
Happy Reading😘
Bayu sedang berada di meja makan, meminum kopi nya. Sedangkan Mawar sedang di kamar Ar untuk memberikan Asi. Namun, dari kejauhan ada yang tersenyum bahagia saat melihat Bayu duduk sendirian di dapur, apalagi keadaan dapur sudah gelap. Dan para pelayan sudah pada tidur. Siapa lagi, kalau bukan Feli.
Feli berjalan ke arah Bayu. Di genggaman tangan nya ada sesuatu yang dia pegang. Setelah sampai di dekat Bayu, Feli pura pura terlonjak kaget. Hingga membuat Bayu mengangkat kepala nya, menatap wanita itu.
'' Ada apa?''
'' Itu Tau, ada tikus di bawah meja Tuan!'' ujar Feli dengan pura pura takut.
'' Apa, tikus? Mana mungkin?'' heran Bayu.
Sebab di rumah itu sangat bersih, jadi sangat tidak mungkin jika ada tikus.
'' Kalau Tuan tak percaya, coba lihat saja!''
Bayu kemudian menunduk kebawah meja, untuk melihat tikus nya. Sedangkan Feli, buru buru menabur cairan kedalam kopi Bayu.
'' Mana, gak ada?''
'' Mungkin sudah pergi Tuan!''
Feli berjalan kearah wetaple, sedangkan Bayu kembali meminum kopinya. Setelah habis, Bayu bangkit dan menuju ruang kerja nya. Tapi Bayu merasakan hal aneh pada tubuh nya saat ini.
Dia merasakan hawa tubuh nya tiba tiba sangat panas, Sampai membuat peluh nya keluar membanjiri dahi Bayu. Dia merasa saat ini, menginginkan penyaluran hasraat nya.
Shiit, ada apa dengan tubuhku? Kenapa tiba tiba aku ingin itu... Aagghhh.
Bayu memasuki ruang kerja nya, lalu membuka baju nya dengan kesal. Melempar nya ke sembarang arah. Bayu tidak bisa mengontrol kondisi hawa di badan nya saat ini. Hingga dia, melihat seseorang masuk kedalam ruangan nya.
'' Mau apa kamu kesini?'' tanya Bayu, saat melihat Feli masuk kedalam ruangan kerja nya.
'' Maaf Tuan. Saya hanya ingin memberikan cemilan saja, sebab tadi tuan masuk kesini. Jadi, saya pikir Tuan akan butuh ini.''
__ADS_1
Feli meletakan piring di meja kerja Bayu, sambil menunduk dan memperlihatkan gundukan kenyal di balik baju nya.
Bayu yang melihat itu, segera menelan ludah nya. Entah kenapa melihat benda kenyal itu, membuat Bayu berhaasrat. Feli melirik kearah Bayu, yang sudah di selimuti api gairah. Dia berpura pura kesandung dan jatuh ke pangkuan Bayu.
Membuat Bayu menggeram, menahan haasrat nya, saat pan.tat Feli duduk di atas junior nya. Bayu segera mendorong tubuh Feli hingga terjatuh ke lantai, walaupun Bayu di bawah pengaruh obat. Tapi Bayu masih bisa mengontrol nya.
'' Keluar kamu!'' ujar Bayu dengan menekan suaranya.
'' Tapi Tuan Saya...''
'' Keluar.'' bentak Bayu.
Feli berdiri, dia mencoba mendekat ke arah Bayu. Tapi, saat dia ingin mendekat. Pintu ruang kerja Bayu di buka oleh seseorang. Dan itu adalah Mawar.
Mawar yang masuk ke dalam ruang kerja Bayu, sangat heran. Sebab dia melihat Bayu bertelanjang dada, dengan Feli disana. Mawar mencoba berpikir positif dahulu, dia gak mau gegabah.
'' Feli, kamu sedang apa di sini?'' heran Mawar.
'' Ma-maaf Nona. Saya kesini mengantarkan cemilan untuk Tuan!''
Mawar tersenyum menyeringai melihat itu.
Feli mengangguk, kemudian berjalan keluar dengan wajah kesal nya. Tapi belum juga dia membuka pintu, Mawar sudah menghentikan nya dengan mengatakan sesuatu.
'' Lain kali, bajunya di kancing ya! Jangan di buka seperti itu. Saya gak suka, lagian kalau kamu berpikir Mas Bayu akan tergoda, maaf Yah! Punyaku bahkan lebih jumbo.'' sindir Mawar.
Feli tak menjawab nya, dia melangkah keluar dengan hati dan wajah yang begitu kesal.
Sial. Ngapain sih tuh cewek pake masuk segala? Gagal deh gw milikin Bayu.
Mawar mendekat kearah Bayu. Dia melihat Bayu seperti orang kepanasan. Padahal, AC di sini sangat dingin. Mawar melihat tatapan Bayu seperti di selimuti kabut gairah.
'' Mas, kamu kenapa?''
__ADS_1
'' Aku gak tahu sayang? Tiba tiba hawa badanku panas, dan aku ingin...''
Mawar mengeryit heran mendengar ucapan Bayu.
Dan Bayu langsung menarik Mawar, hingga jatuh kedalam pangkuan nya.
'' Tolong aku Sayang, aku sudah tidak kuat.'' ucap Bayu dengan suara purau menahan sesuatu di dalam dirinya.
'' Baiklah, tapi pelan pelan ya! Aku takut jahitan nya sobek lagi.''
Bayu menatap Mawar tak percaya, tapi mata nya berbinar bahagia.
'' Kamu sudah bersih? Palang nya sudah gak ada?'' Mawar mengangguk.
Bayu tak mau menyia nyiakan kesempatan. Dia langsung menyambar bibir ranum itu, dengan lahap. Setelah itu mereka mem..belit lidah satu sama lain.
Skip
Dan malam ini Bayu akhirnya bisa menuntaskan junior nya, selama 1 bulan libur.
Cup
''Makasih sayang!'' ucap Bayu setelah mereka melakukan nya hingga menjelang pagi.
Mawar tersenyum. Kemudian Bayu memakai celana nya kembali, lalu menggendong sang istri untuk pergi ke kamar nya. Sebab mereka melakukan nya di sofa, di ruang kerja Bayu.
Jika kamu yang memberikan suamiku obat itu. Maka, siap siap saja kau wanita sundal. Aku akan membuat perhitungan denganmu? Kau belum tahu siapa aku.
Mawar menyeringai dalam pelukan Bayu. Dia tidak akan membiarkan, wanita sundal masuk kedalam dekapan suaminya. Dia akan membuat perhitungan pada wanita itu.
Benar kata Siska, kau tidak selugu wajah mu.
Bersambung.....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA😘