Istriku Mahasiswiku(Seasons 2)

Istriku Mahasiswiku(Seasons 2)
Season 2:Eps 22


__ADS_3

Albian menggenggam tangan Laura begitu erat, seolah saat di lepaskan akan pergi. Ia memperhatikan setiap lekuk wajah gadis yang sudah sah menjadi istrinya.


Cup...


Laura yang tengah memperhatikan tamu undangan yang menikmati hidangan makanan yang tersedia, tersentak kaget, saat Albian mengecup pipinya. Ia menoleh menatap suaminya yang menatap dirinya begitu dalam.


"Jangan kayak gitu, kak. Aku malu, " ujar Laura menatap kearah lain,mengulum senyumannya, entah sebahagia apa hatinya saat ini yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata atas perlakuan Albian padanya.


Pria itu menggeser duduknya di pelaminan untuk lebih merapat lagi pada Laura yang sudah begitu gugup dan tegang dengan kelakuan Albian yang membuat jantungnya berdegup begitu menggila.


"Kita sudah menjadi suami istri jadi tidak masalah kita mau ciuman atau berpelukan, malah jadi ladang pahala bila kita bermesraan, " tutur Albian begitu lembut Laura. Sedangkan gadis itu terdiam membisu tidak bisa berucap apa-apa lagi.


"Dari pada kamu melihat tamu undangan, lebih baik kamu melihat wajah saya dengan penuh cinta, pasti akan langsung mendapatkan pahala,tanpa harus bersusah-payah mencari pahala. Kamu tahu sedekah apa yang tidak harus memberikan uang atau pun barang pada seseorang? " Tanya Albian yang di balas gelengan oleh Laura .


"Sedekah yang tidak harus mengeluarkan uang ataupun memberikan barang adalah..... "Albian menjeda ucapannya dan mendekatkan wajahnya pada Laura.


Cup...


Ia mencium pipi Laura dengan begitu tulus bukan di sertai syahwat. Gadis itu mengerjab-ngerjabkan matanya beberapa kali, karna terkejut dengan apa yang Albian lakukan padanya. Ia menatap suaminya yang tersenyum lebar menatap dirinya. Laura langsung menundukkan kepalanya, ia benar-benar begitu tersipu malu. Kenapa Albian bisa semanis ini pada dirinya, seakan ini bukan diri suaminya yang asli karna dulu selalu bersikap judes dan pemarah padanya.


" Kenapa nunduk?Daripada kamu menatap lantai lebih baik menatap wajah saya yang pasti akan mendapatkan pahala, "ujar Albian membuat Laura menatap suaminya  dengan mengerucut bibirnya.


Laura kembali mengulum senyumannya ketika menatap Albian. Ini seperti benar-benar mimpi, ia bisa menikah dengan orang yang ia cintai dan juga mencintainya balik. Ternyata sebahagia ini rasanya , seakan penderitaan yang ia rasakan saat memperjuangkan Albian akhirnya berbuah manis. Tidak masalah dengan rasa sakit hatinya yang dulu bila akan di limpahkan kebahagiaan seperti ini.


" Selamat ya bro, "ujar Adit yang berdiri di hadapan Albian yang terus memperhatikan Laura.


Pria itu sedikit kaget saat melihat Adit yang merupakan sahabatnya yang juga seorang dosen. Ia langsung bangkit dari tempat duduknya dan menyambut uluran tangan Adit yang tersenyum tipis padanya.


" Selamat ya atas pernikahannya,bro. Semoga langgeng dan cepat dapat momongan, "ujar Adit yang di akhiri tawa ringan. Laura menanggapi ucapan sahabat suaminya dengan senyuman simpul. Albian yang melihat sang istri tersenyum pada Adit walau hanya senyuman tipis ia tetap tidak suka.


" Laura, "panggil Albian yang membuat Laura dan Adit juga menatap kearahnya.


" Senyuman saya dan senyuman Adit manisan yang mana? "Tanya Albian sambil tersenyum manis. Tiba-tiba saja pria itu menanyakan hal konyol seperti itu,hanya karna cemburu.


