Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Mulai Ngidam


__ADS_3

HAPPY READING😘


Setelah menempuh perjalanan yang jauh, akhirnya Mawar dan Yang lain sampai juga di Mansion. Tubuh Mawar sangat lah lelah sebab perjalanan yang sangat menguras tenaga.


Radit dan Sandra pulang ke apartemen nya masing-masing. Mereka berpisah dengan Mawar di bandara.


Saat Mawar akan baru sampai ruang tamu tiba-tiba badan nya oleng dan hampir terjatuh, untung Bayu sigap menangkap tubuh istrinya. Nampak jelas kekhawatiran di wajah Bayu dan Mami.


'' Sayang kamu kenapa? Pasti kamu kecapean yah?'' Bayu mendudukan Mawar di sofa ruang tamu. Wajah Mawar terlihat sangat pucat.


'' Gatau Mas, aku merasa kepalaku pusing.'' lirih Mawar


'' Nak ini di minum dulu, kamu sepertinya kecapean Sayang! Bay, kamu ajak Mawar ke kamar ya? Biar dia istirahat, Mami khawatir sama kandungan nya.'' Bayu kemudian menggendong Mawar ke kamar.


Di letakan nya tubuh Mawar dengan hati-hati.


'' Sayang kamu mau sarapan apa? Nanti biar aku bawa kesini.'' tanya Bayu


Perjalanan selama 16 jam dari SWISS, dan ketika sampai di indonesia waktu jam 6 pagi. Sebab indonesia juga lebih cepat 5 jam dari SWISS.


'' Aku mau bubur ayam Mas, tapi aku mau nya beli di abang-abang pinggir jalan.'' pinta nya.


'' Gak sayang, aku akan suruh chef di sini buat masak! Jangan di pinggir jalan, itu makanan gak higienis! Aku gak mau sampai anak kita kenapa-napa?'' jelas Bayu


'' Gak, gak mau. Pokok nya aku mau bubur yang di pinggir jalan, kalau nggak, aku gak mau makan.'' Mawar ngambek sambil membalikan badan nya memunggungi Bayu.


Bayu mengusap wajah nya dengan kasar, dia tidak mungkin membiarkan Mawar tidak makan. Sebab di perutnya ada anaknya yang butuh makan juga.


'' Hem baiklah, kalau gitu aku cari dulu.'' Akhirnya Bayu pasrah, dan melangakah keluar kamar.


'' Mas, bubur nya 2 bungkus ya hehe! Takutnya satu gak kenyang.'' Bayu mengangguk


Istriku ini hamil kok kayak kebo ya? Doyan banget makan nya..


Akhirnya Bayu mencari bubur yang mangakal di pinggir jalan, tidak lama dia menemukan tukang bubur yang sedang mangakal di sekitar komplek nya.


Bayu pun memesan 2 bungkus bubur, dan dia memperhatikan kebersihan di gerobak itu.


Semoga anak ku tidak mencret ya, karena sudah makan bubur di tempat beginian.


Setelah selesai Bayu segera pulang, dan membawa bubur ayam itu kedalam kamar.


Mawar sangat senang karena keinginan nya tercapai, dia memakan bubur ayam itu dengan sangat lahap. Dan 2 bungkus bubur itu tandas tidak tersisa. Bayu sampai bengong melihat istrinya yang begitu lahap memakan bubur, persis seperti orang yang 3 bulan tidak di kasih makan.


'' Sayang kamu doyan apa rakus?'' goda Bayu menggelengkan kepala nya.


'' Hehehe dua-dua nya Mas, maksih ya kamu sudah nurutin mau aku.'' Bayu mengangguk kemudian mencium kening Mawar.

__ADS_1


'' Sekarang kamu istirahat ya, aku mau siap-siap ke kantor.''


Mawar membaringkan tubuh nya di kasur lalu memejamkan mata nya dengan lelap.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


'' Makasih ya Dit, kamu sudah anterin aku pulang.'' ucap Sandra


'' Iya sama-sama. Kamu langsung istirahat ya!''


Sandra mengangguk, lalu membuka pintu mobil. Tapi tangan nya di tahan oleh Radit.


'' Nanti malam aku akan jemput kamu ya?''


'' Kemana?'' tanya Sandra dengan heran


'' Ada deh, pokonya kamu dandan yang cantik, nanti aku jemput.'' Radit mengecup tangan Sandra hingga membuat pipi Sang empu merona malu.


Sandra mengangguk, lalu keluar dari mobil dan melangkah menuju kamar nya setelah melambaikan tangan pada Radit.


Senyum bahagia terpancar dari wajah cantik nya, Sandra sangat bahagia karena selama di SWISS membuat hubungan nya dan Radit ada kejelasan. Tapi dia juga sangat penasaran kenapa Radit mengajak nya untuk makan malam.


Sandra menghempaskan tubuh ramping nya di kasur, lalu tersenyum saat mengingat semua moment romantis bersama Radit, bahkan wajah nya bersemu merah saat mengingat moment yang eksotis bersama Pria tampan itu.


'' Waaaah gw dah gila, kenapa ya gw harus jatuh cinta sama Pria meaum itu wkwkw.... Padahal dulu dia sangat pendiam, sewaktu aku dan Bayu berpacaran! Tapi ternyata dia sangat mesum. Tapi sial nya kenapa gw suka?'' Sandara menutup wajah nya dengan bantal, lalu tersenyum bahagia.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


'' Heh Lo itu sengaja hah, Lo sengaja nyari kesempatan tidur sekamar sama gw JAWAB?'' bentak Brayn


'' Ma-maaf Mas, a-aku tidak bermaksud, semalam ka-kamu mabuk dan-'' Siska meringis kala Brayn mencengkram tangan nya dengan kuat.


