Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Melati


__ADS_3

Happy Reading😘


Radit mengerjapkan mata nya berkali kali. Mencoba menetralkan cahaya yang masuk pada kedua mata nya. Radit mencoba untuk bangun, tapi kepala nya begitu terasa pusing. Dia kemudian ambruk kembli ke atas kasur lantai.


Radit memandang ruangan kecil itu. Dia heran, sebab Radit tak tahu sekarang ada dimana. Tapi, dari setiap barang barang yang di lihat nya di sebuah kamar kecil itu. Radit tahu, jika itu adalah kamar seorang wanita.


Dia bingung dengan apa yang terjadi semalam. Yang Radit ingat, adalah penghianatan Sandra dan pria bule itu. Tapi setelah beberapa saat berpikir, akhirnya Radit ingat jika dia hampir menabrak seorang wanita. Tapi Radit, tak ingat lagi setelah itu.


Apa aku berada di tempat wanita yang hampir ku tabrak? Apa yang sudah ku lakukan padanya? Apa aku dan dia....


Kriieett


Saat Radit sedang sibuk dengan dugaan nya. Tiba tiba pintu kamar terbuka. Dan nampaklah seorang gadis cantik nan imut, dengan badan langsing, dan kulit putih bersih. Membawa sebuah nampan, yang berisi makanan dan minuman.


'' Anda sudah bangun Tuan?'' tanya Gadis itu pada Radit.


Tapi Radit tak menjawab nya, dia malah memperhatikan gadis itu dengan tatapan tajam bak elang, yang akan memangsa nya.


'' Kenapa aku ada di sini? Apa kau menjebaku?'' tuduh Radit.


Gadis di hadapan Radit, mendelik dengan tatapan tajam. Dia melihat Radit dengan tatapan tak percaya sekaligus marah. Sebab Radit, sudah menuduhnya tanpa bertanya dahulu.


'' Anda ini, tak tahu berterima kasih rupanya! Jangan anda pikir, anda ini orang kaya. Anda seenak udel menuduh saya! Saya juga punya tipe saya sendiri, jika dengan anda sih ogah pake banget saya.'' ketus Gadis itu sambil memalingkan wajah nya.


'' Nih minum dan makan nya. Jangan lupa di habiskan!'' Ujar Gadis itu sambil berlalu keluar kamar.


Namun baru sampai pintu, dia berucap kembali.'' Lain kali, kalau putus cinta dan mabuk. Jangan nyetir sendirian! Anda bukan hanya nyelakain diri sendiri, tapi juga orang lain.''


Brak

__ADS_1


Pintu kamar di tutup lumayan kencang. Membuat Radit sedikit kaget karena nya. Lalu dia melihat bubur Ayam di hadapan nya, Radit ingin menolak. Tapi, perutya bahkan sangat lapar. Akhirnya Radit memakan bubur itu.


'' Mel, kamu kenapa? Kok muka nya di tekuk begitu?'' Tanya Wanita paruh baya saat gadis itu duduk di dapur.


'' Bagaimana gak di tekuk Buk! Tuh cowok nyebelin banget sumpah. Masa dia nuduh aku manfaatin dia sih! Gila kali, di kira Melati ini cewe gampangan apa?'' kesal gadis yang bernama Melati itu.


'' Ya sudah, jangan marah marah. Nih kamu bantuin ibu, nyiapin kue buat jualan.'' pinta wanita paruh baya, yang ternyata ibu nya Melati.


Semalam melati baru saja pulang dari berjualan kue, dia berjalan di pinggir jalan tanpa melihat kiri kanan. Saat Melati menyebrang, tiba tiba ada sebuah mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi, melaju ke arah nya.


Melati kaget, dan tak bisa menghindar. Dia menutup kedua mata nya. Pasrah jika harus tertabrak. Tiba tiba, melati membuka mata nya saat mendengar seseorang memaki nya.


Melati mengecek seluruh tubuh nya, dan ternyata dia masih hidup. Melati menatap laki laki yang ada di hadapan nya itu, dia ingin meminta maaf. Tapi laki laki itu keburu ambruk saat hendak masuk kedalam mobil nya.


