
HAPPY READING😘
Mawar dan Bayu memutuskan untuk ke kamar, sedangkan Sandra dan Radit masih di atap Mansion.
Sesampainya di kamar Hp Mawar berdering, dan ternyata panggilan dari James sahabat nya.
'' Ya hallo James''
'' Hallo Princes, aku sudah urus perusahaan KUSUMA COMPANY! Dan aku juga tahu motif apa yan membuat nya membakar Mansion suami mu.''
'' Apa James?'' Mawar sangat penasaran dengan ucapan sahabat nya itu.
'' Yang ku dengar dari anak buahku, kalau Ibu nya Bagas dulu pernah mencintai Papa mertuamu! Dan ternyata Mama mertua kamu lah yang di pilih oleh nya, dan karena Pak Wijaya tidak memilih Mama nya Bagas, itu membuat Mama nya Bagas depresi. Dan 3 tahun yang lalu Mama nya meninggal karena depresi itu. Mangkan nya Bagas dendam pada Mertuamu Princes, dia ingin Mertuamu mati seperti Mama nya! '' jelas James di sebrang sana.
Mawar sangat syok mendengar penjelasan dari James, ternyata dugaan nya benar jika ada dendam pribadi.
'' Lalu bagaimana? Apa dia kau bebaskan atau...''
'' *Aku bebaskan, tadinya aku mau habisi dia. Tapi tidak jadi, tapi kau tenang saja Princess aku sudah pasang bom di badan nya. Sehingga dia tidak bisa macam-macam. Lagi pun aku su*dah menugaskan anak buahku untuk selalu mengawasi dia 24 jam, sehingga jika ada apa-apa kita akan tahu.'' penjelasan James membuat hati Mawar jauh lebih tenang, karena setidaknya untuk saat ini Mami nya akan aman.
'' Ok James, Thank You Somuch! You Are My Best Friend.''
" No problame Princess, aku akan selalu ada jika kau membutuhkan bantuan ku! Kita kan best Friend.''
Telpon terputus, Mawar menyandarkan badan nya pada dinding kamar nya. Dia tidak menyangka jika Bagas mau membunuh Mami nya, Mawar berpikir agar membuat Mertua nya untuk stand buy di SWISS dahulu bersama nya, sampai Mawar pulang ke indonesia bersama Sandra.
Bayu yang baru keluar dari kamar mandi, heran melihat istri nya menyenderkan tubuh nya di dinding kamar. Dia pun menghampiri Mawar.
'' Sayang, Are you okey?'' heran Bayu sambil mengusap pipi Mawar.
Mawar langsung memeluk tubuh atlentis Suaminya, di menyandarkan kepala nya di dada bidang Bayu.
Bayu yang heran akhirnya membawa Mawar untuk duduk di ranjang. Dia menggenggam tangan mulus itu dan mengusap nya dengan lembut. Sedangkan tangan satunya mengusap pipi Mawar.
'' Hey ada apa? Apa ada sesuatu yang kamu pikirkan?'' tanya Bayu.
Mawar menatap Bayu dengan intens, dia ragu apa harus bilang atau tidak. Tapi Mawar gak mugkin bohong pada Suaminya, toh nanti pasti akan tahu juga.
'' Tadi aku habis dapat telpon dari James.'' Mawar melihat mata Bayu memancarkan rasa tidak suka saat dia menyebut nama James.
__ADS_1
'' Buat apa cowok tengil itu nelpon kamu?'' ketus Bayu.
'' Kamu jangan cemburuan sih Sayang, kamu kan belum pernah ketemu James?'' Mawar ikut kesal dengan tingkah Bayu yang pencemburu pada sahabat nya itu.
'' Ya emang salah?''
'' Salah lah! James itu sahabat aku Mas. Udah ah aku gak jadi cerita kalau kamu ngambekan gitu.'' kesal Mawar
Bayu akhirnya mengalah, dia menurunkan ego nya dulu, walaupun hatinya di liputi rasa cemburu pada sahabat laki-laki istrinya itu.
'' Ya udah maaf, aku salah, sekarang apa yang mau kamu ceritakan.''
Mawar menatap Bayu sejenak, lalu menarik napas nya dalam. Dia pun menceritakan tentang apa yang di bilang James pada nya. Terlihat jelas raut wajah terkejut dari Bayu.
Bayu melihat mata istrinya mencari kebohongan di sana, tapi ternyata tidak ada. Bayu sangat syok mendengar penjelasan istrinya barusan, dia tidak menyangka jika Bagas ingin menghabisi Mami tercinta nya.
'' Kamu yakin Sayang, kalau itu akurat?'' tanya Bayu memastikan.
'' Mas, aku tau siapa James, dan dia itu gak mungkin bohong? Buat apa coba dia bohong Mas? Gak ada untung nya juga? Sekarang begini deh, kita tanya Mami kebenaran nya bagaimana? Supaya semua jelas.''
Bayu mengangguk setuju, lalu dia dan Mawar melangkah keluar menuju kamar yang di tempati oleh Sang Mami. Bayu mengetuk pintu itu, lalu dia masuk bersama Mawar. Terlihat kalau Mami Rosa sedang merapikan pakaian nya untuk di bawa pulang nanti.
'' Eh Bay, Mawar. Ada apa kalian nemuin Mami?''
'' Boleh dong Sayang.''
