
Assalamu'alaikum, semuanya.
Saya sudah memublikasikan cerita yang bergenre poligami. Saya tidak memaksa kalian untuk membaca tapi bila yang berminat silahkan mampir. Mungkin cerita poligami yang saya bertema fantasi halu saya sendiri.Dan jangan sangkut pautkan dengan poligami di dunia nyata yang sebenarnya menyakitkan.
...🍁Hanu---Aniya🍁...
"Pukul mas, sayang, pukul. " Hanu bersimpuh di depan Aniya dengan air mata yang menetes dari matanya.
__ADS_1
Aniya menggelengkan kepalanya kuat-kuat, ia langsung memeluk suaminya erat."Tidak mas, buat apa aku memukul kamu. Aku yang salah mas, marah-marah sama kamu, karna rasa cemburu yang merasuk di hati aku. Aku lupa bukan hanya aku yang butuh kamu tapi juga Zana, adik madu aku, "Aniya menghapus air mata yang membasahi wajah suaminya.
"Apakah aku belum bersikap adil pada kamu, sayang, hingga kamu menangis sembuyi-sembuyi seperti ini dari aku? " Hanu menatap lekat-lekat mata Aniya yang sembab.
"Nggak, mas. Aku yang masih belum terbiasa untuk berbagi kamu dengan Zana. Tapi kamu sudah sangat adil pada kami berdua. " Ujar Aniya kembali memeluk tubuh besar Hanu, menghirup aroma kasturi di tubuh Hanu.
"Siniin tangan kamu, coba pegang sapinya, " suruh Hanu, menarik tangan Zana.
__ADS_1
"Nggak mau, aku takut. " Sahut Zana, menarik paksa tangannya dari genggaman Hanu.
"Ini sapinya jinak, sayang. Yang belum jinak itu kamu ke saya, " canda Hanu cengengesan.
Zana mendelikan matanya pada Hanu yang sibuk melihat-lihat peternakan sapinya.
__ADS_1