Jasminka/Orchidea

Jasminka/Orchidea
saling mendukung


__ADS_3

Jasmine.. Jasmine...oi.. Jasmine!


Rendi mengejar Jasmine menuju ruang pustaka. spontan ia menepuk pundak Jasmine yang sedang mendengarkan channel youtube di ponselnya.


Jasmine yang hendak membuka pintu pustaka menghentikan aksinya dan memalingkan wajahnya ke arah Rendi. segera ia melepaskan headsetnya dan keluar dari aplikasi tersebut.


Rendi yang masih terengah engah napasnya menunjukkan ponselnya ke Jasmine. sementara Jasmine tanpa berkedip menatap layar ponselnya Rendi. kelopak matanya melebar membaca hasil pengumuman karya tulis ilmiah yang diikutinya.


sontak ia melihat Rendi tak percaya jika namanya dan timya ada di jajaran karya terbaik tingkat mahasiswa se indonesia. Rendi seraya tersenyum lebar mengangguk anggukan kepalanya meyakinkan gadis manis yang di hadapannya.


Jasmine.. Jasmine...!


dari kejauhan Retha setengah berlari memanggil Jasmine dan langsung menubruknya girang


"nama kita.. nama kita Jasmine.. Ren.. nama kita ". pekik Retha bahagia


Jasmine mengatupkan mulutnya dengan kedua tangannya. matanya mengkristal haru. ia memang berharap namanya ada di jajaran karya terbaik se nasional. meskipun hanya masuk lima besar dan menjadi juara harapan satu. tetapi ini merupakan prestasi luar biasa bagi mereka. karena dari sekian banyak peserta yang ikut. dengan berbagai fakultas baik negri dan swasta. karya mereka dipilih menjadi salah satu lima yang terbaik se indonesia.


mereka bertiga meloncat kegirangan dan bersyukur. dan tidak hanya itu teman teman mereka yang mengetahui mereka mengikuti KTI dan mendengar karya mereka masuk ke dalam salah satu yang terbaik ikut merasa bangga.


"ahhh.. memang hebat kalian. bangga aku punya kawan cem kalian". Ravi datang memberi selamat.


ketika tiba di unit . mereka di sambut bak superhero.


"gilak kali kalian. bangga kali aku mak." ucap Mery


"selamat ya. aku juga bangga. besok besok ajak aku ya. please...??? ". mohon cindy


"alah kalian kalo udah gini ada maunya. kemaren kemaren kenapa ga mau ikut. hah..". protes Dodit


"ihh ni orang bawel deh". dumel Cindi


"makanya nek. ikut main sama orang pinter jangan ngedugem saja kau". Cibir Dodit


" lambe mu Dodit. macem kau tak saja. padahal yang semangat empat lima kalau di ajak Cindi ke club engkau juga". ujar Mery


Cindy memanyunkan bibirnya ke Dodit. sementara Dodit yang kalah telak mendengus kesal ke arah dua gadis tersebut.


ruang unit mereka semakin ramai ketika Arjun yang baru datang membawa kotak manisan, yang kebetulan ia mencoba resep neneknya semalam. rencana yang sebenarnya adalah untuk dibagikan ke teman temannya hari ini sebagai bahan kelinci percobaan.

__ADS_1


Dan hari ini serba kebetulan membawa manisan hasil karya testimoni resep sang nenek, sebagai perayaan keberhasilan temannya dalam mengikuti karya tulis ilmiah kategori mahasiswa untuk setingkat Nasional.


Arjun di bantu Ravi membagikan manisan ke seluruh teman unit mereka dan unit lainnya..


sementara Satria yang melihat kegembiraan tersebut yang menatap dari kejauhan hanya tersenyum bangga dan bahagia. terlebih ia terus menatap kebahagiaan di wajah Retha. gadis yang ia cintai dalam diam. meskipun beberapa bulan belakangan ini, dimana situasi dan kondisi, ia diberi kesempatan berdua dengan Retha. tetapi tetap saja ia sulit mengutarakan perasaan hatinya.


tetapi ia tak berputus asa. karena setelah ini akan ada kesempatan lebih dekat kepada Retha. karena ia telah mengajukan nama nama dari timnya untuk membantunya dalam penelitian di perusahaannya.


...----------------...


Di rumah sakit, Inka sedang menikmati suapan terakhir bubur buatan Alma setelah melakukan kemo. ini adalah jadwal kemo yang ketiganya. sebenarnya yang Inka rasakan di tubuhnya semakin lemah, tetapi ia menutupinya. ia tak mau membuat Alma atau putrinya khawatir.


bunyi ponsel Alma berbunyi. ia melihat panggilan video masuk.


