Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Pov Sandra (awal kehancuran)


__ADS_3

Happy Reading😘


Pagi ini aku bangun dengan hari yang baru. Tapi seketika senyumku hilang, saat mengingat pertengkaran ku dengan Radit. Aku mencoba untuk tegar, tapi nyata nya aku tak mampu.


Hatiku sakit, setiap kali mengingat bagaimana marah dan kecewa nya Radit padaku. Bahkan masih jelas teringat dalam benaku, saat tamparan yang menyakitkan itu. Membekas di pipi kanan ku, bagaimana orang yang amat ku cintai. Menamparku untuk pertama kali nya.


Aku tahu aku salah. Aku sadar, jika semua karena keteledoranku. Hingga menyebabkan anak yang ku impikan bersama Radit, di ambil kembali oleh sang pencipta.


Jika saja aku tahu, kalau aku bakalan kehilangan nya. Mungkin aku tak akan pernah menerima tawaran sesi poto itu. Aku tahu, aku ini egois. Aku melalaikan pesan suamiku, hingga membuat anaku pergi untuk selama nya.


Aku juga menyesali semua nya. Tapi apalah daya. Benar kata pepatah, jika penyesalan itu akan datang belakangan. Dan itu, yang kurasakan saat ini.


Sudah 3 bulan lama nya, aku berada di London. Aku sengaja mengambil kontrak kerja, selama 3 tahun di London. Untuk melupakan semua kenangan pahit ku. Aku ingin sejenak melupakan nya.


Namun, sejak keteledoran ku itu, membuat hubungan ku dan Radit menjadi renggang. Bahkan kami ****** berbalas chat, apalagi telpon. Aku paham, jika Radit masih marah kepadaku. Walaupun sudah ku bujuk, tapi dia tipe pria yang susah untuk di bujuk.


Sore ini aku ada jadwal pemotretan di sebuah taman kota, di London.


Setelah pekerjaan selesai, aku berniat untuk pulang. Tapi, tiba tiba Radit telpon untuk pertama kali nya selama 3 bulan ini. Tanpa pikir panjang, aku langsung mengangkat telpon itu.


'' Hallo Dit!'' Aku begitu gugup saat telpon tersambung.


'' Hallo San. Apa kamu masih lama di London?''


'' Iya, kan kamu tahu aku kontrak selama 3 tahun?'' heran ku saat mendengar pertanyaan Radit.


'' Aku ingin memperbaiki hubungan kita! Bisakah kamu pulang?'' pinta Radit.


Aku bahagia saat mendengar Radit, ingin memperbaiki hubungan kita. Aku juga selalu berharap jika hubungan ku dan Radit, akan kembali seperti dahulu.


Tapi seketika bahagia itu lenyap. Sebab aku sudah menandatangani kontrak kerja. Dan tak bisa membatalkan nya. Jika aku membatalkan nya, maka aku harus bayar royalti sebanyak 3,5 milyar. Aku tak mau membuat Radit susah dengan masalahku.


'' Maaf Dit. Aku gak bisa! Kamu kan tahu kalau aku sudah di kontrak selama 3 tahun? Kalau aku sampai batalin sepihak, maka aku harus bayar denda royalti sebanyak 3,5 milyar.'' jelas ku


'' Aku akan membayar nya!'' ucap Radit tanpa pikir panjang.

__ADS_1


Aku tersenyum mendengar Radit, mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuku.


'' Maaf Dit, aku tetap gak bisa! Nanti karier ku bisa hancur kalau sampai aku batalin.'' alibi ku.


Terdengar helaan napas kasar di sebrang sana. Aku tahu, jika saat ini Radit pasti sangat kecewa.


'' Terserah, kau itu sangat susah untuk di atur.'' kesal nya.


Tut


Telpon di matikan oleh Radit. Aku memandangi poto yang kujadikan walpaper di hp ku. Dimana senyum tampan Radit, begitu mempesona.


'' Maafkan aku sayang! Bukan aku tak ingin, tapi aku hanya tidak mau merepotkan kamu. Aku harap kamu bersabar sebentar lagi.'' gumam ku sambil mengusap poto tampan suamiku.


'' San, kamu belum pulang?'' tanya Kevin, teman poto model ku.


'' Belum Kev, ini baru mau!'' ucap ku.


'' Oh Ya, tadi Shila menelpon. Kata nya malam ini dia ngadain acara party ya? Kamu datang gak?'' tanya Kevin


'' Hem, aku gak tahu Kev?'' bingung ku


Aku pun memikirkan nya. Rasanya tak salah jika aku datang. Aku juga butuh refreashing pikiran ku saat ini. Mungkin dengan ikut party disana bisa membuat pikiran ku sedikit plong.


