Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Archa (satu mobil)


__ADS_3

Happy Reading😘


Novel ini adalah lanjutan dari cerita Mawar dan Bayu ya😘😘Terus pantengin ya dears😍😘


Malam ini Arthur sudah bersiap untuk keluar berjalan jalan. Sudah 2 tahun dia tak berkeliling kota nya, dan malam ini Arthur akan keluar sekaligus menghirup udara segar di malam hari. Dia berencana akan ke tempat favorit nya.


'' Mau kemana Boy?'' tanya Mawar


'' Mau keluar sebentar Mom.'' jawab Arthur sambil mencium pipi Mawar.


Arthur pun ikut duduk bersama kedua orang tua nya di ruang tv. Arthur heran pada kedua orang tua nya, umur mereka sudah menginjak kepala 4 tapi mereka selalu terlihat romantis.


Terkadang Arthur iri melihat bagaimana romantisnya sang Dady pada Momy nya. Mereka bak pengantin baru, yg sedang di mabuk cinta. Arthur berharap kelak ia akan bisa seperti Dady nya, menyayangi istri dan keluarga nya.


Saat sedang pokus pada pasangan yg sudah tak muda lagi itu. Tiba tiba pokus nya teralihkan oleh suara seorang wanita di belakang Mawar.


'' Permisi Nonya, Tuan besar!'' ucap Caca


Ya, gadis itu adalah Caca. Caca berencana mau meminta izin pada Mawar dan Bayu untuk pergi sebentar kerumah sakit, sebab adik nya tadi telpon dan memberitahukan jika penyakit ibu nya kambuh lagi, dan di larikan kerumah sakit.


'' Eh, Caca! Iya, ada apa Ca?'' tanya Mawar saat menoleh ke arah Caca.


'' Eum, begini Nyonya saya mau minta izin untuk pulang malam ini, soal nya ibu saya masuk rumah sakit!'' jelas Caca


'' Astaga! Yasudah, kamu pulanglah Ca. Tapi kamu naik apa?''


'' Saya nanti naik ojek saja Nyonya, lagian perjalanan cuma 1 jam dari sini.'' jelas Caca


'' Em begini saja, kamu di antar sama anak sya Arthur! Kebetulan dia juga mau keluar.''


Arthur membulatkan mata nya, menatap kaget kearah Sang Momy.


'' Mom, apaan sih? Aku kan mau...''


'' Arthur, ini perintah Momy! Kamu antarkan Caca kerumah sakit. Lagian kan kamu gak ada tujuan?'' titah Mawar.


'' Tapi Mom...'' tolak Arthur, tapi Mawar mengangkat 1 tangan nya tanda tak mau di bantah. Akhirnya Arthur pun hanya bisa pasrah.


'' Maaf Nyonya, bukan saya lancang dan kurang ajar! Tapi saya naik ojek saja.'' tolak Caca.


Caca tak enak saat melihat tatapan tajam Arthur pada nya. Dia merasa takut dengan tatapan itu, dan Caca pun tak mau jika satu mobil dengan pria yg sudah merenggut kesucian bibir nya.


'' Ca, saya tidak menerima penolakan.'' ujar Mawar


Caca pun akhirnya hanya bisa pasrah. Dia berjalan mengikuti Arthur keluar dari Mansion. Arthur bahkan memberikan aura yg begitu dingin pada Caca.


Duuh, kenapa juga harus sama dia sih? Mana wajah nya serem banget lagi.


'' Woy cewek klemot, kamu mau ikut atau ku tinggal hah?'' bentak Arthur.


Caca tersentak kaget saat mendengar bentakan Artur. Dia pun masuk kedalam mobil dan duduk di samping Arthur. Caca bahkan tak mau menatap wajah Arthur, dia terus menatap keluar jendela. Bagi Caca pemandangan di luar sana lebih indah di bandingkan Arthur, walaupun pemandangan di luar sana gelap.

__ADS_1


Tak ada pembicaraan yg keluar dari mulut mereka berdua. Mereka merasa canggung satu sama lain, apalagi Arthur. Dia masih gengsi harus bertanya pada cewek klemot di samping nya, tapi Arthur akhirnya menyerah dan membuka suara.


'' Eh, klemot ini jalan nya kemana? Apa kau sengaja hah membuatku berputar putar?'' kesal Arthur sambil memberhentikan mobil nya di pinggir jalan.


Caca tersadar dari lamunan nya, dia kemudian mengatakan tujuan nya pada Arthur.


'' Maaf, kita ke Hospital Omni.'' terang Caca


Arthur mendengus kesal, tapi Caca tak perduli. Saat ini pikiran nya sedang mengkhawatirkan keadaan sang ibu. Caca benar benar cemas dengan keadaan Ibu nya saat ini.


' Nih cewek klemot kenapa sih? Dari tadi melamun aja?' batin Arthur sambil melirik Caca yg menatap jalanan dengan tatapan yg kosong.


