Istri Polos Tuan Bayu

Istri Polos Tuan Bayu
Jika Tak Mau Maka Akan Ku Paksa


__ADS_3

Happy Reading😘


Feli saat ini sedang membantu teman nya untuk membersihkan meja. Dia bekerja dari jam 9 padi sampai jam 8 malam. Dan Feli tak pernah mengeluhkan hal itu, menurut Feli pekerjaan ini sudah jauh membantu keuangan orang tua nya.


Setiap bulan James akan mentransfer uang ke ATM Feli sebesan 2 juta. Dan uang itu selalu Feli kirimkan ke kampung guna kebutuhan ibu dan ayah nya. Dan tentunya, untuk berobat sang Ayah tercinta.


'' Fel, kamu di panggil ke ruangan Bos tuh!'' ucap salah satu teman Feli.


'' Hah, mau apa?'' Tapi teman nya Feli hanya mengedipkan bahu nya. Tanda tak tahu.


Feli segera menaruh lap kain di dapur, dan berjalan ke ruangan Bos nya dengan hati berdebar. Dia takut, jika di panggil karena akan di pecat. Karena tadi James melihat Feli mengobrol dengan teman nya. Dan James selalu memperhatikan Feli.


Feli berpikir kalau James memperhatikan nya, karena sedang marah padanya. Karena Feli mengobrol saat jam kerja.


Ya Tuhan, tolong aku. Semoga Tuan James tak memecatku.


Krieett


Pintu di buka secara perlahan. Feli memasukan kepala nya, mengintip keadaan di dalam. Dan ternyata, James sedang duduk di meja kerja nya.


'' Masuk, jangan mengintip kayak maling!'' titah James


Feli tersentak, lalu masuk kedalam dengan hati berdebar. Dan perasaan gugup dan takut.


'' Tu-tuan memanggil saya?'' tanya Feli dengan suara gugup.


James mengangguk, lalu meminta Feli untuk duduk di hadapan nya. Feli segera duduk dengan perasaan cemas dan takut. Dia tak berani memandang wajah James. Dia sangat takut, jika saat ini dia akan di pecat.


'' Kenapa terus menunduk? Angkat wajahmu.''


Feli mengangkat wajah nya dengan ragu, lalu menatap Pria tampan di hadapan nya. Jujur Feli sangat kagum, pada pesona dan kharisma James. Tapi dia sadar diri, dia bukanlah apa apa di mata James.


'' Kau tahu kenapa aku panggil kesini?'' tanya James, sambil terus memperhatikan wajah cantik di hadapan nya itu.


Feli menggeleng dengan cepat. '' Tidak Tuan!''


James kemudian memainkan jari jarinya di atas meja. Hingga membuat bunyi yang bersahutan. Dan itu, membuat Feli semakin gugup.


'' Apa kau sudah punya pacar?'' tanya James.


Feli menatap James dengan bingung, mulut nya menganga mendengar pertanyaan James pada nya. Dia tak percaya, jika James menanyakan hal itu pada nya.


'' Ma-maksud Tuan?'' bingung Feli.


'' Aku tanya, apa kau punya kekasih?'' ulang James lagi


Feli langsung menggeleng. '' Tidak Tuan! Saya belum punya kekasih.''


Entah kenapa James yang mendengar perkataan Feli. Merasakan hati nya, bagaikan di sirami air dingin. Begitu melegakan.


James tersenyum tipis mendengar jawaban Feli. Entah kenapa James mearasakan bahagia, saat Feli mengatakan jika dia belum mempunyai kekasih. Kemudian James bangkit dari tempat duduk nya, lalu melangkah kearah Feli dan mengungkung tubuh sintal itu di kursi.


James mencondongkan wajah nya ke arah Feli. Hingga membuat Feli memalingkan wajah nya dengan malu.