Malam pun datang.


Malam ini aku menggunakan gaun merah, dengan belahan paha, dan tanpa lengan. Membuat Body ku terbentuk sempurna.


Setelah menyapa beberapa teman ku di sana. Aku pun di ajak Kevin untuk kumpul kumpul di salah satu meja, bersama teman yang lain. Sinyorita, teman ku di London. Menawarkan minuman beralkohol itu pada ku. Aku menolak nya, tapi Sinyo, memaksaku untuk meminum nya.


Lalu ku pikir tak ada salah nya aku mencoba minuman itu. Untuk sejenak melupakan masalahku bersama Radit. Kutegak minuman beraroma tak sedap itu, namun lagi lagi aku ketagihan. Hingga tak terasa, aku sudah mabuk.


Kevin yang melihat Sandra mabuk. Akhirnya mengantarkan nya pulang ke apartemen Sandra.


Setelah membaringkan tubuh Sandra di ranjang. Kevin bermaksud untuk pergi, namun tanpa di duga. Sandra menarik tangan Kevin Hingga membuat tubuh Kevin jatuh, di atas tubuh ramping Sandra. Dan tanpa aba aba, Sandra langsung menyambar bibir Kevin.

__ADS_1


Kevin sudah mencoba menolak nya. Tapi Sandra malah memperdalam ciu..man nya. Dan akhirnya Kevin pun membalas setiap permainan lidah Sandra. Hingga, malam itu menjadi Malam kelabu. Yang di lewati Sandra. dan Kevin. Dan itu awal kehancuran Sandra.


Aku mengerjapkan mata ku berkali kali. Kepala ku begitu sangat pusing. Hingga dengan susah payah aku bangun, dan mendudukan tubuh ku. Namun mata ku membulat sempurna. Saat melihat, Kevin tidur di ranjang, di sebelahku dengan tanpa pakaian.


Aku langsung mengecek tubuh ku. Dan ternyata aku tidak memakai apa apa. Seketika airmataku lolos. Aku tak menyangka, jika malam tadi, aku sudah menghianati pernikahan ku bersama Radit. Aku merutuki kebodohan ku. Kenapa aku bisa meminum minuman itu, sampai akhirnya aku mabuk.


Setelah mengingat kejadian semalam. Aku begitu malu. Dimana aku lah yang menggoda Kevin, dan menuntun nya untuk melakukan hal menjijikan itu.


Aku begitu jijik pada tubuhku. Aku sudah kotor, aku mengotori diriku sendiri.


Dengan susah payah, aku berjalan ke arah kamar mandi. Mengguyur tubuh ini dengan air dingin. Tangisku pecah, mengalir deras sederas air shower yang menyiram tubuh ini.


Maafkan aku sayang! Aku sudah menghianati kamu. Aku sudah menodai pernikahan kita.


Setelah merasa cukup. Aku keluar dari kamar mandi. Dan ternyata Kevin sudah bangun, dan memakai pakaian nya kembali. Aku begitu malu, saat Kevin menatap ku begitu.


'' San, aku semalam....''


'' Tidak apa Kev! Ini semua salahku. Aku yang salah, maafkan aku! Dan kuharap, kamu melupakan apa yang terjadi dengan kita semalam. Anggaplah itu ketidak sengajaan! Sebab aku juga melakukan nya tanpa sadar.'' jelasku, aku tak mau membuat Kevin salah paham.


Ku lihat Kevin mengangguk, lalu pamit pergi.


2 Bulan sudah semenjak kejadian itu. Aku dan Kevin memang masih bekerja sama, tapi kami menjadi sedikit canggung. Dan menjaga jarak.


Aku merasa akhir akhir ini merasa tak enak badan. Apalagi aku sering muntah di pagi hari, aku pikir aku masuk angin. Tapi, saat mengingat sesuatu. Aku langsung mengecek tanggal haid ku.


Dan ternyata aku sudah telat selama 2 minggu. Badan ku luruh ke lantai. Aku takut, jika karena kejadian tak di sengaja itu malah membuahkan hasil di rahimku.


Aku segera membeli Tespack untuk memastikan nya. Dan setelah beberapa menit kemudian. Mata ku membulat, aku begitu terkejut saat melihat 2 garis merag di alat tipis itu.


Bagaimana ini?


Setelah menimbang dan berperang dengan pikiran ku sendiri. Aku putuskan akan mengatakan nya pada Kevin hari ini juga. Aku tak perduli apa tanggapan nya nanti.


Walaupun aku juga begitu takut, karena aku masih istri sah Radit. Tapi, aku malah mengandung benih seseorang di rahimku.

__ADS_1


Bersambung.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS😘


__ADS_2