"lihat ini Inka. putrimu pasti menanyakan sudah makan atau belum? ".ujar Alma dan menunjukkan ponselnya ke Inka dan membukanya


Jasmine dan Inka melakukan video call dan saling menanyakan kabar. Jasmine memberitahu Inka kabar mengenai KTI nya.


"oya??! sahut Alma dan Inka bersamaan


Jasmine semakin melebarkan senyumnya di sertai anggukan kepala.


siang itu ibu dan anak tersebut melakukan video call selama satu jam dan harus berakhir karena jadwal kuliah Jasmine yang harus diikuti kembali.


...----------------...


"sebelumnya saya ucapkan selamat kepada Jasmine, Retha dan Rendi yang sudah mengikuti KTI dan mendapatkan gelar juara harapan satu. itu sudah sangat bagus. semoga kedepannya kampus kita bisa meloncat menjadi juara satu". doa Satria membuka kelas siang itu.


"Aaaamiiinnnn... ". seluruh unit mengaminkan doa Asdosnya.


Satria memulai kelasnya setelah pengarahan dari dosen utama. setelah empat puluh lima menit berlalu dalam pengajaran mata kuliah utama. Satria mengeluarkan kertas yang berisikan nama nama mahasiswa yang lulus dalam pengajuan judul.


"nama nama yang tertera di kelas ini sudah bisa mulai untuk pengajuan proposal. termasuk yang judulnya berhubungan dengan perusahaan farmasi dan kimia". satria menutup kelasnya


"pak.... apakah menyangkut produk yang ready di pasarkan dan kandungan samplenya harus ijin dari perusahaan tersebut juga? ".cindy bertanya tiba tiba


"ya iyalah. kau pikir itu perusahaan bapak kau punya. yang seenak jidat kau neliti neliti sembarangan".timpal Dodit


Satria tersenyum lucu mendengar ocehan Dodit.

__ADS_1


"iya. termasuk judul yang kamu ajukan itu berhubungankan dengan perusahaan tersebut. jadi kamu harus punya ijin dari perusahaan tersebut". jelas Satria


"berarti saya harus menjumpai langsung dong pak sama pemiliknya". ujar Cindi kurang bersemangat


"ya harus. kalau cuma untuk pengajuan quesioner kamu bisa menjumpai HRDnya untuk membagikan dokumen quesionernya. tetapi karena kebanyakan judul yang saya lihat disini mengenai kandungan produk serta efeknya. yah mau tak mau kalian harus terjun ke perusahaannya langsung". jelas Satria


"pak. susah tidak kalau buat skripsi . apa lagi kita harus mengemis sama ceonya buat ijin neliti produknya dia". tanya Mery tiba tiba


"tergantung judulnya. dan ijin dari sang pemilik". ujar Satria


"pak kalau neliti kandungan bahan di restoran gimana pak?". tanya Arjun tiba tiba


"boleh juga. hanya saja makanan di restorankan banyak. lagian menurut saran saya, sebaiknya menelitilah yang berhubungan dengan jurusan. terus ambil satu sample buat di teliti. lebih bagus lagi jika kalian meneliti satu material yang bisa di jadikan bahan produk dari salah satu perusahaan". jelas Satria panjang lebar


"gimana?". ada yang masih kurang jelas tidak? sudah paham kan? ". tanya satria


"sudah pak". sahut mahasiswa tersebut bersamaan


Satria meninggalkan ruang unit tersebut. kembali ke ruangan dosen. sementara mahasiswa dari unit yang ditinggalkan satria saling berebut kertas yang di tinggalkan Satria


mereka penasaran tentang nasib judul judul mereka.


setelah membaca hasilnya. ada yang meloncat girang dan ada yang terduduk lesu. dan ada juga yang berat hati menerima hasil. termasuk cindy. pasalnya judul yang di setujui adalah judul yang harus mengemis ijin ke ceonya langsung.


Jasmine yang melihat raut wajah Cindy menjadi penasaran dan bertanya


"tuh judul gue". Cindy menunjuk judulnya


Jasmine mengetahui permasalahan Cindy tentang judulnya memberi semangat untuk terus lanjut.


"kamu sih enak. udah pernah meneliti disana. lha aku? ". keluh Cindy


"kita coba sama sama ya? ". bibir Jasmine bergerak menenangkan cindy


Cindy tersenyum meskipun ragu. akhirnya mereka berdua saling senyum


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


jangan lupa nge like vote n komennya ya...

__ADS_1


__ADS_2