Laura mengerjapkan matanya menatap Albian dan beralih menatap Adit yang juga tersenyum manis setelah di sikut oleh Albian.Selang beberapa detik ia menunjuk pada Adit yang memang begitu manis saat tersenyum apalagi dengan lesung pipi yang di miliki pria berumur 29 tahun itu menambah kadar ke tampanannya. Albian mengerucutkan bibirnya dan memasang wajah merengut pada Laura, karna merajuk.


" Ooh, jadi lebih manisan dia senyumannya. Sana kamu liatin dia terus! "Ucap ketus Albian mendorong pelan Laura agar menjauh darinya.


Adit tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah Albian yang seperti anak remaja saat cemburu. Apalagi Laura melongo melihat tingkah suaminya yang seperti anak kecil saat marah padanya, padahal Albian yang menyuruh menilai ,senyuman yang paling manis tentu ia akan berucap dengan jujur.


" Kak, aku salah ya? Maafin aku kak, senyuman dia memang manis tapi bukan berarti aku mencintai dia. Aku hanya mencintai kakak Albian. "Laura langsung menelusupkan kepalanya masuk ke ketiak Albian yang pura-pura menyibukkan dirinya dengan ponsel.


Gadis itu memeluk suaminya begitu erat, bahkan meggesek-gesekan hidungnya di dada kokoh Albian yang tidak tahan dengan perlakuan Laura. Ia langsung membalas pelukan sang istri lebih erat lagi dan memberikan kecupan di kening Laura cukup lama.


" Jangan memuji laki-laki lain, saya tidak suka . Cukup memuji saya,yang pasti akan dapat pahala, kalau kamu membuat senang hati suami mu ini, "ujar Albian yang masih dengan posisi memeluk Laura yang menganggukkan kepalanya, paham dengan ucapan Albian.


Albian bangkit dari tempat duduknya dan menarik tangan Laura yang nampak kaget. Ia membawa istrinya naik ke atas panggung tempat beberapa penyanyi yang di sewa untuk menyanyikan sebuah lagi di pernikahannya. Ia mendekati MC yang merupakan pembawa acara. Albian membisikkan sesuatu pada MC pria tersebut yang manggut-manggut, paham dengan apa yang di minta.Laura mengeryitkan melihat itu dan juga penasaran, apa yang di bisikkan Albian.


Tidak beberapa lama sebuah musik mulai terdengar. Albian menarik tangan Laura, mengenggamnya dan mulai menyanyikan lagu yang beberapa minggu ini banyak di gandrungi para remaja dan orang dewasa.


I always knew you Were the best


(Aku selalu tahu dirimu memang yang terbaik)

__ADS_1


The coolest girl I know


(Gadis terkeren yang ku kenal)


So prettier than aII the best


(Jauh lebih cantik dari yang lainnya)


Albian mengayunkan tangannya sambil mengenggam tangan Laura yang tersenyum-senyum mendengarkan suara nyanyian Albian yang terdengar serak dan berat namun begitu candu bagi Laura yang mendengar nyanyian Albian. Semua orang yang mengangkat tangannya, melambai-lambaikan tangannya mendengar Albian menyanyi. Bahkan sebagian orang merekam penampilan Albian dan Laura di atas panggung.


Azri dan Rama mendengar Albian menyanyi, mereka berdua malah berdansa, melenggukkan tubuhnya mengikuti alunan musik yang begitu mood bagi yang mendengar. Alvian menggerakkan tubuhnya sambil menggendong Queen yang tengah di suapi Cia.


"Mas, jangan gerak-gerak , ini Queen-nya blepotan makannya, " tegur Cia melap makanan yang menempel di mulut sang putri.


"Habisnya, asik. Nanti setelah Albian nyanyi, aku mau nyanyi juga buat kamu , " ujar Alvian mengedipkan sebelah matanya pada Cia yang langsung mencubit pipinya.


"Malu! Sudah punya anak juga. Seharusnya mas itu lebih tegas dan berwibawa. Nanti jadi bahan gosipan orang-orang. Masa dosen yang terkenal galak, nyanyi-nyanyi, " ujar Cia menirukan suara ibu-ibu yang suka mencebikan bibirnya saat ghibah.


