
Happy Reading😙
Pagi ini semua sedang sarapan di meja makan. Di sana ada Daniel dan Siska juga. Mereka datang pagi pagi ke kediaman Bayu, untuk bertemu dengan Baby Ar.
'' Bagaimana persiapan pernikahan kalian?'' tanya Mami.
'' Sudah beres Tan!''
'' Oh Ya War, aku juga undang keluarga kamu! Termasuk Kakak kamu.''
Uhuk uhuk uhuk
Mawar tersedak nasi goreng nya, saat mendengar ucapan Daniel.
Bayu segera memberikan air pada istrinya itu. Kemudian menepuk nepuk punggung Mawar. Setelah di rasa tenggorokan nya membaik. Mawar menatap Pria di hadapan nya dengan heran.
'' Kenapa kamu undang Kak Brayn?'' kaget Mawar.
'' Loh, kenapa memangnya? Aku ingin supaya dia tahu, jika yang dia sia siakan selama ini adalah seseorang yang berharga.'' jawab Daniel.
Sementara Siska tersipu malu, saat Daniel menggenggam tangan nya, dan memujinya.
'' Bodoh!'' Mawar berdecak.
'' Apa kau bilang? Kenapa aku bodoh? Justru, aku ingin membuktikan padanya kalau Siska itu berharga?'' ketus Daniel.
Dia tidak terima dirinya di sebut bodoh oleh Mawar.
'' Heh pithon, apa kau tidak berpikir dahulu sebelum bertindak hah?'' bentak Mawar.
Semua yang ada di meja makan, terlonjak kaget dengan bentakan Mawar.
'' Sayang, ada apa? Kenapa kau semarah itu?'' heran Bayu.
'' Bagaimana aku tidak kesal Mas! Kak Daniel ini benar benar Stupid. Dia malah mengundang bahaya dalam hubungan nya!'' kesal Mawar.
'' Ngundang bahaya! Bahaya bagaimana?'' bingung Daniel.
Semua di buat bingung oleh ucapan Mawar. Sementara Siska, hatinya tiba tiba merasa rakut atas ucapan Mawar.
'' Heh, pikir dengan jernih. Kak Brayn dulu bagaimana perlakuan nya pada kekasihmu itu? Dendam Kak, dendam! Lalu, dengan kau mengundang Kak Brayn, maka pasti Kak Brayn saat ini sedang marah! Dia pasti sedang emosi, karena melihat Siska bahagia bersamamu. Ingat! Kak Brayn pernah mencintai Siska, tidak akan mudah bagi seseorang untuk melupakan. Apalagi, itu sebuah dendam! Aku sangat yakin jika saat ini, Kak Brayn pasti sedang menyusun rencana, untuk menghancurkan pernikahan kalian?'' jelas Mawar.
Daniel dan semua yang ada di sana terperanjat kaget, mendengar penjelasan Mawar. Hati Daniel seketika mencelos, saat mendengar ucapan Istri dari sepupunya itu.
Kenapa aku bisa ceroboh! Oh, good. Stupid kau Daniel.
Siska meremas baju nya dengan gemetar. Bayang bayang penyiksaan yang di lakukan Brayn kembali menghantui pikiran nya.
'' Lalu, aku harus bagaimana?'' ujar Daniel dengan ragu.
'' Ck, baru kau berpikir heh?'' cebik Mawar.
__ADS_1
'' Tapi sayang, Kakak kamu kan sudah menandatangani surat perjanjian! Kalau dia tidak akan mengganggu Siska lagi?'' ujar Bayu.
Daniel mengangguk, tanda setuju dengan ucapan Bayu.
'' Ck, aku ini Adik nya Mas! Aku sangat paham bagaimana sipat Kak Brayn.''
Bayu diam. Kemudian tatapan nya mengarah pada Sepupunya, mereka saling tukar pandang dengan bingung.
'' Sudah, jangan terlalu di pikirkan! Biar aku yang tangani ini.'' ucap Mawar akhirnya.
'' Caranya...'' tanya Daniel.
'' Aku akan pasang pengaman di setiap gedung, dan aku akan mengawasi gerak gerik Kak Brayn! Tapi satu hal yang ku ingin.''
'' Apa?''
'' Di acara nanti, akan ada 30 bodygar kepercayaan ku. Dan aku juga akan minta bantuan pada seseorang.''
'' Bantuan siapa sayang?'' tanya Bayu
'' Sahabat ku Mas, sudah. Kalian makan saja, tidak perlu di pikiran! Soal Kakak ku, biar aku yang tangani. Ck, menambah list pekerjaanku saja.'' gerutu Mawar.
Aku yakin kalau Kakak pasti akan menghabisi salah satu dari mereka. Antara Daniel atau Siska? Aku tidak pasti, mana yang akan Kakak habisi nanti.
Tak lama Feli datang dengan membawa Baby Ar yang sedang menangis. Kemudian Mawar mengambil nya, dan membawa Ar kedalam kamar untuk di susui.
Siska masuk kedalam kamar Mawar, setelah mengetuk pintu dahulu. Mawar menaruh anak nya di dalam box bayi. Kemudian duduk di samping Siska, yang sedang melamun.
