' Kamu gak lagi mimpi sayang.'' kekeh Arthur.


'' Apa! Sayang?'' kaget Caca saat mendengar kata ' sayang' yg di ucapkan pria itu.


Arthur menganggguk. '' Iya, jadi gimana? Kau mau menjadi kekasihku?'' tanya Arthur.


'' Eum, aku.... Tapi bagaimana dengan Nyonya?''


'' Momy dan Dady tak pernah melarangku memilih pendamping sayang! Dan mereka akan menerima mu? So, bagaimana?''


'' Jika Nyonya menerimaku maka baiklah, aku mau.'' jawab Caca dengan wajah menunduk malu.


'' Good, jawaban yg begitu sempurna!'' ucap Arthur lalu kembali men..cium bibir Caca dan mereka pun kembali memulai pagutan yag begitu panas.


Bersambung......


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN FAV NYA GUYS😘😘

__ADS_1


__ADS_2