Adore ya girl I want ya


(Aku memuja mu aku menginginkan mu)


The one I cant live without


(Tanpamu aku tak dapat hidup)


That's you that's you


You're my special little lady


(Engkau perempuan kecilku yang istimewa)


The one that makes me crazy


(Yang membuat ku gila)


Of all the girl I've ever known


(Dari semua gadis yang pernah ku kenal)


It's you, it's you


(Engkaulah engkaulah)


My favorite, my favorite


(Favoritku, favoritku)


My favorite, my favorite girl


(Favoritku, gadis favoritku)


My favorite girl

__ADS_1


(Gadis favoritku)


Semua bersama-sama menyanyikan di akhir lagu. Riuh tepukan tangan yang menggema mengisi ruangan tersebut, setelah Albian selesai menyanyikan lagu. Pria itu mengecup punggung tangan Laura yang terus tersenyum. Laura merasa menjadi gadis yang sangat beruntung hari ini.


"Saya akan menyanyikan satu lagu lagi untuk wanita yang sangat saya cintai, " ujar Albian menatap kearah Laura yang juga membalas tatapan matanya.


Musik kembali di mulai dengan alunan musik yang begitu halus dan tidak terlalu nyaring seperti lagu yang pertama. Albian kembali menyanyikan lagu yang sering ia nyanyikan saat mengungkapkan perasaan dengan seorang wanita yang ia cintai.


...Rizki febian:Ragu...


Kau bertanya dengan rasa ragu


Seberapa besar cinta ku padamu


Akan s'lalu ku jawab semua keraguan mu


Kan ku buktikan semuanya padamu


Tak perlu kau ragu lagi


Cukup jalani dan rasakan


Ohh. Oh my lady


Cukup kau di samping ku


Sempurnakan langkah ku


Para gadis berteriak histeris saat Albian mencium pipi Laura di sela-sela menyanyi, membuat mereka iri melihat adegan uwu tersebut.


"Gini amet nggak punya ayang"


"Aku tidak kuat melihat dunia per-ayangan ini, "


"Nggak bisa mesraan sama ayang, "


Beberapa gadis mengucapkan kata-kata Ayang yang baru-baru ini viral di sosmed, bahkan di jadikan sound di tiktok.


Devia menarik tangan Alvian yang tengah duduk santai, sedangkan Cia menonton penampilan Albian sambil memangku putrinya, Queen.


"Alvian Mamah mau tanya? Itu kenapa muka Albian sampai bonyok kayak gitu? " Tanya Devia di saat orang-orang tengah menonton penampilan Albian.


Alvian menghela napas berat dan menatap sang Mamah , Devia.


"Pas di perjalanan , tiga pengendara motor menghadang kita Mah.Mereka langsung menggedor-gedor kaca mobil depan sampai pecah. Albian langsung turun dari mobil dan malah dapat pukulan dari salah satu orang yang kalau nggak salah namanya Revan, " ujar Alvian.


"Apa alasan mereka menghadang mobil kalian? " Tanya Devia yang makin penasaran.


"Itu si Revan menyuruh Albian untuk membatalkan pernikahannya dengan Laura. Katanya sih pacarnya Laura, tapi Albian tidak percaya. Makanya muka Albian sampai lebam seperti itu, karna berkelahi memperebutkan Laura dan tidak terima Laura di klaim milik Revan. Aku sebenarnya mau membantu tapi.... Kubiarkan mereka menyelesaikan masalah mereka, hingga Revan yang langsung terkapar dengan muka yang sudah hancur karna di hajar Albian habis-habisan. Untungnya teman-teman Revan tidak ikut campur saat berkelahi, " jelas Alvian.


Devia terdiam sejenak, mencerna penjelasan Alvian. Sepertinya ia harus menanyakan tentang Revan pada Laura. Ia hanya takut menantunya itu sudah menikah dengan Albian tapi masih memiliki hubungan dengan pria lain.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2