__ADS_1


Feli yang melihat James menatap dirinya dari jarak yang sangat dekat. Membuat jantung nya berdebar dengan kuat. Hingga rasa nya mau loncat dari tubuh Feli. Apalagi saat James, mencondongkan wajanya. Membuat Feli malu, dan semakin gugup. Bahkan, jika bisa di lihat. Saat ini wajah Feli bagaikan tomat matang yang siap di sambal. Begitu sangat merah merona.


Feli bisa meraskan napas hangat James, menerpa leher nya. Dia bisa mencium aroma tubuh James yang maskulin, dari dekat. Sebab jarak tubuh nya dengan James hanya sejengkal. Dan wajah nya, hanya berjarak 2 panjang jari saja.


James tersenyum saat melihat Feli memalingkan wajah nya. Apalagi saat melihat wajah merona Feli. James menelan ludah nya dengan kasar, saat melihat leher putih jenjang milik wanita di hadapan nya itu. Entah kenapa dia ingin sekali memberikan beberapa tanda di sana.


'' Tu-tuan, a-anda ke-kenapa be-begi-ni?'' ucap Feli dengan gugup.


James langsung tersadar, lalu mengangkat tubuhnya kembali berdiri. Kemudian duduk kembali di kursi nya.


'' Saya hanya mau bilang, malam ini kamu masak di apartemen. Saya akan makan disana!'' ujar James.


'' Ba-baik Tuan.'' jawab Feli dengan gugup. Dia masih menetralisir degup jantung nya yang berpacu dengan cepat.


'' Kamu boleh keluar.''


Feli mengangguk, lalu langsung berlari keluar. Saat sampai di luar, Feli menyandarkan tubuh nya di tembok. Dan mengusap dada nya beberapa kali.


'' Gila, dada gw kenapa sih? Banter banget nih degupan nya. Lagian tuh Bos, ngapain lagi kayak tadi? Bikin gw spot jantung aja!'' gumam Feli dengan heran.


Sedangkan James, tak jauh beda dengan Feli. Dia terus menempelkan tangan nya di dada nya. Merasakan degupan jantung yang begitu sangat keras dan cepat.


Apa iya aku jatuh cinta pada nya? Aku akan lihat nanti malam.


___________


Feli sudah selesai memasak makan malam seafood, lalu menata nya di meja. Tak lama James datang dan langsung duduk di meja. Dia sudah datang dari 30 menit yang lalu, sebelum Feli pulang ke apartemen.


Feli yang baru masuk ke apartemen nya, terkejut saat melihat James sudah berada di dalam sana. Kemudian dia membersihkan dirinya lalu memasak untuk James. Walaupun, Feli merasa badan nya begitu lelah. Tapi Feli, tak mungkin menolak permintaan sang tuan rumah.


Feli kemudian membereskan piring kotor, dan mencuci nya. Namun, pada saat Feli sedang mencuci piring tiba tiba. Feli merasakan sesuatu yang melingkar di perut nya, dan ternyata itu adalah James.


Feli terkejut, lalu berbalik dan mendorong James. Tapi James, malah menarik Feli dalam dekapan nya. Dan meraih pinggang Feli.


'' Tu-tuan anda mau a-apa?'' tanya Feli dengan takut.


'' Tenanglah, aku tak akan macam macam! Aku hanya ingin memastikan sesuatu...'' ujar James.


'' A-apa Tu-tuan?'' ucap Feli dengan gugup


Kemudian James menarik tengkuk Feli dan menyambar Bibir merah muda di hadapan nya itu, kemudian melahap nya dengan penuh rasa.


Sedangkan Feli membulat kan mata nya, saat Pria tampan di hadapan nya itu, men..cium bibir nya. Entah kenapa Feli merasakan desiran aneh pada tubuh nya, saat James melakukan itu. Feli tak membalas ciu..man James, dia hanya diam mematung, sebab itu adalah ciu..man pertama nya.


James yang mendapat lampu hijau dari Feli, semakin memperdalam pagutan nya. Dan mereka hanyut dalam manisnya bertukar saliva. Hingga beberapa menit kemudian, Feli memukul dada James, sebab Feli merasakan pasokan udara nya semakin menipis.


