Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Pembuktian Cinta Bayu


__ADS_3

HAPPY READING😘


'' Nak Bayu, saya ingin bertanya sama kamu!'' ujar Papa Yunanda setelah Bayu dan Mawar duduk di hadapan nya.


'' Iya Tu-tuan.'' gugup Bayu


Bayu menggenggam tangan Mawar, mencoba mencari kekuatan dari istrinya. Dan Mawar paham akan hal itu, dia menggenggam tangan Bayu mengelus nya, menyalurkan kekuatan agar Suami nya tidak gugup.


'' Apa kamu benar-benar mencintai putri saya?''


Bayu diam, dia berpikir kalau yang di alaminya sekarang bukan lah mimpi. Mawar benar-benar putri dari keluarga Yunanda, dan sekarang Bayu sedang berhadapan dengan mertua nya. Bayu sangat takut jika Papa nya Mawar tidak merestui mereka, sebab Bayu sangat tahu siapa keluarga Yunanda dan siapa dirinya! Mereka bagaikan langit dan bumi.


Bayu memejamkan matanya, menarik napas dan membuangnya perlahan, mengeluarkan sesak dan gugup yang ada di diri dan hati nya.


'' Iya Tuan, saya sangat mencintai Mawar dengan seluruh jiwa raga saya.'' jelas Bayu dengan suara yang tegas tanpa ragu.


Mawar melirik ke arah Bayu, melihat kesungguhan di setiap kata yang keluar dari mulut nya. Air mata nya menetes tanpa bisa di bendung lagi, dia tidak menyangka jika pernikahan yang awalnya tidak di inginkan Bayu pada akhirnya malah membuat Bayu mencintai nya begitu dalam.


'' Jika kamu mencintai putriku! Kenapa kemarin kau melukai nya? Sehingga membuat Mawar pergi dari rumah mu?'' Tanya Papa Yunanda dengan nada naik 2 oktap


Bayu menelan ludah dengan kasar, dia sadar dia salah karena sudah melukai Mawar, tapi itu sama sekali bukan keinginan nya. Suasana yang tadinya haru kini berubah jadi tegang.


Bahkan Daniel pun merasakan ke tegangan saat Papa Yunanda berbicara dengan nada yang mulai meninggi. Daniel takut jika nanti membuat orang tua nya Mawar marah dan membuat sepupunya itu di hukum.


'' Maaf kan sa-saya Tu-tuan, itu sebenar nya bukan keinginan saya.'' jawab Bayu dengan sangat gugup.


'' Bukan keinginan bagaimana! Jelas-jelas kamu menduakan anak saya hah?'' bentak Papa Yunanda sambil menggebrak meja.


Semua yang ada di sana terlonjak kaget, begitu pun dengan Bayu, dia merasa jantung nya sudah copot dari dada nya.


Mama Sofia yang melihat kemarahan di wajah suaminya, segera mengelus punggung suaminya agar lebih tenang.


'' Pa, pliss dengarkan Mas Bayu dulu Pa! Aku tahu dia salah, tapi itu bukan kemauan nya Pa! Dia hanya ingin membuat seseorang itu meninggal dengan tenang.'' ucap Mawar pada Papa nya.


Bayu tidak menyangka jika istrinya tahu akan hal itu, padahal Bayu belum cerita pada nya.


'' Kenapa diam JAWAB?'' bentak Papa Yunanda


'' Sa-saya tidak berniat menduakan Mawar Tu-tuan! Saya hanya ingin membantu nya saja, dia sedang menderita penyakit yang sangat parah, dan waktu nya sudah tidak lama! Saya hanya ingin membantunya di akhir hidupnya Tuan. Tidak ada niatan saya menduakan Mawar.'' jelas Bayu


'' Kamu pikir dengan membuat orang lain bahagia di akhir hayatnya, lalu kamu membuat putri ku menderita iya?''


'' Dengar ya, kamu sama saja sudah mendzolimi Mawar sebagai istrimu! Kamu membuat orang lain bahagia tapi kamu mengorbankan kebahagiaan istrimu? Itu bukanlah pria gantle kau tahu.?'' ucap Papa Yunanda dengan suara yang mulai merendah


'' Saya tahu Tuan jika saya salah, tapi sedikitpun saya tidak pernah berniat menduakan Mawar.''