'' Terus kamu sengaja memanfaat kan keadaan iya?'' teriak Brayn


PLAK BUGH


Brayn menampar wajah Siska dan mendorong tubuh nya hingga menabrak dinding.


Aaawhhh ssshhhh


Siska meringis saat punggung nya membentur dinding dengan kuat, dia merasa badan nya sangat remuk karena ulah Brayn.


Brayn semalam pulang dalam keadaan mabuk berat, dan di papah oleh Vino. Setelah di letakan di kasur Vino pamit undur diri, sedangkan Siska membuka sepatu dan jaz dari tubuh Brayn. Saat dia akan melangkah meninggalkan Bray, tiba-tiba tangan nya di cekal oleh Brayn. Dia coba melepaskan tapi tidak bisa, hingga pagi menjelang Brayn bangun dan malah menuduh Siska menggoda nya.


Langkah Brayn semakin dekat, dan dia jongkok tepat di hadapan Siska. Kemudian menjambak rambut Siska dengan kuat, sampai membuat beberapa helai rambut terlepas.


'' Aaawhhh sakit Mas, le-lepas kan..'' pinta Siska dengan meringis menahan sakit di kepala dan tubuh nya.

__ADS_1


'' Kau bilang lepas, hahahaha aku akan melepas kan jika aku sudah puas! Kau paham.'' teriak Brayn dengan rahang mengeras.


Brayn menghempaskan kepala Siska dengan kuat.


Siska merasakan seluruh tubuhnya sakit, bahkan bukan cuma tubuh nya saja, tapi hatinya benar-benar sakit dan hancur. Siska bahkan membenci Brayn dan cinta itu sudah terkikis di hatinya dan berganti dengan kebencian pada Brayn.


Siska menatap tajam Brayn, mata nya memancarkan emosi yang menggebu. Rahang nya mengeras menahan semua amarah dan luka.


'' Kenapa kau lakukan ini padaku Bray? Apa salahku? Dimana hah? Katakan Bray?'' teriak Siska dengan lantang.


'' Kau selama ini selalu menyiksaku? Kau selalu bilang jika aku wanita licik dan iblis? Tapi aku tidak tahu dimana letak kesalahan ku, sampai membuat mu seperti ini? Katakan dimana?'' teriak nya lagi dengan tangan mengepal


Brayn terlihat sangat marah, dia tidak menyangka jika Siska bisa meneriaki nya dengan lantang. Kemudian dia menjambak rambut Siska dengan kuat, bahkan lebih kuat dari yang sebelum nya.


'' Berani kau melawanku hah?'' bentak Brayn


'' Ck, aku tidak akan takut padamu.'' cebik Siska


'' Dasar iblis! Kau mau tahu letak kesalahan mu dimana? Sehingga membuat ku berlaku begini hem?'' Brayn menatap mata Siska dengan sangat tajam.


'' Karena kau sudah mencoba membunuh Adiku.'' bisik Brayn tepat di telinga Siska.


DEGH


Siska terperanjat, dia sangat terkejut karena Brayn sudah mengetahui hal itu. Siska yakin jika Mawar sudah cerita pada Kakak nya itu. Dan akhirnya dia paham kenapa Brayn berubah menjadi pria bengis dan kejam pada nya.


'' Bray i-itu...''


'' Apa? Kau mau mengelak hah? Kau dengar ya wanita iblis, tadinya aku akan membuat mu hidup di dalam penjara seumur hidup. Tapi aku tidak mau, karena itu tidak sepadan dengan perbuatan mu! Aku akan menyiksamu bagaikan di neraka kau paham.'' Brayn menghempaskan kepala Siska lalu berdiri dan berbalik.


'' Aku heran kenapa Adiku bisa memaafkan mu, tapi bukan berarti maaf itu juga ada padaku untuk mu! Kau akan membayar atas kejahatan mu.''


BRAK


Brayn menutup pintu kamar mandi dengan keras.


Siska masih mematung tak percaya, dia tahu jika perbuatan nya sangat sulit untuk di maaf kan. Dia sadar jika dia pantas mendapatkan perlakuan itu dari Brayn. Siska paham pasti Brayn sangat marah, karena Adik tercinta nya nyaris mati karena ulah nya.


Tapi itu terjadi karena dulu Siska di butakan oleh cinta, dia sangat benci pada Mawar sebab Pria yang dia taksir malah dekat dengan Mawar, walaupun mereka tidak pacaran. Tapi melihat Pria yang di sukai Siska begitu perhatian pada Mawar, membuat sisi jahat nya melakukan hal yang membuat Mawar hampir mati.


Aku sadar sekarang, mungkin ini karma bagiku karena sudah berusaha membunuh Mawar dulu. Jika aku bisa memilih, aku akan memilih jeruji besi ketimbang pengiksaan ini hikss... Mawar maafkan aku, aku tahu aku salah dan sekarang aku sedang mempertanggung jawab kan nya.


Siska menyesali perbuatan jahat nya dulu pada Mawar, dia bangun dengan langkah gontai keluar dari kamar mewah Brayn. Melangkah menuju kamar nya yang di tempati nya.


Bersambung.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK BUAT OTHOR YA😉

__ADS_1


__ADS_2