''Kamu cemas, akan hal tadi?'' tebak Mawar.
'' Aku takut War! Aku takut, jika Brayn akan menghancurkan pernikahan ku dan melukai Daniel.'' jawab Siska dengan badan bergetar.
Mawar segera memeluk nya.
'' Aku takut War. Bayangan, dimana Brayn menyiksaku, kembali menari nari di kepala ku! Aku sudah melarang Daniel untuk mengundang nya, tapi dia bilang semua akan baik baik saja!''
'' Semua akan baik baik saja! Aku tidak akan membiarkan Kak Brayn, menghancurkan pernikahan mu.'' Ujar Mawar.
Siska menatap Mawar, melihat keyakinan di sana. Dan Mawar terenyum dengan serius.
Aku akan buat Kak Brayn untuk tidak datang ke pernikahan Siska. Tapi, aku juga harus memantau setiap gerak gerik nya.
Siang ini semua sedang berkumpul di ruang keluarga, ada Sandra juga yang datang. Membuat rumah itu semakin ramai. Bahkan, sejak kedatangan Sandra, Mawar dan Siska selalu meledek pengantin baru itu. Hingga membuat Sandra tersipu malu.
Saat sedang tertawa lepas, ekor mata Mawar melihat seseorang yang sedang mengintip di balik tembok. Dan dia sangat yakin, jika itu adalah Feli. Kemudian Mawar tersenyum smirk.
'' Fel, Feli...'' teriak Mawar
Feli yang sedang bersembunyi di balik tembok seketika terkejut. Saat mendengar Mawar memanggil nya. Dia pura pura berlari kearah ruang keluarga, dan memasang wajah polosnya.
'' Iya Nona. Anda memanggil saya?''
__ADS_1
'' Hem, sini duduk...'' titah Mawar.
Feli duduk, dan Mawar menyuruh Feli untuk memberikan nya susu di dot. Sementara itu Mawar memulai aksinya. Tapi sebelum itu, dia mengirim pesan pada 2 wanita di hadapan nya.
Mawar mengkode, agar Siska dan Sandra membuka Hp nya.
[ Bantu aku membuat pelajaran pada wanita sundal ini.] pesan Mawar.
Siska dan Sandra tersenyum. Sementara itu, Mami pamit ke dalam kamar nya, untuk istirahat.
'' Ka Sandra, Siska. Aku mau nanya deh sama kalian. Misalnya nih, kalau di dalam rumah tangga kalian ada pelakor, atau wanita sundal yang mencoba memanjat tubuh laki kalian! Kira kira apa yang akan kalian lakukan?'' tanya Mawar sambil melirik Feli.
'' Kalau aku sih, tak guyur aja badan ya pake air panas. Atau nih, aku potong 2 buah pepaya nya! Oh, atau nih, aku masukin ular kadut tuh ke lubang gua nya.'' ujar Siska.
Feli melotot mendengar ucapan Sandra.
'' Kalau aku, gak usah neko neko aku mah! Tinggal aku seret wanita itu ke tengah laut, aku cincang dulu jadi 5 bagian. Lalu kulempar deh ke laut, untuk jadi santapan ikan hiu. beres!'' ujar Sandra.
Feli meremas baju nya dengan takut, dia tidak mau jika pepaya nya di potong. apa lagi harus menjadi santapan hiu.
Mawar manggut manggut, tapi senyum tipis nya terukir di wajah nya. Hatinya tertawa puas melihat raut ketakutan dari wajah Feli.
'' Kalau Lo War, bakal Lo apain?'' tanya Siska
'' Kalau aku! Aku mah gak ekstrim Sis. Cuma tinggal tembak aja kepala nya sampe pecah udah, atau mau langsung di tebas juga bisa!'' ucap Mawar.
Glek
Feli semakin ketakutan di buat nya, setelah mendengar ucapan Mawae.
'' Sadis bener War? Tapi, apa Lo gak takut di penjara?'' tanya Sandra.
'' Hahahahaaa... Takut, kenapa harus takut Kak! Bahkan, sewaktu gadis melawan 40 orang dalam 2 menit saja aku sanggup Kak! Mangkan nya aku selalu sedia pistol dimana dan kapan pun.'' jawab Mawar.
Baru segitu saja sudah takut! Ck, bagaimana kalau benar ku tembak kepalamu.
Feli yang sudah ketakutan, dia pun pamit dengan dalih sakit perut.
'' Ma-maaf No-na. Sa-ya mau ke belakang dulu! Per-ut saya sakit.'' ujar Feli sambil berdiri dengan langkah bergetar.
Setelah Feli pergi, mereka tertawa terbahak bahak melihat ketakutan di wajah Feli.
'' Lo lihat gak War? Wajah nya, gila gokil banget hahahaaaaa...'' ujar Siska
'' Bener tuh, sampe gemeteran gitu anak orang hahaha...'' timpal Siska.
Sementara Mawar hanya tersenyum puas, melihat ekspresi Feli tadi.
Ini belum seberapa wanita sundal. Kita lihat saja, apa kamu akan sanggup menghancurkan keluargaku?
Bersambung.....
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN LIKE DAN FAV NYA GUYS😘