
Happy Reading😘
Radit dan Bayu sangat bingung dengan pertanyaan Mawar. Mereka melihat Mawar menarik napas dengan wajah sendu.
'' Maaf Nona, apa maksud pertanyaan dan ucapan Nona barusan!'' tanya Radit.
'' Hem, tidak papa tuan Radit. Aku hanya ingin memastikan sesuatu.'' ujar Mawar lalu berdiri dan melangkah ke arah meja Arthur.
Namun Radit memegang lengan Mawar. Dan menghentikan langkahnya, dia benar benar penasaran dengan pertanyaan Mawar. Radit yakin jika Mawar menyembunyikan sesuatu.
Bughh
Bayu menonjok pipi Radit. Dia tak terima Radit memegang tangan istri nya. Membuat Bayu marah dan cemburu.
'' Bos, apa apaan sih! Kenapa nonjok saya.'' kesal Radit, sambil memegang pipi nya yang terasa sakit, karena bogeman dari Bayu.
'' Salah sendiri Kenapa kamu megang tangan istri saya hah?'' marah Bayu
Radit menggaruk kepala nya. '' Maaf Bos, saya reflek tadi. Sebab saya penasaran dengan pertanyaan Nona! Saya yakin, jika Nona Mawar menyembunyikan sesuatu.'' ujar Radit sambil melirik Mawar.
'' Sudah, sudah. Kita makan dulu! Nanti baru bicara lagi.'' ucap Mawar lalu melangkah pergi, sambil menarik Bayu.
Mawar khawatir, jika Bayu akan menonjok wajah Radit kembali.
Mereka makan sambil bercanda. Sebab Arthur dan Keyla selalu ribut, dan itu sangat menggemaskan sekaligus memusingkan. Tapi Radit, selalu memperhatikan Mawar. Pikiran nya saat ini tak tenang, sebab dia kepikiran dengan ucapan Mawar.
Apa sebenarnya yang mau Nona Mawar pastikan? Kenapa dia bertanya aku dan Sandra sudah bercerai apa belum? Apa maksudnya, kenapa dia bertanya seperti itu? Apa yang sebenar nya di sembunyikan Nona Mawar.
Radit makan dengan tak tenang. Dan itu semua tak luput dari pandangan Mawar dan Siska. Mereka terus memperhatikan Radit, yang sedang termenung dengan Hp di tangan nya.
Saat ini Radit mencoba mengirim pesan pada Sandra. Tapi pesan nya selalu centang 1 sedari pagi.
Kini mereka berjalan kearah mobil, mereka sudah selesai makan dan jalan jalan. Lagian Arthur dan Keyla sudah mengantuk, dan mereka memutuskan untuk pulang.
'' Nona, anda bilang kalau anda mau bicara sesuatu sama saya!'' ucap Radit, saat mereka akan menaiki mobil nya.
Mawar melihat Siska. Meminta persetujuan pada nya, dan Siska mengangguk tanda setuju.
__ADS_1
'' Kak Niel, Mami kalian bisa pulang sekarang kan? Aku nitip Arthur dulu ya Ka Niel! Soalnya aku ada urusan sama Radit.'' ujar Mawar pada Daniel dan Mami.
'' Bisa War! Tapi mau bicara apa?'' tanya Daniel penasaran.
'' Ada Kak.'' Mawar tak mau memberitahu Daniel dahulu.
'' Eum Sis. Kamu juga pulang dulu gak papa! Biar ini, aku saja yang urus.'' ucap Mawar pada Siska.
Radit dan Bayu saling memandang. Jujur Bayu juga penasaran dengan apa yang akan di ucap kan Mawar pada Radit. Bayu merasa, jika itu bukanlah sesuatu yang kecil.
Setelah mobil yang di kendarai Daniel pergi, kini Mawar mengajak Bayu dan Radit masuk kedalam mobil. Dia akan menyampaikan nya, di dalam mobil.
Setelah duduk dan menutup pintu mobil. Mawar meminjam Laptop Bayu, untuk melakukan sesuatu. Tapi, sebelum itu dia ingin mengatakan sesuatu dahulu pada Radit. Takut, jika Radit akan syok melihat kenyataan nya.
'' Sebelum aku memberitahu seauatu sama anda tuan Radit! Aku tanya sekali lagi. Apa anda mencintai Sandra sekarang?'' tanya Mawar.
Radit mengangguk dengan cepat. '' Iya Nona, saya masih mencintai nya!''
'' Apa, Sandra bilang akan pulang?''
Radit semakin bingung dengan pertanyaan Mawar. Tapi dia tetap menjawab nya.