'' Saya tanya sekali lagi sama kamu! Apa kamu mencintai Putri saya?'' tegas Papa Yunanda


'' Iya Tuan, saya sangat mencintai Putri anda, bahkan jika saya harus nembayar kesalahan saya dengan nyawa pun, saya sanggup Tuan?'' jawab tegas Bayu.


Papa Yunanda tersenyum melihat kesungguhan pada diri Bayu, dia bisa melihat bahwa Bayu benar-benar mencintai Mawar dengan tulus dan sepenuh jiwa raga.

__ADS_1


'' Baiklah, jika kamu mencintai putri saya dengan tulus, maka kamu akan saya kasih tantangan! Itu sebagai pembuktian bahwa kamu mencintai anak saya, dan saya ingin tahu seberapa kuat kamu memperjuangkan Putri saya! Kamu paham!''


'' Paham Tuan! Saya akan menerima syarat nya apapun itu.''


Lalu Papa Yunanda membawa Bayu ke halaman belakang, di ikuti oleh Mawar dan yang lain nya.


Saat tiba di halaman belakang, Papa Yunanda memanggil salah satu pengawal disana untuk bertarung dengan Bayu, Bayu yang melihat lawan nya yang begitu garang dan berbadan kekar itu. Tak membuat nya mundur atau pun takut, dia akan membuktikan pada mertuanya kalau dia mampu menjadi suami Mawar.


Sedangkan Mawar terlihat tegang, pasalnya dia tahu kalau lawan Bayu adalah pengawal terbaik di Mansion itu, sekaligus pemegang 100 sabuk hitam. Mawar takut jika Bayu akan babak belur dan akan kalah oleh Tison.


'' Mas kamu yakin bisa ngalahin dia, dia itu pengawal terbaik di sini Mas, dan dia pemegang 100 sabuk hitam.'' jelas Mawar


Terlihat jelas ke khawatiran di wajah istri polosnya itu, lalu Bayu memegang wajah Mawar dan menggenggam tangan lembut nya.


'' Kamu do'a kan ya Sayang, supaya aku bisa mengalahkan nya! Aku akan buktikan pada Papa kamu kalau aku mampu menjadi suami kamu.'' ucap Bayu lalu mengecup kening Mawar


Bayu melangkah ke depan, membuat ancang-ancang. Dan pertarungan pun di mulai.


Daniel sangat miris melihat sepupunya itu, dia khawatir kalau sepupunya tidak akan menang. Sebab lawan Bayu 5x lipat lebih besar badan nya, dan pasti dia sangat lah kuat.


Bayu terus menghindar dari serangan Tison, saat ada kesempatan Bayu memukul wajah Tison.


Bugh


Tapi sayang serangan Bayu tidak membuat Tison jatuh, melihat itu, Tison langsung menyerang Bayu dengan membabi buta. Bayu yang mulai lengah kemudian di tendang perut nya hingga tersungkur.


Bugh


'Maaaasss'


Bayu bangkit lagi, walaupun perutnya cukup sakit tapi tidak membuat nya mundur. Bayu dan Tison berkelahi dengan ganas, sampai Bayu tersungkur kembali dengan luka di dahi dan bibir nya yang sedikit sobek, bahkan luka lebam menghiasi wajah tampan nya.


Baru saja Bayu mau bangkit tapi Tison sudah menendang perut nya lagi, Bayu merasakan tubuhnya remuk bagaikan remahan peyek.


Mawar yang melihat Tison akan menyerang suaminya kembali, dia tidak tinggal diam. Saat Tison mengarahkan kaki nya hendak menendang Bayu, Mawar melangkah dan menendang wajah Tison hingga tersungkur.


'' Berani kau menyentuh suamiku lagi, habis kau di tangan ku.'' bentak Mawar pada pengawal itu.


Tison mundur kala Nona muda nya maju, dia tidak akan bisa melawan Mawar sebab Mawar bukan tandingan nya. Mawar memang kecil tapi dia pernah beberapa kali mengalahkan Tison saat latihan bela diri.


Mawar mendekati tubuh kurus Suami nya, membantunya untuk berdiri. Dan Daniel pun turut membantu sepupunya itu berdiri.


Saat Bayu sudah berdiri, Papa Yunanda berjalan menghampirinya. Jujur Bayu sangat takut jika Papa nya Mawar akan memisahkan mereka berdua, karena Bayu sudah kalah.