'' Mi, ada yang mau Bayu tanyakan sama Mami? Tapi Bayu mohon Mami jawab jujur ya?'' ucap Bayu sambil mendaratkan bokong nya di sofa kamar itu.
Mami Rosa menghentikan kegiatan nya, dia menatap anak semata wayang nya itu. Sangat terlihat jelas keseriusan di wajah tampan anak nya itu. Lalu Mami Rosa mendekat dan duduk di samping Mawar.
'' Ada apa Sayang?''
'' Mi, apa Mami kenal dengan ibunya Bagas?'' tanya Bayu dengan tatapan serius.
'' Ibunya Bagas? Siapa nama nya?'' bingung Mami Rosa
'' Nama nya Ibu Ningsih Mi.'' jawab Mawar.
'' Ningsih, Bagas?''
__ADS_1
Bayu lalu menceritakan tentang rencana Bagas dan dendam nya karena Ibu nya itu. Mami Rosa sangat syok mendengar nya, dia sampai menutup mulutnya dengan sebelah tangan nya, bahkan air mata nya menetes tanpa bisa di tahan.
'' Ja-jadi Ningsih sudah meninggal? Innalillahi.'' Kaget Mami Rosa
Bayu dan Mawar mengangguk bersamaan.
'' Jadi apa benar kalau Papi lebih milih Mami ketimbang dia?'' tanya Bayu dengan penasaran.
Hhuuuuufffhh
Terlihat Mami Rosa menarik napas nya, lalu mata nya menatap langit-langit kamar mewah itu. Pikiran nya seperti berkelana kejaman diamana Suaminya dan diri nya dulu.
'' Iya Bay, dulu Mami dan Ningsih adalah sahabat, kami sangat dekat, bahkan begitu dekat bagaikan Adik Kakak! Tapi suatu ketika Ningsih bilang kalau dia bertemu Pria, dan dia jatuh cinta pada pandangan pertama. Saat itu Mami dan Papi sudah berpacaran sekitar 5 bulan, dan memang Mami belum pernah mengenalkan Papi mu pada Ningsih sahabat Mami.
Ningsih bilang kalau ternyata pria yang di cintai itu adalah Bos nya di Restoran tempat dia bekerja, setiap Mami dan Ningsih bersama dia selalu menceritakan tentang Papi, hingga Ningsih bilang kalau dia akan menyatakan perasaan nya pada Papi. Sebagai sahabat tentu Mami sangat mendukung nya, karena Mami juga tidak tahu kalau Pria itu adalah Papi.
Ningsih bilang kalau nama Pria itu adalah Wijaya, sedangkan waktu Mami mengenal Papi, Papi memperkenalkan nama nya dengan Hadi. Hingga suatu hari, Mami dan Papi lagi jalan di sebuah taman, kebetulan itu adalah hari libur jadi Mami dan Papi menghabiskan waktu berdua.
Saat Mami dan Papi sedang duduk, tiba-tiba Ningsih datang dan menampar wajah Mami, dia bilang kalau Mami sahabat yang jahat, Mami sudah menusuknya dari belakang. Mami yang saat itu bingung, akhirnya bertanya masalah nya apa sampai Ningsih semarah itu pada Mami.
Dan ternyata Pria yang selama ini di cintai Ningsih adalah Papi? Mami sudah menjelaskan nya pada Ningsih kalau Mami dan Papi sudah berpacaran selama 5 bulan. Tapi Ningsih kadung marah dan kecewa pada Mami.
Dia memutuskan persahabatan kita, lalu meminta Papi memilih dia atau Mami. Papi yang bingung dan sama sekali tidak mengenal Ningsih, pada akhirnya memilih Mami. Karena kita memang sudah menjalin hubungan, dan tentunya Papi memilih Mami.
Ningsih kecewa dan meninggalkan Mami, namun sebelum dia pergi. Ningsih pernah bilang pada Mami kalau dia akan membalas semua rasa sakit nya pada Mami, dia gak akan biarin Mami bahagia! Hingga dia menghilang.
Dan kabar yang Mami dengar terakhir kali kalau dia menikah dengan pemilik KUSUMA COMPANY karena ketahuan hamil duluan. Dan setelah itu Mami gak tahu lagi kabar nya?''
Mawar memeluk Mertua nya yang sedang menangis mengingat masa lalu nya, dia sangat paham akan perasaan mertuanya itu.
Sedangkan Bayu menatap Mami nya dengan serius, pikiran nya sedang menerawang jauh. Memikirkan masalah yang membuat Mami nya terancam.
''Mi, sementara Mami di sini dulu ya sama Mawar! Nanti pulang nya bareng sama Mawar dan Sandra.'' ucap Mawar
'' Tapi Sayang, Mami gak enak sama orang tua kamu?''
'' Mi, Mama dan Papa gak bakal keberatan kalau Mami di sini, pliss Mi, demi keselamatan Mami juga? Aku dan Mas Bayu akan tenang jika Mami dalam jangkauan kami.'' iba Mawar
Akhirnya Mami Rosa mengangguk, dia juga takut jika nanti akan di culik kembali. Mawar dan Bayu yang melihat itu akhirnya merasa tenang, sebab Mami nya mau menurut ucapan mereka.
__ADS_1
Bersambung.....
JANGAN LUPA GUYS JEJAK KAKI NYA YA BUAT OTHOR😉