'' Baiklah! Tapi, setelah ini keputusan ada padamu. Aku bukan nya ingin mencampuri urusan rumah tangga kalian! Tapi aku, paling tak suka kebohongan. Terlebih, aku mengenal anda dan Sandra dengan baik. Kalian, sudah ku anggap sebagai keluarga ku. Aku hanya tak mau, jika di antara kalian. Ada yang menyakiti, dengan sebuah kebohongan.
Tapi setelah ini, anda harus menyiapkan hati anda tuan Radit Natanegoro.''
Radit terlihat semakin bingung dengan ucapan Mawar. Tapi dia hanya bisa menganggukan kepala nya. Kemudian Mawar membuka laptop Bayu, dan mengutak ngatik, memasukan kode yang Bayu dan Radit sendiri pun tak paham.
Mawar selesai meretas cctv di toko perlengkapan Bayi, yang dia masuki bersama Siska. Dimana, di sana juga dia bertemu dengan Sandra dan Pria bule di samping nya.
Mawar meletakan Laptop itu di tengah dasbord mobil. Sehingga Bayu dan Radit jelas melihat isi pada rekaman tersebut.
Radit membulatkan mata nya, menatap wanita yang sedang di rangkul oleh seorang pria bule. Tapi yang membuat Radit heran, sepertinya wanita itu sedang hamil. Radit terus memperhatikan interaksi antara Mawar dan Sandra di cctv tersebut.
Setelah itu, Mawar menjeda rekaman itu setelah Sandra pergi keluar dari toko.
'' Nona, apa dia Sandra? Kenapa wajah nya sangat mirip?'' tanya Radit dengan bingung.
__ADS_1
Tuk
Bayu menjitak kepala Radit, hingga membuat Radit meringis.
'' Bodoh! Kau pikir siapa hah? Jelas, jelas itu istrimu!'' ujar Bayu
'' Tapi Bos, istri saya kan sedang di London. Dan 1 tahun lagi baru pulang! Ya, walaupun wajah mereka begitu mirip Bos. Tapi, wanita itu bahkan sedang mengandung, tapi kan Sandra tidak Bos?'' jelas Radit, dia mencoba menyangkal pikiran buruk nya terhadap Sandra.
Radit percaya jika Sandra tak mungkin mendua. Walaupun, Radit juga ragu akan hal itu.
Kemudian Mawar mengutak ngatik kembali jarinya di atas tombol tombol laptop Bayu. Setelah itu Mawar mengulang rekaman, yang tadi tapi bedanya, dekarang rekaman itu ada suara nya.
Radit dan Bayu membulatkan mata nya, mereka sangat terkejut saat melihat Mawar memanggil perempuan itu dengan sebutan Sandra. Dan ternyata, perempuan itu memanglah Sandra istrinya Radit.
Seketika Radit mengepalkan tangan nya. Dia tak menyangka jika Sandra, menduakan nya dan melanggar janji suci pernikahan mereka. Radit hancur, hatinya sangat sakit. Saat melihat Sandra di rangkul oleh seorang pria asing. Tapi, yang lebih menyakitkan adalah ketika Radit, melihat Sandra yang sedang mengandung.
Kenapa kau tega menyakitiku San? Apa salahku padamu, hingga kau tega menghancurkan janji pernikahan kita? Apa anak yang kau kandung itu, adalah anak pria itu?
Bayu menepuk pundak Radit. Mencoba memberi suport pada asisten nya itu. Bayu paham jika saat ini Radit, sangat terpukul atas kenyataan yang dia lihat. Bayu pun tak menyangka, jika Sandra akan melakukan hal rendah seperti itu.
'' Maaf, jika aku membuat anda sakit hati Tuan Radit!'' ujar Mawar.
'' Tidak apa Nona! Justru saya berterima kasih, sebab karena Nona, saya tahu kebusukan wanita j*l*ng itu.'' ucap Radit dengan tangan terkepal, dan wajah memerah menahan amarah.
'' Saya boleh minta tolong Nona!'' pinta Radit.
'' Apa?''
'' Tolong lacak keberadaan Sandra dan pria bajing*n itu.''
Mawar mengangguk paham. Lalu kembali memainkan jari nya di atas Laptop Bayu. Setelah 3 menit. Mawar menyerahkan sebuah alamat, apartemen pada Radit.
Radit mencatat nya, lalu permisi keluar dari mobil Bayu. Dan menuju mobil nya. Dia akan melabrak Sandra, dan pria itu. Dia tak terima jika Sandra menyakitinya seperti ini. Radit akan membuat perhitungan pada 2 manusia lakn*t itu.
Lihatlah, akan ku buat kalian menerima rasa sakitku.
Bersambung....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😉