'' Papa percayakan Mawar kepadamu, jaga dia jangan pernah menyakitinya lagi. Jika itu sampai terjadi, maka bersiap lah untuk menjemput ajal mu.'' ucap Papa Yunanda sambil menepuk bahu Bayu.


Bayu melongo, dia tidak percaya kalau Papa nya Mawar tidak memisahkan mereka.


'' Berarti anda susah merestui kami?'' tanya Bayu ragu.


'' Iya Papa sudah merestui kalian! Papa hanya ingin melihat kesunghuhan mu saja, dan ternyata kamu benar- benar mencintai Mawar! Dan jangan panggil Tuan, panggil saya Papa karena sekarang kami orang tuamu juga.'' jelas Papa Yunanda

__ADS_1


'' Terimaksih Tu- maksud saya, terimaksih Pa-pa.'' gugup Bayu sambil meringis


'' Dan Mama juga dong, masa Papa doang? Mama nggak di anggap nih!'' tanya Mama Sofia pada Bayu.


'' Iya Ma, terimaksih.'' jawab Bayu sambil tersenyum


'' E-eeh gw Kaka nya putri, jadi Lo haris panggil gw Abang ok!'' ujar Brayn tak mau kalah


Bayu mengangguk, dia sangat bahagia karena keluarga Mawar mau menerima nya.


'' Gw mau kasih hadiah 1 aja buat Lo ya! Anggap ini hukuman buat Lo karena Lo sudah membuat Adik kesayangan gw terluka.''


Buughh


Brayn menonjok perut Bayu dengan keras, tapi Daniel yang melihat itu malah meringis. Padahal Bayu yang terluka, tapi Daniel yang meringis.


'' Kakak, apaan sih! Udah tahu Mas Bayu terluka? Kaka oooyy jangan kabur....'' teriak Mawar dengan kesal.


'' Sayang obatin gih suami kamu, kasihan tuh.'' ucap Mama Sofia sebelum pergi melangkah.


Mawar membawa Bayu ke atap, dia sengaja membawa nya ke atap karena Kaka nya pasti jail kalau di kamar nya.


Mawar meminta bik irah membawakan kotak obat, komresan dan minuman hangat buat Bayu. Sedangkan Daniel sudah pulang saat membantu Mawar membawa Bayu ke atap, Daniel tidak mau menganggu momen suami istri itu. Yang ada dia hanya akan jadi nyamuk saja.


Setelah itu Mawar mulai mengompres luka di wajah Bayu.


Sshhh aaawwh


Bayu meringis kala luka nya di kompres.


Mawar mengobati luka suaminya dengan telaten dan pelan-pelan, bahkan terkadang di tiup nya luka Bayu kala sang empu meringis.


Sedangkan Bayu terus menatap wajah cantik istrinya, dia tidak menyangka jika Mawar adalah putri tunggal dari keluarga Yunanda. Dan Bayu pun tahu kalau Putri dari keluargaYunanda itu sangat pintar dalam berbagai hal. Dan bukan rahasia umum lagi


Sungguh aku tak menyangka sayang, jika kamu ternyata adalah seorang putri istana. Aku beruntung bisa memiliki mu dan mengalahkan ratusan pria yang melamar mu! Padahal siapa aku? Aku hanyalah remahan renginang yang jauh di bawah mu. Aku berjanji sayang, aku akan selalu menjaga dan mencintai kamu dengan nyawaku.


Bayu memegang tangan Mawar yang sedang mengompres perut sispack nya itu, Mawar mendongkak menatap wajah Bayu.


'' Kenapa Mas! Apa masih sakit?'' tanya Mawar


'' Tidak sayang, itu tidak sakit sama sekali. Tapi ini yang sakit?'' ucap Bayu sambil mengarahkan tangan Mawar pada ular sawah nya yang sudah 1 bulan meringkuk.


'' Iiissh kumat deh kamu Mas, lagi kayak gini juga!'' kesal Mawar sambil mencubit perut Bayu


Aaawwh ssshhh


Ringis Bayu, tapi Mawar malah melengos dia menetralkan wajah nya yang memerah karena godaan Bayu. Kemudian Bayu menarik dagu Mawar untuk mengahdap ke arah nya, mengelus wajah mulus istrinya itu, daan.....


Dan apa ya😂 puasa oooyy nanti aja habis buka ya😜


Bersambung......

__ADS_1


JABGAN LUPA SENDAL NYA YA DI TINGGAL😄


__ADS_2