Huuhh huuhh huhh


Feli mengambil napas banyak banyak, saat pagutan itu terlepas, dia memegang dadanya yang berdebar kuat.


'' Tuan, apa yang anda lakukan?'' tanya Feli setelah menetralkan perasaan nya. Dia menatap James dengan mata yang berembun.


'' Maaf, aku hanya ingin memastikan sesuatu saja?''

__ADS_1


'' Apa?'' kesal Feli.


James kemudian menarik tangan Feli kedalam pelukan nya. Tapi Feli, berontak dan berusaha melepaskan tangan nya. Naas, tenaga James jauh lebih kuat. Kemudian James menaruh tangan Feli di bagian jantungnya, hingga Feli melotot menatap James. Bukan marah, tapi Feli bingung, sebab ia merasakan detak jantung yang begitu hebat di dada James.


'' Kau merasakan nya?'' tanya James, dan di angguki oleh Feli.


'' Apa kau juga seperti ini?'' tanya nya lagi, dan lagi lagi Feli mengangguk.


'' Itu artinya, kita saling jatuh cinta!'' ujar James.


Feli melongo mendengar ucapan James. Dia menatap James dengan bingung tapi juga tak percaya.


'' Jatuh cinta?'' beo Feli.


'' Iya, dan aku mau kau menikah denganku!''


Feli lagi lagi membulatkan mata nya, mendengar ucapan pria tampan di hadapan nya. Kemudian dia menampar wajah nya sendiri, hingga membuat nya meringis.


'' Aaawww, sakit! Berarti ini bukan mimpi?'' gumam Feli.


'' Dasar gadis bodoh! Apa mimpi akan terasa nyata hah?'' kekeh James sambil mengusap pipi merah Feli, yang habis di tampar oleh dirinya sendiri.


'' Tapi Tuan. Kenapa anda mau menikahi saya? Kita bahkan baru 2x bertemu?'' heran Feli.


'' Entahlah, tapi yang pasti. Setiap melihatmu, aku selalu merasakan debaran ini. Dan aku, ingin kau menikah dan menjadi ratuku?''


'' Tapi....'' Feli terlihat ragu.


'' Apa kau tak mau? Jika kau tak mau, maka akan ku paksa!'' ujar James.


'' Hah, mana ada pernikahan di paksa tuan?'' kesal Feli.


'' Ada, bila itu aku!''


Feli membalikan badan nya, hendak meninggalkan James. Tapi lagi lagi James menarik tangan nya, dan menghimpit badan Feli ke tembok. Sehingga membuat Feli tak bisa berkutik.


Feli semakin gugup saat James mendekatkan wajah nya pada Feli.


'' Bagaimana?'' bisik James di telinga Feli.


Perlakuan James mampu membuat bulu bulu Feli meremang, dan darahnya berdesir hebat. Hingga Feli memejamkan mata nya, saat napas hangat James, menerpa daun telinga nya. sehingga menimbulkan sensasi yang begitu aneh.


'' Aku... Aku....'' Feli bingung harus menjawab apa. Sebab ia pun tak yakin, jika yang dia rasakan adalah cinta.


'' Tuan Aku....''


Cup


Lagi James menyambar bibir sexy itu, dia benar benar tak tahan melihat nya. Sehingga membuat James kembali memagut nya. Entah kenapa bibir itu seakan menjadi candu baginya sekarang.


Feli kembali terperangah oleh perpakuan James, dia berusaha berontak tapi James, malah mengunci tangan nya. Hingga Feli hanya bisa pasrah saat James menikamati bibir nya. Dan Feli pun terbawa permainan James, dia ingin menolak tapi tubuh nya berkata lain. Sehingga Feli membalas ciu...man itu, membuat James semakin bersemangat. Dan memperdalam pagutan nya.


Bersambung....

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS😘


__ADS_2