Melati tak tahu, harus membawa laki laki itu kemana. Akhirnya, dia membawa laki laki itu kerumah nya. Karena rumah Melati, tak jauh dari tempat kejadian.


Radit berjalan ke arah dapur. Dia sedang mencari kamar mandi, karena ia ingin membasuh wajah nya. Agar lebih segar. Namun pada saat Radit sampai di dapur, dia melihat gadis yang di tuduh nya tadi. Dengan seorang wanita paruh baya sedang menata kue di box.


'' Nak kamu sudah bangun! Apa perlu sesuatu?'' tanya Ibu nya Melati, dengan lembut.


'' Saya, mau ke kamar mandi.'' ucap Radit.


Lalu Ibu nya Melati menunjuk pintu yang tak jauh darinya, kemudian Radit melangkah ke kamar mandi, dia sempat melirik Melati sejenak. Lalu berlalu masuk.


Ada rasa tak enak pada gadis itu di hati Radit, sebab Radit sudah menuduh nya. Padahal, menurut Radit itu adalah hal wajar. Sebab dia tak tahu kan, apa yang terjadi saat dirinya tak sadarkan diri.


Sedangkan Melati hanya cuek saja, tanpa mau melirik atau melihat Radit.


Pintu kamar mandi terbuka, dan Radit keluar dengan wajah yang lebih Fresh. Radit duduk di kursi meja makan, saat ibu nya Melati membuatkan nya wedang jahe anget.

__ADS_1


'' Makasih Buk!'' ucap Radit


'' Sama sama, panggil saja Buk Jum. Dan ini anak perempuan saya, nama nya Melati. Dia semalam melihat kamu jatuh, saat mobil kamu tak sengaja hampir menabrak nya. Karena Melati tak tahu tempat tinggal kamu, jadi Melati membawa kamu kesini dengan di bantu beberapa warga!'' jelas Buk Jum.


Radit merasa tak enak, pada gadis di hadapan nya itu. Dia sudah menuduh gadis itu, tanpa sebab. Padahal gadis itu, sudah menolong kan nya.


Oh, jadi nama nya melati. Sesuai dengan wajah nya.


'' Buk, Melati pamit jualan dulu ya!'' ujar Melati sambil mencium tangan ibunya.


'' Hati hati di jalan ya Nak! Ingat, jangan pulang malam malam. Kalau gak habis, pulang saja gak apa.''


Melati hanya menganggukan kepala nya. Lalu berlalu pergi. Dan Radit terus memperhatikan gerak gerik Melati.


'' Oh ya, mobil Kamu ada di depan. Kuncinya ada di lemari ruang tamu.'' ujar Melati lalu melangkah pergi.


Radit hendak menjawab, tapi Melati sudah pergi sambil menenteng box yang berisi kue.


Jadi dia jualan kue.


Jam menunjukan pukul 8. Radit akhirnya pamit pada Buk Jum. Karena dia harus masuk ke kantor. Setelah mengucapkan terima kasih, dan memberi beberapa lembar uang, tapi selalu di tolak oleh Buk Jum. Akhirnya Radit pulang ke apartemen nya, dengan mengendarai mobil mewah nya.


Tapi di tengah jalan, Radit kembali mengingat penghianatan Sandra. Dan itu membuat Radit, kembali marah dan emosi.


'' Tidak, aku tak boleh begini. Sandra dan pria itu pasti tertawa, saat melihatku jatuh dan terpuruk! Akan ku buktikan, jika aku bisa tanpa nya. Dan akan ku buktikan, jika aku juga bisa move on dan mencari penggantinya. Walaupun, aku ragu jika aku bisa melabuhkan hatiku kembali pada wanita.'' gumam Radit.


Saat di lampu merah, mata nya tak sengaja menatap gadis dengan pakaian sederhan. Sedang menjajakan kue nya pada pengendara motor dan mobil, yang sedang berhenti.


Radit tak sadar, jika bibirnya bahkan sudah tertarik ke atas, saat melihat Melati. Ya, gadis yang di lihat Radit adalah Melati. Dia memang berjualan keliling di jalan.

__ADS_1


Bersambung.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😘


__ADS_2