Arthur terus melirik Caca dengam ekor mata nya, dia yg merasa canggung dan sunyi akhirnya menyalakan radio mobil. Tapi lagu yg malah saat ini di nyanyikan adalah lagu korea yg begitu sedih. Dan lagu itu juga adalah lagu kesukaan Caca.


Lagu yg sangat sedih, yg di nyanyikan oleh salah satu Artis kpop korea. Dan tanpa terasa air mata Caca jatuh saat menghayati lagu itu.


nae sonkkeute geudaega seuchimyeon


chagawotdeon simjange ongiga beonjijyo


salmyeosi dagaga gidaegoman sipjiman


geudaewaui georineun jophyeojijil annneyo


manjil suga eobseodo dwae


aneul sudo eobseodo dwae


Lonely love


Yes I love you nae unmyeongcheoreom


rallalla- ralla- ralla-


rallalla- ralla- ralla-


rallalla- ralla- ralla- ralla-


nae mam daheul su isseoyo


du soneul naemireo geudael japgo sipjiman


deo meoreojil geot gata geudae gyeoteul maemdoljyo


saranghal su eobseodo dwae


daheul sudo eobseodo dwae


Lonely love


Yes I love you nan meolliseodo

__ADS_1


geudael *** suga isseoyo


manjil suga eobseodo dwae


aneul sudo eobseodo dwae


Lonely love


Yes I love you nae unmyeongcheoreom


rallalla- ralla- ralla-


rallalla- ralla- ralla-


rallalla- ralla- ralla- ralla-


nae mam daheul su isseoyo


Lonely love


1 jam lebih 15 menit, mobil pun sampai di rumah sakit. Caca mencoba membuka pintu mobil tapi dia tak mengerti. Sebab itu adalah mobil sport termahal dan Caca tak mengerti cara membuka nya.


Arthur tersenyum miring saat melihat Caca begitu kebingungan membuka pintu mobil nya.


'' Ternyata bukan cuma gerakan mu yg klemot, tapi otakmu juga klemot?'' sindir Arthur dengan bibir mencebik.


'' Maaf ya Tuan Muda, yg terhormat! Saya memang hanya orang kampung, dan saya tak mengerti mobil mewah anda! Bisa anda buka, saya mau keluar. Ya kecuali, kalau anda memang berniat ingin berdua terus dengan saya?'' sindir Caca membalas ucapan Arthur.


Arthur mendelik tajam menatap gadis di samping nya, kemudian ia membuka steatbelt nya lalu mencondongkan badan nya kearah Caca. Mata nya menatap Caca dengan tatapan yg begitu dingin menusuk jantung, hingga Caca dengan susah payah menelan ludah nya.


'' Kau dengar ya, jangan pernah membangunkan singa yg tertidur dengan ucapan mu itu? Kalau kau melakukan nya lagi, maka habis kau! Dan ku pastikan, bukan hanya kesucian bibir mu saja yg bakal ku renggut, tapi semua nya.'' ancam Arthur dengan intonasi yg begitu dingin, dan tatapan yg liar menatap Caca dari atas hingga ke bawah.


Caca menyilangkan tangan nya di dada, dan mendelik tajam ke arah Arthur.


'' Tuan, jaga mata anda ya! Kalau ngga, nanti saya colok.'' ancam Caca, dan malah membuat Arthur terkekeh.


Arthur kembali duduk di kursi nya kembali dan membuka pintu mobil samping Caca. Sedangkan Caca mengatur degup jantung nya yg berpacu begitu cepat. Setelah pintu terbuka, Caca langsung keluar dari mobil dan berjalan dengan langkah cepat, dan masuk kedalam rumah sakit tanpa menoleh kembali kebelakang. Bahkan Caca sampai lupa mengatakan terimakasih pada Arthur, karena saking gugup nya dengan perlakuan Arthur tadi.


'' Ck, dasar klemot! Masa baru di ancam begitu saja sudah keok? Tapi dia sedikit lucu juga!'' gumam Arthur dengan nada mengejek sambil menatap kepergian Caca. yg hilang di balik tembok.


Saat Arthur akan pergi dari sana, dia melihat sebuah ponsel yg tergeletak di jok samping nya. Tempat dimana tadi Caca duduk.


'' Dasar ceroboh! Masa barang penting saja dia lupa? Bikin kerjaan saja.'' gerutu Arthur sambil mengambil Hp Caca dan keluar dari mobil.


Arthur pun masuk kedalam rumah sakit dan bertanya pada resepsionis, dan menunjuk ruang ICU. Arthur melangkah ke ruangan dimana ibu nya Caca di rawat.


Dia masuk tanpa mengetuk pintu ICU. Namun baru saja ia ingin angkat bicara, tapi seketika Arthur terdiam saat mendengar sesuatu yg menyentuh hati nya...


Bersambung.....


JANGAN LUPA JEJAK NYA GUYS😘😘

__ADS_1


__ADS_2